Monthly Archive: December 2018

Ini Rahasia di Balik Performa Apik Paul Pogba Menurut Solskjaer

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Performa Paul Pogba meningkat tajak seiring dengan hasil-hail positif yang diraih Manchester United sejak ditangani Ole Gunnar Solsksjaer. Dalam tiga laga terakhir, Pogba mencetak empat gol dan tiga assist.
Tentu saja catatan itu sangat menakjubkan bagi pemain termahal Manchester United itu, dibandingkan ketika masih diasuh Jose Mourinho. Dalam 17 pertandingan Premier League, Pogba hanya membukukan tiga gol.
Yah, sejak kepergian Mourinho, Pogba menjelma dari pemain yang nyaris tak memberikan kontribusi apa-apa bagi tim menjadi pemain kunci.
BACA JUGA: Miris, Kompetisi Indonesia di Antara Liga-Liga di Asia
Hal itu tidak lepas dari perubahan taktik yang diterapkan pelatih anyar mereka, Solskjaer yang menganut sepak bola menyerang kesukaan Pogba.
Ole Gunnar Solskjaer dan Paul Pogba.
Solskjaer sendiri menjelaskan mengapa Pogba bermain sangat baik sampai sejauh ini. Termasuk pada laga kontra Bournemouth, Minggu (30/12/2018) malam, ia mencetak dua gol dan satu assist.
“Seperti yang saya katakan dengan semua pemain, saya ingin melihat yang terbaik dari mereka. Saya ingin mereka menikmati permainan, mengekspresikan diri mereka sendiri, dalam kerangka permainan yang kami inginkan,” jelas Solskjaer.
Motivasi itu, lanjut pria yang karib dijuluki The Baby Face itu, telah membuat para pemain tampil lepas di lapangan. Termasuk Pogba.
BACA JUGA: Tetap Percaya Spalletti, Inter Milan Tolak Mourinho
“Dan mereka benar-benar mencapai standar tertinggi dalam permainan,” tutur legenda Manchester United itu, dikutip Pojoksatu.id dari Sky Sports.

Tetap Percaya Spalletti, Inter Milan Tolak Mourinho

POJOKSATU.ID, MILAN – Setelah Jose Mourinho dipecat Manchester United, manajer asal Portugal itu dikaitkan akan kembali ke mantan klubnya, Inter Milan. Namun petinggi Nerrazzurri menegaskan bahwa Mourinho tidak akan mendapatkan pekerjaan itu dalam waktu dekat.
Dikutip dari Bleacherreport.com, Direktur olahraga Inter Milan Piero Ausilio memastikan kursi pelatih tetap dipercayakan kepada Luciano Spalletti dan tidak akan merekrut Mourinho.
BACA JUGA: Di Tangan Ole Gunnar Solskjaer, Baru 3 Laga Manchester United Sudah Cetak 12 Gol
Mourinho menganggur sejak awal bulan ini, dan ketersediaannya ditambah dengan perjuangan Spalletti menyebabkan banyak rumor.
Jurnalis Goal International, Mark Doyle mencatat Corriere dello Sport menyebut Special One sebagai “impian Interisti” untuk kembali jadi pelatih.
Jose Mourinho ketika sukses membawa Inter Milan meraih treble winner pada musim 2009/10 silam.
Tetapi seperti yang dilaporkan oleh Goal, Nick Howson, Ausilio mengatakan kepada Sky Sports Italia bahwa Spaletti tidak akan ke mana-mana.
“Mourinho? Dia bukan bayangan. Tidak mengejutkan bahwa kita berbicara tentang dia di saat media dan semua orang perlu mengatakan sesuatu,” kata Ausilio.
BACA JUGA: Miris, Kompetisi Indonesia di Antara Liga-Liga di Asia
“Kami bekerja dengan cara yang lebih rasional. Proyek kami telah berlangsung selama satu setengah tahun dengan Spalletti dan akan berlanjut bersamanya selama bertahun-tahun.”
“[Pemilik klub] Suning [Holdings Group] ambisius. Mereka menginginkan Inter kembali ke jalur kemenangan, tidak puas menjadi yang kedua, ketiga atau keempat.”
“Apa yang bisa kami katakan kepada para penggemar adalah bahwa kami bekerja keras untuk membuat Inter kembali ke jalur kemenangan sesegera mungkin.”

Di Tangan Ole Gunnar Solskjaer, Baru 3 Laga Manchester United Sudah Cetak 12 Gol

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United langsung tancap gas setelah menunjuk mantan pemain, Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim menggantikan peran Jose Mourinho yang dipecat.
Pilihan klub tersebut sejauh ini tak salah. Dalam tiga pertandingan yang telah dilakoni Solskjaer, Setan Merah tampil ganas dengan melumat lawan-lawannya.
Bahkan, jumlah koleksi gol yang disarangkan ke gawang lawan terbilang fantastis. MU telah mengemas 12 gol dari tiga laga terakhir.
Paul Pogba: Beginilah Cara Manchester United Bermain!
Pujian Setinggi Langit Ole Gunnar Solskajer buat Pemain Ini
Manchester United Pesta Gol di Old Trafford
Di laga debutnya, Solskjaer mempersembahkan kemenangan gemilang MU atas Cardiff City denagn skor telak 5-1.
Di laga berikutnya, giliran Hudderfiled Town merasakan sentuhan tangan dingin The Baby Face Assassin tersebut setelah takluk 1-3.
Terbaru, publik Old Trafford kembali semringah setelah tim kebanggaannya mempercundangi tim tamu dengan skor telak 4-1.
Gaya permainan menyerang yang dipilih Solskajer bisa dibilang sebagai biangnya, sebagaimana yang dikemukakan sang gelandang, Paul Pogba.
Pogba menilai, seperti inilah seharusnya MU bermain untuk mengejar gol dan poin demi poin (bukan gaya bertahan seperti yang diterapkan manajer sebelumnya).
“Jadi, kami mencoba bermain seperti itu. Itulah bagaimana kami ingin bermain, kami ingin menyerang dan itulah yang kami coba lakukan di lapangan,” tuturnya seperti dikutip dari Sky Sport.
Namun begitu, MU maupun Solskjaer tentu tak bisa besar kepala mengingat kompetisi baru setengah jalan dan mereka masih berjuang keras untuk menembus zona empat besar sekaligus bersaing dalam perburuan titel juara musim ini.
Manchester United kini masih bergeming di peringkat keenam dengan raihan 35 poin dari sepuluh kemenangan, lima bermain seri dan menelan lima kekalahan.
MU perlu menjaga konsistensi untuk bisa memangkas jarak angka dengan si pemuncak klasemen, Liverpool yang kini terpaut cukup jauh yakni  19 poin.
(qur/pojoksatu)

Paul Pogba: Beginilah Cara Manchester United Bermain!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Gelandang serang Manchester United, Paul Pogba telah kembali pada performa terbaiknya dalam tiga laga terakhir.
Terbaru, Pogba tampil mengesankan setelah mencetak dua gol dan satu assist ke gawang Bournemouth di Old Trafford, Senin (31/12/2018) dini hari WIB untuk membawa kemenangan tuan rumah 4-1 atas tamunay itu.
Pogba pun mengungkapkan, perbedaan terbesar antara kehidupan di bawah José Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United adalah mereka sekarang memainkan gaya sepakbola yang sesuai dengan para pemain.
Pujian Setinggi Langit Ole Gunnar Solskajer buat Pemain Ini
Manchester United Pesta Gol di Old Trafford
Terbukti, dalam tiga laga terakhir Setan Merah sejak dibesut sang legenda itu, mereka telah mengemas 12 gol berkat gaya permainan menyerang yang diperagakan mereka di bawah asuhan Solskjaer tersebut.
Namun begitu, Pogba tak lantas ingin membandingkan soal hasil timnya saat masih dibesut Jose Mourinho dengan sekarang.
“Itu berbeda. Kami masih memenangkan beberapa pertandingan dengan manajer lama,” katanya kepada Sky Sports seperti dikutip dari Diario AS
“Ttapi itu hanya gaya permainan yang berbeda, lebih ofensif, saya akan mengatakan, jadi kami menciptakan lebih banyak peluang. Jadi, kami mencoba bermain seperti itu. Itulah bagaimana kami ingin bermain, kami ingin menyerang dan itulah yang kami coba lakukan di lapangan,” paparnya.
Pogba pun mengatakan, jika ruang ganti tengah menikmati gaya permainan yang sesungguhnya kini. “Mungkin kami baru menyadari bahwa kami adalah Manchester United, kami harus mengimbangi, kami harus berada di puncak liga,” tuturnya.
“Reaksi semua pemain, semua orang menikmati diri mereka sendiri, itu saja yang kita butuhkan. Semua orang bermain untuk satu sama lain dan mendapatkan hasil di lapangan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Miris, Kompetisi Indonesia di Antara Liga-Liga di Asia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Liga 1 rupanya tak begitu “punya nilai” di jajaran kompetisi di seluruh Asia.
Hal itu seperti tergambar dari rilis yang baru saja diungkap Federasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait ranking liga-liga di kompetisi Asia sepanjang 2018.
Liga 1 atau Go-Jek Liga 1 berada di peringkat 27 dengan raihan 13.883 poin. Kompetisi ini bahkan kalah pamor dibandingkan kompetisi Filipina dan Singapura yang sepak bolanya kurang begitu diminati oleh masyarakatnya.

Namun, buruknya peringkat kompetisi Indonesia itu bukan berdasarkan penilaian musim terbaru saja. Pasalnya, dalam dua tahun lalu Indonesia sama sekali tak menggelar kompetisi resmi. Liga 1 sendiri baru aktif sejak 2017 kemarin dan 2018.
Sementara Liga Super Tiongkok masih menempati puncak daftar kompetisi di Asia dengan raihan 95.928 poin. Sedangkan di urutan kedua ada Liga Qatar yang kompetisinya mengumpulkan 94.003 poin.
Liga Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Iran secara berurutan menempati lima besar. Kemudian dalam rilis kali ini, Liga Thailand sukses melejit dengan masuk ke dalam 10 besar.
Thailand League 1 menempati urutan delapan dengan mengumpulkan total 57.403 poin. Sementara torehan Malaysia Super League juga lumayan bagus. Mereka duduk di posisi 13 dengan koleksi 32.949 poin.
(jpc/qur/pojoksatu)

Pujian Setinggi Langit Ole Gunnar Solskajer buat Pemain Ini

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manajer interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tak sanggup menutup kegembiraannya usai timnya melumat Bournemouth di Old Trafford, Senin (31/12/2018) dini hari WIB dengan skor telak 4-1.
Paul Pogba kembali menunjukkan mantranya dengan mencetak brace  di menit 5 dan menit 33. Sementara dua gol lainnya didonasi Marcus Rashford di menit 45 dan Romelu Lukaku di interval kedua menit 72.
Sedangkan tim tamu hanya sanggup mengemas satu gol hiburan lewat kreasi Nathan Ake jelang turun minum di menit 45+2.
Manchester United Pesta Gol di Old Trafford

Solskjaer sendiri memberikan catatan khusus buat gelandang timnas Prancis itu yang tampil cukup taktis sepanjang pertandingan.
“Itu adalah performa yang sangat top dari seorang gelandang karena itu mencakup semua,” sebut Solskjaer seperti dikutip dari Goal.
“Kinerjanya, dia berbahaya di kotak penalti, dia memenangkan duel udara, dia melakukan tekel sukses dan tidak ada kesombongan,” sebutnya.
Taktikal yang diperagakan Pogba, diharapkan Solksjaer terus meningkat dan konsisten hingga akhir musim untuk membawa Setan Merah ke papan atas.
“Itu permainan sentuh, umpan dan bergerak. Dia memainkan permainan efektif. Dan Paul tahu dia dalam performa terbaik ketika memainkan itu,” sebutnya.

A good day at the office for #MUFC! pic.twitter.com/RV9ANHOZW6
— Manchester United (@ManUtd) December 30, 2018

“Kami ingin melihat yang terbaik dari semua pemain, kami ingin melihat mereka menikmati dan mengekspresikan diri mereka, tetapi dalam sebuah kerangka dan bagaimana kami ingin tim bermain. Semua benar-benar tampil dalam standar terbaik mereka,” ungkapnya.
Kegembiraan sang legenda United ini pun semakin komplit setelah kemenangan ketiga beruntunnya sejak dipercaya membesut mantan klubnya itu terjadi dihadapan langsung ‘sang guru’, Sir Alex Ferguson.
Sir Alex sendiri memerlihatkan ekspresi kegembiraan sebelum meninggalkan tribun penonton usai pertandingan.
(qur/pojoksatu)

Fulham Menang, Claudio Ranieri Berang Bukan Kepalang oleh Ulah Pemainnya

POJOKSATU.id, FULHAM – Fulham sukses menang tipis atas Huddersfield Town, dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 20 di Craven Cottage, kemarin malam.
Kendati sukses mengamankan poin penuh, sang manajer, Claudio Ranieri memerlihatkan reaksi marah usai pertandingan, bukan atas hasil laga namun atas apa yang terjadi di lapangan saat dua pemainnya rebutan tendangan penalti.
Insiden yang menurutnya sangat memalukan itu terjadi dihadapan puluhan ribu pasang mata, saat Aboubakar Kamara coba merebut bola dari Aleksandar Mitrovic saat hendak mengeksekusi tendangan bola dari titik putih.

Claudio Ranieri marah setelah melihat sikap Kamara yang disebutnya tak menghormati dirinya dan klub, dan fans di pertandingan tersebut.
Terlebih, Kamara gagal menjalankan tugasnya di menit ke-82 itu, dan Mitrovic justru tampil menjadi pahlawan setelah mencetak gol krusial di masa injury time.
“Saya katakan kepada Aboubakar Kamara untuk membiarkan bola kepada Aleksandar Mitrovic, ia adalah eksekutor penalti tim,” sebut Ranieri kepada BBC Sport seperti dikutip dari Goal.
“Sulit dipercaya, dia tak menghormati saya, klub, segenap tim dan para pendukung. Saya bicara kepadanya, itu tak benar. Saya ingin membunuhnya,” ucapnya.
Ditegaskan Ranieri, Mijatovic telah dipilih sebagai penendang utama setiap Fulham mendapatkan hadiah penalti di suatu pertandingan. “Harusnya Mitrovic, itu saja,” tegasnya.
Ranieri pun memberikan sinyalemen akan menghukum Kamara yang mulai menunjukkan sikap ‘pembangkangannya’.
“Sulit untuk berbicara dengan pemain ini. Ia tak memahami alasannya. Baginya, segalanya baik-baik saja dalam pertandingan tersebut,” ujarnya.
“Sulit dipercaya. Ini merupakan pertama kalinya dalam hidup saya (melihat pemainnya rebutan penalti),” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Manchester United Pesta Gol di Old Trafford

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United meneruskan tren kemenangannya dalam tiga laga terakhir setelah membantai Bournemouth di Old Trafford, Senin (31/12/2018) dini hari WIB dengan skor telak 4-1.
Paul Pogba kembali menunjukkan mantranya dengan mencetak brace  di menit 5 dan menit 33. Sementara dua gol lainnya didonasi Marcus Rashford di menit 45 dan Romelu Lukaku di interval kedua menit 72.
Sedangkan tim tamu hanya sanggup mengemas satu gol hiburan lewat kreasi Nathan Ake jelang turun minum di menit 45+2.
Manchester City Gasak Southampton
Bungkam Crystal Palace, Chelsea Tegaskan Empat Besar

Dengan hasil impresif ini, skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer tetap berada di jalur perebutan zona empat besar liga Champions dengan bergeming di peringkat keenam dengan raihan 35 poin.
Sementara kekalahan kesepuluh Bournemouth sejauh musim ini membuat posisi mereka masih tertahan di peringkat 12 dengan raihan 26 poin.
Paul Pogba tampil luar biasa di pertandingan tersebut. Selain menyumbang dua gol, penggawa timnas Prancis itu juga menyumbang satu assist.
Bahkan, saat laga baru memasuki menit ke-5, Pogba mampu mencetak gol pembuka setelah menyambar bola dengan sentuhan mudah yang diawali tusukan Marcus Rashford dari sisi kanan.
Menit ke-33, Pogba menggandakan keunggulan tuan rumah. Sang gelandang pemenang Piala Dunia 2018 bersama Prancis itu bergerak cepat dari belakang dan menyambar bola hasil kiriman Ashley Young dengan tandukan keras.
Penggawa Setan Merah cukup konsisten memeragakan permainan apik sepanjang babak pertama dan menambah gol jelang turun minum melalui aksi Rashford yang meneruskan umpan terukur Anthony Martial.
Namun United kecolongan pada menit kedua tambahan waktu paruh pertama. Bournemouth menipiskan ketertinggalan mereka berkat usaha Nathan Ake selepas memanfaatkan bola dari David Brooks.
Memasuki interval kedua, tuan rumah terus melakukan tekanan. Romelu Lukaku yang kurang dari semenit menggantikan Rashford memperbesar skor bagi United pada menit ke-72 yang diawali dengan kreasi Pogba.

Manchester City Gasak Southampton

POJOKSATU.id, SOUTHAMPTON  – Manchester City sukses merebut kembali peringkat kedua mereka setelah sebelumnya dikudeta Tottenham Hotspur dalam klasemen sementara Liga Primer Inggris 2018/19.
Keberhasilan The Citizens untuk kembali ke jalur perebutan titel juara ini tidak terlepas dari hasil gemilang mereka usai membekuk Southampon di pekan 20 di St Marry’s Stadium dengan skor meyakinkan 3-1.
Tiga gol City disarangkan David Silva di menit 10 dan Sergio Aguero menit 45+3. Sementara satu gol lainnya hasil sumbangan pemain tuan rumah, Ward-Prowse yang melakukan aksi gol bunuh diri di menit 45.
Bungkam Crystal Palace, Chelsea Tegaskan Empat Besar
Sedangkan satu-satunya gol yang berhasil diciptakan Southampton lahir lewat kreasi Pierre-Emile Hojbjerg di menit 37.
Dengan hasil positif ini City kembali menjaga asa dengan pemuncak klasemen sementara dengan selisih tujuh poin.
Sementara kekalahan kesebelas Southampton sejauh musim ini menempatkan mereka diurutan ke-17 dengan raihan 15 poin.
Tampil di kandang lawan, tak membuat skuat besutan Pep Guardiola tampil bertahan. Sergio Aguero bahkan langsung menunjukan dominasi mereka sejak menit awal.
Peluang emas langsung tercipta di menit keempat ketika tembakan David Silva berhasil ditepis Alex McCarthy.
Namun, upaya David Silva berikutnya enam menit berselang berbuah hasil setelah menyambar crossing mendatar Bernardo Silva dari jarak dekat.
Unggul cepat 1-0, City makin gencar untuk mencari gol kedua. Sebuah serangan kilat yang bermula dari dribel Ederson di area sendiri berakhir pada tusukan Riyad Mahrez ke kotak penalti lawan, namun tembakannya masih melebar.
Memasuki menit akhir babak pertama, Southampton mampu keluar dari tekanan dan nyaris menyamakan skor ketika tandukan Charlie Austin menyambut sepak pojok, namun masih bisa ditepis Ederson.

Bungkam Crystal Palace, Chelsea Tegaskan Empat Besar

POJOKSATU.id, LONDON – Sebiji gol N’Golo Kante sudah cukup membawa Chelsea memenangkan pertandingan atas Crystal Palace 1-0.
The Blues sukses mencuri poin penuh dari Palace di Selhurst Stadium dalam lanjutan Liga Primer Inggris, pekan 20, Minggu (30/12/2018) malam WIB.
Dengan tambahan tiga angka ini, skuat besutan Maurizio Sarri ini pun sukses menjaga jarak dengan Manchester City dan Tottenham Hotspur di empat besar sekaligus menjauh dari kejaran Arsenal.

Sementara bagi Palace sendiri, kekalahan kesebelas itu di musim ini membuat mereka masih tercecer di peringkat 14 dengan raihan 19 poin.
Tuan rumah sendiri di pertandingan tersebut cukup mampu mengimbangi permainan terbuka Chelsea, kendati beberapa kali sempat tertekan.
Chelsea nyaris mencetak gol di menit 14, namun upaya Rudiger mengarahkan bola setelah menerima umpan dari Willian masih dengan mudah dipatahkan kiper Palace.
Tim tamu terus menekan untuk mencari keunggulan di awal pertandingan, lagi-lagi upaya mereka kembali digagalkan kali ini oleh tiang gawang.
Di menit 35, Chelsea nyaris mencetak gol jika tendangan bola mati Willian yang sukses melewati pagar hidup barisan pemain Palace tak membentur tiang gawang. Laga pun masih sama kuat 0-0 hingga turun minum.
Memasuki interval kedua, Chelsea terus ngotot bermain opensif lewat kreasi serangan dari kedua sektor sayap.
Upaya mereka pun akhirnya membuahkan hasil di menit 51 lewat kerjasama apik N’Golo Kante dengan David Luiz.
Gol tercipta setelah Luiz mengarahkan bola ke dalam kotak penalti untuk kemudian diteruskan Kante ke dalam gawang Palace dengan sepakan mendatar terukurnya.
Gol ini pun menjadi gol satu-satunya yang tercipta di babak kedua dan di pertandingan tersebut setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai.
(qur/pojoksatu)