8 besar liga 2

Jelang Lawan Martapura FC, Jafri Sastra Fokus Benahi Mental Pemainnya

POJOKSUMUT.com, PALEMBANG-Pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra melakukan evaluasi terhadap skuadnya usai hasil imbang 1-1 melawan Persik Kediri pada laga perdana 8 besar Liga 2, Minggu (10/11/2019) di Stadion Jakabaring, Palembang.
Perbaikan yang paling disoroti Jafri adalah percaya diri dan mental Legimin Raharjo dkk agar partai lawan Martapura FC, Kamis (14/11/2019) bisa mendulang hasil maksimal.
“Benahi mental bertanding pemain, kurang percaya diri. Itu yang kami benahi. Percaya diri pemain, sehingga apa yang sudah diberikan muncul saat pertandingan,” ujarnya, Selasa (12/11/2019).
Selain persoalan non teknis tersebut, Jafri juga menekankan pemanfaatan peluang menjadi gol. Ini berdasarkan pertandingan lawan Persik, dimana banyak peluang babak II tak satupun berbuah gol. Satu-satunya gol balasan PSMS pada laga tersebut hanya dari kotak penalti. “Juga kontrol dan kordinasi permainan. Percaya diri sama mental. Emosian yang jadi masalah. Masalah kita soal peluang tidak bisa jadi gol,” jelasnya.
Martapura sendiri bukan lawan yang mudah. Bagi Jafri semua tim di 8 besar adalah tim-tim terbaik. “Soal peluang, kita lihat saja peluangnya. Sudah nonton, dia (Martapura) bagus mainnya. Tidak perlu disebut wajib menang. Kalau sudah bertanding, pasti ingin menang,” ungkap mantan pelatih PSIS tersebut.
Sementara itu, Pelatih Martapura FC, Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwai, menyebut PSMS adalah lawan yang kuat. “Di grup ini ramai, PSMS tim bagus. Pertandingan pertama mereka dapat poin. Tetapi saya fokus tetap pemain saya dan mengantipasi apa yang dipunya PSMS,” ujarnya.
Saat ini, di grup B, sementara Persita Tangerang di posisi teratas dengan tiga poin, PSMS dan Persik berada di peringkat kedua dan ketiga sedangkan Martapura menduduki terbawah. (nin/pojoksumut)

8 Besar Grup B Liga 2, Persik Kedri Keluhan Dampak Kabut Asap, PSMS Optimis Raih Hasil Maksimal

POJOKSUMUT.com, PALEMBANG-Babak 8 Besar Grup B Liga 2 siap digelar, Minggu (10/11/2019) di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (10/11). Keempat tim siap menjajal para lawan, terutama PSMS Medan.
Laga perdana lawan Persik Kediri merupakan tantangan bagi tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Karena Persik adalah jawaran tim wilayah Timur pada babak penyisihan. Sedangkan, PSMS finis di urutan keempat wilayah Barat. Sedangkan satu partai lainnya mempertemukan Persita lawan Martapura FC.
PSMS sendiri sudah siap memberikan yang terbaik. Hal ini dikatakan pelatih PSMS, Jafri Sastra yang telah 12 hari fokus mempersiapkan tim ke babak 8 besar. “Semoga kami bisa menangkan pertandingan. Maksimalkan waktu 12 hari setelah kami lolos untuk 8 besar. Kami maksimalkan waktu untuk berada di sini,” ujarnya dalam sesi temu pers para pelatih tim grup B, Sabtu (9/11/2019).
Bagi Jafri laga ini terbilang menarik karena mantan timnya dua tahun lau. “Sangat menarik, pengalaman pertama. Dua tahun lalu saat saya di Persik gagal di 8 besar. Kali ini bersama PSMS. In sya Allah kami bisa memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Keempat pelatih finalis 8 besar Grup B.
“In sya Allah besok kami bisa bermain terbaik dari sebelumnya. Kemudian bisa berikan hal yang positif bagi sepakbola, terutama Indonesia khususnya. Insyaallah kami akan berikan usaha yang maksimal,” jelasnya.
Sama seperti Jafri, Persik juga bukan tim yang pernah dibelanya musim 2008-2011. “Kita respek kepada Persik karena mereka juara di Timur, kami sebagai peringkat keempat, kami fokus ke pertandingan besok. Kami akan antisipasi semua pemain. Enggak ada pemain yang diwaspadai khusus, semua diwaspadai,” tegasnya.
Dia meyakinkan tim siap memberikan yang terbaik. “Kami berharap bisa berikan yang terbarik untuk lolos. PSMS akan maksimal tiap pertandingan. Mudah-mudahan hasilnya bagus, sesuai dengan apa yang diharapkan,” jelasnya.
Sementara itu, optimisme juga diapungkan Pelatih Persik, Budihardjo Thalib untuk laga besok. Namun, dia menyoroti kabut asap yang menyambut semua kontestan sejak di Palembang.
Ia menyebut, dampak kabut asap ini tidak hanya berpengaruh bagi pemain, tapi juga berdampak bagi pelatih. “Saya berharap kondisi saat ini asap, mudah-mudahan tidak akan ada besok. Semoga pertandingan dilancarkan,” jelasnya.
Asap juga membuat pemain latihan dengan masker termasuk pemain PSMS.
Keempat kapten tim kontestans grup B.
Diatas semua persaingan, Budiharjo menegaskan soal makna persaudaraan di sepak bola agar dijunjung tinggi dan tidak menciderai fairplay. “Semua lawan cukup berat kami datang dari Persik akan menunjukkan yang terbaik,” jelasnya.
Ditambahkan pemain Persik, Faris Aditama, “semoga pertandingan bisa ngehibur. Setiap pertandingan adalah final bagi kami”. (nin/pojoksumut)

8 Besar Liga 2, Jafri Sastra : Skuad PSMS Harus Punya Keinginan Lebih untuk Menang

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelatih PSMS, Jafri Sastra menyebutkan siap membawa skuadnya menjajal para pesaing di 8 besar grup B Liga 2 di Stadion Jakabaring, Palembang.
Saat ini, Jafri mengatakan persiapan tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut sudah cukup baik. “Kalau dari waktu 11 hari (masa jeda menuju 8 besar) kita manfaatkan. Apa yang kita rencanakan semua berjalan lancar. Ada satu program yang mungkin tidak bisa kita jalankan yaitu uji coba. Tapi dari semua program yang kita buat dalam apsek peningkatan seperti kondisi fisik dan lain-lain, tidak ada masalah,” jelasnya sebelum keberangkatan.
Tim PSMS sendiri sudah tiba di Palembang, Kamis (7/11/2019) siang dengan membawa 25 pemain. Legimin Raharjo dkk berangkat dengan pesawat Maskapai Lion Air pukul 11.00 WIB. “Semua pemain kita berangkatkan, masalah kondisi Pato (Ilham Fathoni) sudah bisa ikut latihan. Tinggal Rendy Saputra yang masih bermasalah, tetap kita bawa. Nanti disana (Palembang) ada fisio terapi untuk penyembuhannya,” ungkapnya.
Jafri menyebut pihaknya akan berjuang maksimal bisa lolos dari grup B yang dihuni Persik Kediri, Persita Tangerang dan Martapura FC. Apalagi, banyak dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari pembina PSMS, Edy Rahmayadi yang datang ke mes, Rabu (6/11/2019) malam memberi motivasi hingga menargetkan lolos ke Liga 1.
“Kami pasti respon positif, tinggal kami motivasi lebih. Karena beliau (Edy Rahmayadi) sudah memotivasi dengan sangat baik, meluangkan waktu sudah luar biasa. Sekarang saya tinggal lagi mengingatkan (pemain) seperti apa kita bermain,” ungkap mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.
Jafri menyadari tidak mudah bisa lolos begitu saja dari perlawan para tim rival, namun dia memastikan harus kerjakeras dan lebih displin. “Yang pasti tentu tentu kita menjaga kondisi, semangat, motivasi. Ini bukan pekerjaan mudah semua tim ingin menang. Kami juga harus punya keinginan lebih lagi untuk menang dari tim-tim lain,” bebernya.
Sementara itu, Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang menambahkan selain 25 pemain, ada 9 ofisial yang ikut. “Total semuanya 34 orang,” jelasnya.
PSMS menginap di Hotel Palembang Rajawali. “Kami juga sudah atur untuk latihan disana. Intinya kami sudah siap berjuang habis-habisan untuk target lolos ke Liga 1,” tegasnya.
PSMS sendiri akan memulai laga perdana melawan Persik Kediri, tanggal 10 November 2019. (nin/pojoksumut)

Jadwal 8 Besar Liga 2 Dimajukan, Begini Komentar Jafri Sastra

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelatih PSMS, Jafri Sastra tak ambil pusing dengan perubahan jawab tanding babak 8 Besar Liga 2.
Sejatinya babak 8 besar dimulai 13-23 November berubah menjadi 9 November 2019. PSMS sendiri akan melakoni partai perdananya 10 November 2019 melawan Persik Kediri.
“Tidak masalah (jadwal dimajukan). Karena kita harus fleksibel. Kan sudah tahu, sudah biasa, dimajuin, dimundurin, dijadwalkan ulang. Kita fleksibel saja. Kalau memang dimajuin, kita percepat lagi latihan. Kalau dimundurin kita susun lagi jadwal latihan. Tidak perlu kita mendramatisasi sekali,” ujar Jafri Sastra, Senin (28/10/2019).
Diketahui, sistem babak 8 besar dibagi dalam dua grup dan menggunakan format home tournament dengan tempat netral. Grup A dihuni Persiraja Banda Aceh, Persewar Waropen, Sriwijaya FC dan Mitra Kukar akan bertanding di Stadion Delta, Sidoarjo. Sedangkan PSMS Medan tergabung di grup B bersama Persik Kediri, Persita Tangerang dan Martapura FC akan tanding di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.
PSMS sendiri akan lakoni laga perdana melawan Persik Kediri, 10 November, hadapi Martapura FC 14 November dan tantang Persita Tangerang 17 November. “Sudah kita susun. Tapi karena ada perubahan jadwal, kita harus susun lagi. Seperti apa nanti programnya, harus saya susun untuk 10 hari lagi. Kita mulai kerja lagi, dengan intensitas volume yang rendah. Kita sudah mulai kerja ke program yang sudah kita susun,” jelasnya.
Mantan pelatih PSIS Semarang itu tak memungkiri perubahan jadwal tersebut membuat program latihan yang telah disusunnya terdampak. Dirinya pun harus menjadwal ulang kembali program tersebut. “Tinggal lagi kita manfaatkan waktu yang ada. Waktu yang tersisa sebelum turun tanding 10 November, kita manfaatkan. Manfaatkan aspek fisik, tehnik, taktik. Mental yang terutama,” pungkas Jafri.
Sementara itu, Sekum PSMS, Julius Raja menyebut perubahan jadwal ini diputuskan dalam manager meeting beberapa waktu lalu. “Berubah setelah disesuaikan Liga 1 yang juga main. Jadi PSMS yang direncanakan main tanggal 15 menjadi tanggal 10 November. Tim akan berangkat tanggal 7 November ke Palembang,” jelasnya.
Jadwal Grup B
Minggu (10/11/2019), Pukul 15.30 WIB, PERSIK Vs PSMS di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang
Minggu (10/11/2019), Pukul 19.00 WIB, Martapura FC Vs PERSITA di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang
Kamis (14/11/2019), Pukul 15.30 WIB, PSMS Vs Martapura di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang
Kamis (14/11/2019), Pukul 19.00 WIB, PERSITA Vs PERSIK di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang
Minggu (17/11/2019), Pukul 15.30 WIB, PSMS Vs PERSITA di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang
Minggu (17/11/2019), Pukul 15.30 WIB, PERSIK Vs Martapura FC di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang
(nin/pojoksumut)