ac milan

Dikartu Merah Saat Lawan Juventus, Higuain Absen sampai Desember

POJOKSATU.ID, MILAN – Striker AC Milan, Gonzalo Higuain mendapat sanksi berat setelah mendapat kartu merah pada laga kontra Juventus, Senin (12/11/2018) dini hari lalu. Higuain dipastikan absen dalam dua laga berikutnya Rossoneri.
Gonzalo Higuain memang mengalami malam yang buruk pada laga di San Siro itu. Selain timnya kalah 0-2 dari Juventus, ia gagal mengeksekusi tendangan penalti dan mendapat kartu merah.
Lebih sialnya lagi, kini ia harus menjalani hukuman lebih berat atas kartu merah tersebut. Absen dalam dua pertandingan Serie A selanjutnya.
BACA JUGA:
Fans Manchester City Bertindak Rasis, Reporter Berkulit Hitam Ini Meradang
Disorot karena Gaji Rp160 Miliar, Ini Jawaban Sempurna Kylian Mbappe
Higuain diusir wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap bek Bianconeri, Mehdi Benatia. Awalnya ia hanya dihadiahi kartu kuning, tapi melakukan protes keras hingga membuat wasit mengusirnya dengan kartu merah.
Pojoksatu.id mengutip dari Calciomercato.com, striker asal Argentina tersebut mendapatkan larangan bermain dua pertandingan. Artinya, ia akan absen kala Milan bertandang ke markas Lazio dan menjamu Parma nanti.
Hukuman itu akan terasa lama, sebab dalam dua pekan ini semua kompetisi level klub akan mengalami masa jeda karena adanya laga internasional. Higuain akan kembali beraksi di Serie A pada bulan Desember nanti kala Milan bertemu Torino.
Striker AC Milan, Gonzalo Higuain mendapat kartu merah pada laga kontra Juventus, Senin (12/11/2018) dini hari WIB. (calciomercato)
Absennya Higuain dalam dua laga ke depan tentu saja merugikan AC Milan. Sebab tim sekota Inter Milan sejauh ini cukup bergantung pada eks striker Juventus dan Real Madrid ini dalam urusan membobol jala lawan.
Sejauh ini ia sudah mencetak 7 gol dari 13 laga bersama Milan. Catatan yang sempat menyamai torehan Cristiano Ronaldo. Namun kini Ronaldo sudah unggul berkat satu golnya ke gawang Milan akhir pekan kemarin.
(fat/pojoksatu)

Dirumorkan ke AC Milan, Reaksi Arsene Wenger di Luar Dugaan

POJOKSATU.id, PARIS – Mantan manajer 22 tahun Arsenal, Arsene Wenger membantah tegas spekulasi yang menyebutkan dirinya segera bergabung dengan AC Milan musim dingin Januari mendatang.
Wenger menegaskan kabar adanya pertemuan dan negosiasi dirinya dengan petinggi Rossonerri adalah bohong belaka.
“Satu hal yang dapat saya katakan adalah, ini kabar bohong,” tegas Wenger kepada beIN Sports seperti dikutip dari Goal.
Hasrat Arsene Wenger Mulai Didengar, Dua Klub Raksasa Ini Siap Saingan
Namun begitu, Wenger mengaku tak bisa berbuat banyak dengan terus mencuatnya rumor tersebut. “Saya tidak dapat mengendalikan rumor, saya hanya bisa mengendalikan apa yang saya lakukan dalam hidup saya,” sebutnya.
“Saat ini saya hanya fokus bekerja dengan baik untuk beIN Sports, dan itu tidak mudah,” ujarnya.
Namun, mantan penggawa Arsenal dan AC Milan, Mathieu Flamini menyambut gembira jika spekulasi tersebut terwujud.
“Saya tidak perlu mengatakan kepada Anda ia pelatih luar biasa. Ia membuktikan ini selama bertahun-tahun,” katanya.
“Saya sangat dekat dengan Arsene, bekerja dengannya sangat menginspirasi bagi saya. Saya pikir ia akan bagus untuk AC Milan,” ucapnya.
(qur/pojoksatu)

AC Milan Susah Payah Taklukkan Sampdoria

POJOKSATU.id, MILAN – Laga penuh drama tercipta di San Siro, saat AC Milan sukses membekuk tamunya Sampdoria di lanjutan Serie A Italia, giornata sepuluh, Senin (29/10/2018) dini hari WIB.
Lima gol tercipta di pertandingan itu untuk kemenangan tipis tuan tumah 3-2 atas Sampdoria. Gol Milan disumbangkan Cutrone di menit 17, Gonzalo Higuaín menit 36 dan Suso menit 62. Sedangkan gol Sampdoria dikreasi Saponara di menit 21 dan Quagliarella menit 31.
Dengan hasil positif ini, skuat besutan Gennaro Gattuso melonjak ke peringkat lima dari urutan sebelumnya di posisi 15.
Hasil El Clasico, Barcelona Pecundangi Real Madrid
Sementara Sampdoria bergeming di peringkat 7 dengan raihan empat kali kemenangan, tiga bermain seri dan tiga kali menelan kekalahan.
Milan sendiri sempat tertinggal di laga tersebut, namun mampu bangkit untuk menyeimbangkan dan akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan.
Rossoneri membuka gol pertama di menit 17 lewat sundulan Patrick Cutrone memanfaatkan umpan crossing Suso dari samping kanan.
Empat menit berselang, Sampdoria mampu menyamakan skor lewat gol Riccardo Saponara, yang suskes  memanfaatkan assist Fabio Quagliarella dengan sepakan akuratnya ke pojok kanan bawah gawang Gianluigi Donnarumma.
Giliran Il Samp unggul di menit 31 lewat kreasi Quagliarella yang memaksimalkan umpan crossing Saponara dengan tendangan volinya.
Sebelum turun minum, tuan rumah mampu kembali menyeimbangkan skor kali ini lewat aksi sang bomber, Gonzalo Higuain di menit 36.
Memasuki interval kedua, Emil Audero menggagalkan usaha Higuain ketika AC Milan berusaha unggul lagi. Sang kiper juga melakukan penyelamatan atas tendangan mendatar Suso.
Tapi, Audero tidak mampu menggagalkan tembakan brilian Suso di menit 62. Pemain asal Sanyol itu masuk ke sisi kanan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan indah tanpa bisa dibendung sang kiper.
Cutrone sempat mencetak gol keempat untuk AC Milan, namun dianulir karena pelanggarannya terhadap Lorenzo Tonelli. Hingga pertandingan berakhir, tim asal ibukota Italia itu tetap menjaga keunggulan tipis tersebut.
Susunan pemain:
AC Milan: Donnarumma; Calabria (Abate 78′), Musacchi, Romagnoli, Rodriguez; Laxalt, Kessie, Lucas Biglia, Suso; Higuain, Cutrone (Castillejo 76′).
Sampdoria: Audero; Bereszynski, Tonelli, Anderson, Murru (Sala 29′); Linetty, Ekdal, Praet; Saponara (Caprari 76′); Quagliarella, Defrel (Kownacki 61′).
(qur/pojoksatu)

Terancam Dipecat, Gennaro Gattuso Ogah Gentar

POJOKSATU.id, SAN SIRO – Pelatih AC Milan yang juga legenda Rossonerri, Gennaro Gattuso tengah berada dalam situasi pelik menyusul kekalahan timnya atas Real Betis di Liga Europa.
AC Milan harus menyerah 1-2 dari wakil La Liga itu dini hari WIB tadi pada matchday ketiga Grup F Liga Europa musim 2018/19.
Itu adalah kekalahan kedua beruntun setelah di pents domestik atau Serie A, Milan menyerah atas rival sekotanya, Inter Milan dengan skor tipis 0-1 di Giuseppe Meazza.
Dengan rentetan hasil minor tersebut, banyak pihak memprediksi jika masa depan Gattuso sebagai pelatih si merah-hitam tidak akan lama lagi.
Gattuso terancam didepak di tengah kompetisi sedang berjalan musim ini atas performa inkonsistensi Milan yang hanya bisa memetik tiga kemenangan dari delapan laga yang telah dilakoninya sejauh ini. Sisanya, tiga bermain imbang dan dua kali menelan kekalahan.
Namun, Gattuso sendiri sepertinya tak terlalu risau dengan spekulasi nasibnya. Ia bahkan menegaskan tak takut meski akhirnya dipecat.
“Saya tidak pernah berpikir untuk menyelamatkan karier. Satu hal yang ada dipikiran saya, hanya menyelesaikan masalah yang ada di tim ini, jika klub masih memberikan kesempatan,” tegas Gattuso dilansir Soccerway seperti dikutip dari Bolalob.
Nasib Gattuso sendiri akan kembali dipertaruhkan di laga AC Milan kontra Sampdoria di Serie A Italia giornata 10 di San Siro, Senin (29/10/2018) dini hari WIB.
Jika mampu memperbaiki performa timnya, kursinya akan tetap dingin. Namun jika sebaliknya, menuai hasil minor ketiga beruntun, bukan tak mungkin Gattuso akan dipaksa untuk segera angkat koper dari San Siro.
(qur/pojoksatu)

Mauro Icardi Jadi Pembeda di Derbi Della Madonnina

POJOKSATU.id, MILAN – Bomber Inter Milan, Mauro Icardi sukses menyudahi pertandingan Derby Della Madonnina untuk kemenangan Inter Milan atas seteru abadinya AC Milan di lanjutan Serie A Italia 2018/19 pekan 9 di Guiseppe Meazza, Senin (22/10/2018) dini hari WIB.
Pemain internasional Argentina itu menjadio pembeda di laga sarat gengsi tersebut setelah mencetak gol satu-satunya jelang pertandingan usai di masa injury time menit 90+2.
Gol tercipta setelah Icardi menyambar umpan silang Vecino melalui tandukan kencang. Bola meluncur deras ke gawang Milan tanpa bisa dihentikan oleh Donnarumma.
Dengan hasil impresif ini, Inter tetap kokoh di peringkat ketiga dengan raihan 19 poin. Sedangkan I Rossonerri masih tercecer diperingkat ke-12.
Icardi sendiri tampil penuh percaya diri di pertandingan tersebut. Beberapa kali ia mendapat peluang emas di babak pertama, namun masih belum bisa berbuah gol.
Di paruh kedua, Icardi dan koleganya terus menekan barisan pertahanan Milan. Mateo Politano nyaris mencetak gol setelah mengonversi umpan silang Ivan Perisic di menit 57.
Namun sepakannya masih meluncur di sisi gawang Milan yang dikawal Gianluigi Donnarumma. Hingga waktu normal pertandingan, belum tercipta satu pun gol. Kedudukan masih sama kuat 0-0.
Tifosi Inter baru bergemuruh beberapa detik jelang wasit meniup peluit akhir tanpa pertandingan usai setelah Icardi sukses menjebol gawang Donnarumma lewat tandukan terarahnya ke dalam gawang lawan.
Sayang, kemenangan Inter harus dibayar mahal dengan dibopongnya gelandang eksploratif mereka, Radja Nainggolan.
Pemain keturunan Indonesia itu mengalami cedera cukup serius setelah dengan Lucas Biglia untuk kemudian perannya digantikan Borja Valero.
(qur/pojoksatu)

Karena Hal Ini Silvio Berlusconi Tak Suka Gennaro Gattuso

POJOKSATU.id, MILAN – Mantan bos AC Milan, Silvio Berlusconi melayangkan kritik tajam atas strategi yang dipakai Gennaro Gattuso dalam membesut  Rossonerri saat ini.
Menurut mantan Perdana Menteri Italia itu, Gattuso harusnya melakukan penyesuaian seiring masuknya Gonzalo Higuain musim ini dari Juventus.
Berlusconi paling menyoroti formasi yang selama ini dipakai Gattuso, ia pun merekomendasikan formasi 4-3-1-2 sebagai solusi untuk AC Milan.

Meski Rossoneri menang tiga kali beruntun dan telah mengumpulkan 10 gol termasuk tak terkalahkan dalam delapan laga beruntun, namun Berlusconi menilai Gonzalo Higuain seharusnya tidak menjadi striker tunggal.
“Higuain adalah pencetak gol yang dirindukan Milan selama bertahun-tahun, tapi saya tak paham mengapa ia tak didukung oleh second striker,” sebut Berlusconi seperti dikutip dari Goal.
“Saya tak suka ide sepakbola Gattuso. Saya tak paham mengapa ia mengadopsi gaya seperti itu. Saya tentu akan menduetkan Higuain dengan striker lain dan memainkan Suso di belakangnya,” kritiknya.
Berlusconi pun berharap, Gattuso mendengar sarannya terlebih Milan akan bentrok dengan rival sekota mereka, Inter Milan.
“Saya akan menonton derby (Milano) di televisi, tapi dengan kekecewaan atas formasi yang digunakan Milan dan cara bermain mereka,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Alasan Paolo Maldini Mau Kembali ke AC Milan

POJOKSATU.id, MILAN – Legenda AC Milan, Paolo Maldini telah kembali ke klubnya sejak Agustus lalu setelah mmutuskan pensiun sebagai pemain profesional.
Maldini kini punya peran baru di San Siro, yakni menjadi bagian dari manajemen klub sebagai Direktur perkembangan strategis AC Milan.
Maldini pun mengungkapkan kenapa ia bersedia untuk kembali ke dunia yang telah mengangkat namanya itu, terlebih proses bagaimana ia mendapatkan tawaran dari AC Milan dan menerimanya terjadi dalam waktu yang relatif singkat.
“Leonardo menelepon saya,” kata Maldini dalam sebuah festival olahraga di Trento seperti dikutip dari Goal.
“Saya sedang berlibur dan dia mengatakan, ia telah dikontak oleh klub,” sebutnya. ”Kami mencapai kesepakatan dalam 48 jam. Kami membagi area keolahragaan, yang berarti menangani tim, pemain dan pelatih. Ini pekerjaan yang intens dan jelas tidak mudah,” paparnya.
Maldini yang semasa kariernya bersama I Rossonerri telah merengkuh tujuh scudetto Serie A dan lima trofi Liga Champions.
“Target kami sekarang adalah kembali kompetitif di Eropa sesegera mungkin. Kami memiliki kontrak tiga tahun, jadi itu bukan waktu yang banyak, tetapi kami akan berusaha,” tekad Maldiri.
“Saya tidak akan menyangkal, sulit membicarakan lolos Liga Champions, mempertimbangkan hasil akhir-akhir ini, tetapi kami yakin mampu melakukannya. Itu target kami,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Gennaro Gattuso “Cuma” Respek pada 2 Pemain Ini

POJOKSATU.id, MILAN – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso mengungkapkan kekagumannya pada Paul Pogba dan Blaise Matuidi.
Menurut Gattuso, perjuangan Pogba di Manchester United dan Matuidi di Juventus musim ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya.
Gattuso bahkan memandang, Matuidi adalah seorang pemain pekerja keras dan ia sangat respek dengan caranya berjuang dan terus berlari di lapangan.
Gennaro Gattuso Tak Terkesan dengan Lionel Messi ataupun Ronaldo!
“Dari era sekarang, saya inign berhadapan dengan Paul Pogba dan Matuidi,” kata Gattuso seperti dikutip dari Corriere dello Sport.
“Khusus soal Matuidi, dia tidak bisa berhenti berlari, dia berada di semua tempat. Dia mengambil kembali penguasaan bola dan melakukan jegalan dengan sangat baik,” ungkapnya.
Penilaian Gattuso tersebut tidaklah berlebihan mengingat Matuidi tampil mengesankan sejauh ini bersama Bianconerri untuk mempersembahkan kemenangan demi kemenangan.
(qur/pojoksatu)

Curhatan Leonardo Bonucci Ini Bikin AC Milan Sakit Hati!

POJOKSATU.id, TURIN – Bek Juventus, Leonardo Bonucci pernah singgah semusim tahun ini ke AC Milan sebelum kembali ke Turin musim ini.
Meski kepindahannya saat itu sangat monumental dan mendapat sambutan hgat dari publik San Siro, Bonucci ternyata mengaku pindah ke Milan adalah keputusan yang ia sesali.
“Ada hal-hal yang terjadi pada empat bulan terakhir saya bersama Juventus, yang tentu melukai harga diri saya dan berpengaruh pada diri secara pribadi, dan saya tak cukup dewasa untuk membiarkannya,” ungkap Bonucci pada Corriere dello Sport.
“Kemudian, seiring waktu dan melihat dari luar, saya menyadari bahwa meninggalkan Juventus bukanlah keputusan yang tepat karena hanya di sini dan dengan seragam ini saya bisa mengekspresikan potensi saya di dalam dan luar lapangan,” paparnya.
Bonucci pun senang bisa kembali ke dalam skuat Massimiliano Allegri dan berharap bisa terus di Turin dan menjadi pelatih Bianconeri di masa yang akan datang.
“Bersama dengan Presiden Agnelli dan agen saya, saya cukup beruntung bisa kembali dan saya menyadari itulah satu-satunya yang saya inginkan,” ujarnya.
“Mimpi saya adalah menjadi pelatih dari tim besar, mungkin untuk Juventus. Karena itulah saya mengamati dan mengungkap rahasia dari berbagai pelatih yang telah mencoba mengeluarkan kemampuan terbaik saya,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Zlatan Ibrahimovic Beri Sinyal buat AC Milan, Apa Itu!

POJOKSATU.id, ROMA – Rumor ketertarikan AC Milan untuk memulangkan Zlatan Ibrahimovic terus menggelinding. Terlebih setelah sang bintang bereaksi dengan pernyataannya yang penuh misteri.
“Selalu ada rumor. Seluruh dunia menginginkan saya. Tidak apa-apa,” ucap Ibra menanggapi rumor tersebut seperti dikutip dari Goal.
Bahkan kabar terbaru, agen Ibra, Mino Raiola mengungkapkan jika kliennya itu siap membuka komunikasi dengan Rossonerri.
Respon Zlatan Ibrahimovic ini Makin Menguatkan Rumor Tersebut!

Agen asal Italia itu bahkan mengungkapkan bukan hal yang mustahil Ibra akan melakoni periode kedua bersama raksasa Serie A Italia itu setelah mencetak 20 gol untuk LA Galaxy sejauh musim ini tersebut.
“Sekarang tidak mungkin, karena pembicaraan kami dengan klub tidak saat ini, tapi kami siap untuk bicara,” tutur Raiola kepada Rai Sport seperti dikutip dari Goal.
“Bagaimana pun, sekarang akhirnya ada orang normal yang bertanggung jawab di Milan dan pemilik yang dapat diandalkan,” sebutnya. “Saya tidak membuka pintu, tapi tidak akan menutupnya,”
Raiola pun  mengungkapkan jika selama ini Ibra masih punya hubungan baik dengan mantan klubnya tersebut.
“Ada saling respek antara Ibra dan Leonardo. Zlatan memiliki momen luar biasa di Milan dan meninggalkan sebagian hatinya di Milano, seperti dia bahagia di PSG,” sebutnya.
“Zlatan tidak pernah meminta jaminan dalam kariernya, karena ia tahu Anda mendapatkan itu dalam latihan. Kami harus memahami pada kondisi apa Milan atau tim lain ingin mengontraknya,” imbuhnya.
Sepanjang kiprahnya di San Siro periode 2010 hingga 2012, Zlatan Ibrahimovic telah membukukan 56 gol dari 85 penampilannya bersama AC Milan dan memenangkan gelar scudetto Serie A Italia di musim debutnya.
(qur/pojoksatu)