afc

Tundukkan Timnas Indonesia U-19, Asisten Pelatih Qatar Nyindir: Terimakasih, Suporter Keren!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia U-19 akhirnya harus menelan pil pahit usai ditekuk Qatar dengan skor akhir 6-5 di Gelora Bung Karno, Minggu (21/10/2018).
Enam gol Qatar disumbang Hashim Ali (10 dan 51), Abulrasheed (13, 40 dan 56), M Waad (23).
Sedangkan lima gol Indonesia dicatatkan M LUtfi Kamal (28), Todd Rivaldo Ferre (65, 73 dan 81) dan Saddil Ramdani (69).
BACA:
Kalah, Qatar Dapat 3 Poin tapi Timnas Indonesia U-19 Dapat 1.000.000 Poin!
Pemainnya King of Acting, Instagram PSSI Qatar Diteror ‘You Play Drama, You Get Karma’
Sementara, pelatih Qatar U-19 sendiri Bruno Miguel Pinheiro ‘dihadiahi’ kartu merah.
Hal itu dikarenakan pelatih asal Portugal tersebut masuk ke dalam lapangan saat laga belum berakhir.
Dalam konferensi pers, asisten pelatih Lino Godinho akhirnya yang mewakili menemui awak media untuk konferensi pers usai pertandingan.
BACA:
Timnas Indonesia U-19 Kalah 6-5 dari Qatar, Indra Safrie: Luar Biasa!
Video: Pelatih Qatar Masuk ke Lapangan, Indra Sjafrie: Seharusnya Fair!
Godinho mengaku laga kontra Garuda Muda adalah laga yang ketat. Hal itu terbukti dengan skor akhir laga yang berkesudahan 6-5.
Akan tetapi, ia juga menyoroti keberadaan superter Indonesia yang cukup ‘berisik’.
“Terima kasih kepada suporter di stadion yang sudah menciptakan suasana keren,” ucapnya.

Suporter Vietnam Berulah, PSSI yang Kena Getahnya

POJOKSATU.id, KUALA LUMPUR – Asosiasi sepak bola Asia at au AFC menjatuhkan sanksi berupa denda kepada PSSI terkait pertandingan di ajang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang pada Agustus lalu.
Hukuman tersebut diputuskan setelah Komisi Disiplin (Komdis) AFC melakukan penyelidikan mendalam terhadap insiden penyalaan cerawat di menit 66 dalam pertandingan Vietnam kontra Korea Selatan.
Meski sanksi take berkaitan dengan Timnas Indonesia, namun AFC menilai PSSI layak diganjar sanksi karena bertindak sebagai tuan rumah di pertandingan tersebut.
Keputusan AFC sendiri merujuk pada pasal 64.1 kode etik AFC. PSSI dianggap ikut bertanggung jawab karena statusnya sebagai tuan rumah dan diharuskan membayar denda 6.250 USD atau sekitar Rp95 juta.
Selain PSSI, AFC juga menjatuhkan sanksi kepada VFF at au Asosiasi Sepakbola Vietnam atas ulah suporternya yang menyalakan cerawat tersebut.
VFF mendapakan sanksi lebih berat dibanding PSSI, yakni 12.500 USD at au setara Rp190 juta. Keduanya wajib membayarkan uang denda tersebut dalam waktu 30 hari ke depan.
Selanjutnya, AFC memberi peringatan kepada dua asosiasi tersebut untuk tak mengulang kejadian tersebut. Andai terulang, pasti akan ada hukuman yang lebih berat.
(jpc/qur/pojoksatu)