aff suzuki cup 2018

Format Baru di Piala AFF 2018 Bikin Senang Suporter

POJOKSATU.ID, SINGAPURA – Turnamen terakbar antar negara Asia Tenggara Piala AFF 2018 mulai digelar Kamis (8/11/2018) malam ini. Duel Kamboja kontra Malaysia menjadi laga pembuka kejuaraan yang pada edisi kali ini menggunakan format baru.
Format baru di Piala AFF 2018 adalah menggunakan format baru di babak fase grup. Jika pada edisi sebelumnya laga pada masing-masing grup dimainkan di satu negara sebagai tuan rumah, kini setiap peserta fase grup mendapat kesempatan menjadi tuan rumah.
Sebagai gambaran perbedaan, di Piala AFF edisi 2016 lalu. Tuan rumah fase grup adalah Filipina dan Myanmar. Filipina menjadi tuan rumah di Grup A.
BACA JUGA:
Rekor Pertemuan Indonesia Vs Singapura: Timnas Garuda Kalah Telak, tapi Punya Modal Bagus
Pelatih Indonesia Klaim Sudah Kantongi Kelebihan dan Kekurangan Singapura
Soal Football Leaks, Bos Paris Saint-Germain: Informasi Sampah!
Semua pertandingan di Grup A dilangsungkan di Filipina. Sementara, Myanmar menjadi tuan rumah di Grup B. Semua pertandingan di Grup B digelar di Myanmar.
Kini, masing-masing peserta fase grup, mendapat kesempatan dua kali menjadi tuan rumah. Sedangkan dua laga lain bertindak sebagai tamu.
Format baru tersebut bisa diterapkan setelah ada penambahan jumlah tim yang melaju ke putaran final. Dari sebelumnya yang hanya 8 tim, kini menjadi 10 tim.
Thailand juara Piala AFF 2016.
Dari 10 tim itu dibagi menjadi dua grup, masing-masing 5 tim. Setiap tim memainkan 4 laga di fase grup yakni 2 kali kandang dan 2 kali tandang.
Federasi sepak bola Asia Tenggara ingin memberikan suasana yang baru di Piala AFF. Para pendukung tiap negara bisa menyaksikan tim kesayangannya bertanding sebagai tuan rumah sejak di fase grup.

Rekor Pertemuan Indonesia Vs Singapura: Timnas Garuda Kalah Telak, tapi Punya Modal Bagus

POJOKSATU.ID, SINGAPURA – Timnas Indonesia akan mengawali kiprahnya di Piala AFF 2018 dengan menghadapi Singapura di National Stadium Singapura, Jumat (9/11/2018) malam. Rekor pertemuan kedua tim memang memihak pada Singapura, tapi Timnas Garuda punya modal bagus.
Dalam sejarah Piala AFF, Singapura bukan lawan yang baru buat Indonesia. Pertemuan pertama terjadi pada semifinal Piala AFF (dulu Piala Tiger) 1998 silam.
Kala itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura 2-1. Negara terkecil di Asia Tenggara itu menang berkat gol Rafil Ali dan Nazri Nasir. Sementara Indonesia cuma membalas satu gol lewat Miro Baldo Bento.
BACA JUGA:
3 Pemain Timnas Indonesia Diprediksi Tampil Garang di Piala AFF 2018
Tak Sekadar Juara, Striker Timnas Indonesia Punya Misi Lain di Piala AFF 2018
Setelahnya ada delapan pertemuan yang melibatkan kedua tim. Dari delapan kali pertemuan di Piala AFF itu, Indonesia cuma meraih dua kemenangan saja. Sisanya berakhir dua hasil imbang dan empat kekalahan.
Namun jelang laga besok malam, Indonesia punya modal bagus sebab pertemuan terakhir kedua tim dimenangkan tim Merah Putih.
Pertemuan teranyar itu terjadi pada edisi 2016, ketika itu Indonesia menang 2-1 berkat gol Andik Vermansah serta Stefano Lilipaly. Sementara Singapura cuma membalas satu gol melalui Khairul Amri.
Berikut head to head Indonesia vs Singapura:
Indonesia 1-2 Singapura (Piala Tiger 1998)
Indonesia 0-0 Singapura (Piala Tiger 2004)
Final Leg 1: Indonesia 1-3 Singapura (Piala Tiger 2004)
Final Leg 2: Singapura 2-1 Indonesia (Piala Tiger 2004)
Singapura 2-2 Indonesia (Piala AFF 2007)
Indonesia 0-2 Singapura (Piala AFF 2008)
Indonesia 1-0 Singapura (Piala AFF 2012)
Singapura 1-2 Indonesia (Piala AFF 2016)
(jpc/fat/pojoksatu)