aksi

Jadi Pembeda, Begini Perasaan Rivaldo Ferre

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rivaldo Ferre sukses mencuri perhatian di laga Timnas U-19 Indonesia kontra Qatar di babak penyisihan Grup A Piala Asia U19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Minggu (21/10/2018) malam WIB.
Betapa tidak, masuk ke lapangan dari bangku cadangan sebagai pemain pengganti di menit 55 untuk menggantikan M. Rafli, Rivaldo langsung menyengat untuk mengobrak abrik barisan pertahanan lawan.
Terbukti, tiga gol lahir dari kakinya, satu lewat bola mati dan dua lewat aksinya meliuk-liuk dihadapan para pemain belakang Qatar.
Rivaldo Ferre, Semua Berawal dari Sini …
Tak ayal penggawa Persipura Jayapura itu pun mendapat decak kagum banyak pihak termasuk dari kubu lawan.
Usai pertandingan Rivaldo mengungkapkan perasaannya dan bersyukur bisa menjadi pembeda meski ia sedih gagal mempersembahkan kemenangan untuk timnya.
“Bersyukur semua terjadi kepada Tuhan, bukan karena saya tapi karena Tuhan. Mungkin tadi saya dan teman-teman kurang fokus saja,” kata Rivaldo seperti dikutip dari Goal.
Rivaldo mengungkapkan, keberhasilannya mencetak tiga gol di laga tersebut lebih karena kondisi para pemain lawan yang sudah tidak fit lagi.
Rivaldo menyebutkan, ia melihat celah jika barisan pertahanan Qatar mulai goyah karena faktor stamina. Itulah kemudian yang ia manfaatkan sehingga bisa mencetak hat-trick impresif tersebut.
“Mungkin mereka sudah capai. Saya berani masuk dengan menggiring bola dan akhirnya bisa mencetak tiga gol,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Rivaldo Ferre, Semua Berawal dari Sini …

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rivaldo Ferre sukses mencuri perhatian di laga Timnas U-19 Indonesia kontra Qatar di babak penyisihan Grup A Piala Asia U19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Minggu (21/10/2018) malam WIB.
Betapa tidak, masuk ke lapangan dari bangku cadangan sebagai pemain pengganti di menit 55 untuk menggantikan M. Rafli, Rivaldo langsung menyengat untuk mengobrak abrik barisan pertahanan lawan.
Terbukti, tiga gol lahir dari kakinya, satu lewat bola mati dan dua lewat aksinya meliuk-liuk dihadapan para pemain belakang Qatar.
Aksi Rivaldo Ferre Bikin Tim Pelatih Qatar Geleng-Geleng Kepala

65' WHAT. A. GOAL.
Todd Rivaldo gets one back for Indonesia from a sublime free-kick. The Qatari goalkeeper could have done better though.
Qatar 6-2 Indonesia#AFCU19 pic.twitter.com/FmcaiG29La
— FOX Sports LIVE! (@FSAsiaLive) October 21, 2018

Aksi impresif Rivaldo sendiri berawal dari ketepatannya dalam menempatkan bola ke jala lawan saat mengeksekusi bola mati dari luar kotak penalti.
Saat itu wasit memberikan hadiah penalti untuk Indonesia setelah Egy Maulana Vikri dijegal pemain belakang Qatar di luar kotak penalti.
Rivaldo yang baru saja masuk ke lapangan dengan penuh percaya diri maju untuk mengeksekusi bola mati tersebut.
Sepakannya pun meluncur deras tak bisa dijangkau kiper Qatar untuk kemudian sukses menyobek jala gawang lawan.
Sontak, semangat timnas pun kembali berkobar setelah terpukul atas skor 1-6, dan kehadiran Rivaldo langsung merubah jalannya pertandingan.
Gairah tuan rumah semakin membara setelah Saddil Ramdani mengikuti jejak Rivaldo dengan sukses mengeksekusi bola mati yang berbuah gol.
Lagi-lagi, Rivaldo menunjukkan mantranya, menggiring bola sendiri langsung ke jantung pertahanan lawan, aksinya meliuk-liuk untuk mengecoh pergerakan para pemain belakang Qatar untuk kemudian menendang bola terukur yang gagal dijangkau kiper Qatar.
Hebatnya lagi, aksi individualnya itu ia lakukan dua kali dan keduanya membuahkan gol, meski akhirnya Rivaldo gagal mempersembahkan kemenangan setelah Qatar mampu menahan keunggulan 6-5 hingga peluit akhir.
Terlepas dari hasil akhir tersebut, performa Rivaldo itu pun mendapat apresiasi termasuk dari tim pelatih lawan sebagaimana disampaikan asisten pelatih, Lino Godinho pun mengaku kaget sekaligus kagum dengan penampilan pemain asal Papua itu.
Menurut Lino, keharidan Rivaldo mampu merubah jalannya permainan bahkan nyaris membuat mental para pemainnya anjlok.
“Ya, saya pikir Todd Ferre membuktikan, dia bisa mengubah jalannya pertandingan buat Indonesia,” ungkap Lino.
(qur/pojoksatu)

Bobotoh: Bersihkan Mafia-Mafia di Tubuh PSSI

POJOKSATU.id, BANDUNG – Ribuan pendukung Persib Bandung atau Bobotoh tumpah ruah ke jalan-jalan di Kota Bandung, untuk melakukan aksi bertajuk Bandung Melawan Part 1 yang dipusatkan di Gedung Sate, Bandung, kemarin.
Dalam aksinya mereka menyuarakan sedikitnya lima tuntutan yang ditujukan pada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Tuntutan tersebut dibacakan langsung oleh beberapa perwakilan Bobotoh dari atas bus yang menjadi mimbar orasi dadakan.

Aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan atas sikap PSSI yang dirasa tidak adil dalam memperlakukan Persib dan juga Bobotoh.
Presiden Viking, Heru Joko menilai hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Persib dan Bobotoh terkait insiden di Stadion GBLA beberapa waktu lalu sangatlah tidak adil.
Dasar pemberian hukuman kepada Persib dan Bobotoh, tegas dia, sangat tidak jelas dan tidak adil, bahkan terkesan menutup mata.
“Kami melihat PSSI tidak adil, sangat tidak adil. Kami kecewa atas keputusan Komdis,” kata Heru.
Dia menilai, Komdis PSSI berbuat semena-mena terhadap Persib dan Bobotoh. “Kami mau diperlakukan secara adil,” tegasnya.
Oleh karena itu, sebagaimana isi dari tuntutan tersebut, Bobotoh diantaranya mendesak PSSI untuk melakukan evaluasi total dan melakukan reformasi kepengurusan dengan membersihkan mafia-mafia di tubuh PSSI yang akan merusak persepakbolaan Indonesia.
Berikut 5 tuntutan Bobotoh untuk PSSI:

Mengutuk dan mengecam keras putusan Komdis PSSI terkait sanksi terhadap Persib dan suporternya yang terkesan tebang pilih dan tidak berlandaskan keadilan.
Mendesak PSSI untuk melakukan evaluasi total dan melakukan reformasi kepengurusan dengan membersihkan mafia-mafia di tubuh PSSI yang akan merusak persepakbolaan Indonesia.
Mendesak PSSI untuk tidak mengambil keputusan-keputusan yang instan. Sebaiknya lebih mengutamakan keputusan yang dapat mendidik dengan melakukan pembinaan yang komprehensif terhadap suporter.
Mengajak seluruh elemen suporter Indonesia untuk bersatu melawan pihak-pihak yang akan merusak persepakbolaan Indonesia.
Mengajak seluruh elemen Bobotoh untuk bersatu dan tetap satu tujuan menyuarakan akan keadilan dan mengawal Persib untuk menjadi juara.

(qur/pojoksatu)