alasan

Alasan Paolo Maldini Mau Kembali ke AC Milan

POJOKSATU.id, MILAN – Legenda AC Milan, Paolo Maldini telah kembali ke klubnya sejak Agustus lalu setelah mmutuskan pensiun sebagai pemain profesional.
Maldini kini punya peran baru di San Siro, yakni menjadi bagian dari manajemen klub sebagai Direktur perkembangan strategis AC Milan.
Maldini pun mengungkapkan kenapa ia bersedia untuk kembali ke dunia yang telah mengangkat namanya itu, terlebih proses bagaimana ia mendapatkan tawaran dari AC Milan dan menerimanya terjadi dalam waktu yang relatif singkat.
“Leonardo menelepon saya,” kata Maldini dalam sebuah festival olahraga di Trento seperti dikutip dari Goal.
“Saya sedang berlibur dan dia mengatakan, ia telah dikontak oleh klub,” sebutnya. ”Kami mencapai kesepakatan dalam 48 jam. Kami membagi area keolahragaan, yang berarti menangani tim, pemain dan pelatih. Ini pekerjaan yang intens dan jelas tidak mudah,” paparnya.
Maldini yang semasa kariernya bersama I Rossonerri telah merengkuh tujuh scudetto Serie A dan lima trofi Liga Champions.
“Target kami sekarang adalah kembali kompetitif di Eropa sesegera mungkin. Kami memiliki kontrak tiga tahun, jadi itu bukan waktu yang banyak, tetapi kami akan berusaha,” tekad Maldiri.
“Saya tidak akan menyangkal, sulit membicarakan lolos Liga Champions, mempertimbangkan hasil akhir-akhir ini, tetapi kami yakin mampu melakukannya. Itu target kami,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Terungkap, Alasan Cristiano Ronaldo Meninggalkan Real Madrid

POJOKSATU.id, MADRID – Cristiano Ronaldo telah menjadi bagian dari penggawa Juventus untuk mengarungi Serie A Italia musim 2018/19.
Ronaldo memutuskan hengkang dari Real Madrid musim panas tahun ini setelah mempersembahkan trofi Liga Champions tiga kali beruntun.
Meski mega transfer tersebut telah berlalu, namun cerita-cerita terkait kepergian Ronaldo masih terus jadi bahasan.
Dikutip dari Omnisport,  El Mundo mengungkapkan sejumlah alasan penting yang mendorong CR7 meninggalkan Santiago Bernabeu musim ini.
Dalam laporannya, media ternama di Spanyol itu menyebutkan jika kasus penggelapan pajak yang menjerat Ronaldo menjadi salahsatu faktor kepergiannya ke Juventus.
Kasus penggelapan pajak yang menjerat Ronaldo memang telah menguras energi sang pemain bahkan sempat memicu keretakan hubungannya dengan dewan klub Real Madrid dan sang presiden, Florentino Perez.
Ronaldo merasa, klub tidak mendukung dirinya yang tengah dalam masalah atas tudingan pihak otoritas kejaksaan Spanyol tersebut.
Sebelum hengkang, Ronaldo mengadakan pertemuan di rumah agennya, Jorge Mendes pada Mei 2017 didampingi para penasihatnya.
“Saya mengatakan saya tidak ingin ada risiko,” Ronaldo mengatakan kepada penasehatnya, mengacu pada masalah hukum yang disebabkan oleh pajak non-pembayaran tersebut sebagaimana laporan El Mundo tersebut.
“Saya tidak belajar (soal regulasi pajak) dan satu-satunya hal yang saya lakukan dalam hidup saya adalah bermain sepakbola, tapi saya tidak bodoh dan saya tidak mempercayai siapa pun,” ungkapnya.
“Itu sebabnya saya selalu membayar 30 persen lebih banyak daripada yang diminta Itu karena aku tidak ingin masalah,” tandasnya.

Alasan Menpora Hentikan Sementara Kompetisi Liga 1 2018

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menpora Imam Nahrawi Menghentikan aktivitas kompetisi Liga 1  atau Go-Jek Liga 1 2018 hingga dua pekan ke depan sebagai ekses dari tewasnya seorang suporter Jakmania yang dikeroyok oknum Bobotoh.
Sebagaimana diketahui, seorang anggota Jakmania, Haringga Sirila (23) tewas mengenaskan dikeroyok oknum Bobotoh di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sekitar pukul 13.00 WIB atau jelang kick-off laga bertajuk El Clasico Indonesia dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 itu digelar.
Oleh karena itu, kenyataan tersebut menjadi sebuah indikasi adanya pembiaran dan tak ada rasa hormat sama sekali pada kejadian tersebut.
Menpora, Imam Nahrawi (jawapos)
“Itu yang membuat saya kecewa. Harusnya kalau ada itu (suporter tewas) pertandingan hentikan, tak boleh dilanjutkan pertandingan,” katanya.
Atas dasar itulah, pihaknya menghentikan sementara kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu selama dua pekan ke depan sembari menunggu langkah tegas terkait persoalan tersebut.
“Saya jadi orang tua. Saya merasakan bagaimana jadi orang tua yang punya anak-anak. Saya tak mau main-main soal itu. Cukup waktu dua pekan. Kami akan lihat tentu saya harap ini momentum untuk menjadikan intropeksi nasional,” tuturnya.
Menpora pun tak mau perspekulasi soal moratorium dua pekan tersebut apakah kemudian liga dilanjutan lagi atau ada keputusan lain.
“Kami lihat dulu ya bagaimana dua pekan ini. Setelah itu, baru kami akan ada sikap yang akan disampaikan,” imbuhnya.
(jpnn/qur/pojoksatu)