aljazair

Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Sejarah, Aljazair Akhiri 29 Tahun Puasa Gelar

POJOKSATU.id, MESIR – Aljazair meraih juara Piala Afrika 2019 setelah mengalahkan Senegal 1-0, Sabtu (20/7/2019) dini hari WIB. Ini merupakan gelar kedua mereka sepanjang sejarah.
Aljazair pertama kali menjuarai turnamen antar negara Afrika ini pada edisi 1990 ketika mereka jadi tuan rumah.
Tahun ini, turnamen digelar di Mesir, negara pengoleksi gelar juara Piala Afrika terbanyak. Sebelum turnamen, Mesir yang diperkuat superstar Liverpool, Mohamed Salah cukup diunggulkan bisa meraih gelar kedelapan mereka.
Sayang tuan rumah tersingkir di babak 16 besar oleh Afrika Selatan dengan kekalahan tipis 0-1.
Sementara Aljazair tampil sempurna sejak babak penyisihan. Riyad Mahrez keluar sebagai juara Grup C, termasuk mengalahkan Senegal 1-0.
Di fase knock out, Aljazair berturut-turut menyingkirkan Guinea, Pantai Gading, Nigeria dan di partai puncak kembali bertemu Senegal. Seperti diketahui Aljazair kembali menang 1-0 berkat gol cepat Baghdad Bounedjah.
Gol cepat Baghdad Bounedjah ke gawang Senegal sudah cukup untuk membawa Aljazair menjuarai Piala Afrika 2019.
Aljazair pun mengakhiri puasa gelar mereka selama 29 tahun dan menambah koleksi gelar mereka menjadi dua kali.
Berikut daftar juara Piala Afrika sepanjang sejarah:
Sudan 1957: Mesir 4–0 Ethiopia
Mesir 1959: Mesir 2–1 Sudan
Ethiopia 1962: Ethiopia 4–2 Mesir
Ghana 1963: Ghana 3-0 Sudan
Tunisia 1965: Ghana 3–2 Tunisia
Ethiopia 1968: Kongo DR 1–0 Ghana
Sudan 1970: Sudan 3–2 Ghana
Kamerun 1972: Kongo 3–2 Mali
Mesir 1974: Zaire 2–0 Zambia (Setelah laga ulangan. Pertandingan pertama berakhir 2-2)
Ethiopia 1976: Maroko memenangkan gelar sementara Guinea runner up
Ghana 1978: Ghana 2-0 Uganda
Nigeria 1980: Nigeria 3-0 Aljazair
Libya 1982: Ghana 1–1 Libya (7–6) *adu penalti
Pantai Gading 1984: Kamerun 3 – 1 Nigeria
Mesir 1986: Mesir 0–0 Kamerun (5–4) ) *adu penalti
Maroko 1988: Kamerun 1-0 Nigeria
Aljazair 1990: Aljazair 1–0 Nigeria
Senegal 1992: Pantai Gading 0–0 Ghana (11–10) *adu penalti
Tunisia 1994: Nigeria 2–1 Zambia
Afrika Selatan 1996: Afrika Selatan 2-0 Tunisia
Burkina Faso 1998: Mesir 2–0 Afrika Selatan
Ghana/Nigeria 2000: Kamerun 2–2 Nigeria (4–3) *adu penalti
Mali 2002: Kamerun 0-0 Senegal (3-2) *adu penalti
Tunisia 2004: Tunisia 2–1 Maroko
Mesir 2006: Mesir 0–0 Pantai Gading (4–2) *adu penalti
Ghana 2008: Mesir 1–0 Kamerun
Angola 2010: Mesir 1–0 Ghana
Gabon/Guinea Ekuatorial 2012: Zambia 0-0 Pantai Gading (8-7) *adu penalti
Afrika Selatan 2013: Nigeria 1-0 Burkina Faso
Guinea Ekuatorial 2015: Pantai Gading 0-0 Ghana (9-8 lewat adu penalti)
Gabon 2017: Kamerun 2-1 Mesir
Mesir 2019: Aljazair 1-0 Senegal
Peraih gelar terbanyak:
Mesir: 7 kali (1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, 2010)
Kamerun: 5 kali (1984, 1988, 2000, 2002, 2017)
Ghana: 4 kali (1963, 1965, 1978, 1982)
Nigeria: 3 kali (1980, 1994, 2013)
Aljazair: 2 kali (1990, 2019)
Pantai Gading: 2 kali (1992, 2015)
DR Kongo: 2 kali (1968, 1974)
Kongo: 1 gelar (1972)
Ethiopia: 1 gelar (1962)
Maroko: 1 gelar (1976)
Afrika Selatan: 1 kali (1996)
Sudan: 1 gelar (1970)
Tunisia: 1 kali (2004)
Zambia: 1 kali (2012)
(fat/pojoksatu)

Taklukkan Senegal di Final, Aljazair Juara Piala Afrika 2019

POJOKSATU.id, KAIRO – Aljazair keluar sebagai juara Piala Afrika 2019 setelah menaklukkan Senegal di final. Pada pertandingan di Cairo International Stadium, Mesir, Sabtu (20/7/2019) dni hari WIB, Riyad Mahrez dkk menang tipis 1-0.
Gol cepat Baghdad Bounedjah sudah cukup untuk membawa negara Afrika Utara itu meraih gelar kontinental kedua mereka sepanjang sejarah.
Bounedjah membuka skor untuk Aljazair di menit kedua dengan gol aneh saat tendangannya dari luar kotak penalti mengenai kaki Salif Sane dan membuat bola bergulir ke sudut kiri gawang Senegal yang dikawal Alfred Gomis.
Gol cepat Baghdad Bounedjah ke gawang Senegal sudah cukup untuk membawa Aljazair menjuarai Piala Afrika 2019.
Mbaye Niang nyaris mencetak gol penyeimbang bagi Senegal pada menit ke-66 ketika ia berhasil mengecoh penjaga gawang Aljazair Rais M’Bolhi, tetapi ia tidak mampu mengarahkan tendangannya ke sasaran dari sudut sempit.
M’Bolhi beraksi beberapa menit kemudian ketika dia melakukan penyelamatan krusial dari tembakan yang dilakukan oleh Youssouf Sabaly.
The Lions of Teranga terus menggempur pertahanan Aljazair untuk menyamakan kedudukan. Ismaila Sarr mendapat peluang melakukan tendangan voli tepat di dalam kotak penalti, tetapi upayanya melayang di atas mistar gawang M’Bolhi.
Aljazair mampu mempertahankan keunggulan mereka dan membawa pulang trofi Piala Afrika kedua mereka setelah menjuarai turnamen ini untuk pertama kali ketika jadi tuan rumah edisi 1990.
(fat/pojoksatu)