ancaman pemecatan

Terancam Dipecat, Gennaro Gattuso Ogah Gentar

POJOKSATU.id, SAN SIRO – Pelatih AC Milan yang juga legenda Rossonerri, Gennaro Gattuso tengah berada dalam situasi pelik menyusul kekalahan timnya atas Real Betis di Liga Europa.
AC Milan harus menyerah 1-2 dari wakil La Liga itu dini hari WIB tadi pada matchday ketiga Grup F Liga Europa musim 2018/19.
Itu adalah kekalahan kedua beruntun setelah di pents domestik atau Serie A, Milan menyerah atas rival sekotanya, Inter Milan dengan skor tipis 0-1 di Giuseppe Meazza.
Dengan rentetan hasil minor tersebut, banyak pihak memprediksi jika masa depan Gattuso sebagai pelatih si merah-hitam tidak akan lama lagi.
Gattuso terancam didepak di tengah kompetisi sedang berjalan musim ini atas performa inkonsistensi Milan yang hanya bisa memetik tiga kemenangan dari delapan laga yang telah dilakoninya sejauh ini. Sisanya, tiga bermain imbang dan dua kali menelan kekalahan.
Namun, Gattuso sendiri sepertinya tak terlalu risau dengan spekulasi nasibnya. Ia bahkan menegaskan tak takut meski akhirnya dipecat.
“Saya tidak pernah berpikir untuk menyelamatkan karier. Satu hal yang ada dipikiran saya, hanya menyelesaikan masalah yang ada di tim ini, jika klub masih memberikan kesempatan,” tegas Gattuso dilansir Soccerway seperti dikutip dari Bolalob.
Nasib Gattuso sendiri akan kembali dipertaruhkan di laga AC Milan kontra Sampdoria di Serie A Italia giornata 10 di San Siro, Senin (29/10/2018) dini hari WIB.
Jika mampu memperbaiki performa timnya, kursinya akan tetap dingin. Namun jika sebaliknya, menuai hasil minor ketiga beruntun, bukan tak mungkin Gattuso akan dipaksa untuk segera angkat koper dari San Siro.
(qur/pojoksatu)

Mantan Marque Player Persib Bandung Bicara Soal Nasib Jose Mourinho

POJOKSATU.id, LONDON – Spekulasi pemecatan manajer Manchester United, Jose Mourinho yang mencuat akhir-akhirnya mengusik salahsatu mantan pemainnya, Michael Essien.
Essien yang pernah dibesut Mourinho di Stamford Bridge saat masih menjadi bagian dari penggawa The Blues menilai spekulasi tersebut sangat tidak adil.
Ditegaskan mantan marque player Persib Bandung ini, Mourinho masih menjadi sosok yang tepat untuk Manchester United di musim ini.

“Ini semua bagian dari permainan. Ketika sesuatu tidak berjalan dengan benar, klub mulai membuat perubahan,” kata Essien kepada Standard Sport seperti dikutip dari Goal.
Menurutnya, dewan klub dan pihak manajemen seharusnya memberikan dukungan terhadap upaya Mourinho saat ini yang sedang berjuang mengembalikan timnya ke jalur kemenangan, ketimbang membuangnya.
“Kan tidak adil (jika mereka memecatnya) namun, seperti yang saya katakan, ini bagian dari permainan. Pelatih datang dan pergi, tapi kita harus menunggu dan melihat yang terjadi.
“Mereka memiliki start sangat buruk musim ini. Mengetahui Jose dan para pemainnya, saya yakin mereka akan kerja keras dan mulai mengubah sesuatu,” sebut dia.
“Ia pria baik, dan ia selalu tahu bagaimana mengeluarkan potensi terbaik pemainnya. Ia tahu ketika sesuatu tidak benar dan ia tahu apa yang harus dilakukan dan kata-kata yang harus diungkapkan untuk mengangkat mereka,” paparnya.
“Saya yakin ia akan melakukan itu dan semoga sesuatu akan mulai berubah untuknya. Ia selalu kharismatik dalam latihan. Ia selalu dengan dengan para pemain. Ia pria baik, namun orang melihatnya berbeda di kamera. Tapi di luar kamera, ia orang menyenangkan,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)