arsenal

Rencana Mesut Ozil Bersama Arsenal, Gantung Sepatu dan Jadi Legenda!

POJOKSATU.id, LONDON – Sempat mengalami situasi pelik di Emirates Stadium bintang Arsenal, Mesut Ozil pelan namun pasti telah menemukan ritmenya bersama The Gunners.
Mantan penggawa Real Madrid itu bahkan makin mantap untuk meneruskan kiprahnya bersama Meriam London.
Eks gelandang Timnas Jerman di Piala Dunia 2018 Rusia itu bahkan berharap bisa gantung sepatu alias pensiun di Arsenal.
Dikutip dari Goal, Ozil sendiri tengah memasuki musim keenamnya bersama Arsenal setelah memutuskan hijrah ke Liga Primer Inggris dari La Liga pada musim panas 2013.
Sejak itu, Ozil telah membukukan 41 gol dari 200 pertandingan yang dilakoninya bersama Arsenal. Masa bakti sang pemain sendiri akan berakhir hingga 2021.
“Kenapa tidak? Saya masih muda, saya 30 tahun,” kata Ozil kepada Evening Standard seperti dikutip dari Goal.
“Dalam sepakbola, segala sesuatu mungkin terjadi, tapi saya sangat senang bermain untuk klub besar seperti Arsenal. Saya menikmatinya dan saya bisa membayangkan mengakhiri karier saya di sini,” tuturnya.
Ditanya soal kapan masa itu tiba, Ozil mengungkapkan ia akan terus bermain hingga usianya menjelang 40 tahun.
“Mungkin usia 38 tahun (pensiun). Saya bisa terus bermain hingga 35 tahun atau 36 tahun. Saya tidak tahu. Jika segala sesuatunya baik-baik saja. Kita lihat saja,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Ditahan Imbang Sporting, Arsenal Segel Tiket 32 Besar Liga Europa

POJOKSATU.id, LONDON – Arsenal gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Sporting CP di Emirates Stadium, Jumat (9/11/2018) dini hari WIB dalam matchday 4 Liga Europa 2018/19.
The Gunners hanya bermain imbang tanpa gol dengan wakil Portugal itu, kendati banyak menciptakan peluang di sepanjang 90 menit lebih pertandingan.
Meski hanya mendapat tambahan satu poin, skuat besutan Unai Emery berhak atas satu tiket ke fase berikutnya setelah kokoh di puncak klasemen Grup E dengan raihan 10 poin.
Bermain Seri, Laga Real Betis kontra AC Milan Hujan Kartu
Sementara Sporting CP menguntit di bawahnya terpaut selisih tiga angka dan berpeluang mengamankan tiket tersisa ke sistem gugur jika mampu sapu bersih di dua laga tersisa.
Keputusan Unai Emery menurunkan skuat lapis kedua untuk laga tersebut sangat terasa dari gaya permainan timnya yang terkesan kurang ‘greget’.
Sejumlah peluang yang tercipta gagal dioptimalkan menjadi gol seperti yang terjadi di menit 17, saat Jeremy Mathieu gagal memanfaatkan umpan Matteo Guendouzi di mulut gawang lawan.
Emery coba menambah daya gedor dengan memasukkan pemain berlabel bintang, Pierre Emercik-Aubameyang masuk menggantikan Danny Welbeck karena mengalami cedera serius.
Namun, kehadiran mantan pemain Borussia Dortmund itu take berdampak banyak, tuan rumah tetap majal mengobrak-abrik barisan pertahanan lawan.
Tim tamu sendiri lebih memilih memperkokoh barisan pertahanan dengan sesekali melakukan serangan balik yang cepat lewat sektor sayap.
Namun, hingga peluit panjang ditiup wasit, tak satu pun gol tercipta di pertandingan tersebut, dan kedua tim harus puas mendapat tambahan satu poin.
(qur/pojoksatu)

Imbang 2-2, Crystal Palace Putus Tren Positif Arsenal

POJOKSATU.id, LONDON – Arsenal gagal meneruskan tren kemenangan dalam 11 laga beruntun sebelumnya setelah hanya bermain imbang dengan Crystal Palace, 2-2 di Selhurst Park, Minggu (28/10/2018) malam WIB.
The Gunners sendiri nyaris memenangkan pertandingan dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2018/19 pekan 10 itu, namun tuan rumah sukses menyamakan kedudukan oleh Milivojevic di menit 83 lewat titik putih.
Tuan rumah sendiri sempat unggul di babak pertama setelah Luka Milivojevic juga sukses mengeksekusi bola penati di menit 45+1.
Hasil El Clasico, Barcelona Pecundangi Real Madrid
AC Milan Susah Payah Taklukkan Sampdoria

Sedangkan dua gol tim tamu disarangan  Granit Xhaka di menit 51 dan Pierre-Emerick Aubameyang menit 56.
Dengan hasil kurang memuaskan ini, skuat besutan Unai Emery bergeming di empat besar, sementara Palace masih terpuruk di urutan ke-15 dengan tujuh poin.
Tampil dihadapan pendukung tuan rumah tak membuat permainan Arsenal tertekan. Mereka justru mampu mendominasi permainan di pertengahan interval kedua.
Palace bahkan mendapat perlawanan sengit dari Arsenal di awal-awal laga, meski akhirnya mereka mampu membuka keunggulan lewat gol jelang turun minum.
Bekuk Everton, Manchester United Putus Tren Minor
Chelsea Masih Terlalu Tangguh buat Burnley
Selepas interval, Arsenal nyaris mendominasi jalannya pertmainan. Terbukti dua gol lewat kreasi Xhaka dan Aubameyang sukses membalikkan keadaan.
Namun kemenangan yang nyaris didapat buyar setelah wasit kembali menunjuk titik putih untuk tuan rumah. Sang eksekutor, Milinkovic sukses menjalankan misi keduanya untuk membawa timnya imbang hingga laga usai.
(qur/pojoksatu)

Arsene Wenger Siap Melatih Lagi, Dua Klub Ini Jadi Incaran

POJOKSATU.id, PARIS – Sejak memutuskan mundur dari Arsenal akhir musim lalu, Arsene Wenger kini masih berstatus pengangguran.
Wenger sendiri belum menyiratkan untuk pensiun bahkan telah mengungkapkan hasratnya untuk bisa kembali ke touchline dalam waktu dekat ini.
Dikutip dari Goal, pria asal Prancis yang kini berusia 68 tahun itu bahkan menegaskan ingin kembali melatih tahun depan.  Wenger pun dilaporkan ingin mendapat pekerjaan di Real Madrid ata Bayern Munchen.
Wenger yang telah 21 tahun membesut The Gunners itu mengaku sudah siap secara mental dan fisik untuk kembali melatih sebuah klub di level kompetitif.
Wenger sendiri sebenarnya bisa segera turun melatih setelah sejumlah klub asal Tiongkok dna Jepang telah menyatakan minatnya.
Namun, Wenger rupanya belum berminat, ia rupana masih ingin merasakan tinggi atmosfer persaingan di kompetisi-kompeitis elite Eropa.
Seperti dilansir Les Parisien, penolakan itu dilakukan Wenger karena dirinya masih memiliki hasrat untuk melatih klub besar Benua Biru.
Raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid, dan tim adidaya Bundesliga Jerman, Bayern Munich, diyakini jadi idaman sosok berusia 68 tahun itu untuk jadi pelabuhan barunya.
Kebetulan Madrid dan Bayern memang tengah gencar dirumorkan mencari pelatih baru, seiring hasil tak memuaskan di periode awal musim ini.
Meski begitu, kendala bahasa bisa jadi faktor penghalang, karena Wenger diketahui tidak cakap berbahasa Spanyol maupun Jerman.
(qur/pojoksatu)

Arsenal Masih Terlalu Perkasa untuk Tim Promosi Ini

POJOKSATU.id, LONDON – Arsenal mengamuk di kandang Fulham, Craven Cottage Stadium, Minggu (7/10/2018) malam WIB dengan melumat tuan rumah dengan skor telak 5-1/
Kemenangan gemilang atas tim promosi ini semakin menegaskan performa impresif The Gunners sejauh ini yang sukses membukukan kemenangan kesembilan secara beruntun.
Alexander Lacazette dan Pierre Emerick Aubameyang tampil impresif dengan mencetak brace di menit 29, menit 49, menit 79 dan masa injurty time menit 90+1.

Sementara satu gol tambahan disumbangkan Aaron Ramsey di menit 67. Sedangkan tuan rumah hanya mampu mencetak satu gol lewat aksi Andre Schurrle di menit 44.
Dengan hasil ini, skuat besutan Unai Emery itu merangsek ke peringkat empat dengan raihan 18 poin dari enam kemenangan dan dua kali menelan hasil minor.
Penampilan Arsenal di pertandingan itu sendiri cukup impresif terutama di paruh kedua meski di awal laga sempat tertekan oleh pola serangan masif tuan rumah.
Arsenal sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama lewat gol Lacazette di menit 29, namun berhasil disama tuan rumah oleh Andre Schuerrle pada penghujung babak pertama.
Saat memasuki babak kedua, Arsenal tanpa gas. Mereka tidak terbendung sehingga bisa menyarangkan empat gol tambahan sampai akhir pertandingan.
Kedudukan berubah 2-1 di menit 49. Lacazette kembali menjadi aktor utama dari lahirnya gol ke gawang Fulham yang dikawal Marcus Bettinelli.
Memasuki menit 67, giliran Aaron Ramsey yang mencatatkan namanya pada papan skor. Memanfaatkan umpan Piere-Emerick Aubameyang, Ramsey sukses mengubah keadaan menjadi 3-1.
Berlanjut di menit 79, Aubameyang tak puas hanya memberikan assist. Eks striker Borussia Dortmund tersebut ikut mengoyak gawang Fulham. Bahkan ia mencetak dua gol dan satunya lagi tercipta di masa injury time babak kedua.
(qur/pojoksatu)