as roma

Roma Menangi Derby Della Capitale, Tren Kemenangan Lazio Terhenti

POJOKSATU.ID, ROMA – Il grande partita giornata ketujuh Serie A 2018/2019 antara AS Roma kontra Lazio dimenangkan Giallorossi dengan skor 3-1. Hasil laga di Stadion Olimpico, Sabtu (29/9/2018) malam WIB itu sekaligus menghentikan tren lima kemenangan beruntun Lazio.
Yah, sebelum pertandingan bertajuk Derby Della Capitale itu, Lazio selalu menang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Terakhir kali anak asuh Simone Inzaghi menelan kekalahan terjadi pada 25 Agustus lalu kala dipermak Juventus 0-2.
Setelah itu, Tim Biru Langit menang atas Frosinone, Empoli, Apollon (Liga Europa), Genoa dan Udinese.
Kalah dari West Ham, Mourinho Keluhkan Kualitas Pemain Man United
Sayangnya, menghadapi tim sekota, Lazio tak berkutik. Lorenzo Pellegrini yang masuk menggantikan Javier Pastore di pertengahan babak pertama membawa Roma unggul lebih dulu pada menit 43.
Lazio sempat menyamakan kedudukan melalui bomber andalannya, Ciro Immobile pada menit 67.
Namun tendangan bebas Aleksandar Kolarov pada menit 71 membawa Roma kembali memimpin 2-1.
AS Roma memenangi Debry Della Capitale edisi perdana musim 2018/19. (@LegaSerieA)
Akhirnya sundulan Federico Fazio memanfaatkan umpan tendangan bebas Pellegrini pada menit 86 memastikan Roma menang 3-1.
Singkirkan Jojo, Tommy Sugiarto Tantang Unggulan ke-4 di Final Korea Open 2018
Kemenangan ini mengangkat posisi Srigala Ibukota naik ke peringkat 5 klasemen sementara Serie A dengan 11 poin. Sementara Lazio masih bertahan di posisi empat dengan 12 poin.
Namun posisi mereka masih mungkin digusur tim lain yang belum melakoni pertandingan giornata ke-7.
(fat/pojoksatu)

Tanpa Ronaldo, AS Roma Ogah Remehkan Real Madrid

POJOKSATU.id, MADRID – Real Madrid akan melakoni laga perdana Liga Champions 2018/19 kontra AS Roma tanpa kehadiran sang megabintang, Cristiano Ronaldo.
Ronaldo memutuskan hengkang untuk bergabung dengan Juventus musim ini, klub yang pernah dipecundanginya di Liga Champions musim lalu.
Meski tanpa kehadiran peraih 5 Ballon d’Or itu, pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco tetap menganggap lawan timnya itu sebagai lawan yang berat.
AS Roma akan buat Kejutan di Santiago Bernabeu, Ujar Sang Legenda
Eusibio Di Francesco – Pelatih AS Roma (theindianexpress.com)
Serigala Ibukota itu akan melakoni laga perdana Grup G di kandang Los Blancos, Santiago Bernabeu Rabu (19/8) dini hari WIB.
“Hasil pertandingan Madrid pada awal musim ini menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang tetap mengerikan walaupun tak lagi diperkuat Ronaldo,” kata Di Francesco kepada Sky Sport Italia seperti dikutip dari Goal.
Menurutnya, skuat besutan Julen Lopetegui justru menjelma menjadi kekuatan baru selepas kehilangan Ronaldo, termasuk “bangkitnya” para penggawa Madrid, seperti Karim Benzema dan Gareth Bale.
“Madrid memiliki kualitas dalam penguasaan bola dan membuat sedikit kesalahan. Selain itu, mereka memiliki banyak pemimpin di dalam skuat. Itulah hal yang hebat dari Madrid. Jangan lupa, mereka bahkan jadi sumbu dari timnas Spanyol. Karena itu mereka tampil sangat solid,” sebutnya.
“Di bawah kendali Julen Lopetegui, Madrid menjelma menjadi tim yang lebih konsisten. Satu pemain yang patut kami waspadai adalah Marco Asensio. Saya yakin dia akan menjadi pemain terbaik dunia pada musim mendatang,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

AS Roma Akan buat Kejutan di Santiago Bernabeu, Ujar Sang Legenda

POJOKSATU.id, ROMA – AS Roma bersiap melakoni laga perdana Grup G Liga Champions musim 2018/19 menghadapi sang petahana, Real Madrid.
Bertandang ke Santiago Bernabeu, legenda AS Roma, Francesco Totti tetap optimistis ‘Serigala Ibukota’ akan mampu mencuri poin juara tiga kali beruntun Liga Champions tersebut.
“Kami semua menyadari bahwa di Madrid, ini adalah stadion berbeda dengan yang lainnya,” Kata Totti yang kini menjabat sebagai Direktur AS Roma itu seperti dikutip dari Goal.

“Menghadapi Real di laga pertama sungguh jadi sebuah pertandingan yang luar biasa. Saya yakin kami bisa memainkan laga dengan hebat karena kami memiliki tim untuk mengimbanginya,” tuturnya.
Totti menilai, para pemain harus tenang dan fokus menghadapi laga tersebut jika ingin membuat kejutan (memenangkan pertandingan).
“Kami harus tetap tenang dan mengedepankan spirit yang tepat, kami harus tetap kalem sekali pun kami sadar kami menghadapi tim terbaik di Liga Champions,” katanya.
Kepercayaan diri Totti melawan Madrid merujuk pada catatan sejarah saat klub ibu kota Italia itu selalu bisa menghadirkan masalah bagi kubu Santiago Bernabeu.
“Sejarah mencatat, ketika kami berjumpa dengan mereka, kami bisa menghadirkan berbagai masalah buat mereka,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)