atalanta

Tumbangkan Atalanta, Lazio Juara Coppa Italia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lazio berhasil menjadi juara Coppa Italia musim 2018-2019 usai mengalahkan Atalanta, Kamis (16/5) dini hari WIB.
Bermain di Stadion Olimpico, Roma, kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama.
Di bakak kedua, kedua tim masih sama kuat hingga Sergej Milinkovic-Savic memecah kebuntuan dengan membawa Lazio unggul di menit ke-82.
Selang delapan menit atau di penghujung waktu normal, Joaquin Correa menambah keunggulan Lazio.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 0-2. Dengan hasil ini, Lazio berhak atas gelar juara Coppa Italia.
Bukan hanya itu, mereka pun berhak mendapat tiket Liga Europa musim depan meski di klasemen Liga Italia (Serie A) berada di posisi ke-delapan dengan 58 poin.
(zul/pojoksatu)

Dapat Poin Penuh, Atalanta Tatap Liga Champions

POJOKSATU.id, ITALIA – Atalanta menjaga asa untuk bisa berkesempatan berlaga di Liga Champions dengan finish di empat besar.
Hal ini terjadi setelah mereka meraih kemenangan atas tuan rumah, Cagliari di pekan ke-22 Serie A, Selasa (5/2) dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Atalanta menang tipis 0-1 berkat gol Hans Hateboer di menit ke-50.
Namun, untuk bisa finish di empat besar mereka harus terus menjaga kemenangan agar tidak tergelincir.
Pasalnya, meski hanya terpaut satu poin dari Milan, penghuni posisi empat klasemen, Atalanta memiliki poin sama dengan Roma di posisi enam dengan 35 poin.
Tidak hanya itu, Atalanta juga memiliki poin yang sama dengan Lazio yang menempati posisi tujuh klasemen.
Lazio berhasil mendapat tambahan tiga poin usai mengalahkan Frosinone dengan skor tipis 0-1.
(zul/pojoksatu)

Pecundangi Juventus, Atalanta Ikuti Jejak Real Madrid dan Barcelona

POJOKSATU.id, ATALANTA – Atalanta mengikuti jejak Real Madrid dan Barcelona sebagai tim yang pernah mempecundangi Juventus dengan skor telak tak terbalas 3-0.
Atalanta sukses membungkam Bianconerri sekaligus menghentikan langkah Cristiano Ronaldo dan koleganya di pentas Copa Itallia.
Tiga gol Atalanta yang tercipta di di Stadio Atleti Azzurri d’Italia, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB di babak perempat-final Copa Italia itu sendiri didonasi Duvan Zapata di menit 39 dan menit 86, dan gol pembuka Timothy Castagne di menit 37.
Atalanta Hancurkan Asa Treble Winner Juventus
Dikutip Opta, Paolo, atas pencapaian gemilang Atalanta tersebut, mereka pun kini bisa disejajarkan dengan Real Madrid, duo raksasa LaLiga yang juga pernah menang 3-0 atas Juve.
Los Blancos menang 3-0 atas Juve pada April 2018 dan Blaugrana memenangkannya pada September 2017 lalu.
Pelatih Juve, Massimiliano Allegri yang diusir wasit di laga itu karena terlibat friksi dengan pejabat pertandingan mengaku tim lawan pantas menang.
“Atalanta sepenuhnya layak lolos (semifinal) karena memiliki lebih banyak semangat untuk bermain,” ucapnya.
Max Allegri pun menyebut, timnya bermain di bawah standar karena mengalami kelelahan. “Kami kehabisan tenaga. Itu bisa terjadi setelah melalui perjalanan panjang dengan kesuksesan,” katanya.
Meski begitu, Allegri menegaskan tak terlalu menyesali hasil minor tersebut, karena mereka harus kembali fokus pada Serie A dan persiapan menghadapi babak 16 besar Liga Champions.
“Ini bukanlah sesuatu yang harus didramatisir, karena ini hanya sebuah hari yang buruk. Atalanta sepenuhnya pantas untuk lolos dan memiliki semangat lebih,” ucapnya.
Allegri juga kembali menanggapi santai kekalahan perdana timnya di pentas domestik musim ini tersebut.
“Saya tidak merasa ini menjadi alarm untuk dikhawatirkan, karena mustahil bisa memenangkan setiap laga,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Terbukti Melakukan Penistaan Agama, Mantan Bos Inter Milan Dihukum

POJOKSATU.ID, MILAN – Mantan bos Inter Milan, Gian Piero Gasperini yang kini membesut Atalanta harus menjalani sanksi satu pertandingan akhir pekan ini lawan AC Milan. Gasperini dinilai terbukti melakukan penistaan agama.
Dikutip dari Balls.ie, Gasperini terbukti mengucapkan bahasa kotor dan menghina Tuhan, saat timnya kalah dari Spal 0-2, Selasa (18/9/2018) dini hari WIB kemarin.
Gasperini yang melatih Inter pada 2011 lalu (hanya enam pertandingan kemudian dipecat) dihukum larangan mendampingi anak asuhnya satu pertandingan karena tertangkap kamera mengucapkan kalimat ‘God is a Pig’ usai laga giornata keempat Serie A musim 2018/2019 itu.
Valencia Vs Juventus: Laga Pembuktian Ronaldo!
Sosok yang juga pernah membesut Genoa dan Palermo itu bukan tokoh Serie A pertama yang dihukum karena menistakan agama musim ini. Gelandang Udinese Rolando Mandragora juga disanksi satu pertandingan awal musim ini karena menyebut Tuhan sebagai ‘anjing’.
Gian Piero Gasperini saat membesut Inter Milan 2011 lalu.
Kabarnya, Rolando menderita disleksia, namun belum ada penjelasan resmi soal penyakit kebenaran riwayat penyakitnya itu.
Juru taktik 60 tahun itu sebenarnya mampu membawa Atalanta bersaing di papan tengah Serie A musim lalu.
Jarang Terjadi, Pemain Ini Diskorsing karena Menghujat Tuhan!
Mereka bahkan lolos ke babak play off Liga Europa sebelum disingkirkan FC Copenhagen dan gagal tampil di penyisihan grup kompetisi kasta kedua klub Eropa itu.
Tapi musim ini Atalanta tampil melempem dengan baru mengemas empat poin dari empat laga yang sudah dijalani.
(fat/pojoksatu)