Ballon d’Or

Jika Bukan Antoine Griezmann yang Dapat, Ballon D’Or Sudah Irasional!

POJOKSATU.id, MADRID – Veteran Atletico Madrid, Gabi mengaku tak habis pikir dengan tak disertakannya Antoine Griezmann dalam tiga besar nominasi penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Gabi bahkan menyebut, Ballon D’Or menjadi irasional alias tak masuk akal jika bukan Griezmann yang membawa pulang Bola Emas tersebut.
Pasalnya, menurut dia, penggawa Timnas Prancis itu sudah memenuhi semua kriteria sebagai pemain terbaik, sehingga pantas mendapatkan Ballon d’Or tahun ini.
“Bila mereka tidak memberikan (Ballon d’Or) kepadanya tahun ini, saya tidak akan memahami alasan apapun,” tutur Gabi seperti dikutip dari Goal.
“Sebagai contoh, Cannavaro memenangkan Ballon d’Or karena ia menjuarai Piala Dunia dan tidak ada pemain yang menang sebanyak Griezamann di tahun ini,” sebut dia.
Sebagai catatan, musim lalu, di level klub, Griezmann sukses mempersembahkan trofi Liga Europa dan finis sebagai runner up La Liga untuk Rojiblancos.
Griezmann bahkan sukses mempersembahkan trofi Piala Dunia 2018 Rusia untuk Timnas Prancis setelah sukses membungkam Kroasia di final dengan skor meyakinkan 4-2.
“Dia memenangkan Piala Dunia, Supercup, Liga Europa, menjadi yang terbaik di final, dia menang banyak,” ucapnya.
“Saya pikir bila Griezmann tidak menang, Ballon d’Or sudah tak punya makna lagi,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo: Ballon D’Or Keenam? Saya Pantas Menerimanya!

POJOKSATU.ID, TURIN – Banyak yang meragukan Cristiano Ronaldo bisa tetap tampil apik ketika memutuskan pindah ke Juventus musim panas lalu. Tapi keraguan itu dijawab CR7 dengan torehan gol demi gol untuk Juve. Ia pun layak diperhitungkan raih Ballon d’Or tahun ini.
Ada dua faktor utama yang menyebabkan kepindahan Ronaldo ke Turin diiringi keraguan. Pertama karena usianya sudah memasuki 33 tahun, di mana pada usia ini produktivitas seorang striker lazimnya sudah menurun.
Bahkan ada yang menyebut penampilan terbaik seorang pesepakbola, terutama gelandang dan striker, akan didapatkan pada usia 27-32 tahun. Tapi teori ini tampaknya harus dikesampingkan untuk Ronaldo.
BACA JUGA:
Dengan atau tanpa Ballon D’Or, Cristiano Ronaldo Tetap yang Terbaik
Tak Harus ke Real Madrid Kalau Cuma Ingin Ballon D’Or!
Suarez Ungkap Barcelona Ingin Mendepaknya, Bahkan Sudah Disiapkan ‘Nomor 9’ Baru
Di musim debutnya bersama Juventus, Ronaldo sudah membukukan 7 gol hingga giornata 10 Serie A 2018/19. Jika terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin CR7 kembali dapat Ballon d’Or.
“Saya katakan berkali-kali, memenangkan Ballon d’Or keenam bukanlah obsesi,” katanya kepada France Football.
“Dan saya tidak menanyakan pertanyaan dalam istilah-istilah ini. Saya sudah tahu, di dalam hati saya, bahwa saya adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah.”
“Tentu saja saya ingin menang, Ballon d’Or keenam ini. Ini akan menjadi kebohongan untuk mengatakan sebaliknya. Saya bekerja untuk itu. Ketika saya bekerja untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan tanpa menjadi obsesi.”
Cristiano Ronaldo – Juventus.
Eks bomber Real Madrid ini pun tidak menampik kalau dirinya layak kembali mendapat penghargaan bergengsi sekaligus mencatat rekor baru, meraih Ballon d’Or untuk keenam kali.
“Kurasa aku pantas menerimanya,” tegas kekasih Georgina Rodriguez ini.
Juventus merekrut Ronaldo dari Real Madrid pada musim panas ini dengan misi utama menjuarai Liga Champions. Sejauh ini Si Nyonya Tua berada di jalur yang tepat. Hingga matchday 3, Juve meraih poin sempurna.
(fat/pojoksatu)

Dengan atau tanpa Ballon D’Or, Cristiano Ronaldo Tetap yang Terbaik

POJOKSATU.id, TURIN – Penggawa anyar Juventus, Joao Cancelo menegaskan Cristiano Ronaldo pantas memenangkan Ballon d’Or ke-6 ketimbang dua nominator lainnya.
Meski tak mengesankan di Piala Dunia seperti halnya Luka Modric bersama Kroasia dan Kylian Mbappe dengan sang juara Prancis, namun Ronaldo tetaplah yang paling pantas membawa pulang Bola Emas itu.
Namun begitu, sebut Cancelo, andai Ronaldo gagal memenangkannya tahun ini, namun itu tak lantas mengubah pandangannya terhadap CR7 sebagai sosok sosok pemain terbaik dunia.

“Setiap hari saya berlatih dengan Cristiano Ronaldo dan sejauh ini dia telah memenangkan lima edisi Ballon d’Or,” ujar Cancelo kepada Sky Sport Italia seperti dikutip dari Goal.
“Jika Cristiano tidak memenangkannya tahun ini, dia tetaplah sosok yang luar biasa. Dia adalah yang terbaik di antara semua dan musim lalu, dia sungguh jadi pemain menentukan dibandingkan yang lain.”
“Saya berbicara mengenai pemain yang membuat perbedaan di mana pun dia bermain, sebab dia berbeda dengan para pemain lainnya. Ketika dia datang ke Juventus, tidak hanya meningkatkan skuat, tapi juga level individu para pemain,” paparnya.
Menurutnya, prasyarat seorang pemain bisa memenangkan penghargaan individual bergengsi itu tak bisa diukur dari keberhasilannya bersama timnas di Piala Dunia.
“Ballon d’Or tidak bisa hanya ditentukan dari Piala Dunia, karena turnamen itu hanya bisa dimenangkan oleh negara-ngegara tertentu,” sebutnya.
“Jika Anda lahir di Prancis, Jerman atau Brasil, cepat atau lambat Anda akan memenangkan Piala Dunia. Melihat Portugal juara Euro, itu merupakan pencapaian besar nan langka,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Tak Harus ke Real Madrid Kalau Cuma Ingin Ballon D’Or!

POJOKSATU.id, LONDON – Sudah menjadi rahasia umum jika Eden Hazard sangat tertarik untuk bergabung dengan klub impian masa kecilnya, Real Madrid.
Gelandang serang Chelsea berusia 27 tahun itu bahkan telah dihubungkan dengan raksasa La Liga tersebut di bursa transfer sejak musim dingin lalu.
Namun, saga transfer urung terjadi dan Hazard justru memilih menambah durasi masa baktinya di Stamford Bridge hingga 2020.
Maurizio Sarri – Manajer Chelsea (irishexaminer.com)
Keputusan penggawa Timnas Belgia ini pun mendapat reaksi positif dari sang manajer, Maurizio Sarri. Ditegaskan Sarri, Hazzard tak perlu ke Real Madrid untuk menjadi pemain terbaik.
Sarri bahkan yakin, jika sang pemain mampu menjaga konsistensi atas performa apiknya yang telah ia tampil sejauh musim ini, tak menutup kemungkinan Hazard bisa mendapatkan Ballon d’Or sebagai pemain Chelsea.
“Saya pikir ia bisa memenangkan segalanya, termasuk Ballon d’Or, di sini tanpa harus bermain di Spanyol (Real Madrid),” ujar mantan pelatih Napoli itu seperti dikutip dari Goal.
Peluang itu pun, sebut Sarri akan terbuka lebar jika Hazzard mampu mempersembahkan trofi dan titel juara untuk klub dan negaranya.
“Misalnya, Chelsea dapat memenangkan Liga Champions dan Belgia dapat memenangkan Kejuaraan Eropa,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Kylian Mbappe Sudah Layak Dapat Ballon D’Or

POJOKSATU.id, PARIS – Bintang muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe menjadi nominator satu-satunya yang masih ‘belia’ di ajang penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Pemain yang belum genap 20 tahun itu akan bersaing pamor dengan peraih 5 Ballon d’Or, Cristiano Ronaldo dan Pemain Terbaik Eropa dan FIFA 2018, Luka Modric.
Kendati banyak pihak yang mengecilkan peluangnya mendapatkan Bola Emas tersebut, namun kiper PSG, Gianluigi Buffon justru yakin Mbappe akan bisa mendapatkannya.
Kalah Pamor dari si Wonderkid, Neymar Ingin Pulang ke Barcelona!
Setelah tampil impresif untuk mengantarkan PSG meraih treble domestik musim lalu dan menghadiahkan mahkota Piala Dunia 2018 untuk negaranya, Mbappe kini membidik penghargaan individual paling prestisius bagi pemain tersebut.
Terlebih, Mbappe punya bekal menatap ajang tersebut setelah didapuk sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018 Rusia dengan catatan empat gol sepanjang turnamen termasuk satu golnya di final ke gawang Kroasia.
“Mengingat kualitas dan besarnya peran di Piala Dunia lalu, ya Mbappe pantas meraih Ballon d’Or. Saya tidak bisa mengatakan yang sebaliknya,” kata Buffon kepada Tout le Sport seperti dikutip dari Goal.
Sejauh musim ini sendiri, performa Mbappe sangat ciamik dengan mengoleksi sepuluh gol dari tujuh penampilannya untuk PSG.
“Di Italia bakatnya bisa disandingkan dengan Roberto Baggio, Alessandro Del Piero dan Francesco Totti,” ucapnya. “Tetapi bakatnya unik dan kualitas tekniknya unik. Sangat jarang,”
“Fenomenal. Jika Mbappe bersedia bekerja keras, mampu menjaga semangat dan sikap. Dia bisa menjadi yang terbaik dalam waktu lama,” ujar mantan kiper Juventus itu.
(qur/pojoksatu)

Nominator Ballon D’Or 2018, Lionel Messi Tak Dilirik Sama Sekali!

POJOKSATU.id, PARIS – Lionel Messi benar-benar tak mendapat tempat untuk semua penghargaan individual Pemain Terbaik tahun ini.
Setelah gagal berpartisifasi di Pemain Terbaik Eropa 2018 dan Pemain Terbaik Dunia FIFA 2018, kini, megabintang Barcelona itu tak dilirik sama sekali di ajang Ballon d’Or 2018.
Dikutip dari Diario AS, dari 15 daftar nominasi pemenang Bola Emas itu, nama Leo Messi tak tercantum. Padahal, status Messi saat ini adalah peraih 5 Ballon d’Or.

Lionel Messi – Peraih 5 Ballon d’OrSementara Cristiano Ronaldo berpeluang untuk melampaui rekor Messi setelah namanya masuk dalam daftar nominasi awal penghargaan individual paling prestisius untuk seorang pemain di Eropa dan bahkan di dunia itu.
Namun, sebelum penghargaan Ballon d’Or digelar, pihak penyelenggara akan memilih terlebih dahulu Kopa Award untuk pertama kalinya.
Pemenang dari Kopa Award sendiri adalah pemain yang terpilih oleh 33 pemenang Ballon dOr yang masih hidup, di antaranya Cristiano Ronaldo, Leo Messi, Zinedine Zidane, Ronaldinho, Ronaldo Luis, Luis Figo, dan George Weah.
Sementara pemenang penghargaan Ballon d’Or tahun ini sendiri baru akan diumumkan di Paris pada 3 Desember 2018 dan disiarkan secara langsung sejak pukul 20.45 waktu setempat.
Berikut daftar 15 nominasi peraih Ballon d’Or 2018:

Sergio Agüero (Manchester City)
Alisson Becker (Roma / Liverpool)
Gareth Bale (Real Madrid)
Karim Benzema (Real Madrid)
Edinson Cavani (PSG)
Thibaut Courtois (Chelsea / Real Madrid)
Cristiano Ronaldo (Real Madrid / Juventus)
Kevin de Bruyne (Manchester City)
Roberto Firmino (Liverpool)
Diego Godín (Atlético)
Antoine Griezmann (Atlético)
Eden Hazard (Chelsea)
Francisco Alarcón ‘Isco’ (Real Madrid)
Harry Kane (Tottenham Hotspur)
N´Golo Kanté (Chelsea)

(qur/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo Harus Memenangkan Ballon D’Or Tahun Ini, Jika Tidak …

POJOKSATU.id, NAPOLI – Untuk kedua kalinya Cristiano Ronaldo disisihkan mantan rekan setimnya, Luka Modric di ajang penghargaan individual tahun ini.
Ronaldo gagal memertahankan gelar Pemain Terbaik Eropa dan dunia versi FIFA 2018 yang pernah diraihnya musim lalu.
Namun begitu, Ronaldo masih berpeluang menambah koleksi Bola Emas miliknya di ajang penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Carlo Ancelotti. Foto via @TheSunFootball
Jika CR7 sukses membawa pulang penghargaan paling prestisius pesepakbola itu, maka ia sukses melampaui pencapaian rival abadinya, Lionel Messi yang kini sama-sama telah mengoleksi 5 Bola Emas tersebut.
Mantan pelatih Ronaldo yang kini menukangi Napoli, Carlo Ancelotti pun mendukung Ronaldo kembali bisa meraih Ballon d’Or.
Don Carlo mengungkapkan,Ronaldo harus memenangkannya tahun ini untuk melampaui Lionel Messi dan menegaskan sebagai pemain terbaik dunia sepanjang masa.
Ancelotti juga menilai keputusan Ronaldo untuk memulai petualangan baru di Serie A Italia bersama Juventus adalah keputusan tepat.
“Saya senang dia bermain di Italia sekarang, dia adalah nilai tambah bagi setiap tim, saya pikir dia harus selalu memenangkan Ballon d’Or,” ungkapnya seperti dikutip dari Goal.
Penghargaan Ballon d’Or tahun ini sendiri telah menempatkan tiga nominator, yakni Cristiano Ronaldo (Juventus), Luka Modric (Real Madrid) dan bintang muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.
Selain tiga nama tersebut, nama-nama berikut ini berada di posisi 10 besar seperti, Kevin De Bruyne, Harry Kane, Neymar, Raphael Varane dan Eden Hazard.
(qur/pojoksatu)

Suatu Saat Pemain Real Madrid Ini Akan Raih Ballon D’Or

POJOKSATU.id, ROMA – Pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco mengungkapkan kekagumannya pada gelandang muda Real Madrid, Marco Asensio.
Di Francesco bahkan tak sungkan mengungkapkan keinginannya untuk menandatangani penggawa Timnas Spanyol itu di masa depan.
Bahkan sebuat dia, jika Asensio bergabung dengan Roma, maka Serigala Ibukota itu akan menjadi tim ‘sempurna’ karena punya pemain calon peraih Ballon d’Or masa depan.
Luca Modric Hebat tapi Ballon d’Or Masih Punya Ronaldo!
Bukan Ronaldo, Luca Modric yang Pantas Memenangka Ballon d’Or
Eusebio Di Franceso – Pelatih AS Roma (indianexpres.com)
“Ya, saya membayangkan dia memenangkan Balon d’Or. Saya ingin memilikinya karena usianya, kualitas yang dia tunjukkan, kemampuannya untuk beradaptasi dengan peran yang lebih ofensif, dan bakatnya,” tutur Di Francesco seperti dikutip dari Diario AS.
Pujian Di Francesco sepertinya tak berlebihan, mengingat Marco Asensio telah mengawali awal yang baik bersama Real Madrid musim ini selepas kepergian Ronaldo dari Santiago Bernabeu.
Berbicara soal kehadiran Ronaldo di Serie A musim ini, Di Francesco pun punya pandangan sendiri. “Masih terlalu dini untuk mengatakannya, tetapi saya pikir itu akan lebih sulit,” kata Di Francesco saat ditanya soal kemungkinan Ronaldo akan bersinar di Serie A.
Namun begitu, Di Francesco tetap melihat kehadiran Ronaldo menjadi pembeda termasuk dalam memengaruhi iklim dan atmosfir Serie A musim ini.
“Dia telah membawa nilai lebih untuk kejuaraan. Dia telah menarik minat lebih banyak negara dan itu bagus. Dalam hal perburuan gelar, Juve sudah membuktikan mereka kuat tanpa dia, jadi itu tidak banyak berubah. Mereka menandatanganinya untuk memperkuat kehadiran mereka di Eropa,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Luca Modric Hebat tapi Ballon D’Or Masih Punya Ronaldo!

POJOKSATU.id, MADRID –  Gelandang Real Madrid, Luca Modric digadang-gadang banyak pihak sebagai kandidat peraih Ballon d’Or tahun ini.
Kapten Timnas Kroasia di Piala Dunia 2018 Rusia itu sendiri sukses membawa pulang penghargaan Pemain Terbaik Eropa 2018.
Modric dinilai pantas memenangkan Bola Emas setelah sukses membawa Kroasia runner up Piala Dunia 2018 dan mempersembahkan trofi Liga Champions buat Los Blancos musim lalu.
Bukan Ronaldo, Luca Modric yang Pantas Memenangka Ballon d’Or
Namun begitu, penggawa Real Madric, Casemiro tidak sependapat dengan hal itu. Menurut dia, mantan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo adalah figur yang masih pantas menambah koleksi Bola Emas-nya.
Ronaldo yang kini bergabung dengan Juventus sendiri telah mengumpulkan 5 Ballon d’Or, pencapaian yang identik dengan superstar Barcelona, Lionel Messi.
“Tahun Luka Modric sangat spektakuler. Tapi menurut saya, saya akan memberikannya kepada Cristiano Ronaldo karena dia telah menjadi yang terbaik sepanjang musim lalu,” tuturnya seperti dikutip dari Diario AS.
Pendapat Casemiro ini bertolak belakang dengan rekan setimnya Isco yang lebih menjagokan Luca Modric sebagai peraih Ballon d’Or.
Modric, yang memenangkan penghargaan Pemain Terbaik di Piala Dunia 2018 dan Pemain Terbaik Eropa 2018 dinilai pantas ketimbang Ronaldo, terlebih performanya yang luar biasa mengawali Liga Champions musim ini.
Di sisi lain, Ronaldo justru mengalami hal yang tragis setelah diganjar kartu merah di debut Liga Champions bersama Juventus musim ini.
Namun, gol-gol Ronaldo yang berperan besar mengantarkan Los Blancos menjuarai Liga Champions musim lalu menurut Casemiro adalah sebuah kepantasan jika kapten Timna Portugal itu memenangkan Ballon d’Or keenamnya.
(qur/pojoksatu)

Bukan Ronaldo, Luca Modric yang Pantas Memenangkan Ballon D’Or

POJOKSATU.id, MADRID – Gelandang Real Madrid, Isco menilai rekan setimnya Luca Modric pantas memenangkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Modric dinilai pantas setelah sukses membawa negaranya, Kroasia menembus final Piala Dunia 2018 Rusia kendati kalah dari Prancis.
Selain itu, konsistensi Modric di Real Madrid juga sangat mengesankan setelah mempersembahkan trofi Liga Champions musim lalu.
Modric juga, ungkap Isco, telah memenangkan Pemain Terbaik Eropa tahun ini sehingga pantas menyandingkannya dengan Bola Emas itu.
“Modric memberikan kami banyak hal di setiap pertandingan,” kata Isco kepada Movistar seperti dikutip dari Goal.
“Ia fundamental untuk kami. Semoga kami semua berada di levelnya. Ia pantas mendapat Ballon d’Or, ia pemain unik,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)