Banten

45 Calon Anggota Komisi Informasi Lulus Tes Potensi

POJOKBANTEN.com, SERANG – Sebanyak 45 peserta seleksi calon Komisi Informasi Provinsi (KIP) Banten, dinyatakan lulus tes potensi yang diumumkan Tim Seleksi (Timsel) calon KIP Banten pada Selasa (19/3/19).
Ketua Timsel KIP Banten, Prof Zakaria Syafe’i mengatakan, pengumuman peserta yang dinyatakan lulus tes potensi, melalui media massa surat kabar, radio, serta website Pemeintah Provinsi Banten.
BACA JUGA: Polisi Amankan Puluhan Pasangan Remaja ‘Kumpul Kebo’
“Jga diumumkan di Komisi Informasi Provinsi Banten serta akun media sosial resmi Provinsi Banten dan KIP Banten,” kata Zakaria, Selasa (19/03/19).
Zakaria juga menjelaskan, peserta yang lulus tes potensi adalah sebanyak 45 orang. Jumlah tersebut masih akan diseleksi hingga tahap akhir tersisa 15 orang saja yang akan dilaporkan ke Gubernur Banten.
“Sebagaimana Pasal 6 Ayat (2) huruf f Peraturan Komisi Informasi Nomor 4 Tahun 2016 tugas Timsel adalah mengajukan paling sedikit 10 (sepuluh) dan paling banyak 15 (lima belas) nama-nama calon anggota komisi informasi provinsi atau kabupaten atau kota untuk diajukan kepada gubernur atau bupati atau walikota,” terangnya,
BACA JUGA: Susun Rencana Kerja Tahun 2020, Pemkot Cilegon Gelar Musrenbang
Pengumuman peserta lulus seleksi menurut Zakaria, sekaligus mengumumkan pelaksanaan tahapan seleksi berikutnya, yaitu Penerimaan Masukan Masyarakat, Psikotes dan Dinamika Kelompok dan Tes Wawancara.
“Untuk tahapan penerimaan masukan masyarakat, kami mengharapkan seluruh masyarakat berpartisipasi untuk memberikan masukan dan saran terhadap nama-nama yang dinyatakan lulus tes potensi mulai 19 Maret sampai 08 April 2019,” tuturnya.
Masukan tersebut bisa dikirim melalui surat tertutup disertai kartu identitas ditujukan kepada Tim Seleksi Calon Komisi Informasi Provinsi Periode 2019-2023 di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten di Gd. SKPD Terpadu Lt. 6 KP3B Palima – Curug Kota Serang atau melalui email disertai kartu identitas dengan alamat email:timselkip2019@bantenprov.go.id.
Sebagai informasi, pada Rabu (13/3/2019) lalu, timsel KIP Banten menyelenggarakan tes potensi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Kota Serang.
“Sistem ini diambil untuk menjaga objektivitas dalam penilaian. Karena yang menilai komputer langsung,” pungkasnya.
(dinar/pojokbanten)

Polisi Amankan Puluhan Pasangan Remaja ‘Kumpul Kebo’

POJOKBANTEN.com, SERANG – Puluhan pasangan remaja ‘kumpul kebo’ diamankan dalam razia kos-kosan yang digelar Polres Serang. Mereka diketahui belum menikah namun tinggal sekamar.
“Tadi kami menemukan di dalam satu kontrakan, ada sejumlah pasangan muda-mudi dan belum menikah,” kata Dedi Sukarna, Perwira Pengawas Polres Serang Kota, Selasa (19/03/19).
BACA JUGA: Susun Rencana Kerja Tahun 2020, Pemkot Cilegon Gelar Musrenbang
Puluhan remaja itu kedapatan berduaan di kamar kos. Selanjutnya digiring ke Mapolres Serang Kota untuk diberi pengarahan agar tidak melakukan tindakan itu lagi.
“Banyak pengaduan ke kami, sejumlah rumah kos di jadikan tempat mesum,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres Serang Kota, AKBP Firman Affandi mengaku pihaknya bersama Satpol PP dan Dinsos Kota Serang akan menggencarkan razia penyakit masyarakat (pekat) di Ibu Kota Provinsi Banten ini.
BACA JUGA: Kemenag Cilegon Sudah Bagikan Kartu Nikah, Ini Kegunaannya
“Ini akan kami lakukan secara kontinyu agar tempat kos tidak lagi disalah gunakan. Kami imbau para pemilik kost, untuk dapat lebih ketat lagi mengawasi aktivitas penghuni kos, untuk menghindari perbuatan mesum maupun kriminal lainnya,” tegasnya.
(dinar/pojokbanten)

Susun Rencana Kerja Tahun 2020, Pemkot Cilegon Gelar Musrenbang

POJOKBANTEN.com, CILEGON – Guna menyusun rencana kerja tahun 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menggelar Musyawarah Perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cilegon tahun 2020 di Hotel Grand Mangku Putera, Selasa (19/3/19).
Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, proses Musrenbang tersebut, memiliki peran strategis dalam penyusunan rencana kerja pemerintah kota Cilegon 2020.
BACA JUGA: Kemenag Cilegon Sudah Bagikan Kartu Nikah, Ini Kegunaannya
“Rangkaian kegiatan ini berfungsi sebagai konsultasi publik untuk menyelaraskan rancangan RKPD, dengan usulan dari masyrakat. Sebab, sebelumnya terjadi proses negosiasi, rekonsiliasi dan harmonisasi dengan pemangku kepentingan non pemerintah,” kata Edi.
Edi menjelaskan, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan. Pasalnya, musrenbang merupakan bagian penting dalam perencanaan pembangunan.
“Pembangunan yang kita harapkan menyelesaikan permasalahan masa kini, dan mengantisipasi permasalahan di masa mendatang,” ujarnya.
Dengan begitu, kata Edi, musrenbang diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, mengokohkan kolaborasi antar Pemkot Cilegon dengan seluruh pemangku kepentingan di Kota Cilegon.
BACA JUGA: BKP Cilegon Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ekor Burung dari Riau
“Harapan saya yaitu dapat memberikan solusi atas beragam keterbatasan yang dimiliki dan mampu melahirkan perencanaan yang lebih strategis, sinergis dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Edi menjelaskan, saat ini kondisi perekonomian di Kota Cilegon dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan dan berada di atas rata-rata regional.
“Perlu kita ketahui dari sisi pembangunan manusia, indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara konsisten selalu menunjukan peningkatan, serta kondisi kemiskinan pun secara bertahap semakin menurun, dan saat ini tingkat kemiskinan Kota Cilegon berada ada urutan kedua terendah setelah Kota Tangerang Selatan, kondisi tingkat pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun menjadi yaitu 9,33% pada tahun 2018,” jelas Edi.
Menurutnya, sesuai hasil dari yang diperoleh Pemkot Cilegon, indeks harapan hidup saat ini meraih nilai 71,56, indeks pendidikan 68,83 sedangkan indeks daya beli 77,93.
“IPM Cilegon juga naik, ini menjadi prestasi kita 72,52 dan semua ini berkat kerja keras kita.” katanya.
Sementara itu, Plt Sekretaris Bappeda Kota Cilegon Achmad Jubaedi mengatakan tujuan Musrenbang tersebut merupakan ajang untuk mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan prioritas Kota.
(dinar/pojokbanten)

Gubernur Banten Kecam Aksi Penembakan di Selandia Baru

POJOKBANTEN.com, SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), mengecam dan mengutuk keras penembakan yang terjadi di masjid di New Zealand, Jumat (15/03/19) lalu. Terlebih, 2 WNI menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Ini merupakan tindakan yang sangat biadab dan sangat tidak punya rasa kemanusiaan,” kata Wahidin Halim saat memimpin apel di lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (18/03/19).
BACA JUGA: Kemenag Cilegon Sudah Bagikan Kartu Nikah, Ini Kegunaannya
WH juga mengajak peserta apel dan masyarakat Banten agar mendoakan umat muslim yang menjadi korban dalam aksi brutal itu.
“Untuk itu, kita patrikan kepada diri kita sebagai warga negara dan hamba Allah SWT, agar tidak menyakiti satu sama lain,” katanya.
Menurut WH, Selandia Baru merupakan daerah yang relatif aman, semangat teloransinya tinggi, tetapi tiba –tiba orang jahat masuk ke negara tersebut karena adanya provokasi dan ketidaksadaran dalam kehidupan sehingga mucul tragedi tersebut.
(dinar/pojokbanten)

Kemenag Cilegon Sudah Bagikan Kartu Nikah, Ini Kegunaannya

POJOKBANTEN.com, CILEGON – Selain mendapatkan buku nikah, para pasangan yang menikah di tahun 2019 juga akan mendapatkan kartu nikah dari kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon, sesuai program pemerintah pusat.
Kasi Bimbingan Masyarakat Islam pada Kantor Kemenag Kota Cilegon, Isomuidin mengatakan, pemberian kartu kepada pasangan pengantin tersebut sudah dimulai sejak Januari 2019 lalu.
BACA JUGA: Jumlah Korban Penembakan di Belanda Bertambah, Ini Pengumuman Resmi Walikota Utrecht
“Dengan mulai berlakunya aturan itu, berarti, setiap pasangan pengantin baru, selain mendapatkan buku nikah, juga mendapatkan kartu nikah,” ujarnya, Senin (18/03/19).
Isomuidin menjelaskan, dalam kartu tersebut, terdapat foto dan identitas pasangan, serta kode batang atau bar code yang menunjukan identitas kedua pasangan itu saat di-scan.
“Sudah ada 272 pasangan yang sudah memiliki kartu ini setelah resmi jadi suami istri,” ungkapnya.
BACA JUGA: KPK Geledah Ruangan Menteri Agama, Ini Hasilnya
Menurut Isomuidin, kartu nikah nantinya digunakan sebagai tanda bukti, manakala pasangan pengantin berpergian ke luar kota dan menginap di hotel syariah.
“Nah kartu itu sebagai bukti menunjukan bahwa mereka sudah menikah secara sah,” ujarnya.
(dinar/pojokbanten)