barito putera

Barito Putera Terbenam di Dasar Klasemen, Jacksen F Tiago Pasrah Dipecat

POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Barito Putera yang ditangani pelatih sekelas Jacksen F Tiago ternyata tampil melempem di awal musim ini. Tim berjuluk Laskar Antasari baru mengemas satu poin dan menderita kekalagan di tiga laga terakhir.
Barito pun terbenam di dasar klasemen sementara Shopee Liga 1 musim 2019 hingga pekan kelima, dengan raihan satu poin dari empat laga.
Terbaru, Barito takluk dari tim promosi, Kalteng Putra di kandang sendiri, Stadion 17 Mei, Banjarmasin.
BACA JUGA: Klasemen Liga 1; Tim Promosi Ramaikan Papan Atas, Persija Tercecer
Padahal, Barito Putera sudah sempat unggul lebih dulu lewat gol Rafael da Silva Santos pada menit ke-52.
Namun tim tamu mampu menyamakan skor karena blunder kiper Barito, Yoo Jaehoon. Tendangannya membentur Diogo Campos dan bola bergulir masuk ke gawang. Kemudian gol I Gede Sukadana membalikkan keadaan sekaligus memastikan kemenangan Kalteng Putra pada menit 76.
Kalteng Putra menang 2-1 di markas Barito Putra, Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (22/6/2019) sore. ft/twitter liga1match
Kekalahan ini membuat Barito berada di juru kunci klasemen sementara Liga 1 2019. Selain itu, posisi pelatih kepala Jacksen F. Tiago sangat terancam.
Sepanjang pertandingan, teriakan Jacksen Out bergema di seantero stadion. Jacksen sendiri mengatakan sudah ikhlas melepas jabatan itu, kendati posisi sudah mapan karena sudah tiga tahun membesut Barito Putra.
Usai pertandingan, Jacksen mengaku tak menyangka dengan hasil buruk tersebut. Namun dia mengaku sangat ikhlas jika didongkel dari posisinya sebagai pelatih kepala.
BACA JUGA: Diimbangi Persela, Persija Sang Juara Bertahan Belum Pernah Menang Musim Ini
”Jujur saya baru kali ini merasakan hasilnya ini. Namun saya sangat ikhlas se ikhlasnya, jika ini yang terakhir. Jujur strategi jalan, hanya saja mental down,” katanya kepada Radar Sampit (Pojoksatu/Jawa Pos Group).
Sementara pelatih Kalteng Putra, Gomes De Oliveira mengatakan bahwa pertandingan tersebut sangat luar biasa. Menurutnya kunci kemenangan timnya adalah pemain tampil lepas tanpa beban.
”Ini sangat luar biasa dan saya bangga bisa meraih kemenangan ini,” tuturnya.
Gomes menambahkan, kemenangan ini bisa menjadi motivasi untuk laga lainnya agar Kalteng Putra tmapil lebih baik.
”Kemenangan ini untuk masyarakat Kalteng. Semoga bisa terus lebih baik, sebab kompetisi masih panjang,” imbuh mantan Pelatih Madura United ini.
(fat/pojoksatu)

Baru Berjalan Tiga Pekan, 3 Pelatih Klub Liga 1 Jadi Sorotan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Atmosfer persaingan mulai memanas. Padahal, Liga 1 2019 baru berjalan tiga pekan.
Posisi pelatih adalah yang paling disorot. Sebab, ada beberapa klub yang belum meraih kemenangan.
Tercatat ada enam klub yang belum merasakan kemenangan. Mereka adalah Persebaya Surabaya, Semen Padang, Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Barito Putera, dan Persela Lamongan.
Tiga tim terakhir jelas paling minor lantaran telah menelan dua kekalahan.
Karena itu, pelatih Persija, Barito Putera, dan Persela kini seolah sedang duduk di kursi panas.
Sampai pada pekan ketiga, skuad Ivan Kolev yang merupakan juara bertahan tampil di luar ekspektasi.
Macan Kemayoran belum pernah menang dalam tiga laga awal. Mereka hanya sekali imbang dan menelan dua kekalahan.
Kondisi tersebut membuat posisi Kolev mulai dipertanyakan. Tagar #KolevOut belakangan mulai ramai di media sosial.
Bukan hanya itu, seruan serupa juga didapat pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago.
Barito Putera meraih hasil minor dalam tiga laga awal Liga 1 2019. Sama halnya dengan Persija, Barito Putera juga telah menelan dua kekalahan dan sekali imbang.
Mereka kalah 0-1 saat menjamu Madura United dan 2-4 di kandang Bhayangkara FC. Saat menjamu Persija, Laskar Antasari bermain imbang 1-1.
Jacksen dianggap sudah kehilangan sentuhan midasnya karena belum memberikan hasil gemilang bagi Barito Putera.
Satu lagi pelatih yang kini duduk di kursi panas adalah Luciano Leandro.
Kursi pelatih Persipura Jayapura tengah goyang. Pria asal Brasil itu belum mampu memberikan kemenangan untuk Mutiara Hitam.
Persipura bahkan dikalahkan Persib Bandung dengan skor telak 0-3 pada pekan pertama.
Selanjutnya Persipura hanya meraih hasil imbang 2-2 di markas Persela Lamongan dan 1-1 saat melawan PSS Sleman.
Dalam karir kepelatihannya, Luciano pernah dipecat oleh PSM Makassar karena dianggap gagal.
(jpc/pojoksatu)

Muncul Tagar #JacksenOut, Ini Kata Pelatih Barito Putera

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago buka suara soal kemunculan tagar #JacksenOut di akun media sosial klub.
Disinyalir, munculnya tagar tersebut merupakan bentuk kekecewaan karena hasil yang didapat Barito Putera di Liga 1 2019.
Hingga pekan ketiga, tim berjuluk Laskar Antasi tersebut belum meraih kemenangan. Mereka mengalami dua kekalahan dan satu imbang.
Menanggapi kekecewaan penggemar, Jasksen mengaku memahaminya. Ia bahkan mengaku juga mendapat kritik dari manajemen.
“Itu hal yang wajar. Karena tim tidak mampu meraih kemenangan dalam tiga partai awal,” ucap Jacksen.
“Manajer tim juga marah pada kami. Tapi itu masih wajar, bahkan Jose Mourinho di Manchester United juga sempat mengalami hal yang sama,” sambungnya.
Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu juga enggan memusingkan kritikan dari suporter. Dia tetap menerimanya.
Namun tidak mau dijadikan beban. Terpenting baginya, Barito Putera segera melakukan pembenahan dan kembali bangkit.
“Tim akan diliburkan sampai 8 Juni. Kami akan beberapa kali latihan di Jakarta dahulu,” jelasnya.
Sebenarnya bukan hanya Jacksen saja yang mendapat kritikan dari suporter. Penggawa asing Laskar Antasari juga dinilai kurang maksimal.
Bahkan beredar video beberapa suporter yang menyerukan protes ke Jacksen yang kemudian dibalas dengan nada sinis oleh eks pelatih Persipura tersebut.
Jacksen menjelaskan dia tak bermaksud sinis kepada suporter. Pelatih asal Brasil tersebut juga menyampaikan pembelaannya terhadap pemain asingnya.
“Karena jelas yang pilih pemain asing adalah saya. Hal wajar kalau sebuah tim melakukan kesalahan. Tapi di Indonesia selalu yang disalahkan pemain asing,” ucapnya.
“Mereka masih butuh waktu. Biasanya seperti itu. David da Silva dipecat di Bhayangkara FC, tapi dia bersinar di Persebaya. Tapi ada juga pemain yang langsung melejit dari awal seperti Marko Simic di Persija. Masih harus beri kesempatan pada mereka,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Evan Dimas Dinilai Layak Berkiprah di Liga Korea Selatan

POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Evan Dimas Darmono dinilai layak berkarier di kasta tertinggi Liga Korea Selatan, K-League.
Hal ini disampaikan Kiper Barito Putera berkebangsaan Korea Selatan, Yoo Jae-hoon.
Diketahui, kompetisi teratas di Negeri Ginseng tersebut memberlakukan regulasi baru untuk pemain asing mulai musim depan.
Mulai 2020, K-League mengubah kuota pemain asing dari tiga pemain non-Asia dan satu pemain Asia (3+1) menjadi 3 pemain non-Asia, 1 pemain Asia, dan 1 pemain dari Asia Tenggara (3+1+1).
Batas maksimal pemain asing dalam setiap peserta K-League musim depan menjadi lima. Perubahan regulasi legiun impor ini dapat dimanfaatkan pemain Indonesia untuk mengundang ketertarikan klub Korea Selatan.
“Pasti itu bisa menjadi kesempatan untuk pemain dari Asia Tenggara. Termasuk dari Indonesia,” ujar Yoo Jae-hoon.
“Pasti tim-tim di Korea Selatan akan mencari pemain dari Thailand atau Vietnam. Tapi, bisa juga dari Indonesia,” kata Jae Hoon.
Jae Hoon menilai rekan setimnya di Barito Putera, Evan Dimas pantas untuk dilirik klub-klub K-League.
Akan tetapi, mantan penjaga gawang Persipura Jayapura ini mengingatkan bahwa untuk merumput di sepak bola di Negeri Ginseng dibutuhkan perbekalan yang lengkap.
“Soal adaptasi juga, karena beda cuaca, budaya, dan makanan. Tapi, tergantung fisik pemain karena Liga Korea Selatan sangat keras dan ketat,” katanya.
(bir/ema/pojoksatu)

Dapat Tiga Poin, Jacksen Tiago Sebut Modal Laga Pamungkas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Barito Putera berhasil meraih kemenangan saat kontra Persita Tangerang, Sabtu (9/3) petang.
Mereka menumbangkan Persita dengan skor 3-1. Gol Barito dicetak Artur dan Gavin (dua gol).
Sedangkan, gol tunggal Persita dicetak oleh Waskito Chandra.
Dengan ini Barito pun berhak atas tiga poin dan menjaga asa untuk lolos ke babak selanjutnya.
Hal ini pun diungkapkan sang pelatih, Jacksen Tiago. Ia mengatakan jika kemenangan tersebut merupakan modal saat laga pamungkas lawan Persela Lamongan.
Diketahui, laga ketiga babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2019 antara Barito dan Persela digelar Rabu (13/3) mendatang.
“Kemenangan ini berkat kerja keras para pemain,” ucap Jacksen usai pertandingan.
“Semoga kemenangan ini jadi modal kami untuk menghadapi Persela Lamongan dan memungkasi fase grup ini dengan baik,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Gavin Cetak Dua Gol, Barito Putra Tumbangkan Persita

POJOKSATU.id, MALANG – Barito Putra meraih kemenangan pada laga kedua babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2019, Sabtu (9/3) petang.
Bermain di Stadion Kanjuruhan Malang, Barito menang 3-1 dari Persita Tangerang.
Pada pertandingan ini, Barito Putra unggul lebih dulu di babak pertama dengan skor 2-0.
Gol yang dicetak Artur di menit ke-29 menjadi gol pembuka kemenangan timnya.
Tak berapa lama, Gavin menggandakan kemenangan Barito menjadi 2-0 lewat gol yang ia cetak di menit ke-35.
Di babak kedua, Persita memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Adapun gol Persita dicetak oleh Chandra di menit ke-76.
Jelang akhir pertandingan, Barito menjauh dan memastikan kemenangan lewat Gavin. Ia mencetak gol kedua di menit ke-81.
Dengan hasil ini, Barito menjaga asa untuk melaju ke babak selanjutnya. Sedangkan Persita Tangerang, dengan dua kali kekalahan kemungkinan bakal tersingkir.
(zul/pojoksatu)

Sempat Tertinggal, Arema Tumbangkan Barito Putera 3-2

POJOKSATU.id, MALANG – Arema FC berhasil meraih kemenangan di laga perdana babak penyisihan grup E Piala Presiden, Senin (4/3).
Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Arema dan Barito Putera bermain imbang di babak pertama.
Di babak kedua, Barito unggul lebih dulu. Gol pembuka Barito dicetak Yacob Sayuri di menit ke-63.
Dua menit berselang, Barito berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 berkat gol Evan Dimas.
Arema akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan berkat gol yang dicetak Dedik Setiawan di menit ke-78.
Mereka bahkan menyamakan kedudukan lewat Nur Hardianto di menit ke-90.
Jelang akhir pertandingan, Arema memastikan kemenangan mereka. Dedik Setiawan jadi pahlawan timnya berkat gol kedua yang ia cetak di menit ke-94.
Dengan hasil ini, Arema pun berhak atas tiga poin. Mereka kini ada di posisi dua klasemen setelah Persela Lamongan yang juga menang atas Persita.
(zul/pojoksatu)

Barito Putera Resmi Datangkan Bayu Pradana

POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Barito Putera resmi mendatangkan gelandang timnas Indonesia, Bayu Pradana.
Sebagaimana diketahui, desas-desus kepindahan Bayu ke Barito sudah tercium sejak Desember 2018 lalu.
Akan tetapi, proses perekrutan mengalami kendala karena Bayu Pradana masih terikat kontrak bersama Naga Mekes-julukan Mitra Kukar.
Manajemen Mitra Kukar memberikan lampu hijau setelah owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman menemui mereka di sela-sela Kongres PSSI 2019, Minggu (20/1) kemarin.
Gelandang Timnas Indonesia ini pun akhirnya diperkenalkan sebagai pemain anyar Barito, Selasa (22/1) siang.
Menurut keterangan dari laman resmi Barito, pesepak bola asal Salatiga ini mendapat kontrak berdurasi dua tahun.
Lebih lanjut, Hasnur menambahkan, Bayu Pradana adalah pemain berkualitas. Dengan skill yang ia miliki, eks Persiba Balikpapan itu sangat layak untuk bergabung dengan Laskar Antasari-julukan Barito Putera.
“Kualitas dan visi bermainnya bagus dengan jiwa yang spartan. Selain itu, Bayu juga sosok pemimpin di lapangan yang saat ini dibutuhkan Barito. Kami berharap dia bisa menularkan jiwa bermainnya kepada junior-juniornya di tim ini,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Gabung Barito Putera, Evan Dimas Jadi Pemain Lokal dengan Gaji Tertinggi?

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Barito Putera berhasil mengamankan tanda tangan Evan Dimas Darmono, Selasa (25/12/2018) malam. Kabarnya, Evan menjadi pemain lokal dengan gaji tertinggi di Liga 1 musim 2019.
Pemain 23 tahun itu dikontrak tim berjuluk Laskar Antasari dengan durasi satu tahun. Nilai kontraknya diperkirakan pada kisaran Rp1,5 miliar sampai Rp1,75 miliar per musim.
BACA JUGA: Persebaya Kecolongan Lagi, Evan Dimas Resmi Gabung Barito Putera
Angka yang akan membuat mantan pemain Selangor FA itu sebagai pemain Indonesia termahal di Liga Indonesia. Selama bermain di Malaysia, Evan memang menerima gaji Rp2 miliar per musim.
Meski demikian, manajemen Barito tak mau membuka soal besaran kontrak Evan ini.
“Kabar dari manakah itu (besaran kontrak Evan, red)?. Tidak elok jika kami harus bicara itu,” kata Manajer Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman dikutip Pojoksatu.id dari Bola.net.
Gelandang anyar Barito Putera, Evan Dimas. (pssi.org)
Barito Putera terbilang beruntung sukses mengamankan tandangan tangan Evan Dimas. Sebab sebelumnya, Persebaya Surabaya juga melakukan pendekatan terhadap gelandang Timnas Indonesia itu.
Namun dalam perjalanannya, Bajul Ijo ternyata kalah langkah oleh Barito hingga akhirnya pemain 23 tahun tersebut berlabuh ke Kota Banjarmasin.
BACA JUGA: Begini Cara Barito Putera Dapatkan Evan Dimas Darmono
Proses penandatanganan kontrak dilakukan di kediaman bos Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, di Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta, Selasa (25/12/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Evan sendiri sudah bertolak ke Jakarta sejak Selasa siang.
Tadi malam, Barito Putera resmi memperkenalkan Evan Dimas sebagai pemain anyar mereka dengan kontrak berdurasi satu tahun. Evan akan mengenakan jersey nomor 6.
“Kami bersyukur Evan Dimas sudah bergabung dan menjadi bagian keluarga besar PS Barito Putera,” ucap Hasnur dalam laman resmi klub, Selasa malam.
BACA JUGA: Jadwal Bola Malam Ini, 26 Desember: MU, Liverpool, Juve Hingga Inter Milan
Hasnur pun berharap Evan Dimas membawa prestasi untuk Barito Putera. “Semoga hadirnya Evan bisa membawa keberkahan bagi kita, dan Barito bisa berprestasi di tahun 2019. Amin Allahummaamin,” harap anggota DPR RI periode 2014-2019 ini.
(fat/pojoksatu)

Begini Cara Barito Putera Dapatkan Evan Dimas Darmono

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Barito Putera terbilang beruntung sukses mengamankan tandangan tangan Evan Dimas Darmono. Mantan pemain Selangor FA yang sebelumnya berstatus free transfer itu ternyata sudah lama didekati Laskar Antasari.
Selain Barito, Persebaya Surabaya juga melakukan pendekatan terhadap Evan Dimas. Namun dalam perjalanannya, Bajul Ijo ternyata kalah langkah oleh Barito hingga akhirnya pemain 23 tahun tersebut berlabuh ke Kota Banjarmasin.
BACA JUGA: Jadwal Bola Malam Ini, 26 Desember: MU, Liverpool, Juve Hingga Inter Milan
Proses penandatanganan kontrak dilakukan di kediaman bos Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, di Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta, Selasa (25/12/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Evan sendiri sudah bertolak ke Jakarta sejak Selasa siang.
Tadi malam, Barito Putera resmi memperkenalkan Evan Dimas sebagai pemain anyar mereka dengan kontrak berdurasi satu tahun. Evan akan mengenakan jersey nomor 6.
Evan Dimas Darmono memamerkan jersey bernomor 6 miliknya usai resmi gabung Barito Putera. (Official Barito Putera)
“Kami bersyukur Evan Dimas sudah bergabung dan menjadi bagian keluarga besar PS Barito Putera,” ucap Hasnur dalam laman resmi klub, Selasa malam.
Hasnur pun berharap Evan Dimas membawa prestasi untuk Barito Putera. “Semoga hadirnya Evan bisa membawa keberkahan bagi kita, dan Barito bisa berprestasi di tahun 2019. Amin Allahummaamin,” harap anggota DPR RI periode 2014-2019 ini.
BACA JUGA: Persebaya Kecolongan Lagi, Evan Dimas Resmi Gabung Barito Putera
Hasnur menyebut pendekatan timnya pada Evan Dimas bukan hal yang tiba-tiba. Mereka sudah lama menjalin komunikasi dengan penggawa Timnas Indonesia tersebut.
Dalam berkomunikasi, menurut pria berusia 43 tahun tersebut, manajemen Barito selalu berusaha meyakinkan Evan terkait target tinggi yang hendak mereka capai. Barito pun mengaku memerlukan sosok pemain dengan mental juara seperti Evan.
(fat/pojoksatu)