berita transfer manchester united

MU Tawarkan Gaji Rp3,2 Miliar per Pekan, Rabiot Lebih Suka Gabung Liverpool

POJOKSATU.id, PARIS – Upaya Manchester United merekrut Adrien Rabiot yang berstatus bebas transfer, tampaknya bertepuk sebelah tangan. Setan Merah sudah menawarkan gaji besar, tapi sang gelandang malah lebih tertarik gabung klub rival, Liverpool.
Gelandang Prancis itu berstatus agen bebas setelah meninggalkan Paris Saint-Germain. Dan MU merupakan peminat serius Rabiot.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Daily Mail mengajukan tawaran gaji 170 ribu pounds (Rp3,2 miliar) per pekan.
Namun tawaran besar itu ditolak Rabiot dan menunggu tawaran resmi dari Liverpool yang baru saja menjuarai Liga Champions musim 2018/19.
Pemain asal Prancis itu meninggalkan PSG dengan status bebas transfer musim panas ini setelah berselisih dengan petinggi klub dan ingin pindah ke Liga Inggris.
Ole Gunnar Solskjaer ingin menambahkan pemain internasional Prancis itu sebagai bagian dari rencana pembangunannya kembali, dan klub telah mengajukan kesepakatan senilai sekitar 9 juta pounds per tahun dengan kontrak senilai 4,5 juta pounds.
Tapi Rabiot tidak tergoda. Ia adalah pengagum Steven Gerrard dan lebih suka bergabung Liverpool.
Adrien Rabiot sudah menarik minat sejumlah klub elit. Seperti Tottenham, Barcelona dan Juventus, tetapi tuntutan upah yang tinggi mencegahnya pindah pada Januari lalu.
Produk akademi PSG itu telah membuat 224 penampilan dan mencetak 24 gol untuk klub kota kelahirannya sejak debutnya pada tahun 2012.
Namun, Rabiot belum tampil bersama juara Ligue 1 besutan Thomas Tuchel sejak Desember 2018 setelah menolak menandatangani kontrak baru.
Gelandang elegan ini diskors setelah fotonya di kelab malam beredar usai kekalahan Liga Champions PSG oleh Manchester United pada bulan Maret. Kemudian ia menyukai posting media sosial Patrice Evra yang merayakan kemenangan MU.
Rabiot, yang bermain enam kali untuk negaranya, juga absen dalam skuad Piala Dunia 2018 Prancis lalu karena menolak masuk daftar siaga skuat dan belum dipanggil lagi sejak itu.
(fat/pojoksatu)