bhayangkara fc

Taklukkan PSIS, Bhayangkara FC Penuhi Kuota 8 Besar Piala Indonesia

POJOKSATU.id, SEMARANG – Bhayangkara FC memastikan tempat di babak delapan besar Piala Indonesia.
Hal ini terjadi setelah berhasil menaklukan PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto dengan skor 1-4.
Di babak pertama, kedua tim bermain imbang. PSIS membuka keunggulan lebih dulu lewat Hari Nur di menit ke-7.
Keunggulan tuan rumah tak bertahan lama. Pasalnya, Bhayangkara FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Anderson di menit ke-24.
Di babak kedua, tim asuhan Angel Alfredo Vera menambah keunggulan lewat Dendy Sulistyawan di menit ke-53.
Tak berapa lama, Bhayangkara kembali menambah keunggulan lewat gol yang dicetak Lee Yu Jun. Skor pun menjadi 1-3.
The Guardian memastikan kemenangan menjadi 1-4 lewat gol Anderson di menit ke-86.
Dengan ini, Bhayangkara pun berhak melangkah ke babak selanjutnya. Mereka memenuhi kuota peserta di babak 8 besar.
Sebelumnya, PSM Makassar, Borneo FC, Persija Jakarta, Persib Bandung, Bali United, Madura United dan Persebaya Surabaya sudah lebih dulu lolos.
(zul/pojoksatu)

Hasil Babak Pertama PSIS Vs Bhayangkara, Skor Imbang 1-1

POJOKSATU.id, SEMARANG – Pertandingan babak pertama PSIS Semarang vs Bhayangkara FC berakhir imbang 1-1.
PSIS Semarang sempat mengejutkan tim tamu lewat gol yang dicetak Hari Nur di menit ke-7.
Namun, keunggulan tuan rumah tak bertahan lama. Pasalnya, Bhayangkara FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol penyama kedudukan dicetak oleh Anderson di menit ke-24. hingga akhir pertandingan babak pertama, skor tak berubah.
Diketahui sebelumnya, pelatih Jafri Sastra menargetkan kemenangan demi kepastian lolos ke babak selanjutnya.
Sebenarnya hasil seri 0-0 tetap membuat langkah PSIS tak terbendung. Namun, mereka tak mau ambil resiko.
Kubu Bhayangkara FC jelas memiliki tekad sama. The Guardian datang ke Magelang untuk meraih kemenangan.
Tim asuhan Angel Alfredo Vera itu berambisi terus melaju di ajang ini.
(zul/pojoksatu)

Bali United Perkenalkan Rekan Ronaldo di Sporting Lisbon Sebagai Pemain Anyar

POJOKSATU.id, BALI – Bali United memperkenalkan pemain anyar mereka, yakni Paulo Sergio.
Rekan Cristiano Ronaldo di Sporting Lisbon ini menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Serdadu Tridatu.
Diketahui, kabar kedatangan Paulo Sergio ke Bali United sudah lama muncul. Bahkan, dirinya pernah memposting foto bersama bos Bali United.
Akan tetapi, kepastiannya baru Sabtu (2/2) kemarin. Bali United benar-benar secara resmi mengumumkan Paulo Sergio sebagai pemain mereka.
Paulo Sergio dalam dua musim terakhir bersinar di Liga 1 bersama Bhayangkara FC. Dia membawa The Guardian juara Liga 1 2017 dan membawa tim yang sama bertengger di papan atas Liga 1 2018.
Dia mengawali karir sepak bola di tim junior Sporting Lisbon. Bahkan, Paulo Sergio merupakan rekan satu tim Cristiano Ronaldo ketika masih bermain bersama Sporting Lisbon.
Pada musim pertama di Indonesia, Paulo Sergio tampil moncer. Tak hanya mengantarkan Bhayangkara FC juara Liga 1 2017, dia juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga 1 2017. Total selama dua musim memperkuat Bhayangkara FC, Paulo Sergio mengoleksi 19 gol dan 12 assist.
Sebelum mengepakkan sayapnya di Indonesia, Paulo Sergio bermain bersama klub Brunei Darussalam, DPMM FC. Di klub yang berkompetisi di Liga Singapura itu, Paulo Sergio total tampil sebanyak 40 laga dan mengemas 19 gol.
Selain di Sporting Lisbon, Paulo Sergio juga sempat bermain di sejumlah klub Portugal lain yakni Academica, Belenenses, Estrela Amadora, Aves, Portimonense, Olhanense, Vitoria Guimaraes, dan Arouca. Dia juga sempat merasakan atmosfer sepak bola Spanyol bersama Salamanca. Di Liga Siprus, Paulo Sergio membela klub AEL Limassol.
(jpc/pojoksatu)

Simon McMenemy Tinggalkan Bhayangkara FC, Mau Latih Timnas Indonesia?

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Kebersamaan simon McMenemy dengan Bhayangkara FC berakhir sudah. Kontrak pelatih yang mengantarkan The Guardian menjuarai Liga 1 musim 2017 itu berakhir Desember ini dan tidak diperpanjang lagi.
Manajemen Bhayangkara sebenarnya telah menawari perpanjangan kontrak. Namun Simon ingin mengambil jalan lain dalam karirnya.
BACA JUGA: Laga PSIM Vs PS Tira Rusuh, Wasit Jadi Kambing Hitam
“Memang Simon McMenemy sudah ajak saya bicara untuk keluar dari Bhayangkara FC,” kata Manajer Tim, AKBP Sumardji dikutip Pojoksatu.id dari Jawapos.com.
“Kalau Simon McMenemy dibutuhkan untuk Timnas Indonesia, saya 1000 persen rela melepasnya. Namun kalau masih sekitar klub Indonesia, saya mencoba bicara kepadanya,” ujarnya lebih lanjut.
Nama Simon memang sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Eks pelatih Timnas Filipina ini disebut-sebut akan memimpin Skuad Garuda dalam Piala AFF 2018 lalu.
BACA JUGA: Prakiraan Line-up Barcelona Vs Tottenham: Messi dan Suarez Dicadangkan
Namun kenyataannya, Simon tetap bertahan di Bhayangkara FC. Untuk kedepannya, sang pelatih masih merahasiakan identitas tim ayang akan ditanganinya.
Terkait kemungkinan melatih Timnas Indonesia juga belum ada kejelasan. PSSI sendiri akan segera mengumumkan pelatih Tim Garuda paling lambat Januari mendatang.
(jpc/fat/pojoksatu)

Persija Jakarta Berharap pada Bhayangkara FC

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta berpeluang menjuarai Go-Jek Liga 1 musim ini setelah hanya terpaut satu angka dari sang pemuncak klasemen, PSM Makassar.
Menyisakan dua laga tersisa sebelum kompetisi berakhir, skuat besutan Stefano Cugurra Teco itu tentu punya kans besar jika mampu sapu bersih dan Juku Eja tergelincir (dikalahkan lawan).
Karena itu, sang pelatih, Teco berharap, rival timnya PSM tumbang di tangan sang petahana, Bhayangkara FC di pekan 33 pada 3 Desember mendatang.
“Pasti kami kompetitor, dia satu saya nomor dua, pasti kami pikir minimal bisa dapat satu poin. Bhayangkara tim punya kualitas bagus,” tutur Teco seperti dikutip dari Goal.
“Di sana (Bhayangkara) juga tentu punya target untuk memperbaiki peringkatnya untuk menyelesaikan kompetisi di posisi yang paling bagus,” sebut dia.
Persija Jakarta sendiri bersiap untuk menjaga asa juara menghadapi Bali United, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (2/12/2018) malam WIB.
(qur/pojoksatu)

Rene Alberts: Bhayangkara FC Tidak Senang PSM Juara

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar harus melakoni laga berat pada pekan ke-33 Go-jek Liga 1 musim 2018. Juku Eja tandang ke Stadion PTIK, Jakarta Selatan, markas sang juara bertahan Bayangkara FC, pada Senin (3/12/2018) mendatang.
Dengan dua laga tersisa, tim besutan Robert Rene Alberts wajib meraih poin maksimal agar tetap berada di jalur juara.
PSM saat ini masih memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan 57 poin. Hanya unggul satu angka dari Persija Jakarta di posisi kedua.
BACA JUGA:
Rangking Terbaru FIFA Edisi November: Indonesia Stagnan, Vietnam Tembus 100 Besar
Jadwal Lengkap Pertandingan Pekan 33 Liga 1: Menguntungkan Persija?
Dalam posisi tersebut, jelas Juku Eja diungulkan jadi kampiun. Namun status sebagai unggulan bisa berubah jika gagal menang, apalagi sampai kalah.
PSM Makassar dan Persija Jakarta, kandidat kuat juara Liga 1 musim 2018.
Untuk itu, Rene Albert mengaku sedang mencari cara untuk mendapatkan poin penuh dari laga kontra Bhayangkara FC. Ia menginstruksikan timnya dapat tampil lepas.
Pelatih berkebangsaan Belanda ini juga tak mau anak asuhnya memikirkan hasil akhir pertandingan karena akan mempengaruhi performa bertanding.
“Kami sedang cari cara untuk menghadapi Bhayangkara FC. Kami harus mampu mengontrol dan tidak melakukan kesalahan. Mereka tim juara, dan kami sadar mereka tidak senang hati memberikan gelar juara itu untuk kami,” kata Rene Alberts dikutip Pojoksatu.id dari Liga-indonesia.id.
“Jadi kami harus bermain sangat displin, karena nanti pertandingan pasti sengit, dan kami harus dapatkan poin penuh,” tambah sosok berpaspor Belanda tersebut.
(fat/pojoksatu)

Bonek Sindir Polisi, Laga Dihentikan, Ini yang Dilakukan Kubu Persebaya

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Pertandingan Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC, Senin (26/11/2018) malam sempat dihentikan wasit Faulur Rosy. Penyebabnya sejumlah pendukung Persebaya (bonek) terdengar menyanyi rasis.
Faulur pun menghentikan laga pekan ke-32 Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, tepat pada menit 36. Setelah dua menit kemudian, pertandingan kembali dilanjutkan.
Nyanyian dari Bonek menjadi alasan bagi Faulur untuk menghentikan pertandingan. Saat itu Bonek menyanyikan lagu yang menyindir polisi.
BACA JUGA:
Marcus Rashford Masuk Radar Real Madrid, Klaim Sang Legenda
Tidak Ada Gunanya Membahas Zlatan Ibrahimovic!
Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman dan asisten pelatih Bejo Sugiantoro langsung melakukan protes. Kapten Persebaya Rendi Irwan juga melancarkan hal yang sama.
General Coordinator Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persebaya Ram Surahman juga ikut beradu argumen dengan wasit.
“Wasit mengatakan itu layak dihentikan karena berbau rasis. Kami berargumen dan bertanya mengenai letak rasisnya di mana. Mereka bilang bahwa hal itu merujuk instansi,” ucap Ram, Selasa (27/11).
Ram menambahkan, Faulur mencontohkan pertandingan di Madura yang sempat dihentikan karena alasan serupa.
Saya katakan “ini ngomong aturan, bukan yang kemarin-kemarin”. Setelah itu wasit tidak bisa berbicara lagi,” imbuh Ram.
Sementara itu, Djadjang berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Saya mengimbau Bonek untuk mendukung kami dengan cara yang santun, elegan dan tetap sportif,” kata pria yang karib disapa Djanur itu.
(jpc/fat/pojoksatu)

Akhiri Paceklik Kemenangan di Markas Bhayangkara FC, Pelatih Persib Bilang Begini

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Persib Bandung akhirnya kembali jalur kemenangan setelah mengandaskan perlawanan tuan rumah, Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (3/10/2018) sore. Kemenangan yang sangat penting demi menjaga persaingan jadi juara Liga 1 musim ini.
Pada pertandingan pekan ke-29 Go-jek Liga 1 2018 itu, Persib menang dengan skor 2-1. Dua gol dicetak Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman. Bhayangkara FC yang juga berstatus juara bertahan kompetisi ini, hanya membalas satu gol lewat Herman Dzumafo.
Pelatih Maung Bandung, Mario Gomez, mengaku lega timnya bisa kembali ke jalur kemenangan. Ini menjadi hasil yang sangat positif dalam usaha mempertahankan peluang meraih gelar juara.
BACA JUGA:
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia: Sempat Jatuh, Marquez Pole Position
Bungkam Sang Petahana, Persib Bandung Salip Persija
Sepuluh Pemain Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC
Apalagi dalam pertandingan tadi Persib harus bermain dengan 10 orang. Itu setelah gelandang Oh In-kyun dikartu merah, menyusul kartu kuning kedua yang didapatkan. Kartu merah melayang di awal babak kedua.
Dan, ternyata Persib tetap mampu mempertahankan keunggulan sampai pertandingan selesai. Oleh karena itu pelatih memberi apresiasi tinggi buat para pemain.
“Kemenangan yang penting, karena memang kami harus menang untuk menjaga peluang menjadi juara,” kata Mario Gomez.
Ezechiel N’Douassel mencetak gol pembuka pada laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (3/11/2018). (persib.co.id)
“Sangat sulit bermain sepak bola profesional dengan 10 orang. Jadi kami coba terus menjaga bola. Hasilnya kami kami bisa memenangi pertandingan ini,” Mario Gomez, menambahkan.
Kemenangan ini sendiri membuat Persib kini naik ke posisi kedua menggusur Persija Jakarta dengan 59 poin dan hanya terpaut dari PSM Makassar. Namun baik Persija maupun PSM belum melakoni laga pekan ke-29.
Selanjutnya, Persib akan menjamu PSMS Medan pada 11 November mendatang.
(fat/pojoksatu)

Sepuluh Pemain Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persib Bandung sukses mencuri poin penuh dari Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 29 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (3/11/2018) petang WIB.
Dua gol Maung Bandung didonasi dua mesin gol mereka, Ezehiel N’Douassel di menit 5 dan Jonathan Bauman di menit 17.
Dengan tambahan tiga poin ini, skuat besutan Mario Gomez pun sukses menyalip Persija Jakarta di peringkat kedua klasemen sementara.
Babak Pertama Bhayangkara FC vs Persib, Ezechiel dan Bauman Berbagi Gol
Persib Bandung kini mengumpulkan 49 poin atau tertinggal satu angka dari PSM Makassar di puncak klasemen.
Kehadiran duo mesin gol Maung Bandung, Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman sangat berdampak pada performa Persib.
Sebelumnya Eze harus menepi sebanyak lima pertandingan imbas dari sanksi Komdis PSSI, sedangkan Bauman sempat absen di laga sebelumnya setelah terkena akumulasi kartu kuning.
Persib memang tampil cukup opensif di pertandingan kali ini meski tampil dihadapan pendukung tuan rumah.
Terbukti, saat laga baru berjalan lima menit, Ezechiel N’Douassel sukses mengoyak jala tuan rumah.
Gol cepat Eze lahir dari spesialisnya lewat sundulan yang sukses menyambut bola sepakan pojok yang diambil sang kapten, Supardi Nasir Bajang.
Gol tersebut seakan jawaban atas comeback bomber asal Chad itu yang sempat menepi lima pertandingan beruntun karena mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
Seakan tak ingin ketinggalan dengan duetnya, Bauman pun juga mencatatkan namanya di papan skor di menit 17.
Gol tercipta lewat umpan cangkul Eze yang langsung disambut dengan sepakan first time yang gagal diantisifasi kiper Bhayangkara FC.

Babak Pertama Bhayangkara FC Vs Persib, Ezechiel dan Bauman Berbagi Gol

POJOKSATU.id, JAKARTA – Duet Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman sangat berdampak pada performa Persib Bandung di laga Bhayangkara FC kontra Persib Bandung di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (3/11/2018) petang WIB.
Persib untuk sementara unggul 2-0 di babak pertama lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 29 itu lewat gol dua mesin tempur Maung Bandung itu di menit 5 dan menit 17.
Persib sendiri tampil spartan sejak menit awal. Peluit kick-off tanda pertandingan dimulai langsung direspon dengan serangan cepat Persib yang menusuk ke jantung pertahanan Bhayangkara FC.
Sang pelatih, Mario Gomez sepertinya menginstruksikan skuatnya untuk mengejar gol di menit awal. Terbukti, saat laga baru berjalan lima menit, Ezechiel N’Douassel sukses mengoyak jala tuan rumah.
Gol cepat Eze lahir dari spesialisnya lewat sundulan yang sukses menyambut bola sepakan pojok yang diambil sang kapten, Supardi Nasir Bajang.
Gol tersebut seakan jawaban atas comeback bomber asal Chad itu yang sempat menepi lima pertandingan beruntun karena mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
Seakan tak ingin ketinggalan dengan duetnya, Bauman pun juga mencatatkan namanya di papan skor di menit 17.
Gol tercipta lewat umpan cangkul Eze yang langsung disambut dengan sepakan first time yang gagal diantisifasi kiper Bhayangkara FC.
Skor 2-0 di menit-menit awal membuat tuan rumah coba menambah daya gedor serangan dengan menarik Fauzi di menit 29 untuk kemudian perannya digantikan Wanewar.
Namun, serangan The Guardian sepertinya belum begitu membahayakan barisan pertahanan Maung Bandung yang digalang Bojan Malisic. Hingga turun minum, tuan rumah gagal mengejar ketertinggalan gol.
Susunan Pemain:
BHAYANGKARA FC XI – W. Nugroho (GK), D. Saputra, Vladimir Vujovic, Haris, Sanda, Setyano, Paulo Sergio, Fauzi (Wanewar’29), W. Subo (Mofu’44), H. Epandi, Jajang Mulyana. Pelatih: Simon Alexander McMenemy.
PERSIB  BANDUNG XI – I Made Wirawan (GK), Tony Sucipto, Victor Igbonefo, Bojan Malisic, Aldi Idrus, Gozali Siregar (Atep Rizal’32), Hariono, Oh In-Kyun, Supardi Nasir, Jonathan Bauman, Ezechiel N’Douassel. Pelatih: Mario Gomez.
(qur/pojoksatu)