brighton

Manchester United Vs Brighton, Ajang Balas Dendam untuk Lanjutkan Tren Kemenangan

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United akan menjamu Brighton & Hove Albion di Old Trafford dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 23, Sabtu (19/1/2019) malam WIB.
Laga nanti tentu akan dijadikan momentum untuk terus menjaga tren kemenangan setelah skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer itu sukses menuai lima kemenangan beruntun di Liga Primer Inggris.
Kemenangan atas Brighton nanti juga sangat penting untuk menjaga asa MU menembus zona empat besar Liga Champions di klasemen akhir.

Setan Merah yang menempati peringkat keenam masih terpaut jarak enam angka dari Chelsea di urutan keempat atau berjarak 16 angka dari Liverpool di pucuk.
Selain itu, Paul Pogba dan koleganya tentu sangat termotivasi untuk membalas kekalahan mereka di leg pertama saat masih ditukangi Jose Mourinho. Saat itu MU menyerah 2-3 di kandang Brighton.
Tiga gol tuan rumah disarangkan Glenn Murray, Shane Duffy, dan Pascal Gross dari titik putih. Sedangkan dua gol United didonasi Romelu Lukaku dan Paul Pogba dari eksekusi penalti.
Namun demikian, sang manajer interim, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan, pertandingan nanti tak ada korelasinya dengan pertandingan sebelumnya.
Tekadnya hanya satu, memenangkan permainan untuk meneruskan tren kemenangan menjadi enam kemenangan beruntun.
“Jika Anda menjalani setiap pertandingan di Manchester United, sebagai pemain atau manajer, Anda akan berpikir untuk menang. Itu sifat natural klub ini,’ tutur Solskjaer.
“Kami memiliki enam pertandingan yang bagus, tetapi berikutnya akan tetap selalu penting,” sebut dia.
Solskjaer pun optimistis menatap pertandingan nanti dan yakin skuatnya akan mampu mengakhirinya dengan hasil memuaskan, kendati ia tentu ogah menganggap remeh tim lawan.
“Semua orang mengatakan tentang Tottenham yang menjadi ujian. Saya tidak berpikir itu adalah ujian, karena Anda tahu para pemain akan siap untuk menghadapi itu,” sebutnya.
“Saya ingin para pemain percaya diri, tetapi saya tidak ingin mereka berpuas diri dan melepaskan kaki dari pedal (terus berjuang),” tandasnya.
(qur/pojoksatu)