buffon

Jika PSG Masuk Final Liga Champions, Buffon Ogah Jumpa Sang Mantan

POJOKSATU.id, PARIS – Kiper Paris Saint-Germain, Gianluigi Buffon bertekad untuk mengantarkan tim barunya itu ke final Liga Champions musim ini.
Namun, kiper berusia 40 tahun itu tak ingin pertandingan di final nanti harus berjumpa dengan mantan klubnya, Juventus.
Alasannya, Buffon tak ingin menyaksikan air mata kesedihan dari mantan rekan-rekannnya itu saat PSG memenangkan pertandingan.
Sebelum memutuskan bergabung dengan raksasa Ligue 1 Prancis itu musim ini, Buffon sendiri terbilang cukup prestatif menggiring timnya, Juventus menembus final.
Sayang, dari tiga kali tampil di final, Juventus selalu kandas. Terakhir mereka takluk di tangan Real Madrid musim 2016/17 dengan skor telak 1-4.
“Jika saya harus bertemu Juventus di Liga Champions, saya menginginkan itu terjadi sebelum final karena jika saya yang menang maka saya tidak akan senang melihat adanya air mata dari mantan rekan-rekan,” ungkap Buffon kepada Gazzetta dello Sport seperti dikutip dari Goal.
Namun demikian, mantan kiper Timnas Italia itu menegaskan tak ada penyesalan sedikit pun dirinya meninggalkan Juve, klub yang dibelanya sejak 2001 silam.
“Saya sama sekali tak menyesal atau kecewa tentang meninggalkan Juventus. Perpisahan saya sudah dirancang sejak lama dan babak karier saya ditutup secara sempurna,” tuturnya.
Buffon pun menegaskan, meski tak lagi menjadi bagian dari skuat Bianconerri, ia tetap menjalin hubungan baik dengan mereka.
“Saya berada di Italia pada pekan lalu, menelepon Andrea (Agnelli, presiden Juventus) dan ia mengizinkan saya untuk berlatih di Continassa selama tiga hari,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)