cardiff city

Kontra Cardiff, Liverpool Siap Menuju Rekor Baru

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liverpool akan menghadapi Cardiff di Cardiff City Stadium, Minggu (21/4) malam.
Pada pertandingan ini, Liverpool membutuhkan tiga poin untuk bisa kembali menyalip Manchester City.
Memang masih terlalu dini untuk menyematkan label juara Premier League kepada Jordan Henderson dkk. Karena masih ada empat matchweek yang harus dilalui di musim ini.
Akan tetapi, setidaknya dengan memecahkan rekor perolehan poin terbanyak di Premier League jadi sinyal ‘pesta’ akan digelar Liverpool akhir musim ini.
Seperti ketika Chelsea memenangi gelar juara Premier League pertamanya setelah mengoleksi 95 poin saat musim 2004-2005. Sampai saat ini, poin itu masih jadi poin tertinggi sepanjang masa The Blues -julukan Chelsea-di ajang Premier League.
Begitu pula ketika City mengangkat trofi juara Premier League pertamanya, pada 2011-2012.
Koleksi 89 poin juga jadi rekor klub sebelum dipatahkan The Citizens di era Pep Guardiola musim lalu dengan 100 poin. Liverpool? Mentok 86 poin yang dikumpulkan, Itu pun diraih satu dekade lalu saat jadi runner up di bawah Manchester United.
Musim ini, anak asuh Juergen Klopp itu hanya terpaut satu poin dari rekor poin tersebut. Liverpool sudah mendulang 85 poin. Makanya, histori akan tercapai jika mampu mencatatkan kemenangan saat bertamu ke Cardiff City Stadium.
“Kami akan menyempurnakannya,” kata penjaga gawang Liverpool Alisson Becker, di situs resmi klub.
Bukan hanya memecahkan rekor koleksi poin klub, Liverpool juga punya kans memperpanjang streak kemenangan jadi 9 laga di semua ajang. Itu jadi streak terpanjang Liverpool di era Klopp. Terakhir, streak 9 laga terjadi pada April 2014.
‘Pesta’ pun makin identik dengan The Bluebirds -julukan Cardiff. Musim lalu Liverpool juga berpesta di markas Cardiff setelah menang dengan drama 9 gol! Liverpool menang 6-3.
Dari tiga kali head to head di Premier League sudah 13 gol dijejalkan pemain Liverpool ke gawang klub yang masih menghuni zona degradasi itu.
“Meski, kali ini saya yakin mereka tidak akan membiarkan kami merajalela. Karena mereka juga butuh poin untuk bertahan,” imbuh Allison.
(jpc/pojoksatu)

De Bruyne, Leroy Sane Antar Manchester City ke Puncak

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City kembali ke puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris.
Hasil ini didapat usai mengalahkan Cardiff City dengan skor 2-0. City membuka keunggulan sejak di babak pertama.
Mereka menjebol gawang lawan lewat Kevin De Bruyne saat laga baru berjalan enam menit.
Pasukan Pep Guardiola menambah keunggulan satu menit jelang babak pertama berakhir lewat Leroy Sane di menit ke-44.
Skor 2-0 ini bertahan hingga akhir pertandingan. Dengan ini, City pun berhak atas tiga poin dan naik ke posisi puncak.
Mereka unggul satu poin dari Liverpool yang mengoleksi 79 poin dari 32 pertandingan.
Sementara Cardiff kini menempati urutan ke-18 dengan mengoleksi 28 poin.
(zul/pojoksatu)

Klub Lama Emiliano Sala Tuntut Cardiff Bayar Uang Transfer

POJOKSATU.id, INGGRIS – Klub lama Emiliano Sala, Nantes, dilaporkan menuntut kepada Cardiff City untuk membayar uang transfer sebesar £15 juta.
BBC melaporkan, Nantes dikabarkan bakal mengambil langkah hukum jika mereka tidak menerima pembayaran pertama dari Cardiff dalam 10 hari.
Sementara itu, sumber dari Cardiff menyebutkan mereka terkejut dengan tuntutan Nantes.
Meski begitu, mereka akan menghormati kontrak yang mereka buat dengan klub Prancis itu ketika semua fakta telah diklarifikasi.
Cardiff akan membayar biaya £15 juta kepada Nantes dengan mencicil selama periode tiga tahun.
Sebagaimana diketahui, Sala dilaporkan menjadi korban dari pesawat yang hilang dalam perjalanannya menuju Wales.
Dalam perkembangannya, petugas setempat sudah menemukan puing-puing pesawat yang diduga ditumpangi Sala dan pilot, David Ibbotson.
Terbaru, petugas juga menemukan jasad dalam pesawat tersebut. Namun begitu, belum dikonfirmasi apakah jasad tersebut Sala atau David Ibbotson.
Saat ini, petugas pun tengah melakukan upaya untuk evakuasi.
(zul/pojoksatu)

Petugas Temukan Puing Pesawat yang Ditumpangi Emiliano Sala

POJOKSATU.id, INGGRIS – Penyidik setempat berhasil menemukan puing-puing pesawat yang membawa pemain Cardiff, Emiliano Sala.
Dilaporkan metro.co.uk, Sebuah kapal pencari menemukan pesawat di dasar laut Selat Inggris, pagi waktu setempat.
Namun, Sala dan pilotnya David Ibbotson masih hilang dan diperkirakan meninggal dunia.
Disebutkan pula, pihak keluarga Sala dan Ibbotson sudah diberitahu mengenai kabar ini.
Sebagaimana diketahui, Sala dilaporkan menghilang saat dalam perjalanan kembali ke Wales setelah mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekan setimnya di Nantes, usai resmi bergabung dengan Cardiff.
Berdasarkan keterangan Kepolisian Guernsey, pesawat tersebut berangkat dari Nantes pada pukul 19.15.
Namun, tak berapa lama menara pengendali lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat saat di ketinggian 2.300 kaki.
Dilaporkan juga, Sala sempat mengirim pesan suara yang mengatakan dirinya takut sesaat sebelum pesawat menghilang.
(zul/pojoksatu)

Diduga Jadi Korban Pesawat Hilang, Ini Fakta tentang Emiliano Sala

POJOKSATU.id, INGGRIS – Rekturan anyar Cardiff City, Emiliano Sala diduga jadi salah satu penumpang dalam pesawat ringan yang hilang kontak di wilayah Guernsey, Inggris, Senin (21/1) kemarin.
Hingga saat ini proses pencarian pesawat beserta penumpangnya masih terus dilakukan pihak-pihak terkait.
Diketahui, Sala merupakan rekrutan anyar Cardiff Citt di bursa transfer Januari 2019.
Pemain kelahiran Argentina ini disebut-sebut telah memecahkan rekor pembelian Cardiff. Hanya saja, Cardiff tak menyebut secara pasti nilai pembelian Sala dari klub Prancis, Nantes, itu.
Rela bayar mahal, Cardiff tentunya melihat potensi besar dari Sala. Berikut ini, 5 fakta seputar Emiliano Sala:
1. Emiliano Sala memulai karir sepak bolanya bersama klub Argentina, Club Proyecto Crecer. Performa apiknya membuat Girondins Bordeaux kepincut. Sala pun menjalani debut bersama klub Prancis itu pada 2012.
2. Saat di Bordeaux, Sala tidak banyak mendapat kesempatan bermain. Ia malah dipinjamkan ke SM Caen. Hingga akhirnya FC Nantes merekrutnya pada Juli 2015.
3. Bersama Nantes, Sala muncul sebagai andalan di lini depan. Faktanya, ia telah mencetak 42 gol.
4. Ketajaman Sala membuatnya menjadi pencetak hattrick bagi Nantes setelah Mamadou Diallo pada 2006.
5. Sebelum dibeli Cardiff City, Emiliano Sala menjadi pemain ketiga tersubur di Ligue 1 musim ini. Hanya Kylian Mbappe (PSG/14 gol) dan Nicolas Pepe (Lille/13 gol) yang mencetak gol lebih banyak dari Sala. Dari total 26 gol Nantes musim ini, Sala berkontribusi melalui 12 gol dan 2 assist.
(jpc/pojoksatu)

Pesawat yang Ditumpangi Emiliano Sala Dikabarkan Hilang Kontak

POJOKSATU.id, INGGRIS – Kabar mengejutkan datang dari klub Liga Primer Inggris Cardiff City.
Dikabarkan, pesawat yang ditumpangi rekrutan anyar mereka, Emiliano Sala, dilaporkan hilang kontak di Selat Inggris.
Sala diketahui menaiki pesawat ringan (light aircraft) jenis PA-46 Malibu dari Prancis tujuan Wales.
Akan tetapi, pesawat yang ditumpangi bersama seorang pilot hilang dari jangkauan radar pada Senin (21/1) malam waktu setempat.
Hingga saat ini, pencarian pesawat yang ditumpangi Sala masih dilakukan. Sebelumnya, pencarian sempat dihentikan sementara akibat cuaca buruk dan dilanjutkan Selasa (22/1) pagi waktu setempat.
“Sejauh ini tidak ada jejak yang ditemukan. Pesawat ini terbang dari Nantes, Prancis ke Cardiff, Wales dan ditumpangi dua orang,” kata Kepolisian Guernsey, dilansir Goal.
Melalui pernyataan resminya, Cardiff membenarkan kabar tersebut. Namun mereka masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
“Kami sangat khawatir dengan kabar terbaru yang menyebutkan sebuah pesawat ringan hilang kontak di Selat Inggris tadi malam. Kami masih menunggu konfirmasi lebih lanjut sebelum memberi penjelasan lebih lanjut,” demikian pengumuman dari Cardiff.
Untuk diketahui, Cardiff baru saja meresmikan kedatangan Sala dari Nantes dengan rekor transfer klub senilai £15 juta pada akhir pekan lalu.
Sementara itu, menanggapi kabar ini, Federasi Sepakbola Prancis menyatakan ingin menunda duel Nantes kontra Sannois Saint-Gratien di ajang Coupe de France, Rabu (23/1), akibat insiden ini.
(zul/pojoksatu)