carlos tevez

Bus Boca Juniors Diserang, Carlos Tevez Sebut Conmebol Ingin Memaksakan Pertandingan

POJOKSATU.id, BUENOS AIRES – Bintang Boca Juniors, Carlos Tevez menjadi salahsatu korban serangan fans River Plate terhadap bus timnya jelang laga final leg 2 Copa Libertadores di Stadion Monumental, kemarin waktu setempat.
Beruntung, Carlos tidak mengalami luka serius. Mantan bintang Manchester City itu hanya sesak setelah menghirup gas air mata yang ditembakan nyasar petugas saat coba membubarkan massa.
Berbicara usai insiden tersebut, Tevez menyoroti sikap Conmebol yang terkesan ingin tetap menggelar pertandingan tersebut kendati timnya baru saja diserang.
Rusuh Final Copa Libertadores, Sejumlah Pemain Boca Juniors Dilarikan ke RS

“Kami dipaksa untuk memainkan pertandingan melawan River Plate di mana kami tidak memiliki kondisi yang tepat untuk ambil bagian,” kata Tevez kepada FOX Sports seperti dikutip dari Metro.
“Kami hanya ingin datang dan memberi tahu orang-orang bahwa kami dipaksa untuk bermain meskipun memiliki rekan tim yang tidak dalam kondisi terbaik,” sebut dia.
“Ini masalah sosial. Saya pikir itulah alasannya, lebih dari apa pun, mengapa mereka ingin memainkan pertandingan ini. Itu melampaui kondisi yang kami tim temukan saat ini,” sesal mantan bintang United itu.
Akibat insiden pelemparan terhadap rombongan bus pemain Boca Juniors itu, dua pemain, Pablo Perez  dam Gonzalo Lamardo harus dilarikan ke rumah sakit.
Perez mengalami luka cukup serius dibagian matanya karena terkena pecahan kaca bus. Sedangkan Lamardo akibat sesak setelah tembakan gas air mata petugas untuk membubarkan massa justru nyasar ke dalam bus.

l Torcedores do River Plate apedrejaram o ônibus do Boca Juniors na chegada ao Monumental de Núñez, na confusão a policia acabou jogando gás de pimenta para afastar a multidão. Alguns jogadores Xeneizes estão passando mal no vestiário, entre eles Tévez e Ábila. pic.twitter.com/Sk3sAseJot
— Guia do Futebol (@OGuiadoFutebol) November 24, 2018

(qur/pojoksatu)