cesc fabregas

Gol Pertama Fabregas Bawa Kemenangan bagi Monaco

POJOKSATU.id, JAKARTA – Cesc Fabregas mencetak gol pertamanya untuk Monako di Ligue 1 saat berhadapan dengan Toulouse.
Gol Fabregas di menit ke-62 menjadi penentu kemenangan pertama Monaco sejak pemecatan Thierry Henry.
Sebelumnya, Monaco lebih dulu unggul lewat gol yang dicetak Aleksandr Golovin di menit ke-15.
Namun, lima menit kemudian Toulouse menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Jullien di menit ke-20.
Dilaporkan BBC, Fabregas bergabung dengan Monako dengan kontrak tiga setengah tahun pada 11 Januari, ketika mantan rekan setimnya, Henry, masih memimpin.
Namun, Henry tak didepak setelah mengumpulkan hanya lima kemenangan di semua kompetisi.
Leonardo Jardim, yang menghabiskan empat tahun di Monako dan mengamankan gelar Ligue 1 pada 2016-17, lantas menggantikan Henry dengan kontrak dua setengah tahun.
(zul/pojoksatu)

Lambaian dan Tangisan Fabregas di Stamford Bridge

POJOKSATU.id, INGGRIS – Francesc Fabregas memberikan sinyal kuat dirinya bakal segera hengkang dari Chelsea.
Pada akhir pertandingan melawan Nottingham Forest yang digelar Stamford Bridge pada Sabtu (6/1) malam, Fabregas berkeliling stadion sambil melambaikan tangannya.
Dalam laga babak ketiga Piala FA tersebut, tak biasanya Fabregas bermain sejak menit pertama.
Bukan hanya itu, di lengannya terpasang ban kapten. Sinyal yang tidak biasa bagi seorang Fabregas.
Pada menit ke-85, saat Chelsea sudah unggul 2-0, Fabregas ditarik keluar oleh manajer Maurizio Sarri. Itulah awal dari momen penuh haru di Stamford Bridge.
Fabregas mendapat standing ovation dari penonton dan pelukan dari rekan setimnya. Fabregas pun berjalan sambil meneteskan air mata.
Bek Chelsea, David Luiz, mengaku kalau Fabregas mengucapkan salam perpisahan di kamar ganti. Namun dia enggan menjabarkan apa saja yang diucapkan Fabregas.
“Dia menyampaikan pidato perpisahannya, dan kemudian kami semua mengucapkan terima kasih dan memeluknya,” jelas David Luiz, dilansir Skysport.
Dia menambahkan,”Selalu sulit untuk kehilangan pemain, khususnya pemain seperti dia. Karena, seperti yang selalu saya katakan, dia pemain hebat dunia. Tapi saya mengerti ini adalah sebuah proses. Dan jika ini (perpisahan) adalah yang terbaik untuk dia dan klub, maka kami harus bisa memahaminya.”
Hingga saat ini, belum dipastikan akan ke mana Fabregas berlabuh. Akan tetapi, kontraknya bersama Chelsea akan berakhir musim panas nanti.
Karena itu, bisa jadi Chelsea melepasnya pada bursa transfer Januari ini daripada kehilangan Fabregas tanpa mendapat sepeser pun.
(jpc/pojoksatu)