copa del rey

Selamatkan Muka Barcelona di El Clasico, Ini Kata Malcom

POJOKSATU.id, BARCELONA – Semifinal Copa del Rey yang mempertemukan Barcelona vs Real Madrid berakhir imbang.
Tuan rumah tertinggal lebih dahulu setelah Lucas Vazquez mencetak gol pada menit ke-6. Skor 0-1 tak berubah hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, Malcom Filipe Silva de Oliveira menjadi pahlawan Barcelona. Dirinya menyelamatkan Barca dari kekalahan, lewat gol sepakan keras kaki kirinya di menit ke-57.
Hingga leg pertama babak semifinal Copa del Rey pun berakhir 1-1.
Menjadi penyelamat Barca, Malcom menuturkan, “Itu adalah gol yang membantu kami kembali ke pertandingan. Kami akan pergi ke Santiago Bernabeu (leg kedua semifinal, 24 Februari) dengan percaya diri,” ujarnya.
Soal digantikan Carles Alena di 14 menit laga tersisa, Malcom mengaku bersyukur.
“Ya, saya agak lelah. Saya belum banyak bermain baru-baru ini, tetapi saya lebih percaya diri,” ucapnya.
Lebih lanjut, pemain asal Brasil berusia 21 tahun itu lalu membantah bahwa sejak kedatangannya di awal musim ke Barca, dia tertekan dan sulit berkembang.
“Saya selalu berusaha tenang. Saya punya teman yang memberi saya kepercayaan diri, ada keluarga, agen dan semuanya yang berjuang untuk saya. Rekan satu tim juga selalu memberi dukungan,” tandasnya.
(adk/jpnn/pojoksatu)

Ini Alasan Valverde Cadangkan Messi di El Clasico

POJOKSATU.id, SPANYOL – Laga El Clasico pada semifinal Copa del Rey, Kamis (7/2) dini hari, berakhir imbang 1-1.
Pada pertandingan ini, pemain andalan Barca, Lionel Messi baru diturunkan pada babak kedua.
Sebagaimana diketahui, Messi memang mengalami cedera paha. Ia bahkan diragukan tampil membela klubnya ketika itu.
Namun, dalam sesi terakhir latihan, Messi terlihat normal. Sang pelatih, Ernesto Valverde pun mengungkap alasannya.
Ia mengaku tidak ingin ambil resiko pada laga ini. Sebab, Messi mengaku masih merasa sedikit tidak nyaman.
“Leo memang baik-baik saja. Namun kami hanya enggan mengambil risiko terhadapnya di laga ini. Dia merasakan sedikit ketidaknyamanan, jadi kami melakukan apa yang terbaik untuknya,” ungkap Valverde, seperti dikutip Marca.
Bicara leg kedua nanti, untuk bisa lolos ke final, Valverde mengatakan jika anak asuhnya ditarget meraih kemenangan atau minimal imbang 1-1.
(zul/pojoksatu)

Jelang El Clasico, Barcelona Beri Sinyal Bakal Diperkuat Lionel Messi

POJOKSATU.id, SPANYOL – Lionel Messi sempat diragukan turun pada laga El Clasico di semifinal Copa Del Rey, Kamis (7/2) dini hari.
Pasalnya, ia mengalami cedera paha saat Barca ditahan imbang melawan Valencia pada lanjutan La Liga.
Ketidakhadiran Messi di laga El Clasico makin kuat lantaran ia absen dalam sesi latihan penuh pada Senin.
Namun pada sesi akhir sebelum menghadapi rival abadi mereka, Real Madrid, ia kembali bergabung dengan rekan setim.
Barca lantas memberi sinyal jika mereka bakal diperkuat Messi. Hal ini dilihat dari daftar pemain yang ada.
Valverde sendiri menuturkan jika pihaknya akan melihat kesiapan pemainnya sebelum benar-benar diturunkan.
“Jika Leo siap ia akan siap, jika tidak maka tidak,” tegas Valverde.
“Tapi saya tidak berpikir itu mengubah siapa unggulannya. Jika ia fit ia akan ada di skuat, dan jika tidak maka tidak akan ada di skuat,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)

Semifinal Copa Del Rey, Barcelona Siapkan Kampanye Politik Catalonia

POJOKSATU.id, BARCELONA – Tengah pekan ini, Barcelona akan menghadapi Real Madrid di semifinal Copa del Rey.
Anggota Committees for the Defence of the Republic di Barcelona mendorong para penggemar Barcelona menggunakan laga timnya melawan Real Madrid itu sebagai momen menunjukkan agenda politik mereka untuk memajukan kampanye kemerdekaan Catalonia.
Fan Barcelona diminta untuk mengibarkan bendera Catalan dalam jumlah besar saat laga El Clasico, Kamis (7/2) dini hari WIB.
“Mari kibarkan bendera Catalan. Gunakan bendera Catalan untuk menunjukkan bahwa kita (warga Catalonia) serius mendapatkan kemerdekaan,” ujar salah seorang anggota CDR, seperti dikutip dari Marca.
Diketahui, selama beberapa bulan terakhir, ketegangan antara Catalonia dan pemerintah Spanyol memang meningkat.
Catalonia terus mendorong kemerdekaannya. “Kita (Catalan) perlu melakukannya untuk tahanan politik kita. Kita harus membuatnya (El Clasico) menjadi suasana bermusuhan dengan mencemooh Real Madrid dan para pemain mereka,” imbuh anggota CDR tersebut.
Selama ini, rivalitas Barcelona versus Real Madrid juga sering dibumbui dengan konflik politik antara Catalonia dan pemerintahan Spanyol.
Real Madrid dianggap sebagai perwakilan Spanyol buat elite politik di Catalonia.
“Barcelona, sebagai klub, terbuka untuk membiarkan para pendukung mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka mengenai masalah ini,” ujar anggota CDR itu.
(adk/jpnn/pojoksatu)

Jadwal Siaran Bola 29-31 Januari 2019 : Piala Asia, Liga Inggris, Hingga Coppa Del Rey

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jadwal siaran bola diwarnai sejumlah pertandingan. Mulai dari Piala Asia, Liga Inggris, Piala Indonesia hingga Coppa del Rey.
Piala Asia akan mempertemukan Qatar vs Uni Emirat Arab. Kedua negara ini berebut tiket final yang bakal digelar 1 Februari nanti.
Sejumlah pertandingan di Liga Inggris juga akan kembali bergulir setelah sebelumnya tertunda akibat Piala FA.
Pada pekan ke-24 nanti, Manchester United akan menghadapi Burnley, Newcastle United menghadapi Manchester City.
Sedangkan Liverpool akan menghadapi Leicester City dan Tottenham Hotspur akan menghadapi Watford.
Sementara di Coppa del Rey, Barcelona akan menghadapi Sevilla, Real Betis menghadapi Espanyol dan Valencia menghadapi Getafe.
Berikut jadwal pertandingan bola mulai dari 29, 30, 31 Januari 2019:
Selasa, 29 Januari 2019
Piala Asia
21:00 – Qatar vs Uni Emirat Arab
Piala Indonesia
19:00 WIB – Madura United vs Cilegon United
Rabu, 30 Januari 2019
Liga Inggris
02:45 – Arsenal vs Cardiff City
02:45 – Fulham vs Brighton & Hove Albion
02:45 – Huddersfield Town vs Everton
02:45 – Wolverhampton Wanderers vs West Ham United
03:00 – Manchester United vs Burnley
03:00 – Newcastle United vs Manchester City
Copa Del Rey
03:30 – Valencia vs Getafe
Coppa Italia
02:45 WIB – AC Milan vs Napoli
Piala Indonesia
15:00 WIB – Persinga Ngawi vs Persebaya Surabaya
Kamis, 31 Januari 2019
Liga Inggris
02:45 – AFC Bournemouth vs Chelsea
02:45 – Southampton vs Crystal Palace
03:00 – Liverpool vs Leicester City
03:00 – Tottenham Hotspur vs Watford
Copa Del Rey
01:30 – Real Betis vs Espanyol
03:30 – Barcelona vs Sevilla
Coppa Italia
00:15 WIB – Fiorentina vs AS Roma
02:45 WIB – Atalanta vs Juventus
Piala Indonesia
15:00 WIB – 757 Kepri Jaya vs Persija Jakarta
19:00 WIB – PSS Sleman vs Barito Putera
(zul/pojoksatu)

Real Madrid Tumbangkan Girona 4-2

POJOKSATU.id, SPANYOL – Real Madrid meraih kemenangan saat menghadapi tim tamu Girona di leg pertama babak perempat final Copa del Rey, Jumat (25/1).
Girona sempat membuat Real Madrid tersentak berkat gol yang diciptakan Alexander Lozano di menit ke-7.
Los Blancos berhasil menyamakan kedudukan 1-1 setelah Lucas Vazquez berhasil menjebol gawang lawan di menit ke-18.
Bahkan, Madrid balik unggul lewat gol Sergio Ramos dari titik penalti di menit ke-42. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, lagi-lagi pendukung Madrid dibuat cemas karena gol yang ciptakan Girona di menit ke-66 setelah mendapat hadiah penalti.
Alex Granell yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjebol gawang Madrid hingga kedudukan berubah 2-2.
Demi menjaga peluang lolos ke semifinal, Madrid tak menyerah. Hingga akhirnya Sergio Ramos kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-77.
Dan, Karim Benzema menggenapkan kemenangan Madrid menjadi 4-2 di menit ke-80.
(zul/pojoksatu)

Tegas, Bantahan Pelatih Barcelona Terhadap Tudingan Levante

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde angkat suara menanggapi tudingan Levante di ajang Copa del Rey.
Levante melaporkan Barcelona ke RFEF karena menurunkan pemain ilegal yang sedang dalam masa suspensi, yakni penggawa Barcelona B, Chumi.
Ditegaskan Valverde, timnya yakin tidak melakukan hal yang salah seperti yang dituduhkan kubu Levante tersebut.
Barcelona Anggap Tudingan Levante Konyol
Turunkan Pemain Suspensi, Barcelona Bisa Senasib Real Madrid

Dikatakannya, pemain yang dipersoalkan tersebut boleh diturunkan di ajang Copa del Rey karena suspensi yang diterimanya hanya berlaku di liga (Segunda B) dimana sang pemain bermain.
“Kami tidak punya keraguan apa pun tentang status Chumi. Bagi itu sebelum, atau sepanjang atau setelah pertandingan,” tegas Valverde dikutip Pojoksatu.id dari laman Marca.
“Kami yakin bahwa kami tidak melakukan kesalahan. Kami tahu betul bahwa dia mendapat sanksi dan kami tidak bisa memainkannya di laga melawan Eibar tapi di ajang ini (Copa del Rey) kami bisa,” tegasnya.
Sebelumnya, Levante melaporkan Barcelona ke federasi sepak bola Spanyol karena raksasa Catalonia itu telah menurunkan pemain ilegal.
Chumi mendapatkan lima kartu kuning di pentas Segunda B, sehingga secara otomatis sang pemain mendapatkan sanksi larangan bermain dalam satu laga.
Atas tudingan itu, Levante merujuk pada dua pasal dalam Kode Disiplin sebagai dasar laporan mereka, yakni pasal 56.3 dan 76.
Jika Barcelona terbukti bersalah dan melanggar aturan, Lionel Messi dan koleganya terancam didiskualifikasi dari ajang Copa del Rey, sebagaimana yang pernah dialami Real Madrid.
(qur/pojoksatu)

Barcelona Anggap Tudingan Levante Konyol

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Barcelona mengaku tak habis pikir dengan laporan Levante ke federasi sepak bola Spanyol atau RFEF yang melaporkan indikasi pelanggaran yang dilakukan Barca di pentas Copa del Rey.
Levante melaporkan Barcelona ke RFEF karena menurunkan pemain ilegal yang sedang dalam masa suspensi, yakni penggawa Barcelona B, Chumi.
Mensikapi langkah Levante tersebut, Barca pun menganggapnya lucu dan menggelikan, karena tudingan Levante tidak mendasar.
Turunkan Pemain Suspensi, Barcelona Bisa Senasib Real Madrid
Barca pun menegaskan, mereka punya dasar yang kuat mengambil keputusan tersebut (menurunkan Chumi di leg 1 Copa del Rey kontra Levante).
“Yang lucu adalah bahwa seorang dari federasi belum memberi tahu apa pun kepada kami. Itu logika kami untuk melihat situasi Chumi,” tutur juru bicara Barca, Josep Vives dikutip pojoksatu.id dari Marca.
Karena itu,  pihaknya mengaku terkejut dengan munculnya pengaduan ini, karena Barca belum pernah mendapatkan peringatan sebelumnya dari federasi.
“Kami terkejut (tertawa). Kami mendapatkan kabar dari media, kami tidak menerima surat apapun di atas meja. Kami menganalisis kasus ini dan membuat kesimpulan bahwa Chumi memenuhi syarat untuk bermain di Copa del Rey. Federasi juga tak menuntut apa pun,” ungkapnya.
Ditegaskan Josep, Chumi memang sedang dalam suspensi atas akumulasi kartu kuning di pentas Segunda B, sehingga larangan tersebut tak berlaku di ajang lain termasuk Copa del Rey.
“Kami percaya bahwa dia punya lisensi untuk bermain di Segunda B dan dengan mempertimbangkan aturan tahun lalu, sanksi harus dijalankan dalam kompetisi yang mereka mainkan (Segunda B),” ebut dia.
Karena merujuk pada aturan itulah, ditegaskan Vives, Barca memutuskan menurunkan sang pemain dan hal itu jelas tidak melanggar aturan apapun. “Jadi, itulah posisi kami (atas pelaporan Levante),” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Turunkan Pemain Suspensi, Barcelona Bisa Senasib Real Madrid

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Barcelona berpotensi mengikuti jejak seteru abadi mereka, Real Madrid terdiskualifikasi di ajang Copa del Rey.
Memastikan lolos ke perempat-final Copa del Rey musim ini, Blaugrana terancam dicoret keikutsertaannya karena menurunkan pemain yang sedang dalam suksensi (hukuman bertanding).
Hal ini sebagaimana laporan Levante yang telah melaporkan Barca menurunkan bek Chumi, penggawa Barcelona B saat laga leg 1 kontra Levante di Ciutat de Valencia, pekan lalu.
Apabila komplain Levante ini didengar dan diterima pihak RFEF untuk kemudian menyatakan Barcelona bersalah, maka Lionel Messi dan koleganya terancam mengalami nasib serupa dengan seteru abadi mereka, Real Madrid pada 2015.
Kala itu, Los Blancos pun didiskualifikasi dari kompetisi akibat menurunkan Denis Cheryshev saat menghadapi Cadiz.
Pasalnya, pemain Rusia itu sedang dalam hukuman menyusul akumulasi tiga kartu kuning di Copa, dan Copa del Rey musim itu pun akhirnya jatuh ke tangan Barcelona sebagai kampiun.
Namun, Barca berkeyakinan keputusan mereka tersebut (menurunkan Chumi) tidak melanggar aturan, karena suspensi yang diterima sang pemain hanya berlaku di liga.
(qur/pojoksatu)

Lolos Perempat Final Copa Del Rey, Barcelona Malah Terancam Didiskualifikasi

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Kemenangan telak Barcelona atas Levante sekaligus untuk menyegel satu tiket babak perempat final Copa del Rey terancam sia-sia setelah Barca terancam terdiskualifikasi di ajang tersebut.
Potensi dicoretnya Los Cules dari Copa del Rey musim ini setelah kedapatan menurunkan pemain yang sedang dalam suspensi di laga leg pertama kontra Levante.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal, Barca menurunkan bek Juan Brandariz alias Chumi, penggawa Barcelona B saat laga di Ciutat de Valencia pekan lalu.

Chumi yang tampil selama 58 menit saat Barca menyerah 2-1 dari tuan rumah itu ternyata masih menjalani suspensi karena akumulasi lima kartu kuning di Segunda Division B.
Namun, Barca saat itu berkeyakinan langkah tersebut tidak melanggar aturan, karena suspensi yang diterima sang pemain hanya berlaku di liga.
Reaksi pun datang dari kubu Levante yang telah melayangkan protes keras kepada pihak federasi sepakbola Spanyol atau RFEF.
“Ini bukan situasi mudah, sebagai orang yang berkecimpung di dunia olahraga kami lebih senang meraih kemenangan di lapangan,” tutur presiden Levante, Quico Catalan.
“Apa pun yang terjadi (dalam laga leg kedua), Levante akan menghadap federasi dengan situasi ini besok hari ini). Akan ada komplain jika kami tidak lolos. Dan jika kami lolos, akan ada laporan kepada federasi untuk menjelaskan apa yang telah terjadi,” paparnya.
Apabila komplain Levante ini didengar dan diterima pihak RFEF untuk kemudian menyatakan Barcelona bersalah, maka Lionel Messi dan koleganya terancam mengalami nasib serupa dengan seteru abadi mereka, Real Madrid pada 2015.
Kala itu Los Blancos didiskualifikasi dari kompetisi akibat menurunkan Denis Cheryshev saat menghadapi Cadiz.
Pasalnya, pemain Rusia itu sedang dalam hukuman menyusul akumulasi tiga kartu kuning di Copa. Piala Raja musim itu pun akhirnya jatuh ke tangan Barcelona sebagai kampiun.
(qur/pojoksatu)