copa italia

Pecundangi Juventus, Atalanta Ikuti Jejak Real Madrid dan Barcelona

POJOKSATU.id, ATALANTA – Atalanta mengikuti jejak Real Madrid dan Barcelona sebagai tim yang pernah mempecundangi Juventus dengan skor telak tak terbalas 3-0.
Atalanta sukses membungkam Bianconerri sekaligus menghentikan langkah Cristiano Ronaldo dan koleganya di pentas Copa Itallia.
Tiga gol Atalanta yang tercipta di di Stadio Atleti Azzurri d’Italia, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB di babak perempat-final Copa Italia itu sendiri didonasi Duvan Zapata di menit 39 dan menit 86, dan gol pembuka Timothy Castagne di menit 37.
Atalanta Hancurkan Asa Treble Winner Juventus
Dikutip Opta, Paolo, atas pencapaian gemilang Atalanta tersebut, mereka pun kini bisa disejajarkan dengan Real Madrid, duo raksasa LaLiga yang juga pernah menang 3-0 atas Juve.
Los Blancos menang 3-0 atas Juve pada April 2018 dan Blaugrana memenangkannya pada September 2017 lalu.
Pelatih Juve, Massimiliano Allegri yang diusir wasit di laga itu karena terlibat friksi dengan pejabat pertandingan mengaku tim lawan pantas menang.
“Atalanta sepenuhnya layak lolos (semifinal) karena memiliki lebih banyak semangat untuk bermain,” ucapnya.
Max Allegri pun menyebut, timnya bermain di bawah standar karena mengalami kelelahan. “Kami kehabisan tenaga. Itu bisa terjadi setelah melalui perjalanan panjang dengan kesuksesan,” katanya.
Meski begitu, Allegri menegaskan tak terlalu menyesali hasil minor tersebut, karena mereka harus kembali fokus pada Serie A dan persiapan menghadapi babak 16 besar Liga Champions.
“Ini bukanlah sesuatu yang harus didramatisir, karena ini hanya sebuah hari yang buruk. Atalanta sepenuhnya pantas untuk lolos dan memiliki semangat lebih,” ucapnya.
Allegri juga kembali menanggapi santai kekalahan perdana timnya di pentas domestik musim ini tersebut.
“Saya tidak merasa ini menjadi alarm untuk dikhawatirkan, karena mustahil bisa memenangkan setiap laga,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Massimiliano Allegri: Pemain Kami Kehabisan Tenaga!

POJOKSATU.id, ATALANTA – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengungkapkan faktor yang menyebabkan timnya tersingkir dari Copa Italia setelah dibungkam Atalanta 0-3 di perempat-final di Bergamo, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB.
Max Allegri menyebut, salahsatu faktornya adalah soal stamina timnya yang terkuras habis karena padatnya jadwal pertandingan.
“Kami kehabisan tenaga. Itu bisa terjadi setelah melalui perjalanan panjang dengan kesuksesan,” kata Allegri usai pertandingan kepada Rai Sport.
Diusir Wasit dan Juventus Kalah, Massimiliano Allegri Cuma Bilang Begini
Juventus Tersingkir dari Copa Italia, Massimiliano Allegri Diusir Wasit
Atalanta Hancurkan Asa Treble Winner Juventus
Massimiliano Allegri – Pelatih Juventus (@juventus/twitter)
Namun begitu, Allegri mengaku mendapatkan pelajaran atas kekalahan sekaligus kegagalan timnya di ajang Copa Italia itu.
“Saya pikir pelajaran seperti ini (kalah dari Atalanta) bisa berguna untuk tim,” ucapnya.
“Musim lalu, kami bermain imbang melawan Cutrone dengan kesulitan yang nyata, lalu jatuh di tangan Napoli. Anda selamat satu kali, dua kali, tapi pada akhirnya akan terjatuh juga,” tuturnya.
Meski begitu, Allegri menegaskan tak terlalu menyesali hasil minor tersebut, karena mereka harus kembali fokus pada Serie A dan persiapan menghadapi babak 16 besar Liga Champions.
“Ini bukanlah sesuatu yang harus didramatisir, karena ini hanya sebuah hari yang buruk. Atalanta sepenuhnya pantas untuk lolos dan memiliki semangat lebih,” ucapnya.
Allegri juga kembali menanggapi santai kekalahan perdana timnya di pentas domestik musim ini tersebut.
“Saya tidak merasa ini menjadi alarm untuk dikhawatirkan, karena mustahil bisa memenangkan setiap laga,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Diusir Wasit dan Juventus Kalah, Massimiliano Allegri Cuma Bilang Begini

POJOKSATU.id, ATALANTA – Atalanta memberikan kejutan di ajang Copa Italia setelah sukses membungkam Juventus di babak perempat-final dengan skor telak tak terbalas 3-0, di Bergamo, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB.
Duvan Zapata tampil mengesankan di laga ini setelah menyumbang dua gol di menit 39 dan menit 86. Sementara gol pembuka tuan rumah disarangkan Castagne di menit 37.
Dengan hasil minor ini, praktis Juventus gagal bersaing dalam perburuan gelar Copa Italia musim ini sekaligus memupus asa mereka untuk merengkuh treble winners musim ini.
Juventus Tersingkir dari Copa Italia, Massimiliano Allegri Diusir Wasit
Atalanta Hancurkan Asa Treble Winner Juventus
Laga itu sendiri diwarnai dengan pengusiran Massimiliano Allegri. Sang allenatore Bianconerri itu diusir wasit dari sisi lapangan akibat melakukan protes yang dianggap berlebihan terhadap ofisial keempat pertandingan.
Terkait insiden tersebut dan hasil akhir yang diterima timnya, Max Allegri menanggapi dengan tenang. Ia menyebut Juventus hanya sedang kurang beruntung saja.
“Kami punya beberapa pemain yang baru kembali dari cedera, sedangkan yang lainnya sedang absen. Anda bisa kembali pulih dari situasi negatif di satu atau dua pertandingan, tapi pada akhirnya anda akan tetap kalah,” tuturya kepada Rai Sport.
Karena itu, kekalahan Juventus atas Atalanta dianggapnya wajar, dan ia mengajak seluruh skuat melupakan kekalahan dan kembali fokus menatap laga berikutnya.
“Ini bukanlah sesuatu yang harus didramatisir, karena ini hanya sebuah hari yang buruk. Atalanta sepenuhnya pantas untuk lolos dan memiliki semangat lebih,” ucapnya.
Allegri juga kembali menanggapi santai kekalahan perdana timnya di pentas domestik musim ini tersebut.
“Saya tidak merasa ini menjadi alarm untuk dikhawatirkan, karena mustahil bisa memenangkan setiap laga,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Ini Dia Barang-Barang yang Disita Satgas Antimafia Bola dari Kantor PSSI

POJOKSATU.id, JAKARTA – Satgas Antimafia Bola melakukan penggeledahan selama 17 jam di kantor PSSI yang terletak di dua tempat, yakni di FX Sudirman dan Kemang, Jakarta, Rabu (30/1/2019) malam WIB.
Dari penggeledahan maraton tersebut satgas berhasil mengamankan sejumlah barang yang akan dijadikan alat bukti kasus pengaturan skor atau match-fixing.
Di total ada 71 barang yang disita satgas dari markas federasi yang berlokasi di FX Sudirman tersebut, yang terdiri atas dokumen fisik, digital, termasuk CPU komputer dan barang lainnya.

Sedangkan dari kantor lama yang berada di Kemang, sebanyak 153 dokumen tertulis telah diamankan sebelumnya.
Kasubdit Keamanan Negara (Kamneg) AKBP Dedy Murti yang memimpin jalannya penggeledahan itu menuturkan, barang-barang yang disita bervariatif.
“Selain dokumen tertulis, bukti transfer, catatan keuangan ada juga kontrak. Ini berdasarkan laporan nomor 6990 tertanggal 29 Desember 2018,” tuturnya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Hingga subuh tadi, sejumlah petugas satgas terlihat masih mengeluarkan sejumlah barang sitaan mulai dari dua box besar, satu box kecil dan dua unit CPU.
“Barang bukti tersebut harus kami analisa dan perdalam. Kami juga akam bekerja sama dengan PSSI juga,” sebutnya.
Dedi menyebutkan, secara keseluruhan pihaknya telah menyita 224 barang dalam giat penggeledahan tersebut. “Nanti akan ada pengembangan lagi,” tandasnya.
Penggeledahan itu sendiri terkait dengan penanganan kasus skandal pengaturan skor yang dilaporkan eks manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi.
Terkait kasus praktik mafia bola tersebut, belasan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan beberapa dantaranya berasal dari PSSI.
(qur/pojoksatu)

Juventus Tersingkir dari Copa Italia, Massimiliano Allegri Diusir Wasit

POJOKSATU.id, ATALANTA – Atalanta memberikan kejutan di ajang Copa Italia setelah sukses membungkam Juventus di babak perempat-final dengan skor telak tak terbalas 3-0, di Bergamo, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB.
Duvan Zapata tampil mengesankan di laga ini setelah menyumbang dua gol di menit 39 dan menit 86. Sementara gol pembuka tuan rumah disarangkan Castagne di menit 37.
Dengan hasil minor ini, prakti Juventus gagal bersaing dalam perburuan gelar Copa Italia musim ini sekaligus memupus asa mereka untuk merengkuh treble winners musim ini.
Atalanta Hancurkan Asa Treble Winner Juventus
Massimiliano Allegri – Pelatih Juventus (@juventus/twitter)
Laga itu sendiri diwarnai dengan pengusiran Massimiliano Allegri. Sang allenatore Bianconerri itu diusir wasit dari sisi lapangan akibat melakukan protes yang dianggap berlebihan terhadap ofisial keempat pertandingan.
Atalanta sendiri memang layak memenangkan laga krusial ini karena mampu menunjukkan permainan impresif sejak menit awal.
Pasukan Gian Piero Gasperini itu tampil dominan sejak wasit meniup peluit kick-off tanda pertandingan dimulai.
Timothy Castagne membawa Atalanta unggul di menit 37 setelah tembakan ke pojok kanan bawah gawang gagal diantisifasi Wojciech Szczesny.
Hanya berselang dua menit, Atalanta menggandakan keunggulan, kali ini lewat aksi Duvan Zapata, yang mencetak golnya ke-19 pada musim ini.
Usai turun minum, Juventus meningkatkan permainan dan Daniele Rugani nyaris mencetak gol andai sundulan kepalanya tidak mengenai mistar gawang Atalanta.
Memasuki menit ke-86, Zapata mencetak gol keduanya sekaligus memupus harapan Juventus untuk bangkit.
Kesalahan Mattia De Sciglio membuat dirinya bisa menjebol gawang Szczesny lagi. Ini adalah golnya yang ke-17 dari sepuluh pertandingan terakhir di berbagai ajang kompetisi.
(qur/pojoksatu)