Cristiano Ronaldo

Pemain Ajax Ini Ingin Hentikan Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ajax akan menghadapi Juventus pada babak perempat final Liga Champions 2019.
Pada leg pertama, Ajax akan bertindak sebagai tuan rumah dan laga akan berlangsung di Johan Cruyff Arena, Amsterdam.
Seminggu setelahnya, mereka bakal bertandang ke markas Juventus di Stadion Alianz, Turin.
Menghadapi Juve, bek kiri Ajax Nicolas Tagliafico mengaku siap dan berniat untuk menghentikan Ronaldo.
“Kami akan memiliki antusiasme yang sama dengan yang kami miliki saat melawan Real Madrid ketika kami lawan Juventus,” kata Tagliafico kepada Mundo Deportivo.
“Ronaldo harus dihentikan sebagai sebuah tim. Kami harus menghadapi pemain dengan kualitas mereka dengan senjata kami, memenangkan bola kembali, memiliki penguasaan, mencoba mengendalikan permainan.
“Ini sama sekali tidak mudah. Kami harus mempersenjatai diri secara strategis dengan sangat baik untuk dua pertandingan ini,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Ditahan Imbang Ukraina, Pelatih Portugal Ogah Terjebak Pertanyaan Soal Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Portugal gagal raih kemenangan di laga perdana grup B kualifikasi Piala Eropa 2020.
Mereka ditahan imbang Ukraina dengan skor 0-0. Padahal, pada pertandingan tersebut mereka menurunkan Cristiano Ronaldo.
Usai pertandingan pelatih Portugal Fernando Santos tidak mau membahas soal Ronaldo.
Ia tidak mau terjebak pada pertanyaan seputar pemain Juventus itu. Pasalnya, saat ini yang terpenting mereka perlu berbenah untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Santos juga menegaskan jika Portugal adalah sebuah tim, terdiri dari sejumlah pemain. Sehingga tidak fokus hanya pada Ronaldo.
“Sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya. Dan bahkan dengan Cristiano atau tanpa Cristiano. Ini bukan intinya,” ujarnya.
“Kami harus memikirkan momen kolektif tim dan tidak fokus pada pertanyaan apakah Cristiano bermain atau tidak,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo Terancam Kena Sanksi UEFA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Cristiano Ronaldo terancam kena sanksi UEFA, karena aksi selebrasi kontroversial saat Juventus lawanAtletico Madrid di Liga Champions.
Pada pertandingn tersebut, Ronaldo mencetak hat-trick yang membuat Juve melenggang ke babak perempat final.
Pada salah satu selebrasinya, Ronaldo melakukan selebrasi cojones, yaitu menunjuk pada bagian alat vitalnya.
Apa yang dilakukan Ronaldi diduga sebagai aksi balasan terhadap selebrasi serupa yang dilakukan pelatih Atletico Diego Simeone di leg pertama.
Ketika itu, Juve tumbang dua gol tanpa balas dari Atletico. Karena selebrasinya itu, Simeone memang tidak dihukum, namun ia dikenai denda.
Sementara itu, terkait Ronaldo, karena tindakan tak pantas itu UEFA pun segera melakukan penyelidikan. Mereka akan membahasnya dalam rapat pada 21 Maret mendatang.
Jika terbukti bersalah, sang pemain terancam absen saat kontra Ajax April mendatang.
“Setelah investigasi yang dilakukan Badan Etika dan Disiplin UEFA, berdasarkan Artikel 55 dalam Regulasi Disipliner UEFA, proses disipliner telah dibuka terkait laga 16 besar Liga Champions antara Juventus dan Atletico Madrid yang digelar 12 Maret di Italia,” demikian pernyataan resmi UEFA, Senin (18/3).
Sementara itu, Juventus optimis jika pemainnya terhindar dari sanksi.
“Setiap pemain boleh melakukan selebrasi sesukanya. Saya tidak melihat hal yang aneh, itu hanya sebuah selebrasi. Tidak akan ada hukuman untuknya,” kata pelatih Massimiliano Allegri.
(zul/pojoksatu)

Tak Sekedar Iba, Martunis Jadi Anak Angkat Ronaldo karena Hal Ini

POJOKSATU.id, BANDA – Martunis, korban bencana tsunami Aceh pada 2004 silam dianggap telah menyelamatkan lambang negara Portugal saat musibah maha dahsyat itu.
Martunis yang saat itu masih kecil ditemukan selamat oleh tim penyelamat setelah terapung-apung di lautan dengan mengenakan jersey KW timnas Portugal bernomor punggung 10.
Itulah kemudian yang membuat megabintang lapangan hijau, Cristiano Ronaldo takjub, sehingga memutuskan mengadopsinya sebagai anak angkat.
Martunis: Tak Mudah Menjadi Anak Angkat Cristiano Ronaldo

Martunis pun bercerita ikhwal penyelamatan dramatis dirinya. Saat itu, kenang Martunis, ia pertama kali ditemukan oleh wartawan asal Inggris.
“Saya sempat difoto wartawan dari Inggris (Sky Sports). Saat itu saya mengenakan jersey timnas Portugal,” kisah Martunis dalam acara Talk Show yang diunggah di channel YouTube Merry Riana.
“Ketika lihat jersey timnas Portugal yang saya kenakan, Ronaldo langsung komentar ‘ada seorang anak yang menyelamatkan lambang negara kami’. Dia langsung ajak saya ke Portugal,” tuturnya.
Singkat cerita, Martunis lantas diundang ke Portugal. Di sana, dia bertemu dengan beberapa pemain top dunia yang bermain untuk Selecao das quinas.
“Saya bertemu dengan pemain Portugal lain, ada Luis Figo juga. Setelah beberapa minggu kemudian, Ronaldo langsung ke Aceh. Itu yang membuat saya termotivasi,” ujarnya.
Ada kata-kata dari Ronaldo yang sampai saat ini terus terngiang di telinganya. “Dia tidak pernah tanya apa yang saya rasakan kala itu, dia cuma dengar cerita. Saya bahagia dan senang,” ucapnya.
(qur/pojoksatu)

Kehilangan 1 Juta Follower, Cristiano Ronaldo Santai

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengguna Instagram dibuat heboh dengan menurun drastisnya jumlah follower atau pengikut mereka.
Pasalnya, satu akun bisa kehilangan follower jumlahnya bisa mencapai ratusan, ribuan bahkan jutaan. Hal ini juga dialami para selebriti dunia.
Dilansir Stuff, diantara selebriti dunia yang kehilangan follower adalah, Kylie Jenner, Justin Bieber, Selena Gomez serta pemain sepak bola Cristiano Ronaldo.
Hal ini didasarkan penelusuran konsultan media sosial Matt Navarra yang telah melacak “akun populer” yang terpengaruh.
Disebutkan, para pengguna yang diantaranya para selebriti dunia itu kehilangan lebih dari satu juta pengikut.
Selain Ronaldo, pemain terbaik Afrika yang juga pemain Liverpool, Mohamed Salah juga dikabarkan kehilangan sejumlah followernya.
Banyak spekulasi muncul soal penurunan pengikut yang tiba-tiba ini. Diantarnya, terkait kebijakan Instagram yang akan menghapus akun palsu dari platformnya.
Instagram dikabarkan mengambil langkah-langkah untuk menargetkan akun menggunakan aplikasi pihak ketiga dan bot untuk meningkatkan popularitas mereka melalui like dan pengikut palsu. Namun, Instagram membantah adanya ‘pembersihan pengikut’.
Sementara itu, meski kehilangan satu juta follower, tampaknya Ronaldo santai. Setidaknya, di Instagramnya, ia tidak terlihat berkeluh kesah soal itu.
Bahkan, Ronaldo ‘absen’ dari aktivitas di Instagram sejak tiga hari lalu. Terakhir, ia memposting foto saat laga lawan Sassuolo, dimana Juve menang 0-3.
Bisa jadi, sikap tenang Ronaldo karena dirinya masih menjadi nomor satu sebagai selebriti dengan jumlah follower terbanyak dengan 151 juta pada Januari lalu dan kini meningkat menjadi 152.441.415.

View this post on Instagram

Bravi ragazzi!! #finoallafine #nikefootball #nikesoccer #nike
A post shared by Cristiano Ronaldo (@cristiano) on Feb 10, 2019 at 12:30pm PST

(zul/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo : Saya Senang dengan 2 Gol, tapi Tidak Hasil Pertandingan

POJOKSATU.id, ITALIA – Cristiano Ronaldo sukses memimpin daftar top skorer sementara Serie-A dengan 17 gol.
Hasil ini didapat setelah mencetak dua gol ke gawang Parma pada Minggu (3/2) dini hari WIB.
Akan tetapi, hal tersebut tetap membuatnya kecewa. Pasalnya, Juventus gagal meraih kemenangan saat menjamu Parma dan hanya bermain imbang 3-3.
Parma sendiri merupakan tim yang berstatus promosi pada Serie-A musim ini.
“Saya senang dengan dua gol ke gawang Parma, tetapi tidak dengan hasil pertandingan. Ini adalah sepak bola. Kami tertinggal di beberapa menit akhir dan Parma mampu memanfaatkan kesalahan kami,” ucap Ronaldo seperti dilansir laman resmi klub.
Lebih lanjut, CR7 juga menampik buruknya penampilan Juventus pada beberapa laga terakhir akibat banyak pemainnya yang terlalu lelah. Sebaliknya mereka semua justru sedang dalam kondisi prima.
“Saya tidak merasa hasil dari beberapa pertandingan karena adanya beban kerja. Kami sangat nyaman dan tidak khawatir. Bahkan kami percaya diri pada kemampuan tim dan kualitas teknik kami serta tim pelatih,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Musim Ini, Mohamed Salah Bermain Lebih Baik dari Messi dan Ronaldo

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Gelandang serang Liverpool, Mohamed Salah masih memimpin barisan top skorer Liga Primer Inggris musim ini.
Pemain Terbaik Afrika 2018 itu telah mengemas 16 gol dan unggul selisih dua gol dari striker Arsenal, Pierre Emerick-Aubameyang dan bomber Tottenham Hotspur Harry Kane yang menguntit di bawahnya .
Sempat majal di awal musim, mantan penggawa AS Roma itu kini sukses menjaga konsistensi sebagai mesin gol The Reds.
Messi-Ronaldo. Foto via twitter @9GAGFootball
Performa Salah musim ini pun menurut legenda Liverpool, Ian Rush lebih baik dibandingkan penampilan Lionel Messi di Barcelona dan Cristiano Ronaldo di Juventus.
“Mo Salah luar biasa musim lalu. Bagi saya, ia adalah pemain terbaik di dunia,” puji Rush kepada Liverpool Echo. “Dan musim ini, ia lebih baik dari Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo,”
Meski begitu, Rush ragu Salah akan mampu menyamai rekor golnya di musim debut atau musim lalu saat sukses memenangkan Golden Foot 2017/18.
“Pada awal musim ini, lebih sulit baginya. Tim-tim lain telah sedikit membungkamnya dan menempatkan dua penjaga padanya,” sebut dia.
“Tapi memainkannya di posisi penyerang tengah telah bekerja dengan sangat baik. Ia menjadi pemain yang lebih baik, lebih lengkap,” imbuhnya.
Mohamed Salah sendiri tampil impresif di musim debutnya dengan langsung menyabet gelar top skorer sekaligus meruntuhkan dominasi bomber Spurs, Harry Kane yang telah membawa pulang Sepatu Emas itu dua musim beruntun.
(qur/pojoksatu)

Paulo Dybala Majal Gara-Gara Cristiano Ronaldo

POJOKSATU.id, TURIN – Kehadiran Cristiano Ronaldo telah memberikan dampak yang cukup mencolok atas performa Juventus musim ini.
Ronaldo sendiri kini memimpin barisan daftar top skorer Serie A Italia dengan mengoleksi 14 gol dari 19 laga yang telah dilakoninya.
Namun, kehadiran Ronaldo ternyata berimbas pada menurunnya performa rekan setimnya, Paulo Dyabla dalam mengoleksi jumlah gol.
Sejauh ini penggawa timnas Argentina itu baru mengemas dua gol. Padahal musim lalu, atau sebelum Ronaldo bergabung Juve, kompatriot Lionel Messi itu mampu mengoleksi 22 gol sepanjang musim.
Sang pelatih, Massimiliano Allegri menyebutkan, minimnya catatan gol Dybala musim ini tidak terlepas dari kehadiran Ronaldo dalam skuatnya.
“Dybala adalah pemain penting bagi kami. Ia punya peluang mencetak gol, selalu ada. Sekarang kami lebih dekat dengan aksi ketimbang sebelumnya,” kata Allegri seperti dikutip dari Goal.
“Kami menembak ke sasaran lebih banyak karena Ronaldo. Paulo bisa berkembang, setiap pemain wajib membuat satu langkah ke depan,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)
 

Cristiano Ronaldo dan Alonso Harus Menghadap Persidangan, Jika Tidak…

POJOKSATU.id, MADRID – Dua mantan penggawa Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Xabi Alonso diminta untuk hadir di muka pengadilan di Madrid, Selasa mendatang.
Keduanya akan menghadapi dakwaan atas kasus dugaan penggelapan pajak citra saat keduanya masih bermain untuk Real Madrid. Keduanya bermain bersama antara musim 2009 hingga 2014.
Dikutip Pojoksatu.id dari Marca, Ronaldo diperkirakan akan mengaku bersalah setelah ia dilaporkan menyetujui denda sebesar 16,4 juta pounsterling dan hukuman penjara yang ditangguhkan.
Sementara Alonso diatur untuk muncul di depan pengadilan untuk pertama kalinya atas dituduh menipu otoritas pajak sebesar EUR 2 juta.
Terkait kasus Ronaldo, megastar Juventus itu dituduh berusaha menyembunyikan uang terkait hak citra yang dibuat antara 2011 dan 2014 dengan total 13 juta poundsterling.
Ronaldo melalui kuasa hukumnya sempat menempuh jalur damai dengan janji membayar 12 juta poundsterling pada Juni 2017, tetapi pihak pengadilan menolak tawaran tersebut.
Sementara terkait kasus Alonso yang telah memutuskan gantung sepatu alias pensiun pada 2017 itu, jaksa akan menuntutnya penjara lima tahun.
Cristiano Ronaldo dan Xabi Alonso adalah sekian dari banyak pemain yang berkiprah di pentas La Liga yang terjerat kasus penyelewengan pajak.
Kasus itu bahkan sempat menjerak megabintang Barcelona, Lionel Messi sekaligus menyeret ayahnya.
Namun, Messi dan sang ayah luput dari hukuman penjara setelah membayar denda dan divonis di bawah dua tahun.
Selain Messi, bek Real Madrid, Marcelo juga juga telah dituduh melakukan penggelapan pajak terkait dengan non-deklarasi pendapatan dari hak gambar.
(qur/pojoksatu)

Piala Super Italia Jadi Trofi ke-26 Cristiano Ronaldo

POJOKSATU.id, JEDDAH – Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan kemenangan Juventus setelah mencetak gol semata wayang di final Piala Super Italia 2018 atas AC Milan.
Ronaldo mencetak gol satu-satunya di laga yang digelar di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Kamis (17/1) dini hari WIB lewat sundulan.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Marca, gelar pertama Ronaldo bersama Juventus itu pun menjadi trofi ke-26 dari koleksi gelar yang telah menghiasi lemari pialanya.
Bawa Juventus Juara Piala Super Italia 2018, Ronaldo: Ini Baru Awal!
Peraih 5 Ballon d’Or itu sendiri setelah memenangkan segala selama di Real Madrid, pergi ke Juventus di musim panas dan mulai mengoleksi trofi.
Koleksi piala Ronaldo berasal dari Portugal, Inggris, Spanyol dan sekarang Italia. Semuanya dimulai dengan kemenangan Piala Super Portugal dengan Sporting CP pada usia 17 tahun.
Dia berada di bangku cadangan dalam kemenangan 5-1 melawan Leixoes hanya beberapa hari setelah debut dan itu adalah satu-satunya kemenangan gelar bersama klub pertamanya.
Di Old Trafford bersama Manchester United, ia mengumpulkan sembilan medali pemenang dengan tiga gelar Liga Premier, satu Piala FA, dua Piala Liga, satu Community Shield, satu Liga Champions, dan satu Piala Dunia Klub.
Setelah kampanye debut tanpa piala di Madrid, ia menebus waktu yang hilang sesudahnya. Ia mengklaim kemenangan LaLiga Santander dua kali, dua kemenangan Copa del Rey, dua Piala Super domestik, dua Piala Super Eropa, tiga Piala Klub Dunia dan yang terpenting, empat mahkota Liga Champions serta ia mengakhiri era emasnya di Estadio Santiago Bernabeu. disimpulkan dengan 15 trofi dan empat Ballon d’Ors.
Kini, di Italia bersama Juventus, ia telah mempersembahkan gelar juara pertama, dan tentunya berpeluang akan kembali menambah koleksi trofi lainnya musim ini.
Juventus berpeluang menyegel scudetto Serie A Italia musim ini dan masih berpeluang menjuarai Liga Champions musim ini.
(qur/pojoksatu)