David De Gea

Bela De Gea, Romelu Lukaku : Tidak Seharusnya Meragukan Dia

POJOKSATU.id, JAKARTA – David De Gea menjadi sorotan setelah melakukan blunder dalam hasil imbang 1-1 kontra Chelsea, Minggu (28/4).
Ini merupakan blunder ketiga De Gea yang berujung gol dari empat penampilan terakhirnya di semua kompetisi untuk Manchester United.
Terkait hal tersebut, rekan setimnya Romelu Lukaku mencoba membelanya.
Dikutip dari laman resmi klub, Lukaku mengatakan jika sang kiper adalah salah satu pemain terbaik.
“David adalah orang yang sangat positif. Dia sudah menjadi pemain terbaik di klub ini untuk tujuh atau delapan tahun secara konsisten. Saya rasa kita tidak seharusnya meragukan dia dan tiba-tiba menyebut dia kiper buruk,” ujarnya.
Lukaku mengatakan, selain melakukan kesalahan, De Gea lebih sering menyelamatkan United. Lagi pula, kesalahan juga pernah dibuat pemain lain.
“Dia itu sudah sangat sering menyelamatkan kita musim ini. Itu (momen buruk) juga terjadi kepada striker, itu terjadi pada gelandang dan sekarang itu terjadi pada dia. Dia harus belajar dari itu. Kiper pasti selalu punya periode sulit.
“Dia harus terus bekerja keras. Anda hanya harus bekerja dan bermain. Saya tidak tahu bagaimana cara kiper untuk melaluinya karena saya bukan kiper, namun saya tahu dia bekerja keras setiap harinya.
“Kami di sini mendukungnya. Dia itu kuat. Secara mental juga sangat, sangat kuat. Jika tidak, dia takkan menjadi pemain terbaik di klub ini selama tujuh atau delapan tahun terakhir. Tidak ada keraguan soal kualitasnya,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Jika Ditinggal De Gea, MU Ingin Datangkan Jan Oblak

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United menyiapkan rencana untuk mendatangan Jan Oblak jika ditinggal David De Gea.
Dilaporkan metro.co.uk, kiper Atletico Madrid ini masuk dalam daftar teratas pembelian.
Diketahui De Gea sudah mengajukan tuntutan untuk kenaikan gaji sebagai ‘imbalan’ dirinya akan bertahan di Old Trafford.
Meski mengaku ingin mempertahankannya, namun hingga saat ini, United terlihat tidak akan memenuhi tuntutan De Gea.
Akibatnya, United harus bersiap ditinggal sang kiper. Entah dibeli klub lain musim panas ini atau menunggu kontrak habis pada 2020 nanti.
Kini, United disebut-sebut tidak lagi galau. Hal ini terkait dengan rencana untuk mendatangkan Oblak.
Kiper 26 tahun dinilai sebagai sosok yang pas sebagai pengganti De Gea. Ia tercatat telah membuat 115 clean sheet yang mencengangkan dalam 203 pertandingan untuk Atletico.
Akan tetapi, jalan Setan Merah tidak mulus. Sebab, Oblak sudah menandatangani kontrak baru dengan Atletico hingga 2023 ditambah klausul nilai pelepasannya juga dinaikkan.
Tapi, United yang ngotot bisa mendatangkan Oblak dari hasil penjualan De Gea musim panas ini.
Peluang United terbuka, karena Atletico diyakini tidak akan menjual kepada rivalnya di Liga Spanyol, yakni Barcelona dan Real Madrid.
(zul/pojoksatu)

Bikin Pusing, Pogba dan De Gea Minta Naik Gaji

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United tengah dibuat pusing dengan pemainnya. Diantaranya Pogba dan De Gea.
Keduanya meminta kenaikan gaji sebagai klausul kemungkinan pengurangan gaji akibat gagal ke Liga Champions musim depan.
Diketahui, jika Setan Merah gagal lolos ke Liga Champions kemungkinan setiap pemain akan dikurangi upah mingguannya hingga 25 persen.
Dilaporkan The Times, ketidakpastian atas partisipasi United di Liga Champions musim depan membuat Pogba dan De Gea keduanya menuntut kenaikan gaji yang besar.
Sekarang ini, Pogba memiliki gaji sekitar Rp 5,2 miliar per pekan dan masih memiliki dua tahun sisa di Old Trafford.
Sementara De Gea digaji Rp 3,6 miliar per pekan dan kontraknya akan berakhir musim panas ini.
Berbeda dengan Pogba yang masih jadi incaran klub besar, salah satunya Real Madrid, De Gea justru diragukan.
Hal ini lantaran penampilannya yang dianggap menurun belakangan ini.
(zul/pojoksatu)

De Gea Minta Maaf ke Pemain Manchester United

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kiper Manchester United David de Gea meminta maaf secara langsung kepada rekan-rekan satu timnya.
Hal ini dilakukan lantaran merasa bersalah atas kekalahan timnya dari Barcelona di leg kedua Liga Champions, Rabu (17/4) dini hari WIB.
De Gea bahkan mengklaim bahwa merasa timnya bisa memenangkan pertandingan jika dia tidak melakukan kesalahan.
Meskipun tidak ada rekan setimnya yang menyalahkan De Gea atas kesalahan tersebut dan ia tentu saja berjasa setelah menyelamatkan United berkali-kali, De Gea tetap menyalahkan dirinya sendiri atas kekalahan itu.
Manajer Ole Gunnar Solskjaer pun menanggapi permintaan maaf De Gea.
“Benar-benar tidak beruntung. Saat Anda membuat kesalahan, itu bisa disorot dan itu akan diingat,” ujarnya dilansir metro.co.uk.
“Tapi dia juga melakukan penyelamatan fantastis, yang semuanya, kontribusinya bagi tim bagus, tetapi kadang-kadang itu terjadi dalam sepakbola,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Jadi Penyelamat MU, Pogba Tak Beri Selamat pada De Gea, Ini Alasannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United berhasil meraih kemenangan atas West Ham pada Sabtu (13/4) malam WIB.
Selain Pogba yang mencetak dua gol, De Gea dianggap sebagai penyelamat United pada pertandingan tersebut.
Sebab, saat kedudukan 1-1, De Gea menggagalkan upaya West Ham untuk berbalik unggul dengan mementahkan sundulan Michail Antonio jelang akhir babak kedua.
Akan tetapi, Pogba mengaku dirinya tidak memberikan memberikan ucapan selamat pada De Gea.
Pogba menjelaskan, penyelematan yang dilakukan sang kiper merupakan hal yang biasa dilakukan.
Hanya saja, hal tersebut menegaskan jika De Gea merupakan penjaga gawang kelas atas.
“David adalah David. Kami tahu tentang ini.
“Ini bukan sesuatu yang luar biasa, kita sudah terbiasa dan mudah-mudahan kita akan terus digunakan untuk menyelamatkan seperti itu.
“Dan aku bilang padanya, ‘Ini normal untukmu jadi aku tidak memberi selamat padamu’. Saya hanya tidak mengatakan apa-apa, itu normal.
“Tidak, jelas David adalah penjaga gawang kelas atas dan penyelamatan ini menunjukkannya lagi sehingga kami benar-benar beruntung kami memilikinya,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Negosiasi Tak Berjalan Mulus, PSG dan Juventus Siap Tampung De Gea

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United kini sedang berada di bawah tekanan. Pasalnya, negosiasi dengan kiper De Gea tak berjalan mulus.
Sebagaimana diketahui, United mengaktifkan opsi klausul untuk memperpanjang kontrak De Gea selama satu tahun.
Opsi tersebut bakal dipenuhi, asal permintaan kenaikan gaji dipenuhi.
Setan merah mengajukan tawaran gaji £350,000 per pekan. Namun, pihak De Gea menginginkan £400,000 per pekan.
Dilaporkan The Times, belum adanya kata sepakat antara United dan De Gea membuka peluang PSG dan Juventus untuk mengontak sang agen, Jorge Mendes.
Ada kekhawatiran, Mendes mendorong De Gea untuk berhenti dari United agar mendapat tawaran gaji yang lebih besar.
(zul/pojoksatu)

Kontrak Segera Diperpanjang, David De Gea Tuntut Gaji Segini

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Masa depan kiper Manchester United, David De Gea di Old Trafford sepertinya akan terang benderang.
Manajemen klub memberikan sinyalemen akan segera melakukan pembaharuan kontrak atas kiper timnas Spanyol itu.
Namun De Gea yang masih memiliki 18 bulan tersisa dalam kontraknya menginginkan United menaikkan besaran gajinya termasuk kontrak berdurasi panjang.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal, De Gea berharap bisa mendapatkan penghasilan sekira 350 ribu poundsterling atau setara Rp6,4 miliar setiap pekannya.
Tuntutan mantan kiper Atletico Madrid itu memang bisa dibilang tidak berlebihan mengingat perannya yang cukup vital terhadap tim.
De Gea kerap melakukan aksi penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya dari kebobolan dan beberapa di antaranya sukses dilaluinya dengan clean sheet.
Selain itu, tuntutan gaji yang diinginkannya itu tentu berkaca pada besaran gaji yang didapatkan penggawa MU lainnya, seperti Alexis Sanchez.
Sanchez yang didatangkan dari Arsenal menjadi pemain Setan Merah dengan pendapatan tertinggi di Old Trafford dengan bayaran sekitar 400 ribu poundsterling atau setara Rp7,3 miliar per pekan.
David De Gea yang bergabung dengan United dari Atletico Madrid pada musim panas 2011 silam telah mencatatkan 346 penampilan di semua kompetisi untuk Machester United.
(qur/pojoksatu)

MU Raih Kemenangan Beruntun, De Gea Tak Puas

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Di bawah asuhan manager interim Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United meraih delapan kemenangan beruntun.
Namun begitu, hasil ini tak lantas membuat sang penjaga gawang David De Gea puas.
“Kami senang dengan kemenangan ini, namun kami tidak puas dengan situasi secara keseluruhan,” ujarnya, dilansir Sky Sport dari Goal.
Ia bahkan mengaku tidak bahagia sampai target mereka untuk bisa mendapat tiket Liga Champions musim depan terwujud.
“Ini jelang rangkaian hasil bagus, namun kami masih di luar zona Liga Champions dan kami sangat jauh dari memenangkan gelar Liga Primer,” kata De Gea.
“Ini adalah klub yang seharusnya bersaing untuk gelar, namun kami meraih kepercayaan diri, dan kami akan berusaha meraih sebanyak mungkin dari sisa musim ini; memenangi laga, semoga menembus zona Liga Champions dan melakukannya dengan baik di kompetisi itu,” sambungnya.
Kiper Spanyol ini mengaku target tersebut sulit. Namun ia mengatakan, bersama rekan lainnya di Manchester United akan berupaya mewujudkannya.
“Kami ingin kembali ke tempat Liga Champions, yang mana bakal menjadi target sulit, tapi kami telah mereduksi defisit poin. Kami akan berjuang sampai akhir dan jika kami tetap mempertahankan penampilan ini, kami akan memenangi laga-laga,” tandasnya.
Diketahui, pada lanjutan Liga Inggris, klub yang bermarkas di Old Trafford ini akan menghadapi Burnley. Sedangkan di Liga Champions, mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain.
(zul/pojoksatu)

Paul Pogba: Buffon Sekalipun Akan Sebut David De Gea Kiper Terbaik!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United akan menjamu Brighton & Hove Albion di Old Trafford dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 23, Sabtu (19/1/2019) malam WIB.
Laga nanti tentu akan dijadikan momentum untuk terus menjaga tren kemenangan setelah skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer itu sukses menuai lima kemenangan beruntun di Liga Primer Inggris.
Kemenangan atas Brighton nanti juga sangat penting untuk menjaga asa MU menembus zona empat besar Liga Champions di klasemen akhir.
Manchester United vs Brighton, Ajang Balas Dendam untuk Lanjutkan Tren Kemenangan

Setan Merah yang menempati peringkat keenam masih terpaut jarak enam angka dari Chelsea di urutan keempat atau berjarak 16 angka dari Liverpool di pucuk.
Selain itu, Paul Pogba dan koleganya tentu sangat termotivasi untuk membalas kekalahan mereka di leg pertama saat masih ditukangi Jose Mourinho. Saat itu MU menyerah 2-3 di kandang Brighton.
Tiga gol tuan rumah disarangkan Glenn Murray, Shane Duffy, dan Pascal Gross dari titik putih. Sedangkan dua gol United didonasi Romelu Lukaku dan Paul Pogba dari eksekusi penalti.
Setan Merah juga berharap pada sang kiper, David De Gea agar bisa kembali menunjukkan mantranya seperti yang dipertontonkannya di laga kontra Tottenham Hotspurs.
Kiper internasional Spanyol itu mengundang decak kagum di laga yang dimenangkan MU atas Spurs lewat belasan penyelamatan gemilangnya.
Tak ayal, De Gea banjir pujian, termasuk dari rekan setimnya sendiri seperti yang disampaikan gelandang Paul Pogba.
Pogba pun tak sungkan menyebut De Gea sebagai kiper terbaik dunia saat ini. “Dia (De Gea) jelas salah satu yang terbaik, jika bukan yang terbaik, penjaga gawang di dunia dan ketika kita membutuhkannya dia ada di sana,” tuturnya seperti dikutip Pojoksatu dari laman Sky Sports.
“Itulah yang membuatnya menjadi yang terbaik,” sebut penggaw timnas Prancis di Piala Dunia 2018 itu.
Bahkan, saat coba dibandingkan dengan kiper legenda Gli Azzuri yang kini di Paris Saint-Germain, Pogba tetap menyebut De Gea.
“Maaf Gigi (Buffon), tetapi bahkan Gigi pun mungkin akan mengatakan itu (David De Gea kiper terbaik dunia),” imbuhnya.
Berikut beberapa penyelamatan David De Gea di pertandingan Tottenham Hotspur kontra Manchester United di Wembley Stadium beberapa waktu lalu.

Pogba: “He (De Gea) is obviously one of the best, if not the best, goalkeepers in the world and when we need him he is there. That is what makes him the best. Sorry Gigi but even Gigi would maybe say that." #mufc [Sky] pic.twitter.com/IgBi28mQYC
— United Xtra (@utdxtra) January 17, 2019

(qur/pojoksatu)

Solskjaer Minta Duo Primadona Jendela Transfer Ini Bertahan di Old Trafford

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Meski kontraknya bersama Manchester United hanya sampai penghujung musim 2018/19, namun manajer interim Setan Merah tetap memikirkan masa depan klub. Ia pun tidak ingin dua pemain bintang MU, David de Gea dan Anthony Martial hengkang.
Dua pemain Man United ini dipastikan akan kembali jadi primadona di jendela transfer mendatang. De Gea begitu diminati banyak klub, salah satunya yang sudah lama ngebet merekrut kiper Timnas Spanyol itu adalah Real Madrid.
BACA JUGA: Hasil Liga Primer Tadi Malam: Spurs Tumbang, Liverpool Gulung Arsenal
Sementara Martial yang kesulitan berkembang di bawah asuhan Jose Mourinho kerap dikaitkan dengan Inter Milan, Real Madrid hingga Paris Saint-Germain.
Dikutip dari The Star, Solskjaer sudah berbicara kepada duo bintang MU itu. Ia meyakinkan De Gea dan Martial agar bertahan di Old Trafford, sebab mereka tengah bermain di klub terbaik dunia.
Anthony Martial –Manchester United. (manchesterunited.com)
Solskjaer menghabiskan 11 musim di Old Trafford saat masih aktif bermain, mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 1999, dan sangat peduli tentang masa depan klub.
BACA JUGA: Chelsea Diminta Bayar Rp600 Miliar untuk Bek Timnas Jerman Ini
Baik De Gea dan Martial menolak perpanjangan kontrak sebelum Solskjaer menggantikan Mourinho sebagai manajer awal bulan ini.
David de Gea – Manchester United (theindependent.com)
Solskjaer juga meminta United memastikan keduanya tidak meninggalkan klub di musim panas ketika kontrak mereka berakhir.
(fat/pojoksatu)