dc united

Tinggalkan United, Ashley Young Ikuti Jejak Rooney?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ashley Young dikabarkan bakal mengikuti jejak Wayne Rooney melanjutkan karir di MLS.
Dilaporkan Sports Mole, Young mendapat tawaran dari DC United. Peluangnya terbuka, mengingat mereka pernah merekrut Rooney.
Young menjadi target DC United setelah masa depannya tak jelas di Old Trafford.
Padahal, ia baru saja meneken perpanjangan kontrak selama satu tahun bersama Setan Merah.
Namun tampaknya, ia tidak menjadi bagian dari rencana pelatih Ole Gunnar Solskjaer menghadapi musim depan.
Diketahui, United sendiri aktif pada bursa transfer musim panas ini. Mereka menargetkan untuk mendatangkan sejumlah pemain.
Diantaranya, Matthijs de Ligt, Joao Felix hingga Daniel James. Tidak hanya itu, United juga melepas sejumlah pemain.
(zul/pojoksatu)

Wayne Rooney Berulah Lagi, Kedapatan Teler di Bandara

POJOKSATU.id, VIRGINIA – Wayne Rooney, mantan bintang Manchester United yang kini bermain untuk DC United kembali berulah dengan minuman keras.
Dikutip Pojoksatu.id dari BBC Sports, Rooney terpaksa harus diamankan petugas otoritas bandara Metropolitan Washington di Virginia beberapa waktu lalu karena mabuk.
Insiden Rooney mabuk di bandara Washington ini sendiri terjadi pada bulan lalu dan tak terdeteksi media.
Selain dalam kondisi setengah sadar, Rooney juga sempay menganggu ketertiban umum sebelum diamankan petugas.
Atas perilakunya tersebut, sebagaimana laporan dari Loudoun General District Court, mantan kapten timnas Inggris itu harus membayar denda awal sebesar 25 USD kemudian tambahan 91 USD pada 4 Januari kemarin.
Namun, Rooney kali ini luput dari tuntutan hukum, karena penyidik melihat pelanggarannya tergolong kategori tipiring alias tindak pidana ringan.
DC United sendiri telah mengonfirmasi kabar tersebut sebagaimana pernyataan sikap mereka lewat rilis yang dikirimnya ke sejumlah media.
“Kami menyadari adanya berita yang mengindikasikan Wayne Rooney ditangkap pada Desember,” demikian bunyi rilis klub seperti dikutip dari Goal.
Namun mereka menolak memberikan pernyataan lebih lanjut terkait kasus tersebut sebagai bentuk penghargaan privasi pada sang pemain.
“Kami memahami kepentingan media dalam hal ini tapi meyakini bahwa ini adalah ranah pribadi bagi Wayne yang akan ditangani secara internal oleh DC United. Kami tak akan memberikan komentar lebih jauh soal situasi ini,” tandas mereka.
Kasus Wayne Rooney berkaitan dengan minuman keras ini bukan kali pertamanya, bahkan berkali-kali dilakukannya.
Rooney pernah bermasalah dengan insiden serupa sebelum ini tepatnya di Inggris pada September 2017 kala mengemudi dalam keadaan mabuk hingga membuatnya menerima larangan berkendara selama dua tahun dan kerja sosial selama 100 jam.
(qur/pojoksatu)