Diego Simeone

Tanpa Rivalitas Lionel Messi dan Ronaldo, La Liga Lebih Berkualitas!

POJOKSATU.id, MADRID – Pentas La Liga akan kehilangan megabintang Barcelona, Lionel Messi setidaknya dalam tiga pekan ke depan.
Leo Messi harus menepi setelah mengalami cedera cukup parah di laga kontra Sevilla di Camp Nou dalam lanjutan La Liga pekan ke 9, akhir pekan kemarin.
Daya tarik La Liga pun diyakini akan menurun terlebih mereka baru saja kehilangan Cristiano Ronaldo yang memutuskan hengkang dari Real Madrid menuju Juventus.
Lionel Messi – Cristiano Ronaldo
Praktis La Liga kehilangan rivalitas kelas atas antara Messi dan Ronaldo yang selama ini menjadi daya tarik dan pasar yang sangat menjanjikan bagi La Liga.
Namun demikian, menurut pelatih Atletico Madrid, kondisi tersebut justru sangat bagus dalam menciptakan iklim kompetisi yang kompetitif.
Terbukti, persaingan di papan atas kini tak lagi didominasi oleh timnya, Real Madrid dan Barcelona. Tim seperti Sevilla, Espanyol dan Deportivo Alaves pun turut memanaskannya.
Barcelona berada di puncak klasemen dengan 18 poin, namun cuma terpaut satu poin dari Deportivo Alaves, dua poin dari Sevilla dan Atletico Madrid, dan empat poin dari Real Madrid.
“Saat ini La Liga terasa fantastis, mungkin boleh dikatakan semrawut dalam arti positif, karena semua tim bersaing ketat untuk merebut poin,” kata Simeone seperti dikutip dari Diario AS.
“La Liga terasa lebih kompetitif ketimbang saat Ronaldo dan Messi menjadi penentu jalannya kompetisi,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Diego Simeone Puji Performa Real Madrid tanpa Ronaldo

POJOKSATU.id, MADRID – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone tetap memandang Real Madrid adalah tim yang patut diwaspadai meski musim ini tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo.
Simeone sendiri akan mempersiapkan timnya menghadapi Real Madrid dalam derby Madrid dalam lanjutan LaLiga jornada ke-7 akhir pekan ini.
Simeone bahkan melihat, pasca ditinggalkan Ronaldo, Los Blancos justru bermain lebih apik terlepas dari kekalahan Madrid atas Sevilla pekan lalu.

Bahkan menurutnya, Real Madrid mampu mempertahankan gaya sepakbola ‘vertikal’ dan sanggup menguasai situasi setelah ditinggalkan Cristiano Ronaldo ke Juventus.
“Di luar kekalahan telak dari Sevilla, saya melihat Madrid tetap vertikal,” kata Simeone seperti dikutip dari Goal.
“Kehilangan Ronado disikapi oleh Madrid dengan baik. Saya tidak melihat adanya penurunan performa tim,” sebut dia.
Selain itu, sebut pelatih asal Argentina itu, kepergian Ronaldo telah ‘membangunkan’ kualitas para penggawa Real Madrid lainnya yang selama ini mungkin berada di belakang bayang-bayang superioritas Ronaldo.
“Marco Asensio dan Gareth Bale punya kecepatan. Toni Kroos, Luka Modric dan Sergio Ramos punya visi permainan yang bagus dan mereka mampu bermain apik bersama Ceballos dan Isco,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)