erick thohir

Andai Dicalonkan Jadi Ketum PSSI, Ini Syarat Erick Thohir

POJOKSATU.id, JAKARTA – Erick Thohir bersedia untuk maju menjadi calon ketua umum PSSI. Akan tetapi, dirinya memberikan syarat yang harus dipenuhi.
Yakni, PSSI tak boleh dijadikan ajang politik. “Kalau diajak untuk mengelola secara profesional, transparan, tidak berpolitik, ya boleh kita bicarakan,” ungkap Erick, dilansir JawaPos.
Sebagaimana diketahui, saat ini PSSI sedang dipimpin oleh Joko Driyono sebagai Plt Ketua Umum.
Jokdri naik jabatan setelah ketua umum sebelumnya, Edy Rahmayadi mengundurkan diri saat Kongres PSSI digelar di Bali beberapa waktu lalu.
Setelahnya, sejumlah nama kandidat pun mulai disuarakan. Salah satu yang paling didukung adalah Erick Thohir. Dia digadang-gadang jadi sosok yang tepat menahkodai PSSI.
Akan tetapi, Mantan presiden Inter Milan itu meminta semua pihak untuk bersabar dan melihat kinerja kepengurusan PSSI hingga 2020.
Pasalnya, PSSI masih punya janji kepada FIFA selaku induk organisasi sepak bola dunia.
“Nah tentu saya sebagai pihak yang waktu itu ditugaskan oleh pemerintah dan PSSI bicara dengan FIFA, ini ada beban buat saya. Karena kenapa? Kita memberikan lima proposal kepada FIFA waktu itu, dan sampai hari ini kan kelima proposal itu tidak jadi kenyataan dan ini tentu ada moral yang harus dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Isi proposal itu salah satunya membahas bagaimana Timnas Indonesia harus naik peringkat di tabel ranking FIFA. Kemudian dibahas juga mengenai kompetisi yang profesional, jalannya liga yang transparan, dan tidak ada isu-isu miring.
“Cuma sayang sekali kelima hal tadi yang kita presentasikan kepada presiden FIFA pada saat itu belum tercapai hari ini. Nah ini yang saya rasa kita sebagai bangsa harus intropeksi diri. Kita tak boleh saling menyalahkan, tapi kita harus punya kemauan yang sama memajukan sepak bola atau olahraga Indonesia secara menyeluruh,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Dijagokan JK Jadi Calon Ketum PSSI, Erick Thohir Bereaksi Begini

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI kini tengah dinahkodai Joko Driyono sebagai plt ketua umum menggantikan peran Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri pada Kongres Tahunan PSSI di Nusa Dua Bali, belum lama ini.
Edy sendiri baru akan habis masa jabatannya tahun depan, dan kini sejumlah nama telah mencuat kepermukaan yang digadang-gadang sebagai bakal calon ketum.
Salahsatu nama yang kini dihubungkan dengan calon Ketum PSSI mendatang adalah mantan Presien Inter Milan, Erick Thohir.
Nama Erick Thohir sendiri digaungkan Wakil Presiden RI, Jusuf Kala. Menurut JK, Erick adalah figur ideal sebagai suksesor Edy Rahmayadi.
“Mungkin yang punya pengalaman bola internasional, Erick (Thohir),” sebut JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, belum lama ini seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman JPNN.
Erick Thohir sendiri mengucapkan terima kasih atas penilaian JK terhadap dirinya yang dianggap pantas menjadi nahkoda federasi sepakbola tanah air itu.
”Kalau Pak JK bicara begitu, tentu saya sangat menghargai karena beliau juga yang selama ini membina saya di banyak hal,” kata Erick seperti dikutip dari Jawapos.
Namun, untuk saat ini ia tidak ingin berbicara lebih jauh soal kandidat Ketum PSSI tersebut karena sedang tergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Mantan bos DC United itu mengaku tak ingin ada kesan sepak bola dicampuradukkan dengan urusan politik. ”Ya, kita ngobrol lagi (selepas tugasnya di TKN Jokowi-Amin). Kan belum tahu,” ucapnya.
Terlepas siapapun pemimpinanya nanti, Erick menilai PSSI dan persepakbolaan nasional harus dikelola dengan profesional dan transparan.
Dia pun berharap semua yang terlibat dalam sepak bola juga bisa menganut dua asas tersebut. Agar sepak bola tanah air bisa lebih berprestasi.
”Teman-teman di sepak bola siap nggak dikelola dengan profesional dan transparan?” ujarnya balik bertanya.
Pujian JK terharap Erick sendiri tidaklah berlebihan mengingat Erick punya pengalaman mumpuni dibidang sepakbola internasional.
Erick tercatat pernah menjadi presiden Inter Milan, pemilik DC United, salah seorang direktur Oxford United, dan wakil komisaris di Persib Bandung. Saat ini Erick juga menjadi ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2014–2019.
(qur/pojoksatu)