eusebio di francesco

Di Francesco Bakal Digantikan Claudio Ranieri, Jika…

POJOKSATU.id, JAKARTA – Posisi Eusebio Di Francesco tengah goyah di Roma. Ia dikabarkan terancam dipecat.
Hal ini terjadi jika Di Francesco gagal membawa Roma ke babak delapan besar Liga Champions.
Dilansir Goal, sejumlah nama pun muncul sebagai kandidat untuk mengambil alih kursi pelatih AS Roma.
Diantaranya, Paulo Sousa dan Christian Panucci. Terbaru, satu lagi nama muncul yakni Claudio Ranieri.
Claudio Ranieri kini menganggur pasca dipecat Fulham belum lama ini.
Meski begitu, catatan prestasinya tidak bisa diabaikan. Ia pernah membawa Leicester City juara Premier League.
Selain itu, ia juga pernah menjadi pelatih Roma dari 2009 hingga 2011. Ketika itu, ia nyaris membawa mereka ke dua gelar domestik di musim pertamanya.
(zul/pojoksatu)

AS Roma Vs FC Porto, di Francesco : Ini Jadi Laga Penting

POJOKSATU.id, ITALIA – Menjadi wakil Italia di Liga Champions bersama Juventus, AS Roma mengaku ambisius.
Mereka menargetkan untuk meraih kemenangan pada laga kontra Porto di leg pertama babak 16 besar, Rabu (13/2) dini hari WIB.
Pelaih AS Roma Eusebio di Francesco mengatakan pertandingan lawan Porto sangat penting.
Pasalnya, hal ini bisa jadi pembuktian bahwa mereka layak di kompetisi antarklub Eropa paling bergengsi.
“Perjalanan masih panjang, tetapi ini merupakan peluang penting bagi kami untuk memiliki pertandingan yang hebat dan mendapatkan kembali antusiasme,” kata Di Francesco.
“Hanya ada dua tim Italia yang tersisa di Liga Champions, jadi kami harus ambisius,” sambungnya.
Menanggapi soal kekuatan Porto yang pincang tanpa Marega dan Corono, Di Francesco meminta anak asuhnya tak anggap remeh.
Sebab, dikatakan, Porto punya pemain pengganti yang juga sama baiknya.
“Porto tanpa Marega dan Corona? Mereka memiliki pengganti yang sangat baik, Tiquinho Soares dan Otavio, dua pemain penting, bisa mainkan.
“Porto, di luar individu, adalah tim yang tahu apa yang mereka inginkan dan berada di antara tim yang telah memenangkan duel paling defensif di Liga Champions.
“Itu berarti mereka tahu apa yang mereka inginkan. Ini akan menjadi laga penting,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)