Firza Andika

Ayah Firza Andika Tegaskan Suatu Hari Putranya Harus Perkuat Semen Padang

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Firza Andika resmi dikontrak klub Liga Belgia, AFC Tubize selama dua musim. Usai tugasnya di Timnas U-22 selesai, anak Medan tersebut langsung terbang ke negara Eropa tersebut.
Namun, siapa sangka, sejatinya keluarga besar Firza Andika punya impian besar agar anak keempat dari lima bersaudara itu berseragam Semen Padang.
Hal ini diungkapkan Sunardi, ayah kandung Firza yang ditemui Pojoksumut.com, Minggu (27/1/2018).
Didit-sapaan akrab Sunardi, bukan tanpa alasan mengungkapkan itu. Menurutnya, Firza banyak berutang budi dengan manajemen Semen Padang.
“Saya tekankan ke Firza, dia harus balik ke Semen Padang. Balas jasa, harus main buat Semen Padang. Dia harus balik buat balas budi. Karena dia disekolahkan di sana, dibiaya selama SMA di sana dua tahun, hingga dipanggil timnas pertama kali dari sana,” ujarnya.
Didit mengatakan Firza memperkuat Akademi Semen Padang sejak kelas XI SMA begitu lolos seleksi. Di akademi Semen Padang, dia mempertajam skill hingga dikirim seleksi timnas dan lolos ke Timnas U-19 Tahun 2017.
Pun demikian meski alumni akademi Semen Padang, Firza memang belum sempat mengenakan memperkuat Semen Padang di klub senior. Firza keburu memperkuat PSMS di Liga 1 musim 2018.
Saat itulah momen konflik terjadi. Pasalnya, begitu diterima di PSMS, pihak Semen Padang menelepon dan memintanya balik. Saat itu posisinya, Firza sudah lulus dan menamatkan sekolah di Padang dan akademi sepak bola Semen Padang, dia pun balik ke Medan.
Baca Juga : Kisah Firza Andika, Berawal dari Sepatu Bekas, Sempat Jadi Kiper hingga NorthCliff
Baca Juga : Putranya Perkuat Klub Belgia, dengan Mata Berkaca-kaca, Ayah Firza Andika Ungkapkan Perasaannya
Dalam posisi non klub, Firza pun ikut berbagai turnamen di Medan. Sempat diminta balik ke Padang, belakangan Firza merasa tidak dibutuhkan lantaran namanya tidak diikutkan dalalm turnamen di Padang. Hingga dia memutuskan ikut seleksi di PSMS.
“Sudah di PSMS, tahu-tahu dari Semen Padang disuruh balik, saat itu jadi problem. Firza sempat bingung, saat itu saya teleponan sama orang Semen Padang, saya bilang biarkanlah Firza satu musim di PSMS, dan mereka pun mengerti. Saat itupun langsung saya bilang sama Firza suatu hari nanti harus balik ke Semen Padang, harus balas budi,” ungkapnya.
Waktu berjalan, selama memperkuat PSMS, Firza jadi andalan di lini bek sayap kiri. Dia juga disibukkan dengan Timnas U-19, seleksi di Belgia dan Spanyol, dan hingga akhirnya memperkuat AFC Tubize. Didit mengatakan, belum ada komunikasi dari Semen Padang begitu ramai putranya dikontrak AFC Tubize.
Saat ini, Didit hanya ingin mendoakan yang terbaik untuk putranya. “Semoga Firza bisa sukses, dan bisa mengharumkan nama Indonesia,” pungkasnya. (nin/pojoksumut/habis)