frenkie de jong

Sebut Juventus Lebih Baik dari Real Madrid, De Jong : Jangan Salah Paham

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Ajax Frenkie de Jong menilai bahwa lawan mereka di Liga Champions mendatang, Juventus, lebih unggul dari Real Madrid.
Sebagaimana diketahui, klub wakil Belanda ini mampu menyingkirkan Los Blancos di babak 16 Liga Champions.
Mereka unggul aggregat 5-3 lawan Madrid setelah menang telak 4-1 di leg kedua di Santiago Bernabeu menyusul kekalahan 1-2 di Johan Cruyff Arena, Amsterdam.
“Saya menilai Juventus sedikit lebih tinggi dari Real Madrid,” kata De Jong kepada De Telegraaf.
Lebih lanjut, De Jong meminta untuk tidak salah paham dengan penilaiannya ini. Sebab menurutnya, Madrid klub top.
“Jangan salah paham, Madrid adalah klub top, tapi musim ini penampilan mereka agak kurang (dibandingkan ketika mereka memenangkan tiga Liga Champions berturut-turut).
“Juventus adalah salah satu favorit untuk trofi. Saya ingin tahu bagaimana kita akan berurusan dengan mereka. Ini adalah tantangan besar.
“Jika kami mencapai level normal, kami juga bisa mempersulit Juventus,” paparnya.
De Jong berharap, Cristiano Ronaldo pulih dari cedera dan bisa ikut bermain membela timnya.
“Saya berharap Cristiano Ronaldo pulih dari cedera dan permainannya. Dia pemain top dan meskipun peluang kami untuk menang lebih besar (jika Juventus) tanpa dia, saya ingin bermain melawan dan mengalahkan pemain terbaik,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Frenkie De Jong Akui Jadi ‘Agen” Barcelona untuk Singkirkan Real Madrid

POJOKSATU.id, AMSTERDAM – Gelandang Ajax, Frenkie de Jong rupanya punya tugas khusus di leg kedua babak 16 besar Liga Champions saat menghadapi Real Madrid, di Estadio Santiago Bernabeu, kemarin.
De Jong mengaku mendapatkan ‘instruksi’ dari Barcelona, klub barunya di musim mendatang untuk berjuang keras menyingkirkan Los Blancos dari pentas Liga Champions musim ini.
De Jong memang bakal menjadi penggawa anyar Barcelona musim 2019/20 setelah ditebus dengan mahar sebesar 75 juta poundsterling.

“Saya berbicara dengan mereka ketika meneken kontrak dan mereka meminta kepada saya untuk berusaha menyingkirkan Real Madrid karena itu akan hebat bagi Barca,” tutur De Jong kepada De Telegraaf sebelum laga berlangsung seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
Alhasil, Ajax sukses menorehkan hasil gemilang usai menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2018/19.
Ajax bahkan sukses mempecundangi juara tiga kali beruntun UCL itu dihadapan Madridista, fans militan Los Blancos, di Estadio Santiago Bernabeu dalam duel leg kedua dengan skor kemenangan 4-1.
Hanya saja, secara performa gelandang internasional Belanda berusia 21 tahun tersebut tidak terlalu bermain optimal dan bahkan sempat mengalami masalah fisik di fase akhir permainan.
“Saya memainkan laga yang baik, tapi di akhir pertandingan hampir rumit karena saya,” ucapnya. “Saya seharusnya tak kehilangan bola, tapi saya mengalami kram di kedua kaki,”
(qur/pojoksatu)

Diam-Diam, Barcelona Minta Pemain Ajax Ini Singkirkan Real Madrid

POJOKSATU.id, AMSTERDAM – Ajax sukses menorehkan hasil gemilang usai menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2018/19.
Ajax bahkan sukses mempecundangi juara tiga kali beruntun UCL itu dihadapan Madridista, fans militan Los Blancos, di Estadio Santiago Bernabeu dalam duel leg kedua dengan skor kemenangan 4-1.
Gelandag Ajax, Frenkie de Jong mengaku jika dirinya mendapatkan ‘misi khusus’ dari Barcelona, klub yang akan menjadi tempat barunya.
De Jong memang bakal menjadi penggawa anyar Barcelona musim 2019/20 setelah ditebus dengan mahar sebesar 75 juta poundsterling.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal, de Jong mengungkapkan jika dirinya mendapat pesan dari Barcelona untuk menyingkirkan Real Madrid dari Liga Champions musim ini.
“Saya berbicara dengan mereka ketika meneken kontrak dan mereka meminta kepada saya untuk berusaha menyingkirkan Real Madrid karena itu akan hebat bagi Barca,” tutur De Jong kepada De Telegraaf sebelum laga berlangsung.
Hanya saja, secara performa gelandang internasional Belanda berusia 21 tahun tersebut tidak terlalu bermain optimal dan bahkan sempat mengalami masalah fisik di fase akhir permainan.
“Saya memainkan laga yang baik, tapi di akhir pertandingan hampir rumit karena saya,” ucapnya. “Saya seharusnya tak kehilangan bola, tapi saya mengalami kram di kedua kaki,”
(qur/pojoksatu)

Begini Potensi Line-up Mengerikan Barcelona setelah Transfer Januari, Bisa Treble Winner Lagi!

POJOKSATU.ID, BARCELONA – Barcelona mengawali musim 2018/19 dengan kurang baik. Tapi seiring berjalannya waktu, tim besutan Ernesto Valverde mulai tampil konsisten dan kini berada di jalur juara. Jika menambah amunisi pada jendela transfer Januari, bukan tidak mungkin meraih treble winner musim ini.
Juara bertahan La Liga itu menderita beberapa hasil buruk di awal musim. Kalah dari Leganes dan Real Betis di La Liga membuat mereka tergusur oleh Sevilla di puncak klasemen selama beberapa minggu.
BACA JUGA: 3 Alasan Mourinho Bukan Lagi ‘The Special One’: Peringatan buat Inter Milan dan Real Madrid
Barcelona kemudian bangkit beberapa pekan terakhir dengan melumat Espanyol, Deportivo dan Celta Vigo. Fans Blaugrana pun kini bisa bermimpi lagi, tim kesayangan mereka bakal meraih trofi. Bukan cuma La Liga, tapi mungkin bakal treble winner.
Tapi untuk mewujudkan impian itu, Barca akan membutuhkan bala bantuan di jendela transfer Januari. Sesuatu yang tampaknya sangat vital ketika jumlah pemain cedera sejauh ini.
Kapten Barcelona, Lionel Messi saat mengalami cedera beberapa waktu lalu.
Pemain seperti Thomas Vermaelen, Sergi Roberto, Samuel Umtiti, dan Lionel Messi telah menghabiskan beberapa minggu di meja perawatan musim ini. Kehilangan mereka menyisakan beberapa lubang di skuad.
Tidak heran jika Barcelona gencar mendekati sejumlah pemain bintang untuk didatangkan pada Januari mendatang.
BACA JUGA: Peduli Bencana Tsunami Selat Sunda, Interisti Sukabumi Galang Bantuan
Di antara deretan pemain yang dikaitkan dengan Barca, ada tiga pemain muda nan potensial yang mungkin akan sangat berguna jika direkrut dalam waktu dekat. Dana sekitar 210 juta euro, siap digelontorkan di musim dingin ini.
Kabar gembiranya, pada musim 2018/19 ini ada perubahan regulasi UEFA. Pemain yang dibeli di transfer Januari, tetap bisa didaftarkan di klub barunya untuk kompetisi antar klub Eropa, meski di awal musim terdaftar di klub asal.