fulham

Fulham Pecat Claudio Ranieri, Maurizio Sarri Waspada

POJOKSATU.id, JAKARTA – Maurizio Sarri mengaku terkejut dengar kabar dari lawannya, Fulham, di laga pekan ke-29, Minggu (3/3) malam WIB.
Kabar tersebut tak lain soal pemecatan Claudio Ranieri. Saat ini, Scott Parker akan menjadi pelath sementara Fulham.
Meski mengaku prihatin, Sarri mengaku yakin jika Ranieri akan segera melatih.
“Saya benar-benar bersimpati atas apa yang menimpa Claudio,” ujarnya dikutip Sportsmole.
“Saya tahu betul karakter yang dimiliki Claudio, sehingga saya sangat yakin bahwa ia tidak lama lagi akan kembali melatih,” sambungnya.
Lebih lanjut, Sarri pun mengatakan jika dirinya meningkarkan kewaspadaan jelang lawan Fulham.
Sebab menurutnya, Fulham akan lebih bersemangat untuk membuktikan diri pada laga ini.
“Biasanya, ketika ada pergantian pelatih kepala, akan ada reaksi dari para pemain mereka. Jadi kami akan menghadapi reaksi dari para pemain Fulham di laga ini,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Fulham Vs Tottenham Hotspur: Kemenangan untuk Tim Tamu

POJOKSATU.id, INGGRIS – Tottenham Hotspur sukses meraih poin penuh saat bertamu ke kandang Fulham di laga pekan ke-23 Liga Inggris.
Fulham memimpin di babak pertama lewat gol bunuh diri yang ciptakan Fernando Llorente di menit ke-17.
Dirinya salah mengantisipasi bola tendangan sudut Fulham yang justru menjebol gawang Hugo Lloris.
Meski tak turun dengan kekuatan terbaiknya, Tottenham bukan lawan mudah bagi Fulham.
Akhirnya, The Lili White bisa menyamakan kedudukan 1-1 di babak kedua lewat gol yang diciptakan Dele Alli di menit ke-51.
Dan, Harry Winks menjadi pahlawan bagi Tottenham. Gol yang diciptakannya jelang menit akhir, mengubah papan skor menjadi 1-2.
Hasil ini membuat Tottenham ada di posisi ketiga klasemen dengan 51 poin, menempel Manchester City di posisi kedua dengan 56 poin.
Sedangkan Fulham, harus puas berada di posisi ke 19 dengan 14 poin. Hal ini tentunya membuat Fulham harus bekerja ekstra keras agar tidak terdegradasi.
Klasemen Liga Inggris pekan ke-23:
Klasemen Liga Inggris pekan ke-23.
(zul/pojoksatu)

Fulham Menang, Claudio Ranieri Berang Bukan Kepalang oleh Ulah Pemainnya

POJOKSATU.id, FULHAM – Fulham sukses menang tipis atas Huddersfield Town, dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 20 di Craven Cottage, kemarin malam.
Kendati sukses mengamankan poin penuh, sang manajer, Claudio Ranieri memerlihatkan reaksi marah usai pertandingan, bukan atas hasil laga namun atas apa yang terjadi di lapangan saat dua pemainnya rebutan tendangan penalti.
Insiden yang menurutnya sangat memalukan itu terjadi dihadapan puluhan ribu pasang mata, saat Aboubakar Kamara coba merebut bola dari Aleksandar Mitrovic saat hendak mengeksekusi tendangan bola dari titik putih.

Claudio Ranieri marah setelah melihat sikap Kamara yang disebutnya tak menghormati dirinya dan klub, dan fans di pertandingan tersebut.
Terlebih, Kamara gagal menjalankan tugasnya di menit ke-82 itu, dan Mitrovic justru tampil menjadi pahlawan setelah mencetak gol krusial di masa injury time.
“Saya katakan kepada Aboubakar Kamara untuk membiarkan bola kepada Aleksandar Mitrovic, ia adalah eksekutor penalti tim,” sebut Ranieri kepada BBC Sport seperti dikutip dari Goal.
“Sulit dipercaya, dia tak menghormati saya, klub, segenap tim dan para pendukung. Saya bicara kepadanya, itu tak benar. Saya ingin membunuhnya,” ucapnya.
Ditegaskan Ranieri, Mijatovic telah dipilih sebagai penendang utama setiap Fulham mendapatkan hadiah penalti di suatu pertandingan. “Harusnya Mitrovic, itu saja,” tegasnya.
Ranieri pun memberikan sinyalemen akan menghukum Kamara yang mulai menunjukkan sikap ‘pembangkangannya’.
“Sulit untuk berbicara dengan pemain ini. Ia tak memahami alasannya. Baginya, segalanya baik-baik saja dalam pertandingan tersebut,” ujarnya.
“Sulit dipercaya. Ini merupakan pertama kalinya dalam hidup saya (melihat pemainnya rebutan penalti),” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Bungkam Fulham, Liverpool Tempel Pemuncak Klasemen

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Gelandang serang Liverpool, Mohamed Salah pelan namun pasti kembali pada performa yang sesungguhnya usai membuka kemenangan untuk The Reds di laga kontra Fulham, Senin (12/11/2018) dini hari WIB.
Tampil dihadapan publik sendiri di Anfield, tuan rumah sukses mengamankan poin penuh lewat skor kemenangan 2-0 dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris 2018/19 pekan ke-12 itu.
Striker asal Mesir itu membuka keran gol di menit 41 untuk kemudian digenapkan Sherdan Shaqiri di interval kedua menit 53.
Tekuk Rival Sekota, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen

Dengan hasil impresif ini, skuat besutan Jurgen Klopp ini pun terus menempel ketat sang pemuncak klasemen sementara Manchester City.
Liverpool kini terpaut jarak dua poin dari City yang di laga pekan ini juga sukses menambah jumlah poinnya usai menumbangkan rival sekota, Manchester United dengan skor meyakinkan 3-1.
Sama halnya dengan The Citizens, Liverpool pun sukses menjaga tren kemenangan hingga pekan ke-12 ini. Mereka telah membukukan sembilan kemenangan, tiga bermain imbang dan tak pernah kalah.
Langkah Liverpool ini bisa berjalan mulus menempel City mengingat pesaing terdekatnya, Chelsea hanya mendapat tambahan satu poin setelah gagal mengamankan poin penuh atas Everton di Stamford Bridge.
The Blues harus bermain imbang dengan skor kacamata sehingga jarak poinnya kini terpaut dua angka di bawah Liverpool.
(qur/pojoksatu)

Arsenal Masih Terlalu Perkasa untuk Tim Promosi Ini

POJOKSATU.id, LONDON – Arsenal mengamuk di kandang Fulham, Craven Cottage Stadium, Minggu (7/10/2018) malam WIB dengan melumat tuan rumah dengan skor telak 5-1/
Kemenangan gemilang atas tim promosi ini semakin menegaskan performa impresif The Gunners sejauh ini yang sukses membukukan kemenangan kesembilan secara beruntun.
Alexander Lacazette dan Pierre Emerick Aubameyang tampil impresif dengan mencetak brace di menit 29, menit 49, menit 79 dan masa injurty time menit 90+1.

Sementara satu gol tambahan disumbangkan Aaron Ramsey di menit 67. Sedangkan tuan rumah hanya mampu mencetak satu gol lewat aksi Andre Schurrle di menit 44.
Dengan hasil ini, skuat besutan Unai Emery itu merangsek ke peringkat empat dengan raihan 18 poin dari enam kemenangan dan dua kali menelan hasil minor.
Penampilan Arsenal di pertandingan itu sendiri cukup impresif terutama di paruh kedua meski di awal laga sempat tertekan oleh pola serangan masif tuan rumah.
Arsenal sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama lewat gol Lacazette di menit 29, namun berhasil disama tuan rumah oleh Andre Schuerrle pada penghujung babak pertama.
Saat memasuki babak kedua, Arsenal tanpa gas. Mereka tidak terbendung sehingga bisa menyarangkan empat gol tambahan sampai akhir pertandingan.
Kedudukan berubah 2-1 di menit 49. Lacazette kembali menjadi aktor utama dari lahirnya gol ke gawang Fulham yang dikawal Marcus Bettinelli.
Memasuki menit 67, giliran Aaron Ramsey yang mencatatkan namanya pada papan skor. Memanfaatkan umpan Piere-Emerick Aubameyang, Ramsey sukses mengubah keadaan menjadi 3-1.
Berlanjut di menit 79, Aubameyang tak puas hanya memberikan assist. Eks striker Borussia Dortmund tersebut ikut mengoyak gawang Fulham. Bahkan ia mencetak dua gol dan satunya lagi tercipta di masa injury time babak kedua.
(qur/pojoksatu)