gennaro gattuso

Di Tangan Gennaro Gattuso, AC Milan Catat Rekor Terburuk dalam 34 Tahun Terakhir

POJOKSATU.id, MILAN – AC Milan majal menghadapi tim promosi penghuni papan bawah dalam lanjutan Serie A Italia pekan 18, kemarin malam.
I Rossonerri hanya mampu bermain imbang 0-0 saat tandang ke Stadio Benito Stripe, sekaligus untuk mencatatkan rekor buruk permainan dalam 34 tahun terakhir.
Ironisnya, 90 menit lebih pertandingan skuat besutan Gennaro Gattusso tampil mendominasi dengan melesakkan 25 tembakan, sedangkan tuan rumah hanya 13 kali.
Dengan hasil kurang memuaskan ini membuat Milan berpeluang terlempar dari peringkat lima besar klasemen sementara Serie A.
Selain itu, dikutip dari Opta, majal mencetak gol ini sekaligus menorehkan rekor baru bagi mereka yang mandul ke gawang lawan dalam empat laga beruntun dan yang terburuk dalam 34 tahun terakhir.
Kala itu di musim 1983/84, AC Milan juga mengalami hal serupa dan hanya finis di peringkat kedelapan klasemen akhir Serie A.
Persoalan yang krusial yang dimiliki Milan musim ini adalah mandulnya lini depan. Gattusso nyaris tak punya sosok bomber yang konsisten mencetak gol kendati musim ini mereka kedatangan Gonzalo Higuain yang dipinjamkan Juventus.
Tak ayal, Milan merupakan klub dengan jumlah gol paling sedikit di antara penghuni sepuluh besar klasemen sementara dengan kemasan 24 gol.
Mensikapi kondisi ini, sang allenatore pun langsung pasang badan dan menegaskan sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas performa kurang mengesankan timnya.
“Kami berada dalam periode yang tidak bagus dan hasilnya pun begitu. Saya Tak bisa menerima performa seperti di paruh pertama,” tutur Gattuso seperti dikutip dari Goal.
“Perhatian saya adalah tim saya. Saya tak memikirkan posisi saya sendiri. Saya dinilai berdasarkan hasil dan saya akan memajukan wajah saya. Saya adalah kapten kapal ini, jadi sudah tepat jika saya mengambil semua tanggung jawab,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Tidak Ada Gunanya Membahas Zlatan Ibrahimovic!

POJOKSATU.id, MILAN – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso rupanya mulai gerah dengan pemberitaan soal kembalinya Zlatan Ibrahimovic ke San Siro.
Ibra yang kini bermain di MLS untuk LA Galaxy itu santer dihubungkan kembali dengan klub masa lalunya, I Rossonerri pada jendela transfer pemain musim dingin Januari mendatang.
Namun, Gattuso kini ogah menanggapi soal spekulasi tersebut. Ia hanya ingin fokus ke pertandingan terlebih timnya baru saja menelan hasil kurang memuaskan setelah bermain imbang 1-1 dengan Lazio, pekan ini.
Zlatan Ibrahimovic – Mantan Pemain Timnas Swedia (wallstreetjournal.com)
“Kami akan melihat, tetapi saya pikir sekarang kami perlu berkonsentrasi pada apa yang kami punya dan apa yang perlu kami lakukan,” katanya kepada Sky Sport Italia seperti dikutip dari Goal.
“Tidak ada gunanya memikirkannya (Ibra) sekarang. Aku hanya harus membuat timku bermain sebaik mungkin,” sergah Gattuso saat ditanya soal kemungkinan ‘comeback’ mantan penggawa Timnas Swedia itu.
Ditegaskan dia, Milan sangat butuh konsentrasi menghadapi musim ini, mengingat performanya masih turun-tarik. Karena itu, ditegaskan Gattuso, timnya tak ingin pecah konsentrasi oleh kabar rumor.
“Tim mengeluarkan sesuatu yang ekstra selama momen-momen sulit dan itu sangat bagus untuk mempersiapkan permainan ini. Tidak perlu terburu-buru untuk mendapatkan pemain kembali, karena kami ingin menghindari kekambuhan,” paparnya.
“Klub sudah dekat dengan saya selama masa-masa sulit. Setiap diskusi yang kami miliki adalah untuk kebaikan Milan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Terancam Dipecat, Gennaro Gattuso Ogah Gentar

POJOKSATU.id, SAN SIRO – Pelatih AC Milan yang juga legenda Rossonerri, Gennaro Gattuso tengah berada dalam situasi pelik menyusul kekalahan timnya atas Real Betis di Liga Europa.
AC Milan harus menyerah 1-2 dari wakil La Liga itu dini hari WIB tadi pada matchday ketiga Grup F Liga Europa musim 2018/19.
Itu adalah kekalahan kedua beruntun setelah di pents domestik atau Serie A, Milan menyerah atas rival sekotanya, Inter Milan dengan skor tipis 0-1 di Giuseppe Meazza.
Dengan rentetan hasil minor tersebut, banyak pihak memprediksi jika masa depan Gattuso sebagai pelatih si merah-hitam tidak akan lama lagi.
Gattuso terancam didepak di tengah kompetisi sedang berjalan musim ini atas performa inkonsistensi Milan yang hanya bisa memetik tiga kemenangan dari delapan laga yang telah dilakoninya sejauh ini. Sisanya, tiga bermain imbang dan dua kali menelan kekalahan.
Namun, Gattuso sendiri sepertinya tak terlalu risau dengan spekulasi nasibnya. Ia bahkan menegaskan tak takut meski akhirnya dipecat.
“Saya tidak pernah berpikir untuk menyelamatkan karier. Satu hal yang ada dipikiran saya, hanya menyelesaikan masalah yang ada di tim ini, jika klub masih memberikan kesempatan,” tegas Gattuso dilansir Soccerway seperti dikutip dari Bolalob.
Nasib Gattuso sendiri akan kembali dipertaruhkan di laga AC Milan kontra Sampdoria di Serie A Italia giornata 10 di San Siro, Senin (29/10/2018) dini hari WIB.
Jika mampu memperbaiki performa timnya, kursinya akan tetap dingin. Namun jika sebaliknya, menuai hasil minor ketiga beruntun, bukan tak mungkin Gattuso akan dipaksa untuk segera angkat koper dari San Siro.
(qur/pojoksatu)

Karena Hal Ini Silvio Berlusconi Tak Suka Gennaro Gattuso

POJOKSATU.id, MILAN – Mantan bos AC Milan, Silvio Berlusconi melayangkan kritik tajam atas strategi yang dipakai Gennaro Gattuso dalam membesut  Rossonerri saat ini.
Menurut mantan Perdana Menteri Italia itu, Gattuso harusnya melakukan penyesuaian seiring masuknya Gonzalo Higuain musim ini dari Juventus.
Berlusconi paling menyoroti formasi yang selama ini dipakai Gattuso, ia pun merekomendasikan formasi 4-3-1-2 sebagai solusi untuk AC Milan.

Meski Rossoneri menang tiga kali beruntun dan telah mengumpulkan 10 gol termasuk tak terkalahkan dalam delapan laga beruntun, namun Berlusconi menilai Gonzalo Higuain seharusnya tidak menjadi striker tunggal.
“Higuain adalah pencetak gol yang dirindukan Milan selama bertahun-tahun, tapi saya tak paham mengapa ia tak didukung oleh second striker,” sebut Berlusconi seperti dikutip dari Goal.
“Saya tak suka ide sepakbola Gattuso. Saya tak paham mengapa ia mengadopsi gaya seperti itu. Saya tentu akan menduetkan Higuain dengan striker lain dan memainkan Suso di belakangnya,” kritiknya.
Berlusconi pun berharap, Gattuso mendengar sarannya terlebih Milan akan bentrok dengan rival sekota mereka, Inter Milan.
“Saya akan menonton derby (Milano) di televisi, tapi dengan kekecewaan atas formasi yang digunakan Milan dan cara bermain mereka,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Gennaro Gattuso Sosok Pelatih dengan Tipikal Langka

POJOKSATU.id, MILAN – Pelan namun pasti Gennaro Gattuso mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih yang kini tengah membesut AC Milan.
Bahkan, menurut Gianluca Di Monenico, agen pemain AC Milan, Ricardo Rodriguez, Gattuso memiliki kualitas yang langka sebagai pelatih dan ia menaruh respek padanya.
“Ada rasa hormat profesional yang besar terhadap Gattuso. Pelatih selalu tersedia dan saya pikir ia adalah orang yang unik dalam sepakbola,” tutur Domenico seperti dikutip dari Corriere dello Sport.
Gennaro Gattuso Tak Terkesan dengan Lionel Messi ataupun Ronaldo!
Gennaro Gattuso “Cuma” Respek pada 2 Pemain Ini
Gattuso sendiri mulai diserahi tugasnya sebagai sang allenatore menggantikan peran Vincenzo Montella sejak November 2017.
“Ia mencintai para pemain dan akan melakukan apa saja untuk mereka, dan para pemain tahu itu. Ini adalah kualitas yang langka dan semua orang menghargai itu,” ungkapnya.
Sejauh ini Gattuso memang belum memberikan satu pun gelar untuk Milan sejak menukangi I Rossonerri itu, namun pihak manajemen tetap memercayainya dengan disodori kontrak baru berdurasi hingga 2021 mendatang.
Bahkan, sejauh musim ini, performa Milan bisa dibilang kurang mengesankan, dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni, Milan hanya menyegel kemenangan tiga kali.
Namun demikian, Di Domenico tetap menaruh respek pada sosok pelatih yang kerap tampil emosional di pinggir lapangan itu saat memandu timnya berlaga.
(qur/pojoksatu)

Gennaro Gattuso “Cuma” Respek pada 2 Pemain Ini

POJOKSATU.id, MILAN – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso mengungkapkan kekagumannya pada Paul Pogba dan Blaise Matuidi.
Menurut Gattuso, perjuangan Pogba di Manchester United dan Matuidi di Juventus musim ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya.
Gattuso bahkan memandang, Matuidi adalah seorang pemain pekerja keras dan ia sangat respek dengan caranya berjuang dan terus berlari di lapangan.
Gennaro Gattuso Tak Terkesan dengan Lionel Messi ataupun Ronaldo!
“Dari era sekarang, saya inign berhadapan dengan Paul Pogba dan Matuidi,” kata Gattuso seperti dikutip dari Corriere dello Sport.
“Khusus soal Matuidi, dia tidak bisa berhenti berlari, dia berada di semua tempat. Dia mengambil kembali penguasaan bola dan melakukan jegalan dengan sangat baik,” ungkapnya.
Penilaian Gattuso tersebut tidaklah berlebihan mengingat Matuidi tampil mengesankan sejauh ini bersama Bianconerri untuk mempersembahkan kemenangan demi kemenangan.
(qur/pojoksatu)

Gennaro Gattuso Tak Terkesan dengan Lionel Messi Ataupun Ronaldo!

POJOKSATU.id, MILAN – Legenda sekaligus pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso berbicara soal siapa pemain yang saat ingin diajak duet jika ia masih berstatus sebagai pemain.
Gattuso sendiri rupanya tidak begitu terkesan dengan dua megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ia lebih memilih Luka Modric sebagai duet impiannya.
Bagi banyak pemain, bisa bermain dengan Ronaldo atau Messi tentu menjadi kebanggaan tersebut, namun ternyata tidak buat Gattuso.

“Semuanya berkata Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, tetapi saya ingin bermain dengan Luka Modric,” kata Gattuso seperti dikutip dari laman resmi UEFA.
Menurut dia, Modric yang saat ini tampil sebagai Pemain Terbaik Eropa dan dunia atau FIFA adalah tipikal pemain yang luar biasa.
“Saya pikir dia adalah pemain yang luar biasa, kuat secara mental, dan pemain sepak bola sejati,” sebutnya.
“Dulu ada beberapa pemain seperti itu, ada Edgar Davids, Dennis Wise, Paul Ince, di awal karir saya. Pemain penuh karakter,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)