go-jek liga 1

Hasil Evaluasi, 7 Pemain PSM Makassar Dibuang, Siapa Saja?

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – Manajemen PSM Makassar sudah melakukan evaluasi terhadap performan tim selama Liga 1 musim 2018. Hasilnya, ada tujuh pemain yang kontraknya tidak akan diperpanjang. Mereka dipastikan tidak lagi jadi bagian Juku Eja pada Liga 1 musim 2019.
Ketujuh pemain itu adalah Ardan Aras, Syaiful Syamsuddin, Wasyiat Hasbullah, Arsyad Yusgiantoro, Herri Susanto, Abdullah Safei, dan Ahmad Hari Ajis.
BACA JUGA: Pemain Bidikan Liverpool dan Chelsea Disiapkan Jadi Pengganti Modric
Manajemen PSM mengucapkan terima kasih atas kerja sama mereka selama ini. Kini saatnya ketujuh pemain itu mencari pengalaman baru di tempat lain.
CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin.
“Kami mengajak mereka bergabung dengan baik-baik. Jadi kami melepas mereka juga dengan baik-baik,” kata Munafri Arifuddin, usai menggelar pertemuan dengan para pemain musim 2018, Senin (24/12/2018) kemarin.
BACA JUGA: Ole Gunnar Solskjaer Sudah Tidak Sabar Dengar Namanya Berkumandang di Old Trafford
Kemudian soal perekrutan pemain baru, PSM sudah melangkah untuk mencarinya. Bahkan mulai ada pembicaraan.
Hanya saja semua baru diungkapkan, nanti pada Januari. Tepatnya pada 15 Januari 2019. Beberapa hari sebelum PSM menggelar latihan lagi untuk persiapan musim 2019.
Seperti diketahui, pada kompetisi Go-jek Liga 1 musim 2018, PSM Makassar harus puas jadi runner up setelah disalip Persija Jakarta pada pekan-pekan terakhir. Musim depan, Pasukan Ramang menargetkan bisa keluar sebagai kampiun.
(fat/pojoksatu)

Sneijder Dikaitkan Persib, Netizen: Jangan ke Sini Bang, Wasitnya Ajaib!

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Rumor tentang rencana Persib Bandung memboyong Wesley Sneijder musim depan langsung jadi perbincangan di dunia maya. Isu itu ditanggapi beragam netizen, banyak yang semringah tapi ada juga yang menyarankan Sneijder itu tidak ke Indonesia.
Diberitakan Pojoksatu.id sebelumnya, sebagaimana dikutip dari FOXSportAsia.com, Sneijder yang saat ini membela klub Qatar, Al Gharafa bergerak menuju Asia Tenggara. Dan klub yang dituju adalah Persib.
BACA JUGA: Fox Sports: Wesley Sneijder Menuju Persib Bandung!
Pemain berusia 34 tahun itu bergabung dengan Al Gharafa dari tim Ligue 1 OGC Nice pada Januari 2018 dan baru bermain dalam lima pertandingan.
Sekarang, dilaporkan, mantan gelandang serang Real Madrid, Inter Milan dan Galatasaray itu akan dikontrak klub raksasa Indonesia.
Wesley Snejder dan Mario Balotelli ketika masih bermain di klub Serie A, Inter Milan.
Persib yang harus mengakhiri kompetisi Liga 1 musim 2018, di posisi keempat tampaknya akan menggelontorkan dana besar demi memperbaiki prestasi musim depan.
BACA JUGA: Bank DKI Jakarta Serahkan Bonus Juara kepada Persija, Segini Jumlahnya..
Setelah memecat Mario Gomez dari kursi pelatih, Maung Bandung juga membidik marquee player. Dan tentu saja nama Sneijder akan sangat membanggakan. Bukan hanya bagi fans Persib tapi juga masyarakat Indonesia.
Namun mengenai rumor tersebut, tampak masih butuh waktu untuk membuktikan kebenarannya. Sebab dari pihak Persib juga belum ada keterangan resmi.
Tapi cuitan FOX Sport Asia tentang rumor Sneijder ke Persib langsung diserbu netizen dari Indonesia.

.@sneijder101010 to Indonesia?
This could be a big coup for the Indonesia Liga 1 club!#Indonesia #Sneijder #transferhttps://t.co/E0dKmJT4cI
— FOX Sports Asia (@FOXSportsAsia) December 14, 2018

“Wirang atuh seindonesia, kaya essien dulu,” komentar @MughiiHP.
“Fox demen bikin rumor yg ada Indonesia-nya,” tulis @FajarMohammad10.
Namun ada juga yang tidak mendukung Sneijder gabung Persib. Bahkan menyarankan si meneer mengurungkan rencana berkarir ke Liga 1.
“Entar nyesel Lo bang,” komentar akun twitter @taufanputra2
“Jangan kesini bang Sneijder!! Daripada nyesel, wkwkwk. Disini gak ada pemain hebat, wasitnya ajaib disini bang,” tulis @alfa_rgs.
Bersama Al Gharafa, Sneijder membukukan dua gol dalam lima penampilan di Liga Qatar.
Sneijer merupakan bintang Timnas Belanda saat menembus partai puncak Piala Dunia 2010, namun gagal jadi kampiun karena kalah dari Spanyol.
Pada tahun yang sama, eks gelandang Real Madrid itu menjadi sosok penting di balik sukses Inter Milan yang diasuh Jose Mourinho meraih treble winner.
(fat/pojoksatu)

Fox Sports: Wesley Sneijder Menuju Persib Bandung!

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Liga 1. Bintang sepak bola dunia, Wesley Sneijder yang baru saja pensiun dari Timnas Belanda disebut-sebut akan berkarir di Indonesia bersama Persib Bandung.
Kabar tersebut diungkap salah satu media ternama, Fox Sports Asia. Dikutip Pojoksatu.id dari media tersebut, Sneijer yang saat ini membela klub Liga Qatar, Al Ghafara akan bergerak menuju Asia Tenggara.
BACA JUGA: Jadwal Bola Hari Ini, 15 Desember: Final Piala AFF, Man City, Madrid Hingga Juventus
Pemain berusia 34 tahun itu bergabung dengan Al Gharafa dari tim Ligue 1 OGC Nice pada Januari 2018 dan baru bermain dalam lima pertandingan.
Sekarang, dilaporkan, gelandang serang itu akan dikontrak klub raksasa Indonesia, Persib Bandung dengan durasi satu tahun.

.@sneijder101010 to Indonesia?
This could be a big coup for the Indonesia Liga 1 club!#Indonesia #Sneijder #transferhttps://t.co/E0dKmJT4cI
— FOX Sports Asia (@FOXSportsAsia) December 14, 2018

Persib yang harus mengakhiri kompetisi Liga 1 musim 2018, di posisi keempat tampaknya akan menggelontorkan dana besar demi memperbaiki prestasi musim depan.
BACA JUGA: Mourinho Sindir Liverpool Nirgelar, Ini Jawaban Menohok Klopp
Setelah memecat Mario Gomez dari kursi pelatih, Maung Bandung juga membidik marquee player. Dan tentu saja nama Sneijder akan sangat membanggakan. Bukan hanya bagi fans Persib tapi juga masyarakat Indonesia.
Namun mengenai rumor tersebut, tampak masih butuh waktu untuk membuktikan kebenarannya. Sebab dari pihak Persib juga belum ada keterangan resmi.
Bersama Al Gharafa, Sneijder membukukan dua gol dalam lima penampilan di Liga Qatar.
Sneijer merupakan bintang Timnas Belanda saat menembus partai puncak Piala Dunia 2010, namun gagal jadi kampiun karena kalah dari Spanyol.
Pada tahun yang sama, eks gelandang Real Madrid itu menjadi sosok penting di balik sukses Inter Milan yang diasuh Jose Mourinho meraih treble winner.
(fat/pojoksatu)

Bank DKI Jakarta Serahkan Bonus Juara kepada Persija, Segini Jumlahnya..

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Persija Jakarta bersama ribuan Jakmania merayakan sukses mereka menjadi kampiun Liga 1 musim 2018 dengan melakukan konvoi, Sabtu (15/12/2018). Selain itu ada penyerahan bonus dari sponsor Macan Kemayoran, Bank DKI Jakarta.
Persija tampil sebagai juara Liga 1 musim ini setelah mengemas 62 poin dari 24 laga, unggul satu angka dari PSM Makassar di posisi kedua.
BACA JUGA: Mourinho Sindir Liverpool Nirgelar, Ini Jawaban Menohok Klopp
Keberhasilan Persija Jakarta itu membuat mereka langsung mendapatkan bonus dari beberapa pihak, termasuk dari Bank DKI Jakarta.
Sebagai salah satu sponsor, logo dan tulisan Bank DKI Jakarta terpasang di bagian belakang jersey Persija.
Persija Jakarta.
Adapun pada perayaan sukses Persija jadi juara, pihak Bank DKI Jakarta menyerahkan bonus sebesar Rp250 juta. Bonus tersebut diterima langsung Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade.
BACA JUGA: Jadwal Bola Hari Ini, 15 Desember: Final Piala AFF, Man City, Madrid Hingga Juventus
“Alhamdulillah kami mendapatkan bonus Rp 250 juta dari Bank DKI,” kata Gede Widiade di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (15/12/2018).
Gede Widiade berharap Bank DKI Jakarta tetap komitmen bersama Persija Jakarta musim 2019. Apalagi, musim depan pasukan Ibukota itu akan kembali berlaga di kompetisi Asia.
“Semoga ke depannya Bank DKI tetap bersama kami dan The Jak Mania bisa terus menabung di Bank DKI Jakarta,” ujar Gede Widiade.
(fat/pojoksatu)

Pelatih PSM Ungkap Kekurangan Mendasar Skuatnya, Apa Itu?

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar merupakan tim paling produktif kedua di Liga 1 musim 2018. Namun gol-gol Juku Eja kebanyakan datang dari barisan gelandang. Sementara performa para striker dinilai kalah jauh dari bomber klub lain.
Hal itu diakui pelatih PSM, Robert Rene Alberts yang dinilai sebagai salah satu kekurangan timnya.
BACA JUGA: Cetak Gol Indah ke Gawang Spurs, Belum Cukup buat Tebus Kesalahan Dembele
Di klasemen akhir Liga 1 2018, PSM yang finis di posisi kedua mampu mengemas 57 gol. Hanya kalah tiga gol dari Persebaya yang menjadi tim tersubur dengan 60 golnya. Musim lalu, pasukan Robert Alberts mencatatkan 67 gol atau lebih banyak 10 gol.
PSM Makassar.
Berkaca dari fakta tersebut, PSM musim depan sangat membutuhkan striker andal. Daya gedor yang jauh lebih kuat juga sangat dibutuhkan dengan melihat PSM bakal tampil di ajang AFC Cup tahun depan. Persaingan antarklub se-Asia jelas lebih berat dibandingkan di Liga 1.
Empat striker belum cukup tajam untuk mengimbangi raihan top skor striker klub lain.
BACA JUGA: BWF Tour Finals: Hafiz/Gloria Tumbangkan Unggulan Kedua
Top skor Liga 1 musim ini diraih Aleksander Rakic dengan 21 gol. Sementara top skor PSM, Ferdinand Sinaga, hanya 10 gol. “Tidak ada satu pun pemain kita yang masuk dalam jajaran top skor musim ini,” ucap Robert.
Ferdinand Sinaga – Penggawa PSM Makassar (simamaung.com)
Pelatih berpaspor Belanda itu justru memuji kualitas striker Persebaya, David da Silva. Tak sungkan, Robert memujinya sebagai striker terbaik di Liga 1 musim ini. “Dia (da Silva) buat perubahan untuk timnya,” pujinya.
Statemen ini seperti menyiratkan bahwa Robert menginginkan David da Silva. Untuk hal ini, kemarin jajaran tim pelatih PSM dan CEO PSM, Munaffri Arifuddin, sudah mendiskusikan hasil evaluasi dan perencanaannya untuk persiapan musim depan.
BACA JUGA: Prediksi Skor Liga Champions Malam Ini: Shakhtar Vs Lyon, Ajax Vs Bayern Hingga Valencia Vs MU
“Pasti ada evaluasi selama semusim ini. Seperti apa skuat yang dibutuhkan musim depan. Kami dudduk bersama dengan tim kepelatihan untuk bahas soal ini,” terang pria yang akrab disapa Appi itu.
(jpg/fat/pojoksatu)

Simon McMenemy Tinggalkan Bhayangkara FC, Mau Latih Timnas Indonesia?

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Kebersamaan simon McMenemy dengan Bhayangkara FC berakhir sudah. Kontrak pelatih yang mengantarkan The Guardian menjuarai Liga 1 musim 2017 itu berakhir Desember ini dan tidak diperpanjang lagi.
Manajemen Bhayangkara sebenarnya telah menawari perpanjangan kontrak. Namun Simon ingin mengambil jalan lain dalam karirnya.
BACA JUGA: Laga PSIM Vs PS Tira Rusuh, Wasit Jadi Kambing Hitam
“Memang Simon McMenemy sudah ajak saya bicara untuk keluar dari Bhayangkara FC,” kata Manajer Tim, AKBP Sumardji dikutip Pojoksatu.id dari Jawapos.com.
“Kalau Simon McMenemy dibutuhkan untuk Timnas Indonesia, saya 1000 persen rela melepasnya. Namun kalau masih sekitar klub Indonesia, saya mencoba bicara kepadanya,” ujarnya lebih lanjut.
Nama Simon memang sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Eks pelatih Timnas Filipina ini disebut-sebut akan memimpin Skuad Garuda dalam Piala AFF 2018 lalu.
BACA JUGA: Prakiraan Line-up Barcelona Vs Tottenham: Messi dan Suarez Dicadangkan
Namun kenyataannya, Simon tetap bertahan di Bhayangkara FC. Untuk kedepannya, sang pelatih masih merahasiakan identitas tim ayang akan ditanganinya.
Terkait kemungkinan melatih Timnas Indonesia juga belum ada kejelasan. PSSI sendiri akan segera mengumumkan pelatih Tim Garuda paling lambat Januari mendatang.
(jpc/fat/pojoksatu)

PSMS Medan Degradasi, Peter Butler: Pemain Rekrutan Djanur Sangat Buruk!

POJOKSATU.ID, MEDAN – Pelatih PSMS Medan, Peter Butler enggan disalahkan atas degradasi tim besutannya. Kalah telak dari PSM Makassar pada laga pamungkas Liga 1 musim 2018, membuat Tim Ayam Kinantan harus kembali berlaga di Liga 2 musim depan.
Padahal PSMS baru semusim merasakan persaingan di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, kini mereka harus turun kasta lagi. PSMS jadi juru kunci klasemen akhir Liga 1 musim ini dengan 37 poin.
BACA JUGA:
Kemeriahan Jakmania Rayakan Persija Juara Liga 1, Lihat Foto-fotonya!
Gasak Boca Juniors, River Plate Juara Copa Libertadores 2018
Usai pertandingan lawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Peter Butler menolak menghadiri sesi jumpa pers, namun ia mengirimkan pesan terakhir kepada awak media setelah menyelesaikan musim ini.
Dalam pesan tersebut, Butler banyak bicara soal kondisi PSMS yang dinilainya kurang stabil. Terlebih karena ia hanya melanjutkan skuat yang awalnya dibentuk Djadjang Nurdjaman.
“Saya merasa perekrutan pemain sangat buruk dan pemain asing yang dibawa sebelumnya, dengan menghabiskan Rp 1 miliar per pemain, tidak begitu bagus, dan pemain lokal ada yang kurang pengalaman dan bahkan terlalu tua,” dikutip dari Goal Indonesia.
“Ada beberapa pemain muda bertalenta di skuat, tapi membiarkan mereka untuk berjuang lolos dari degradasi di kasta teratas sangat salah. Saya rasa Djadjang yang merupakan pelatih sebelumnya harus bertanggung jawab atas perekrutan pemain yang buruk untuk musim 2018.”
Mantan pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman.
“Skuat tidak seimbang dan tidak ada striker lokal atau pemain yang berpengalaman di Liga 1. Ketika kami mau mengubahnya, tak ada uang atau pemain berkualitas yang tersedia.”
Butler pun menilai bahwa tidak pantas dirinya dan tim yang ada saat ini untuk disalahkan atas degradasi PSMS, karena Djadjang hanya mempersembahkan 12 poin ketika ia harus mengambil alih tim.
Dampak kehadiran pemain asing yang dibawa oleh Butler, yakni Alexandros Tanidis (Yunani), Matsunaga Shohei (Jepang), dan Felipe Martins dari Brasil dinilai memberikan efek yang cukup bagus untuk skuat.
“Pemain tersebut tak sampai 50 persen [kontraknya] dari pemain asing sebelumnya, tapi menurut opini saya, mereka memberikan impak yang instan. Matsunaga mencetak 14 gol pendapatannya lebih sedikit dari pemain lokal, Tanidis membawa karakter dan antusiasme kepada tim, dan Felipe perlahan terus membaik,” pungkasnya.
(fat/pojoksatu)

Kemeriahan Jakmania Rayakan Persija Juara Liga 1, Lihat Foto-fotonya!

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Ribuan suporter Persija Jakarta atau yang karib disebut Jakmania tumpah ke jalan-jalan ibu kota merayakan sukses tim kesayangannya merengkuh gelar juara Liga 1 musim 2018, Minggu (9/12/2018) malam WIB.
Dengan warna kebesaran Macan Kemayoran, Jakmania mengoranyekan jalanan ibu kota.
Salah satunya terlihat di Jl Sudirman. Dikutip dari JawaPos.com, jalan utama di ibu kota tersebut berubah menjadi panggung kemenangan Macan Kemayoran. Bus-bus yang berisi Jakmania terlihat mulai melakukan konvoi ke arah Bundaran HI (Hotel Indonesia).
BACA JUGA:
Habis Sindir Pelatih Mitra Kukar, Pelatih Persija Sindir Pelatih Persib, Panas!
Ada Momen Aneh saat Persija Juara, Pertanda Apa?
Bahkan, beberapa Jakmania memutuskan turun dari bus untuk berjoget di tengah jalan. Hal itu semata-mata dilakukan sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan mereka.
Tidak sedikit pula Jakmania mengibarkan bendera panji-panji Persija di atas bus-bus yang ditumpanginya. Dengan semangat yang tinggi mereka berteriak “Campione, campione, ole… ole… ole…”.
Suka cita Jakmania merayakan sukses Persija Jakarta juara Liga 1 musim 2018, Minggu (9/12/2018). (foto via jawapos.com)
Dinginnya angin malam tidak menyurutkan kemeriahan yang terjadi saat itu. Justru sebaliknya, tabuhan drum dan lantunan yel-yel makin keras dikumandangkan oleh Jakmania. Hal yang wajar karena Persija terakhir kali juara liga pada 2001 silam.
Suka cita Jakmania merayakan sukses Persija Jakarta juara Liga 1 musim 2018, Minggu (9/12/2018). (foto via jawapos.com)
Tentunya kemeriahan itu turut menyita perhatian masyarakat di sekitar Jl Sudirman. Tidak jarang mereka langsung mengabadikan momen langka tersebut lewat smartphone di genggamannya.
Suka cita Jakmania merayakan sukses Persija Jakarta juara Liga 1 musim 2018, Minggu (9/12/2018). (foto via jawapos.com)
Kemeriahan makin terasa saat mereka semua memasuki Bundaran HI. Dentuman kembang api langsung menyambut konvoi Jakmania. Beberapa suporter berkumpul sambil menyalakan flare untuk menambah keseruan perayaan gelar juara. Bahkan, Jakmania menceburkan diri ke kolam di Bundaran HI. Mereka larut dalam euforia juara klub kesayangan.
Suka cita Jakmania merayakan sukses Persija Jakarta juara Liga 1 musim 2018, Minggu (9/12/2018). (foto via jawapos.com)
Wajar Jakmania merayakan kemenangan secara luar biasa. Pasalnya sudah lama Macan Kemayoran menunggu momen tersebut. Tercatat terakhir kali sebelum ini, Persija juara Liga Indonesia pada 2001. Artinya sudah 17 tahun Jakmania dengan setia menunggu Persija untuk kembali mengangkat trofi juara.
(jpc/fat/pojoksatu)

Inilah Kandidat Pemain dan Pelatih Terbaik Liga 1, Wakil Persija dan PSM Bersaing

POJOKSATU.ID, JAKARTA – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 2018 merilis daftar kandidat pemain dan pelatih terbaik musim ini. Dua kandidat juara musim ini, Persija Jakarta dan PSM Makassar punya wakil di dua kategori ini.
Daftar nama tersebut berdasarkan hasil evaluasi dan rapor penampilan pemain selama satu musim yang dipantau langsung oleh tim technical study group (TSG).
Anggota TSG Sudirman mengatakan, banyak pertimbangan untuk menentukan kandidat pemain terbaik Liga 1 2018.
BACA JUGA: Dipecat MU, Jose Mourinho Sudah Ditunggu Real Madrid
Di antaranya, penampilan pemain harus konsisten, menjadi role model di dalam tim, menonjol, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Selain itu, dia harus secara konsisten memperlihatkan sikap positif dan antusiasme yang tinggi dalam tim,” kata Sudirman seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia, Kamis (6/12).
David Da Silva semakin mengokohkan dirinya sebagai top skor sementara Go-Jek Liga 1 musim ini.(persebaya.id)
Salah satu pemain yang masuk daftar kandidat terbaik adalah penyerang Persebaya Surabaya David da Silva.
BACA JUGA: Dicari Pasukan Taliban setelah Bertemu Sang Idola, Murtaza Ahmadi: Saya Rindu Messi!
David sendiri tampil menonjol. Saat ini dia berada di puncak daftar top skorer sementara Liga 1 musim 2018.
Dua kandidat lainnya adalah Rohit Chand (Persija Jakarta) dan Willem Jan Pluim (PSM Makassar). Kedua pemain ini menjadi pemain kunci tim masing-masing sehingga Persija dan PSM kini bersaing ketat jadi juara Liga 1 musim 2018.
Kandidat Pemain Terbaik Liga 1 2018
Rohit Chand (Persija Jakarta)
Willem Jan Pluim (PSM Makassar)
David da Silva (Persebaya Surabaya)
Kandidat Pemain Muda Terbaik
Hansamu Yama Pranata (Barito Putera)
Osvaldo Ardiles Hay (Persebaya Surabaya)
Febri Hariyadi (Persib Bandung)
Kandidat Pelatih Terbaik
Pelatih Persija Jakarta Alessandro Stefano ‘Teco’ Cugurra.
Robert Rene Albert (PSM Makassar)
Roberto Carlos Mario Gomez (Persib Bandung)
Stefano Cugurra Teco (Persija Jakarta)
(fat/pojoksatu)

Inilah Jadwal Laga Pamungkas Go-Jek Liga 1 Tahun Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 akan segera berakhir dan pekan ini memasuki pekan pamungkas.
PSM Makassar dan Persija Jakarta akan berjibaku hingga akhir untuk menegaskan siap yang terbaik di pentas kompetisi kasta tertinggi tanah air tahun ini.
Keduanya berpeluang menjadi kampiun dengan selisih satu angka. Macan Kemayoran sendiri paling berpeluang menjadi juara jika mampu memenangkan laga pamungkas menghadapi Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Sejumlah laga krusial di pekan 34 akhir pekan ini sendiri akan digelar serentak. Kick-off Persija kontra Mitra Kukar dan PSM Makassar menghadapi PSMS Medan akan digelar bersamaa, Minggu (9/12/2018) petang WIB.
Selain persaingan ketat di papan atas. Di dasar klasemen atau zona degradasi pun akan terjadi pesaingan sengit untuk bisa terus berkiprah musim depan.
PS Tira, PSMS Medan, Perseru Serui, Mitra Kukar FC dan Sriwijaya FC akan berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi.
Berikut jadwal lengkap pertandingan pekan 34 Go-Jek Liga 1 2018:
Sabtu (8/12) Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, kick off 15.30 WIB
Sabtu (8/12) Persib Bandung vs PS Barito Putera, kick off 18.30 WIB
Sabtu (8/12) Bhayangkara FC vs Bali United FC, kick off 18.30 WIB
Sabtu (8/12) Madura United FC vs Persela Lamongan, kick off 18.30 WIB
Minggu (9/12) Borneo FC vs PS Tira, kick off 15.30 WIB
Minggu (9/12) Persipura Jayapura vs Perseru Serui, kick off 15.30 WIB
Minggu (9/12) Arema FC vs Sriwijaya FC, kick off 15.30 WIB
Minggu (9/12) Persija Jakarta vs Mitra Kukar FC, kick off 15.30 WIB
Minggu (9/12) PSM Makassar vs PSMS Medan, kick off 15.30 WIB
(jpc/qur/pojoksatu)