haringga sirla

Polisi: Kalimat Tauhid di Video Pengeroyokan Haringga Sirla Hasil Editan

POJOKSATU.id, BANDUNG – Aparat kepolisian Polda Jabar terus mendalami video pengeroyokan anggota Jakmania, Haringga Sirila (23) oleh oknum Bobotoh di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 23 September lalu jelang laga Persib vs Persija.
Polisi pun mengungkapkan jika suara kalimat tauhid yang terdengar dalam video tersebut bukan asli alias editan, dan polisi tengah memburu pelakunya.
“Kita akan melakukan penyelidikan, Ditreskrimsus melalui tim siber. Kalau masalah dubbing, akan diuji digital forensik,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko seperti dikutip dari detikcom.
Keyakinan Truno soal indikasi tersebut (editan suara kalimat tauhid) karena pihaknya mengaku memiliki rekaman video yang berbeda dan tanpa ada suara kalimat tauhid tersebut.
“Kita juga punya alat bukti video. Kita bandingkan dengan milik kita, sampai saat ini tidak seperti itu,” tandasnya.
Sementara terkait kasus pelaku pengeroyokan tersebut, polisi telah menetapkan delapan tersangka masing-masing Goni Abdulrahman (20 tahun), Aditya Anggara (19 tahun), Dadang Supriatna (19 tahun), SMR (17 tahun), DFA (16 tahun), Budiman (41 tahun), Cepy Gunawan (20 tahun), dan Joko Susilo (31 tahun).
Para pelaku disangkakan Pasal 170 KUHP karena melakukan penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan  ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.
(qur/pojoksatu)