Inter Milan

Legenda Inter Milan: Aksi Jose Mourinho Memang Tak Elok, tapi …

POJOKSATU.id, MILAN – Gesture provokatif manajer Manchester United, Jose Mourinho terhadap tifosi Juventus di Liga Champions telah memicu perdebatan sengit publik.
Banyak pihak menyayangkan reaksi juru racik asal Portugal itu, namun tak sedikit yang menilainya wajar sebagai bentuk balasan atas cemoohan fans Juve di pertandingan tersebut sebagaimana pengakuan Mourinho.
Mourinho melakukannya setelah timnya secara dramatis sukses mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 pada laga keempat Liga Champions 2018/2019 tengah pekan kemarin.
Presiden Inter Milan “Like” Gesture Provokatif Jose Mourinho

Legenda Inter Milan, Sandro Mazzola pun turut menyayangkan sikap Mourinho di hadapan fans Juventus tersebut, kendati di matanya Mou tetaplah sosok manajer hebat.
Lagipula, menurut dia, sikap Jose Mourinho di hadapan fans Juventus merupakan watak asli sang manajer.
“Saya berjumpa dengannya dan dia orang yang sangat khusus,” ujar Mazzola seperti dikutip dari Goal.
“Dia memang seperti itu dan ketika dia telah melakukan seusatu, dia tidak berpikir. Dia memang demikian. Tetapi dia adalah orang yang hebat,” ujarnya.
“Mungkin akan lebih baik apabila dia tidak melakukan hal tersebut, tetapi sekali lagi, dia harus tetap memiliki kepribadian yang besar,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Sesumbar Menang 18-0, Barcelona Ternyata Cuma Imbang di Markas Inter Milan

POJOKSATU.ID, MILAN – Barcelona gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Inter Milan, Giueseppe Meazza, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB. Pada matchday ke-4 Liga Champions 2018/19 itu, kedua tim bermain imbang 1-1.
Barcelona yang belum diperkuat Lionel Messi pada laga ini kembali tampil dominan meski bermain di hadapan puluhan ribu Interisti (sebutan bagi fans Inter Milan).
Sebelum pertandingan ini, sejumlah media di Eropa melansir komentar pelatih Barcelona, Ernesto Valverde yang menyebut timnya bisa menang 18-0 lawan Inter.
Alih-alih berpesta gol, Barcelona ternyata hanya bisa membawa pulang satu poin.
BACA JUGA:
Liverpool Dipermalukan Klub Serbia Dua Gol tanpa Balas
Jadwal Lengkap Liga Champions Tengah Pekan Ini, Matchday 4: Inter Vs Barca, Juve Vs MU
Di awal babak pertama, sejumlah peluang mampu diperoleh Luis Suarez dan Phlippe Coutinho gagal berbuah gol.
Sepakan Suarez beberapa kali tidak tepat sasaran, sementara upaya Coutinho dari luar kotak penalti bisa ditepis Samir Handanovic. Hingga babak pertama berakhir, belum ada gol tercipta.
Selepas jeda, anak asuh Luciano Spalletti bermain lebih terbuka. Akibatnya, pertahanan Barcelona juga beberapa kali dibuat kerepotan oleh aksi Ivan Perisic.
Namun demikian, tim tamu yang lebih dulu unggul. Malcom yang baru dua menit masuk menggantikan Ousmane Dembele membuat pendukung Inter terdiam pada menit 83.
Menerima umpan Coutinho, sepakan kaki kiri winger asal Brasil itu sukses menaklukkan Handanovic. 1-0 Barca unggul.
Tapi Inter ternyata tidak mau menyerah begitu saja di kandang sendiri. Tiga menit sebelum waktu normal berakhir, sebuah kemelut di depan gawang Marc-Andre ter Stegen diselesaikan Mauro Icardi dengan sepakan keras dari jarak dekat. Skor menjadi imbang 1-1.
Tambahan waktu tiga menit gagal dimanfaatkan kedua tim untuk mencetak gol kemenangan. Inter dan Barca pun harus puas berbagi angka setelah skor 1-1 tidak berubah.
(fat/pojoksatu)

Spalletti Siapkan Rencana Khusus, Jika Messi Dipaksakan Main

POJOKSATU.ID, MILAN – Inter Milan akan menghadapi Barcelona pada matchday 4 Liga Champions 2018/19, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB. Pelatih Nerazzurri, Luziano Spalletti mewaspadai kemungkinan dimainkannya Lionel Messi dengan menyiapkan rencana khusus.
Nama Messi memang menjadi salah satu sorotan jelang duel di Giueseppe Meazza ini. Pasalnya superstar Barcelona itu baru pulih dari cedera patah tangan kanan, namun sudah masuk dalam skuat Ernesto Valverde untuk menghadapi Inter.
Messi mungkin tidak akan bermain sebagai starter pada laga ini. Kecuali jika dibutuhkan di babak kedua.
BACA JUGA:
Prediksi Skor Liga Champions: Inter Vs Barcelona, Napoli Vs PSG Hingga Red Star Vs Liverpool
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Inter Vs Barcelona, Napoli Vs PSG
Tak Sekadar Juara, Striker Timnas Indonesia Punya Misi Lain di Piala AFF 2018
Sejumlah media di Spanyol menyebut Valverde akan mengambil risiko jika memaksakan memainkan Messi pada laga dini hari nanti. Namun hal itu bukan tidak mungkin terjadi andai situasi di lapangan membutuhkan tenaga Messi.
Pada pertemuan sebelumnya Barcelona dengan Inter Milan yang berlangsung di Camp Nou, Blaugrana tidak diperkuat Messi. Meski tanpa diperkuat oleh sang kapten, Barcelona bisa menang dua gol tanpa balas.
Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti.
Terkait masuknya Messi ke dalam skuat, Luciano Spalleti terlebih dahulu memberikan pujian kepada Barcelona yang tetap kuat tanpa pemain berusia 31 tahun tersebut di laga sebelumnya. Ia juga tak segan melontarkan pujian kepada Messi.
“Seperti yang sudah ditunjukkan Barcelona tanpa dia (Messi), mereka masih memiliki mentalitas untuk mengembangkan permainan mereka, dan itulah yang membuat perbedaan,” kata Luciano Spalleti dikutip dari Football Italia.

Tanpa Lionel Messi, Barcelona Bungkam Inter Milan 2-0

POJOKSATU.id, CAMP NOU –Barcelona sukses meneruskan tren positifnya di Liga Champions musim ini usai membekuk wakil Serie A Italia, Inter Milan dengan skor meyakinkan 2-0.
Rafinha dan Jordi Alba menjadi pahlawan kemenangan Blaugrana di laga matchday ketiga yang digelar di Camp Nou, Kamis (25/10/2018) dini hari WIB itu.
Dengan hasil bagus ini, Barca pun makin sukses di puncak klasemen dengan nilai sempurna sembilan dari tiga laga yang telah dilakoninya.
Sedangkan Nerazurri menguntit di bawahnya setelah gagal meneruskan dua kemenangan beruntun di laga sebelumnya.
Tampil dihadapan publik sendiri, skuat besutan Ernesto Valverde tampil cukup percaya diri dan mampu menguasi jalannya pertandingan.
Absennya Lionel Messi yang harus menepi tiga pekan lebih akibat cedera tak membuat aliran serangan Barca tumpul.
Bahkan, Rafinha yang tampil untuk menggantikan peran Messi sukses mengoyak jala di menit 32 setelah menerima assist manja Luis Suarez.
Memasuki interval kedua, Inter berupaya bangkit dengan bermain lebih menyerang. Spalletti memasukkan Matteo Politano, Lautaro Martinez dan Keita Balde.
Namun, Barca tetap mempertahankan penguasaan bola dengan baik. Tujuh menit sebelum laga bubaran, alih-alih Inter mengejar ketinggalan, tuan rumah malah menggandakan skor.
Umpan matang Ivan Rakitic sukses diselesaikan secara sempurna oleh Jordi Alba untuk menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan, 2-0.
(qur/pojoksatu)

Mauro Icardi Jadi Pembeda di Derbi Della Madonnina

POJOKSATU.id, MILAN – Bomber Inter Milan, Mauro Icardi sukses menyudahi pertandingan Derby Della Madonnina untuk kemenangan Inter Milan atas seteru abadinya AC Milan di lanjutan Serie A Italia 2018/19 pekan 9 di Guiseppe Meazza, Senin (22/10/2018) dini hari WIB.
Pemain internasional Argentina itu menjadio pembeda di laga sarat gengsi tersebut setelah mencetak gol satu-satunya jelang pertandingan usai di masa injury time menit 90+2.
Gol tercipta setelah Icardi menyambar umpan silang Vecino melalui tandukan kencang. Bola meluncur deras ke gawang Milan tanpa bisa dihentikan oleh Donnarumma.
Dengan hasil impresif ini, Inter tetap kokoh di peringkat ketiga dengan raihan 19 poin. Sedangkan I Rossonerri masih tercecer diperingkat ke-12.
Icardi sendiri tampil penuh percaya diri di pertandingan tersebut. Beberapa kali ia mendapat peluang emas di babak pertama, namun masih belum bisa berbuah gol.
Di paruh kedua, Icardi dan koleganya terus menekan barisan pertahanan Milan. Mateo Politano nyaris mencetak gol setelah mengonversi umpan silang Ivan Perisic di menit 57.
Namun sepakannya masih meluncur di sisi gawang Milan yang dikawal Gianluigi Donnarumma. Hingga waktu normal pertandingan, belum tercipta satu pun gol. Kedudukan masih sama kuat 0-0.
Tifosi Inter baru bergemuruh beberapa detik jelang wasit meniup peluit akhir tanpa pertandingan usai setelah Icardi sukses menjebol gawang Donnarumma lewat tandukan terarahnya ke dalam gawang lawan.
Sayang, kemenangan Inter harus dibayar mahal dengan dibopongnya gelandang eksploratif mereka, Radja Nainggolan.
Pemain keturunan Indonesia itu mengalami cedera cukup serius setelah dengan Lucas Biglia untuk kemudian perannya digantikan Borja Valero.
(qur/pojoksatu)

Radja Nainggolan Sebut Manajemen Inter Milan yang Terbaik

POJOKSATU.id, MILAN – jelang Derby della Madonnina antara Inter Milan versus AC Milan di giornata 9 lanjutan Serie A Italia, gelandang anyar Inter, Radja Nainggolan melontarkan pernyataan yang membuat panas kuping kubu I Rossonerri.
Dikemukakan mantan penggawa AS Roma berdarah keturunan Indonesia itu, Inter punya banyak pemain dengan kualitas level tertinggi.
“Namun saya juga melihat kekuatan Milan dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka tim kuat yang akan membuat kami berkeringat,” tutur Nainggolan pada La Gazzetta dello Sport seperti dikutip dari Goal.
Menurutnya, Inter adalah klub dengan manajemen yang lebih baik dibandingkan dengan klub-klub lainnya di Serie A, termasuk dengan mantan klubnya, AS Roma.
“Pada diri Inter saya melihat sebuah perusahaan yang benar-benar disiapkan secara baik. Mereka tahu cara menjalankan klub, orang-orang terbaik ada di sini. Steven Zhang selalu bersama kami,” sebut dia.
“Di AS Roma presiden hanya datang setahun sekali dan saya pikir seharusnya dia selalu hadir untuk memimpin klub,” tandasnya.
Karena itu, Nainggolan memberikan sinyalemen jika sikapnya selama ini menolak tawaran Juventus tidak terlepas dari ketertarikannya pada kondisi Nerrazurri tersebut.
“Inter harus meminimalkan kesalahan untuk memberi pesan kuat siap memanfaatkan setiap kesalahan yang dilakukan Juventus.” Ujarnya.
Ia pun mengaku tidak pernah iri dengan Juventus yang masih mendominasi dalam perebutan Scudetto “Juventus adalah tim kuat, mereka juara dalam tujuh tahun ke belakang tetapi liga masih panjang,” ucapnya.
“Iri pada Juve? Mereka memburu saya dalam lima tahun beruntun dan selalu saya tolak,” sambungnya menandaskan.
(qur/pojksatu)

Mauro Icardi, Si Raja Kotak Penalti

POJOKSATU.id, MILAN – Pelan namun pasti bomber Inter Milan, Mauro Icardi sudah kembali ke dalam performa terbaiknya.
Bahkan, di pentas Liga Champions, Icardi tampil menjadi pembeda setelah mencetak gol kemenangan untuk Nerazurri atas PSV Eindhoven, kemarin.
Gol ke gawang tim asal Belanda itu menjadi gol keduanya di Liga Champions sejauh ini setelah sebelumnya ia menjebol gawang Tontenham Hotspur di laga perdana.
Sang pelatih, Luciano Spaletti pun tak sungkan untuk melayangkan pujian atas performa pemainnya tersebut.
“Dia tidak memiliki kelemahan dalam penyelesaian akhir. Dia sempurna. Icardi adalah ‘binatang’ di kotak penalti,” ungkap Spalletti seperti dikutip dari Sky Sport Italia.
Icardi, yang pernah santer dihubungkan dengan Real Madrid itu mengaku sangat senang bisa mempersembahkan kemenangan untuk timnya.
Ia pun bertekad untuk terus mempersembahkan kemenangan  demi kemenangan untuk menjaga asa juara musim ini, baik di pentas domestik maupun Liga Champions.
Inter Milan sendiri kini berada di peringkat kedua klasemen Grup B bersama Barcelona dengan raihan sama enam poin.
(qur/pojoksatu)