Javier Tebas

Suporter Timnas Spanyol Mencemooh Lagu Kebangsaan Inggris, Javier Tebas Minta Maaf

POJOKSATU.id, MADRID – Laga Timnas Spanyol kontra Inggris di ajang UEFA Nations League di Estadio Benito Villamarin, Spanyol, kemarin malam WIB diwarnai ulah tidak terpuji fans tuan rumah.
Insiden terjadi jelang pertandingan ketika diputar lagu kebangsaan kedua tim. Saat lagu tim tamu, “God Save the Queen” diputar, terdengar bunyi siulan untuk mencemooh lagu tersebut yang berasal dari tribun penonton tuan rumah.
Tak ingin berpolemik panjang, Presiden LaLiga, Javier Tebas langsung bereaksi. Lewat akun Twitter miliknya Tebas melayangkan permintaan maaf atas insiden tersebut.

National anthems represent the noblest and most profound feelings of many people. They must always be respected. We have to apologize to the English and make that what happened yesterday doesnt happen again.
— Javier Tebas Medrano (@Tebasjavier) October 16, 2018

“Lagu kebangsaan mewakili perasaan paling mulia dan paling mendalam dari banyak orang. Mereka harus selalu dihormati,” demikian pernyataan Tebas seperti dikutip dari Diario AS.
Tebas mengaku risau tentang apa yang dia saksikan tersebut dan menyesalkan adanya ulah yang demikian.
“Kita harus meminta maaf kepada Inggris dan membuat apa yang terjadi kemarin tidak terjadi lagi,” tandasnya.
La Roja sendiri harus mengaku keunggulan tamunya dengan kekalahan tipis 2-3, dan itu menjadi kekalahan perdana Luis Enrique sejak didapuk sebagai pelatih tim matador Spanyol tersebut.
(qur/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo Pergi, LaLiga Baik-Baik Saja!

POJOKSATU.id, MADRID  – Untuk pertama kalinya dalam sembilan musim terakhir, LaLiga tanpa keterlibatan megabintang Cristiano Ronaldo.
Ronaldo memutuskan hengkang dari Real Madrid musim ini untuk meneruskan petualangan gemilangnya bersama raksasa Serie A , Juventus.
Meski kini hanya menyisakan Lionel Messi (sebagai ikon dan daya tarik kompetisi), namun Presiden LaLiga, Javier Tebas tak risau.

Ditegaskan dia, LaLiga tetaplah LaLiga sebagai kompetisi paling mahsyur di Eropa bahkan di dunia, dan tidak terpengaruh oleh absennya sang bintang.
“Kami telah bekerja untuk membuat merek LaLiga di atas salah satu pemain atau klub,” katanya kepada Daily Mail seperti dikutip dari Diario AS.
Namun, Tebas mengakui jika ia akan khawatir jika kepergian Ronaldo terjadi empat tahun lalu. “Jika empat tahun lalu dia (Ronaldo) pergi akan membuat saya khawatir. Pada skala satu sampai 10, saya akan mengatakan sembilan,” sebutnya.
Namun, Tebas yakin kepergian Ronaldo saat ini tak akan memengaruhi kompetisi. LaLiga, tegas dia, tetap berada dalam posisi yang lebih kuat sekarang dan mampu menangani kepergian salah satu pemain utamanya.
“Sekarang ini membuatku khawatir, dalam skala satu hingga sepuluh, empat, atau bahkan tiga,” ujarnya menandaskan.
Cristiano Ronaldo sendiri sejauh ini baru mencetak empat gol dalam sembilan penampilannya untuk Juventus di semua kompetisi.
(qur/pojoksatu)