jose mourinho

Ditekuk City, Jose Mourinho: MU Tidak Akan Degradasi!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manajer Manchester United, Jose Mourinho harus mengaku keunggulan Manchester City yang sukses membungkam timnya dengan skor impresif 3-1 di Etihad Stadium, Senin (12/11/2018) dini hari WIB.
Dengan hasil minor ini, asa Setan Merah untuk bersaing di papan atas semakin sulit. MU kini tertahan di peringkat delapan dengan raihan 20 poin atau terpaut selisih angka cukup jauh dari City.
Sejauh ini, United itu sudah menelan empat kekalahan, dua kali bermain imbang dan ‘hanya’ enam kali memetik kemenangan.
Pep Guardiola Ungkap Rahasia Sukses Pecundangi Manchester United
Tekuk Rival Sekota, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen
Namun, Mourinho menegaskan jika dirinya tidak terlalu peduli mengenai posisi Manchester United di klasemen sementara Liga Primer Inggris musim ini yang lebih dekat ke papan bawah ketimbang posisi puncak.
“Saya pikir kami tidak akan degradasi,” klaim Mourinho seperti dikutip dari Goal.
Hasil minor atas City ini tentu membuat tekanan kembali diberikan pada sang manajer, Jose Mourinho yang masih digoyang dengan isu pemecatan.
Ironisnya, United baru saja memetik kemenangan dramatis atas Juventus di Allianz Stadium pertengahan pekan lalu di lanjutan Liga Champions.
Sayang, Paul Pogba dan koleganya gagal meneruskan tren kemenangan tersebut sehingga harus bertekuk lutut dihadapan sebelas penggawa Manchester City.
(qur/pojoksatu)

Jose Mourinho, Parasit Dunia Sepakbola!

POJOKSATU.id, MADRID – Gesture provokatif manajer Manchester United, Jose Mourinho terhadap tifosi Juventus di Liga Champions telah memicu perdebatan sengit publik.
Banyak pihak menyayangkan reaksi juru racik asal Portugal itu, namun tak sedikit yang menilainya wajar sebagai bentuk balasan atas cemoohan fans Juve di pertandingan tersebut sebagaimana pengakuan Mourinho.
Mourinho melakukannya setelah timnya secara dramatis sukses mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 pada laga keempat Liga Champions 2018/2019 tengah pekan kemarin.
Legenda Inter Milan: Aksi Jose Mourinho Memang Tak Elok, tapi …
Presiden Inter Milan “Like” Gesture Provokatif Jose Mourinho
Terkait episode di Turin tersebut, presenter radio El Larguero sekaligus pandit sepakbola Spanyol, Manu Carreno menilai menilai orang seperti Jose Mourinho tak punya sopan santun dan hanya mengganggu dunia sepakbola.
“Mourinho harus dimusnahkan dari sepakbola, demi kebaikan,” kata Carreno seperti dikutip dari Goal.
“Dia adalah orang yang tidak bisa mengendalikan ejekan, pria yang tidak memiliki sopan santun, tidak punya rasa malu,” sebut dia.
Ia mengaku geram dengan tindak tanduk Mourinho selama ini dan menyebut, manajer asal Portugal itu pantas untuk disingkirkan dari dunia sepakbola.
“Apa yang dilakukannya hari ini di akhir laga Juventus-Manchester United sungguh miris untuk dilihat. Tidak nyaman untuk ditonton,” sebutnya.
“Dia semacam preman yang perlu dienyahkan dari sepakbola. Orang ini mengganggu dunia sepakbola. Dia tidak memiliki kelas sama sekali dan akhirnya dia bukan pemenang. Dia selalu punya alasan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Legenda Inter Milan: Aksi Jose Mourinho Memang Tak Elok, tapi …

POJOKSATU.id, MILAN – Gesture provokatif manajer Manchester United, Jose Mourinho terhadap tifosi Juventus di Liga Champions telah memicu perdebatan sengit publik.
Banyak pihak menyayangkan reaksi juru racik asal Portugal itu, namun tak sedikit yang menilainya wajar sebagai bentuk balasan atas cemoohan fans Juve di pertandingan tersebut sebagaimana pengakuan Mourinho.
Mourinho melakukannya setelah timnya secara dramatis sukses mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 pada laga keempat Liga Champions 2018/2019 tengah pekan kemarin.
Presiden Inter Milan “Like” Gesture Provokatif Jose Mourinho

Legenda Inter Milan, Sandro Mazzola pun turut menyayangkan sikap Mourinho di hadapan fans Juventus tersebut, kendati di matanya Mou tetaplah sosok manajer hebat.
Lagipula, menurut dia, sikap Jose Mourinho di hadapan fans Juventus merupakan watak asli sang manajer.
“Saya berjumpa dengannya dan dia orang yang sangat khusus,” ujar Mazzola seperti dikutip dari Goal.
“Dia memang seperti itu dan ketika dia telah melakukan seusatu, dia tidak berpikir. Dia memang demikian. Tetapi dia adalah orang yang hebat,” ujarnya.
“Mungkin akan lebih baik apabila dia tidak melakukan hal tersebut, tetapi sekali lagi, dia harus tetap memiliki kepribadian yang besar,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Presiden Inter Milan “Like” Gesture Provokatif Jose Mourinho

POJOKSATU.id, MILAN – Gesture provokatif manajer Manchester United, Jose Mourinho terhadap tifosi Juventus di Liga Champions telah memicu perdebatan sengit publik.
Banyak pihak menyayangkan reaksi juru racik asal Portugal itu, namun tak sedikit yang menilainya wajar sebagai bentuk balasan atas cemoohan fans Juve di pertandingan tersebut sebagaimana pengakuan Mourinho.
Mourinho melakukannya setelah timnya secara dramatis sukses mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 pada laga keempat Liga Champions 2018/2019 tengah pekan kemarin.

Bagi Presiden Inter Milan, Steven Zhang, apa yang dilakukan Mourinho adalah gaya yang disukainya. Terbukti, ia memberikan ‘like’ dii akun Instagram FCInter1908.it yang mengunggah tentang hal itu.
Jose Mourinho sendiri telah mengungkapkan alasan dibalik aksinya tersebut. Ia mengaku mendapat penghinaan sepanjang 90 menit pertandingan dari penonton tuan rumah.
“Dengan keluarga saya dihina, termasuk keluarga Inter, saya bereaksi seperti itu,” kata Mourinho sebagaimana dikutip dari Sky Sport Italia.
Kaitannya dengan Inter sendiri mengingat Mourinho memang pernah menjadi pelatih Inter selama dua musim pada 2008 hingga 2010.
Saat itu dia mampu menjadikan Inter sebagai tim yang sangat impresif. Mourinho bahkan membawa Inter meraih treble winners pada 2008/2009.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Tumben, Jose Mourinho dan Paul Pogba Kompak!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Hubungan rumit hingga kabar friksi Jose Mourinho dengan Paul Pogba telah menjadi santapan pwmberitaan media dalam beberapa waktu terakhir.
Kendati begitu, dalam beberapa laga terakhir, manajer Manchester United itu tetap memercayakan gelandang asal Prancis itu sebagai starter.
Mourinho bahkan membantah adanya hubungan tidak baik dengan Pogba dan bersikeras hubungannya dengan sang pemain dalam.keadaan baik.
“Satu hal yang dikatakan pers, mereka mengatakan kami memiliki hubungan yang buruk, Paul beberapa minggu yang lalu mengatakan kami memiliki hubungan pelatih-pemain yang khas, saya pikir kami memiliki hubungan yang baik,” tuturnya.
“Aku akan mengklasifikasikannya sebagai hubungan yang baik antara pelatih dan pemain sepak bola,” sebut dia.
Pogba sendiri yang sempat dirumorkan mulai menuju gerbang keluar Old Trafford kembali menegaskan komitmennya bersama Setan Merah.
“Kami adalah Manchester United dan kami selalu menginginkan lebih banyak,” kata Pogba.
“Kami mendorong, kami sedang dalam perjalanan, karena kami selalu bisa melakukan yang lebih baik. Tetapi saya senang dengan apa yang telah kami capai dalam dua tahun (sejak menandatangani kontrak),” tuturnya.
Pogba sendiri menegaskan jika dirinya dalam kondisi baik-baik saja bersama skuat, dan tentunya bersama sang manajer.
“Manajer adalah orang yang memilih siapa yang akan menjadi kapten. Jika dia mengambil ban kapten, itu tidak mengubah apa pun untuk saya,” sebutnya.
“Saya hanya ingin bermain, tampil dan memberikan yang terbaik untuk tim, fans dan klub dan itu saja. Itu tidak benar-benar menyentuh saya atau mempengaruhi saya,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Jose Mourinho Sebut Pemain Ini Biang Kemenangan MU

POJOKSATU.id, TURIN – Manchester United sukses membungkam Juventus dalam lanjutan Liga Champions 2018/19 matchday 4 di Allianz Stadium, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB.
Padahal, MU sempat tertinggal lebih dulu setelah Cristiano Ronaldo mengoyak jala David De Gea di menit 66 lewat tendangan volinya.
Namun, MU sukses mengejar ketertinggalan sekaligus membalikkan keadaan jelang peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan.
Ronaldo Cetak Gol, Juventus Tumbang dalam 4 Menit
Cristiano Ronaldo Ungkap Penyebab Kekalahan Juventus oleh Sang Mantan
Meski Juan Mata menjadi donasi atas gol penyeimbang MU setelah Alex Sandro melakukan aksi gol bunuh diri untuk Juve, namun Jose Mourinho menilai Maroane Fellaini punya andil besar kemenangan timnya.
“Fellaini sering mengubah jalannya pertandingan, kebanyakan di laga kandang. Kami tidak bisa memainkannya di leg pertama,” kata Mourinho seperti dikutip dari Goal.
“Juventus memasukkan Barzagli untuk menjinakkan kami, tetapi secara cepat kami tampil direct dan sukses mencetak gol,” sebutnya.
Alasan Jose Mourinho Pasang Gesture Seperti Ini
Pecundangi Sang Mantan, Begini Perasaan Paul Pogba
Meski begitu, Mou tetap mengapresiasi kontribusi Mata yang sukses mengoyak jala lawan untuk menyamakan kedudukan tersebut.
“Kami menurunkan Juan Mata bukan untuk mengeksekusi tendangan bebas tetapi untuk melayani Fellaini yang selalu dominan di udara dengan umpan-umpan silangnya,” sebutnya.
“Satu poin atau tiga tidak akan berdampak banyak pada Juventus tetapi tiga poin bagi kami adalah perbedaan besar,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Alasan Jose Mourinho Pasang Gesture Seperti Ini

POJOKSATU.id, TURIN – Manajer Manchester United, Jose Mourinho mengungkapkan alasan dibalik selebrasinya dengan cara gesture “mendengarkan” yang ditujukan untuk tifosi Juventus.
Manchester United sukses membungkam Juve dihadapan pendukung mereka sendiri dengan skor ketat 2-1 dalam matchday 4 Liga Champions 2018/19, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB.
Saat wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai Mou memasang tangannya ke telinga dan berkedip pada fans tuan rumah, seakan-akan meminta mereka untuk berteriak lebih keras.
Ronaldo Cetak Gol, Juventus Tumbang dalam 4 Menit
Cristiano Ronaldo Ungkap Penyebab Kekalahan Juventus oleh Sang Mantan
Mou pun mengatakan, apa yang dilakukannya sebagai balasan atas fans Juventus yang menghinanya selama 90 menit pertandingan.
“Saya dihina selama 90 menit. Saya datang ke sini untuk melakukan tugas saya, tidak lebih,” katanya pada Sky Sport Italia seperti dikutip dari Goal.
“Saya tidak menyerang siapa pun pada akhirnya. Saya hanya membuat gestur bahwa saya ingin mendengar mereka lebih keras,” ucapnya.
“Saya mungkin tak seharusnya melakukan itu dan dengan kepala dingin, saya takkan melakukannya. Namun ketika keluarga saya dihina, termasuk keluarga Inter saya, saya bereaksi seperti ini,” tegasnya.
Dengan tambahan tiga poin ini Manchester United mengantongi tujuh poin dari empat pertandingan Grup H Liga Champions, tertinggal dua poin dari Juventus yang bertengger di puncak.
(qur/pojoksatu)

Taktik ‘Parkir Bus’ Jose Mourinho Bikin Pemain dan Fans MU Merana

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Taktik memasang lima bek ala Manajer Manchester United, Jose Mourinho yang dikenal dengan istilah “parkir bus” kembali menuai kritik tajam.
Setelah Paul Pogba menyuarakan keberatannya atas gaya Mourinho tersebut kini giliran mantan penggawa Setan Merah, Jesper Blomqvist mengemukakan hal senada.
Blomqvist bahkan menyebut ‘parkir bus’ ala Mourinho telah membuat pemain dan fans United merana. Pasalnya, strategi bertahan itu membuat permainan sangat membosankan.

“Saya rasa memang selalu sulit untuk mengikuti jejak pelatih sekelas Fergie (Sir Alex Ferguson),” kata Blomqvist seperti dikutip dari The Sun.
Oleh karena itu, selain pemain, sebut dia, fans pun kecewa karena tim kebanggaannya tak lagi menampilkan permainan yang menghibur dan atraktif.
“Mereka kecewa bukan soal hasil akhir (kalah di pertandingan), namun saat ini mereka kecewa atas apa yang diterapkan tim ketimbang hasil akhir,” sebutnya.
Pasalnya, sebut dia, The Red Devils sudah dikenal sebagai tim yang tampil ofensif, sehingga Mourinho, menurut dia harus menerapkan pola yang sama jika ingin mendapat tempat di hati publik Old Trafford.
“Dalam 20 tahun terakhir, Manchester United benar-benar terbiasa dengan gaya bermain menyerang yang diterapkan Ferguson. Orang-orang menyebut gaya bermain ini sebagai gaya bermain United,” paparnya
“Gaya bermain itu menuntut Anda untuk terus menyerang, dan gaya bermain itu membuat mereka bisa mengalahkan tim manapun tanpa mengenal rasa takut,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Eric Cantona: Sebaiknya MU Berpisah dengan Jose Mourinho!

POJOKSATU.id, PARIS – Performa inkonsistensi Manchester United terus mendapat sorotan sejumlah pihak, salahsatunya dari sang legenda hidup Setan Merah, Eric Cantona.
Cantona bahkan merasa mantan klubnya itu kini terancam kehilangan generasi pemain-pemain muda jika masih dibesut sosok Jose Mourinho.
Oleh karena itu, Cantona, yang pernah mempersembahkan empat gelar Liga Primer Inggris dan dua Piala FA selama lima musimnya di Old Trafford menilai klub sebaiknya berpisah dengan Mourinho.

Cantona bahkan mengaku meradang jika membandingkan performa United dengan seteru sekotanya, Manchester City.
“Saya menderita dan saya semakin menderita ketika saya melihat (Manchester City) bermain sangat luar biasa,” tutur Cantona seperti dikutip dari Goal.
“Saya pikir anak-anak perlu memiliki contoh. Mereka membutuhkan pemain-pemain hebat, pergerakan-pergerakan yang sangat bagus, sepakbola kreatif untuk mengidentifikasi diri mereka menjadi pemain atau tim,” sebutnya.
“Dan, saya pikir mereka kini kehilangan generasi pemain-pemain muda. Pemain-pemain muda ini mengidentifikasi diri mereka dengan cara City bermain. Bisakah kita menerima itu? Tidak,” tandasnya.
Performa The Red Devils di bawah asuhan Jose Mourinho memang terus mendapat sorotan dan kritik banya pihak. Masa depan sang manajer pun masih menjadi perbincangan hangat di media.
Dari sembilan pertandingan awal di Liga Primer Inggris musim ini, United hanya mengumpulkan 14 poin. Terakhir, Paul Pogba dan koleganya menelan kekalahan 1-0 di tangan Juventus di pertandingan putaran grup Liga Champions.
(qur/pojoksatu)

Jose Mourinho Balik ke Real Madrid, Calderon: Hanya Masalah Waktu!

POJOKSATU.id, MADRID – Mantan Presiden Real Madrid, Roman Calderon yakin kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu hanya soal waktu.
Manajer Manchester United itu tengah dihubungkan dengan mantan klubnya menyusul performa tak mengesankan Julen Lopetegui sejauh ini.
Dibajak saat Lopetegui akan membawa Timnas Spanyol ke pentas Piala Dunia 2018 Rusia, kinerjanya ternyata tak sesuai ekspektasi para petinggi klub.
Lopetegui pun kini terancam dilengserkan terlebih jika di pertandingan kontra Barcelona yang akan tersaji akhir pekan ini, timnya kembali menuai hasil minor.
Mensikapi situasi seperti itu, Calderon pun mengatakan, cepat atau lambat Jose Mourinho akan kembali ke Real Madrid, mengingat hubungannya dengan Florentino Perez.
“Jika presiden ini bersama tim untuk beberapa tahun, dan saya pikir ia akan demikian, Mourinho akan berada di sini,” tutur Calderon seperti dikutip dari Goal.
“Tidak diragukan lagi. Ini satu-satunya pelatih yang presiden (Perez) hormati,” sebutnya.
Lebih lanjut, Calderon juga menyebut keputusan Real Madrid melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus sebagai sebuah “kesalahan bersejarah.”
“Saya pikir ini kesalahan besar, kesalahan bersejarah dengan alasan apa pun,” ucapnya.
“Tidak ada cara untuk menemukan seseorang untuk menggantikan pemain seperti Ronaldo, jadi ini adalah kesalahan besar.
“Jika Anda melihat uang EUR 100 juta yang kami terima sudah dihabiskan untuk dua pemain, satu di Brasil, Rodygo, dan satu lainnya (Vinicius Jr.) bermain di Castilla. Ini sesuatu yang sangat aneh. Saya memiliki respek untuk Mariano Diaz, namun sekarang ia harus menunjukkan segalanya sampai bisa berada di level Cristiano,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)