juara

Arab Saudi Juara Piala Asia U-19 2018, Korsel Tetap Raja Asia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Arab Saudi -19 tampil mengejutkan dengan menjuarai Piala Asia U-19 2018 atas Korea Selatan dengan skor ketat 2-1- di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pada Minggu (4/11) malam WIB.
Gol cepat Turki Al-Ammar membawa tim negeri gurun itu memimpin di awal laga di menit 2 sebelum Khalid Al-Ghannam menggandakan skor pada pertengahan babak pertama.
Sementara raksasa Asia, Korea Selatan hanya mampu memperkecil ketertinggalan usai turun minum lewat eksekusi tendangan penalti Cho Young-wook di menit 64.
Dengan trofi ini skuat The Green Falcons pun menambah koleksi gelarnya menjadi tiga kali sekaligus menyudahi penantian panjang selama lebih dari dua dasawarsa.
Terakhir kali Arab tampil sebagai kampiun adalah pada 1992. Dua tahun silam di Bahrain, Arab juga menembus final tetapi secara menyakitkan harus mengakui keunggulan Jepang dalam drama adu penati menyusul skor imbang 0-0 selama 120 menit.
Namun demikian, kendati Korsel gagal mengangkat trofi tahun ini, dari segi kolektivitas, Taeguk Warrior itu tercatat yang paling banyak sebagai kolektor trofi Piala Asia U-19 2018, yakni sebanyak 12 kali.
Berikut daftar juara Piala Asia U-19 dari masa ke masa yang dikutip dari Goal:
1959 Korea Selatan
1960 Korea Selatan
1961 Indonesia, Myanmar (juara bersama)
1962 Thailand
1963 Korea Selatan, Myanmar
1964 Myanmar, Israel
1965 Israel
1966 Israel, Myanmar
1967 Israel
1968 Myanmar
1969 Myanmar, Thailand
1970 Myanmar
1971 Israel
1972 Israel
1973 Iran
1974 India, Iran
1975 Irak, Iran
1976 Iran, Korea Utara
1977 Irak
1978 Irak, Korea Selatan
1980 Korea Selatan
1982 Korea Selatan
1985 Tiongkok
1986 Arab Saudi
1988 Irak
1990 Korea Selatan
1992 Arab Saudi
1994 Suriah
1996 Korea Selatan
1998 Korea Selatan
2000 Irak
2002 Korea Selatan
2004 Korea Selatan
2006 Korea Utara
2008 Uni Emirat Arab
2010 Korea Utara
2012 Korea Selatan
2014 Qatar
2016 Jepang
2018 Arab Saudi
Rekapitulasi Juara:
12 – Korea Selatan
7 – Myanmar
6 – Israel
5 – Irak
4 – Iran
3 – Korea Utara, Arab Saudi
(qur/pojoksatu)

Max Allegri: Saatnya Juventus Juara Liga Champions!

POJOKSATU.id, TURIN –Kehadiran Cristiano Ronaldo dalam skuat Juventus musim ini rupanya menambah motivasi sang allenatore Massimiliano Allegri.
Max Allegri bahkan bertekad untuk menjadi musim ini sebagai musim kebangkitan Juventus di pentas Eropa (Liga Champions).
Lagipula, di bawah asuhannya, La Vechia Signora tampil cukup impresif meski minus gelar di ajang Liga Champions tersebut.
Pada musim perdananya, tepatnya di musim 2015/2016, Juventus pernah nyaris menjuarai Liga Champions. Sayangnya usaha mereka kandas di tangan raksasa Spanyol, Barcelona.
Dua musim berselang, Allegri lagi-lagi membawa tim asuhannya itu mencapai partai puncak Liga Champions. Tetapi, mereka kembali tumbang dari klub raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid.
Meskipun demikian, torehan Juventus di kompetisi domestik tetap terjaga. Selama tujuh musim, sejak diasuh Antonio Conte dulu, Juve tak pernah absen dari daftar juara Serie A.
Kedatangan Allegri pun membuat Bianconeri sukses melebarkan prestasinya hingga ke Coppa Italia. Namun ia belum puas, dan kini membidik trofi Liga Champions.
“Setelah memenangkan tujuh scudetto dan empat Coppa Italia, sekarang waktunya untuk menjadi juara di Eropa, setelah sempat begitu dekat,” ujar Allegri seperti dikutip dari Football Italia.
(qur/pojoksatu)

Terlalu Dini, Jurgen Klopp Ogah Bicara Peluang Juara

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Liverpool tampil cukup apik mengawali Liga Primer Inggris musim 2018/19. The Reds sejauh ini masih kokoh berbagi tempat dengan Manchester City sebagai pemuncak klasemen.
Dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni Mohamed Salah dan koleganya, Liverpool tak terkalahkan dan hanya bermain imbang sekali.
Liverpool pun digadang-gadang sebagai salahsatu kandidat kuat juara Liga Primer Inggris musim ini atas performanya yang impresif di lapangan.
Namun, sang manajer, Jurgen Klopp mengaku ogah berbicara peluang juara karena hal itu menurutnya masih terlalu dini.
“Saya tidak berpikir itu masuk akal saat ini untuk memikirkan gelar juara. Ada banyak pertandingan untuk dimainkan,” kata Klopp seperti dikutip dari Sky Sports.
Liverpool sendiri pekan ini akan menjajal Manchester City di Anfield untuk menegaskan siap pemuncak klasemen sejati saat ini.
“Itu adalah pertandingan kandang melawan Manchester City dan itu adalah pertandingan yang sulit. Tahun lalu mereka benar-benar istimewa dan saya berharap mereka akan seperti ini lagi,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Karena Thomas Tuchel Bukan Pesulap, Berat bagi PSG Juara Liga Champions

POJOKSATU.id, PARIS – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps melontarkan sikap pesimistisnya mengenai kans Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions musim ini.
Meski begitu, Deschamps yang baru saja  mempersembahkan mahkota Piala Dunia 2018 bagi Les Blues tak meragukan sama sekali kualitas para pemain PSG termasuk sosok sang pelatih, Thomas Tuchel.
Menurut Deschamps, mantan pelatih Borussian Dortmund itu punya kualitas di atas rata-rata sebagai peramu dan juru racik klub.

“Dia memiliki keterampilan sosial tingkat tinggi, bekerja dengan sangat teliti, memiliki otoritas dan pada saat yang sama memiliki kedekatan tertentu dengan para pemain,” sebut Deschamps seperti dikutip dari Diario As.
“Tapi maaf, ada banyak hal yang terjadi di Paris, dan dia bukan seorang pesulap,” ucapnya.
Deschamps pun merujuk pada hasil pertandingan PSG dengan Liverpool di fase grup yang dimenangkan oleh The Reds 3-2.
“Mereka bermain di liga di mana mereka memenangkan sebagian besar pertandingan bahkan dengan rem tangan dan kemudian tiba-tiba menemukan diri mereka di Liga Champions lagi, menghadapi lawan yang kualitas dan agresifitasnya benar-benar berbeda, dan PSG idak terbiasa dengan itu,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Persib di Puncak Klasemen, Mario Gomez Minta Pemain Tak Terlena

POJOKSATU.id, BANDUNG – Hingga pekan ke-22 Persib Bandung sukses mengamankan posisinya di puncak klasemen Go-Jek Liga 1 2018.
Maung Bandung kini mengemas 41 poin at au unggul lima poin dari Madura United yang menguntit di peringat kedua.
Namun begitu, sang pelatih, Mario Gomez mengingatkan timnya untuk tidak jemawa mengingat perjuangan masih panjang dan masih menyisakan sejumlah laga ke depan.
Gomez juga tidak ingin Supardi Nasir dan koleganya terlena dengan euforia kemenangan atas Borneo FC pekan lalu.
“Saat seperti ini kami harus lebih fokus mempertahankan agar tetap berada di posisi pertama,” kata Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
“Kompetisi belum berakhir. Masih banyak pekerjaan dan perjalanan masih sangat panjang untuk meraih juara di kompetisi,” ucapnya.
Oleh karena itu, pelatih asal Argentina itu mengharapkan dukungan semua pihak terutama Bobotoh atas perjuangan skuatnya di lapangan.
“Ini semua tidak mudah. Untuk menjadi juara banyak hal yang harus kita lewati. Saya ingin semua, masyarakat kota ini (Bandung), Bobotoh, dan siapapun yang cinta dengan tim ini agar bersatu untuk keberhasilan Persib. Jika itu terjaga dengan baik, saya yakin hasil terbaik akan kami dapat musim ini,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)