juventus

Siap Tampung Paulo Dybala, Manchester United Mulai Nego Harga

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United mengungkapkan ketertarikan pada pemain Juventus Paulo Dybala.
Dilaporkan Calciomercato, Setan Merah menyadari situasi Dybala yang jarang diturunkan hingga menimbulkan rumor dirinya bakal hengkang musim panas ini.
Kehadiran Dybala bisa sangat menguntungkan bagi Setan Merah yang dirumorkan bakal ditinggal Juan Mata dan Romelu Lukaku.
Sosok Dybala yang bisa bermain di belakang striker dan sebagai penyerang tengah dinilai cocok jadi pengganti dua pemain tersebut.
Tidak hanya sampai disitu, menurut laporan, Setan Merah sudah membuka pembicaraan dengan Juventus untuk membicarakan harga jual Dybala.
Disebut-sebut, Juventus memasang harga 100 juta Euro untuk sang striker.
Rumor bakal hengkangnya Dybala dari Juventus mencuat lantaran merasa kecewa akibat jam bermainnya menurun drastis.
(zul/pojoksatu)

Berpisah dengan Publik Emirates, Aaron Ramsey Menangis

POJOKSATU.id, JAKARTA – Aaron Ramsey tidak bisa menahan emosinya saat melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan kepada publik Emirates, Minggu (5/5) malam WIB.
Sebagaimana diketahui, setelah 11 tahun berkostum Arsenal, Ramsey bakal bergabung dengan Juventus musim depan.
Ramsey sendiri terpaksa tak turun saat Arsenal melawan Brighton yang berakhir imbang 1-1. Hal ini lantaran cedera yang dialaminya.
Cedera tersebut membuatnya menepi lebih cepat. Sehingga, ia hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya bertanding di stadion kebanggan untuk yang terakhir kalinya pada musim ini.
Tidak hanya dapat penghormatan dari suporter dan rekan-rekannya, Ramsey juga dapat penghargaan khusus dari manajemen Arsenal.
“Ini sangat emosional. ini adalah perjalanan yang sangat sulit. Sebelas tahun hidup saya. Banyak hal terjadi. itu sulit, itu ada dalam suaraku. Saya berterima kasih atas kesempatan di sini,” kata Ramsey, dilansir Metro setelah pertandingan.
“Saya menghabiskan 11 tahun di sini. Saya datang ke sini berusia 17 tahun, seorang bocah lelaki dan saya meninggalkan sebagai seorang lelaki.
“Saya memiliki banyak pencapaian, ada beberapa posisi terendah. Tapi mereka (para penggemar) selalu bersama saya, jadi saya sangat berterima kasih,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Lyon Pilih Juventus, Duo Manchester Gigit Jari

POJOKSATU.id, JAKARTA – Duo Manchester harus gigit jari. Sebab, Lyon memilih menjual Tanguy Ndombele ke Juventus.
Diketahui, Manchester United dan Manchester City mengungkap ketertarikan untuk memboyong Ndombele.
Pemain yang baru berusia 22 tahun ini menarik perhatian banyak klub dengan penampilannya bersama Lyon musim ini.
Akan tetapi, presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, lebih senang jika Ndombele bermain di Juventus.
Alasannya, Aulas ingin melihat Ndombele bermain bersama Miralem Pjanic.
“Saya sejujurnya ingin melihat Ndombele di Juventus bersama Pjanic, seorang pemain yang kami munculkan di Lyon dan orang yang masih sangat terikat dengan saya,” tuturnya.
“Kami lihat apa yang akan terjadi. Saya tak akan berbicara soal uang. Parameter ekonomi adalah prioritas saat menjual pemain, tapi saya tertarik menjualnya ke Andrea Agnelli bila semua tawaran sama,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Ronaldo Dikabarkan Bakal Sambut Kedatangan Guardiola di Juventus

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rumor pergantian Massimiliano Allegri sebagai pelatih Juventus kembali mencuat.
Juventus memang sudah mengunci gelar Serie A musim ini. Namun, hasil pahit di Liga Champions rupanya masih jadi pertimbangan masa depan Allegri.
Terbaru, dilansir Marca, Juve dikabarkan mengincar pelatih Manchester City Pep Guardiola.
Kesuksesan Guardiola menangani City menjadi pertimbangan. Terlebih lagi, dikabarkan Cristiano Ronaldo siap menyambut kedatangan sang pelatih jika benar ke Juventus.
Bukan hanya itu, pertimbangan mendatangkan Guardiola juga disinyalir bisa menahan kepergian Paulo Dybala.
Kisah kerja sama Guardiola dengan pemain Argentina lainnya, Lionel Messi dan Sergio Aguero bisa menjadi bahan untuk kembali menaikkan performa Dybala.
Untuk diketahui, Allegri mengambil alih tugas setelah kepergian Antonio Conte pada tahun 2014 dan telah memberikan lima gelar Serie A selama waktunya di Turin, serta mencapai dua final Liga Champions.
(zul/pojoksatu)

Allegri : Saya Yakin Akan Bertahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Massimiliano Allegri optimis dirinya bakal tetap menjadi pelatih Juventus.
Diketahui, spekulasi masa depan Allegri di Juventus makin ramai dibicarakan pasca kegagalan Juve di Liga Champions.
Si Nyonya Tua tersingkir di babak perempat final usai dikalahkah Ajax Amsterdam.
Akan tetapi, Allegri berhasil mempersembahkan gelar Scudetto Serie A Italia. Hal ini lantas disebut-sebut jadi pertimbangan untuk mempertahankannya.
Ditanyakan soal masa depannya, dilansir Sky Sport Italia, Allegri dengan mantap mengaku yakin akan bertahan.
“Saya yakin bahwa saya akan bertahan di kursi Juventus. Saya punya satu tahun lagi dalam kontrak, tapi masih belum bertemu presiden,” katanya.
“Itu bukan pertanyaan tentang kontrak, melainkan menentukan program untuk masa depan, mengevaluasi tahun ini dan Apa yang kami butuhkan untuk mengembangkan tim ini,” sambungnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pada lima pertandingan sisa, ia akan menjalankan beberapa percobaan untuk melihat kualitas pemain.
Dijadwalkan, Juventus akan menghadapi Inter Milan, Torino, AS Roma, Atalanta dan Sampdoria.
“Saya ingin melihat kualitas dari beberapa pemain di beberapa posisi,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Juventus Raih Gelar Scudetto, Ini Kata Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah sempat ‘menunda’, Juventus akhirnya bisa berpesta karena kembali meraih gelar Scudetto.
Pada pertandingan pekan ke-33, Juventus berhasil mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-1.
Tambahan poin tiga angka membuat jarak poin Juventus tidak akan terkejar oleh Napoli yang ada di posisi dua dengan sisa enam pertandingan.
Karena itu, Juventus pun berhak atas gelar tersebut. Dan, ini merupakan prestasi luar biasa bagi Juventus.
Pasalnya, mereka menjadi tim elite Eropa pertama yang juara kompetisi delapan musim berturut-turut.
Usai pertandingan, dilansir BBC, Cristiano Ronaldo mengaku senang. Gelar Scudetto tampaknya bisa mengobati kesedihannya akibat gagal di Liga Champions.
“Saya sangat senang bahwa saya telah memenangkan gelar Italia di musim pertama saya,” kata Ronaldo.
“Tentu saja, itu tidak berjalan baik di Liga Champions, tetapi ada tahun depan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Juventus Cetak Rekor Dunia, Scudetto 8 Kali Berturut-turut

POJOKSATU.id, ITALIA – Juventus kembali meraih juara Serie A Italia. Scudetto ini dipastikan jatuh ke tangan Juventus usai mengalahkan Fiorentina, Minggu (21/4) dini hari WIB.
Di papan klasemen, Juventus memimpin dengan perolehan 87 poin. Mereka unggul 20 angka dari Napoli yang ada di posisi kedua.
Secara matematis, sisa enam pertandingan tidak bisa dimanfaatkan Napoli untuk mengejar kesenjangan. Sebab poin maksimal yang dapat diraih hanya berjumlah 18 angka.
Menghadapi Fiorentina di Stadion Allianz Turin, Juventus sebenarnya dalam kondisi terluka sebab mereka baru saja terhempas dari ajang Liga Champions.
Skuad I Bianconeri bahkan ketinggalan lebih dulu lewat gol Nikola Milenkovic di menit keenam.
Namun Juventus mampu bangkit dari keadaan buruk. Memasuki menit 37, Alex Sandro sukses menyamakan kedudukan jadi 1-1.
Di awal paruh kedua, German Pezzella memberi keuntungan untuk Si Nyonya Tua. Bek Fiorentina tersebut melakukan kesalahan fatal sehingga menceploskan bola ke gawang timnya sendiri. Skor berubah 2-1 di menit 53.
Berbagai cara dilakukan Fiorenina unuk menyamakan keadaan. Tapi sayang, usaha La Viola selalu menemui kegagalan.
Hingga akhir laga, Juventus tetap unggul 2-1. Dengan kemenangan ini, tim asuhan Massimiliano Allegri sudah berhak membawa pulang trofi juara Serie A musim 2018-2019.
Juventus cetak rekor dunia karena mereka tercatat sebagai tim elite Eropa pertama yang juara kompetisi delapan musim berturut-turut.
Susunan pemain
Juventus: Szczesny; Joao Cancelo, Bonucci, Rugani, Alex Sandro; Emre Can, Pjanic (Bentancur 65′), Matuidi, Cuadrado (De Sciglio 87′); Bernardeschi (Kean 74′), Ronaldo.
Fiorentina: Lafont; Milenkovic, Pezzella, Ceccherini, Hancko; Benassi (Gerson 73′), Veretout, Dabo, Mirallas (Fernandes 80′); Simeone, Chiesa (Muriel 66′).
(jpg/one/pojoksatu)

Gagal ke Semifinal Liga Champions, Posisi Allegri Terancam?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Posisi Massimiliano Allegri sebagai pelatih terancam seiring dengan kegagalan Juventus ke semifinal Liga Champions.
Juve sempat menyatakan akan mempertahankan Allegri, namun situasi berubah karena mereka tersingkir di babak perempat final.
Sebagaimana diketahui, Juve memang terobsesi untuk memenangkan Liga Champions setelah selalu mendominasi di Serie A.
Karena hal tersebut, beredar kabar jika Juve kini siap-siap mencari pengganti. Antonio Conte disebut-sebut kandidat terkuat.
Dilaporkan Sky Sport Italia, Juve sudah menghubungi Conte yang saat ini tidak sedang menangani klub manapun.
Akan tetapi, jika benar adanya, Juventus harus siap bersaing. Sebab, ada klub lain yang juga menginginkan jasa Conte. Mereka adalah, AS Roma, Inter Milan dan AC Milan.
(zul/pojoksatu)

Pelatih Barcelona Tak Terkejut Juventus Tersingkir

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengaku tidak terkejut dengan tersingkirnya Juventus dari Liga Champions.
Sebab, ia menilai, tidak ada yang pasti di kompetisi antar klub di Eropa ini.
Diketahui, Juventus kalah dari Ajax 1-2 di leg kedua dan dipastikan tersingkir dengan agregat 2-3.
Pelatih Barcelona Ernesto Valverde menyebut tersingkirnya Juventus dari Liga Champions bukan sesuatu yang membuatnya terkejut.
“Juventus tidak ada di sana (semi-final), tetapi Ajax yang akan ada di sana. Saya tidak tahu apakah itu keuntungan atau bukan,” ujarnya, dilansir Goal.
“Kita harus melihat apa yang dilakukan Ajax, tentu saja. Yang jelas tidak ada hal yang pasti. Apapun bisa terjadi, jadi kami akan menonton televisi untuk melihat siapa lawan kami.” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Jelang Pertandingan, Polisi Italia Usir 54 Pendukung Tim Tamu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertemuan Juventus dan Ajax di perempat final tak hanya sengit di dalam lapangan.
Jelang pertandingan, dikuti dari Football Italia, pihak kepolisian setempat mengusir 54 pendukung dari Amsterdam.
Sebuah pernyataan dari pihak berwenang mengonfirmasi bahwa 54 fan Ajax itu dicekal masuk Italia setelah dalam pemeriksaan ditemukan senjata, kembang api hingga bom asap.
“Mereka akan dikawal ke perbatasan dan diusir (kembali ke Amsterdam),” bunyi pernyataan pihak berwenang.
Situasi panas di luar lapangan juga dilaporkan sempat terjadi pekan lalu saat leg pertama digelar di Amsterdam.
Para pendukung bentrok di sekitar stadion dan di sejumlah titik di Kota Amsterdam. Dan, sekitar 140 orang ditahan.
Diketahui, pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions Juventus Vs Ajax yang digelar di Allianz Stadium Turin, Rabu (17/4) mulai pukul 02.00 WIB.
(adk/jpnn/pojoksatu)