juventus

Juventus Vs Chievo: Lebih Diunggulkan, Bianconeri Berpeluang Pesta Gol

POJOKSATU.id, ITALIA – Menjamu juru kunci, Chievo, pada pekan ke-20 Serie A, Juventus lebih diunggulkan.
Selain karena pemuncak klasemen, Bianconeri diprediksi bakal menang karena bermain di kandang.
Terlebih lagi, moral tim Juventus kini tengah naik pasca menjuarai Piala Super Italia beberapa waktu lalu.
Namun, pasukan Massimiliano Allegri tetap mesti waspada. Sebab, pada pertandingan terakhir antar keduanya, Juventus hanya menang tipis 2-3.
Meski begitu, berdasarkan catatan lima pertandingan terakhir, Chievo menunjukkan performa cukup mengecewakan.
Mereka hanya menang sekali saat lawan Frosinone. Selebihnya, kalah dari Sampdoria serta tiga kali seri saat lawan Parma, SPAL dan Inter.
Berikut perkiraan susunan pemain:
Juventus (4-3-3): Szczesny; Sandro, Chiellini, Bonucci, Cancelo; Matuidi, Bentancur, Can; Bernardeschi, Ronaldo, Dybala
Chievo (3-5-2): Sorrentino; Bani, Rossettini, Barba; Depaoli, Giaccherini, Radovanovic, Hetemaj, Jaroszynski; Stepinski, Pellissier
(zul/pojoksatu)

Paulo Dybala Majal Gara-Gara Cristiano Ronaldo

POJOKSATU.id, TURIN – Kehadiran Cristiano Ronaldo telah memberikan dampak yang cukup mencolok atas performa Juventus musim ini.
Ronaldo sendiri kini memimpin barisan daftar top skorer Serie A Italia dengan mengoleksi 14 gol dari 19 laga yang telah dilakoninya.
Namun, kehadiran Ronaldo ternyata berimbas pada menurunnya performa rekan setimnya, Paulo Dyabla dalam mengoleksi jumlah gol.
Sejauh ini penggawa timnas Argentina itu baru mengemas dua gol. Padahal musim lalu, atau sebelum Ronaldo bergabung Juve, kompatriot Lionel Messi itu mampu mengoleksi 22 gol sepanjang musim.
Sang pelatih, Massimiliano Allegri menyebutkan, minimnya catatan gol Dybala musim ini tidak terlepas dari kehadiran Ronaldo dalam skuatnya.
“Dybala adalah pemain penting bagi kami. Ia punya peluang mencetak gol, selalu ada. Sekarang kami lebih dekat dengan aksi ketimbang sebelumnya,” kata Allegri seperti dikutip dari Goal.
“Kami menembak ke sasaran lebih banyak karena Ronaldo. Paulo bisa berkembang, setiap pemain wajib membuat satu langkah ke depan,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)
 

Juventus Juara Piala Super Italia, Kapten AC Milan Kuliti Kinerja Wasit

POJOKSATU.id, JEDDAH – AC Milan gagal merengkuh titel juara Piala Super Italia 2018 setelah takluk 0-1 dari Juventus di parta final di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Kamis (17/1) dini hari WIB.
Sundulan Cristiano Ronaldo di paruh kedua menit 61 membuyarkan asa Rossonerri meraih gelar tersebut musim ini.
Kapten AC Milan, Alessio Romagnoli menegaskan kekecewaan, namun ia lebih kecewa atas kinerja wasit Luca Banti yang memimpin jalannya pertandingan tersebut.
Piala Super Italia jadi Trofi ke-26 Cristiano Ronaldo
Bawa Juventus Juara Piala Super Italia 2018, Ronaldo: Ini Baru Awal!
Romagnoli menilai, sang wasit banyak mengambil keputusan yang merugikan timnya, dan di sisi lain menguntungkan tim lawan.
Romagnoli menyoroti keputusan Banti mengeluarkan kartu merah langsung untuk rekan setimnya, Franck Kessie di menit 72.
Padahal, Romagnoli menilai, apa yang dilakukan Kessie tidak pantas langsung diganjar kartu merah karena yang terjadi hanya sebuah kontak yang minimal.
Pasalnya, diakui dia, kehilangan seorang pemain cukup berdampak para performa timnya di pertandingan tersebut.
“Cara dia (Luca Banti) memberikan kartu tidak bisa karena kami mendapatkan kartu dan diusir dari lapangan pada setiap kontrak yang minimal,” ungkapnya seperti dikutip dari Milan TV.
Selain soal kartu merah Kessie, Romagnoli juga memertanyakan keputusan wasit yang mengganjarnya dengan kartu kuning hanya karena memprotes keputusannya.
“Jika saya sebagai kapten mendapat kartu karena protes, maka itu sungguh menjengkelkan,” tandasnya.
Selain itu, Romagnoli menilai, Milan pantas mendapat hadiah penalti karena Andrea Conti mendapat pelanggaran keras dari Emre Can di dalam kotak terlarang.
Namun, Banti tidak memberikan penalti. Bahkan, saat Romagnoli melakukan protes dan meminta VAR, sang wasit bergeming.
“Wasit mengatakan kepada saya jika itu bahkan tidak layak untuk dilihat lewat VAR. Tapi, saya yakin bahwa kita harus melihatnya kembali. Kami tahu kualitas kami dan kami bisa melakukan lebih baik lagi,” geram Romagnoli.
(qur/pojoksatu)

Bawa Juventus Juara Piala Super Italia 2018, Ronaldo: Ini Baru Awal!

POJOKSATU.id, JEDDAH  – Juventus sukses menyegel titel juara Piala Super Italia 2018 usai membungkam AC Milan di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Kamis (17/1) dini hari WIB.
Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan kemenangan Bianconerri lewat gol satu-satunya di laga tersebut yang tercipta di interval kedua menit 61.
Sundulan peraih 5 Ballon d’Or itu sudah cukup membawa timnya meraih gelar pertama di musim debutnya.

Usai pertandingan, Ronaldo mengaku senang bisa mempersembahkan trofi pertamanya untuk Juventus, terlebih ia sendiri yang tampil sebagai biangnya.
“Kami sudah mendapatkan trofi ini, sekarang kami harus terus bekerja keras untuk mencapai yang berikutnya,” kata Ronaldo dikutip Pojoksatu.id dari Diario AS.
Ronaldo mengaku laga tersebut sangat berat dilakoni karena lawannya juga tampil sangat ngotot dan beberapa kali mampu merepotkan barisan pertahanan timnya.
“Itu pertandingan yang sangat sulit, sangat hangat dan sulit untuk bermain dalam kondisi seperti ini. Tapi, kami bermain bagus, menciptakan banyak peluang dan jelas saya senang bisa mencetak gol kemenangan,” katanya.
“Itu adalah niat saya untuk memulai 2019 dengan trofi, saya memiliki gelar pertama saya bersama Juve dan saya sangat senang,” sebut dia.
Namun begitu, Ronaldo mengajak seluruh rekan timnya untuk tidak berpuas diri dengan pencapaian tersebut, karena trofi lainnya masih menanti untuk dibawa pulang ke Turin.
“Serie A selalu menjadi tujuan utama Juve. Kami berada di puncak klasemen, tetapi ini turnamen yang sangat panjang dan akan sulit, jadi kami harus terus bekerja,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Berkat Ronaldo, Juventus Raih Gelar Rekor Juara Supercoppa

POJOKSATU.id, JEDDAH – Juventus memastikan menjadi tim dengan gelar juara Supercoppa terbanyak.
Sejauh ini, mereka berhasil mengoleksi delapan trofi. Yakni mulai tahun 1995, 1997, 2002, 2003, 2012, 2013, 2015 dan 2019.
Pada laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (17/1) dini hari WIB, Juve sukses menumbangkan AC Milan berkat Ronaldo.
Gol tunggal yang diciptakan Ronaldo di menit ke-61, sukses membawa I Bianconeri meraih gelar juara.
AC Milan sendiri bukan tanpa perlawanan. Di babak pertama mereka beberapa kali mengancam gawang Juventus.
Namun, babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Di babak kedua pun demikian, hanya saja, peluang emas dengan hasil maksimal dimiliki Juve.
Di menit ke-61, Ronaldo berhasill menciptakan gol setelah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Milan.
Meski akhirnya menurunkan Higuain, sayangnya Milan tidak bisa mengejar ketertinggalan. Akhirnya, pertandingan usai dengan skor 1-0 untuk kemenangan Juventus.
Susunan pemain
Juventus: Szczesny; Joao Cancelo, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro; Matuidi, Bentancur (Bernardeschi 86′), Pjanic (Emre Can 65′); Douglas Costa (Khedira 90′), Ronaldo, Dybala.
AC Milan: Donnarumma; Calabria, Zapata, Romagnoli, Rodriguez; Bakayoko, Lucas Paqueta (Borini 72′), Kessie; Calhanoglu, Castillejo (Higuain 71′), Cutrone (Conti 81′).
(zul/pojoksatu)

Juventus Vs AC Milan : Laga Penentu Rekor Terbanyak

POJOKSATU.id, JEDDAH – Final Supercoppa Italiana akan digelar Kamis (17/1) dini hari di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Ini akan menjadi pertemuan ketiga bagi keduanya di kompetisi ini.
Sebelumnya, Juve mampu mengatasi Milan pada 2003 di New Jersey. Pada 2016 lalu, giliran AC Milan yang menumbangkan Juve di Qatar.
Dan, di pertemuan ketiga ini, pemenang tidak hanya berhak menyandang status juara tapi juga peraih trofi terbanyak di kompetisi tersebut.
Diketahui, baik Juve maupun Milan, keduanya sama-sama mengoleksi tujuh trofi.
Terkait laga nanti, meski diunggulkan, Juventus tentu tidak bisa mengabaikan kekuatan Milan.
Terlebih, dikabarkan Juve tidak akan diperkuat sejumlah pemain. Diantaranya, Mandzukic dan Juan Cuadrado yang cedera.
Tak jauh berbeda, Milan juga dilaporkan tidak diperkuat sejumlah pemain. Salah satunya, Higuain yang ketidakhadirannya justru dikait-kaitkan dengan transfer ke Chelsea.
(zul/pojoksatu)

Rumor Transfer: Juventus Berharap Isco Ikuti Jejak Ronaldo!

POJOKSATU.id, MADRID – Francisco Alarcon Suarez alias Isco mengalami kenyataan yang rumit di Real Madrid musim ini.
Kehadiran Santiago Solari untuk menggantikan Julen Lopetegui yang dipecat tak membuatnya kembali ke jalur Starting XI.
Isco bahkan beberapa kali ditinggalkan di bangku cadangan saat Los Blancos melakoni laga-laga krusial, termasuk di Liga Champions beberapa waktu lalu.
Selain Higuain, Chelsea Juga Bidik Mesin Gol Uruguay ini
Gonzalo Higuain Bersiap Kemas Koper Menuju Stamford Bridge
Tak ayal, spekulasi hengkangnya semakin mencuat pada jendela transfer pemain musim dingin Januari awal tahun ini.
Isco bahkan terus dihubungkan dengan Juventus, raksasa Serie A yang sebelumnya sukses memboyong megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo musim panas tahun lalu.
Dikutip Pojoksatu.id dari Goal, kendati sudah punya pemain sekaliber Ronaldo, Massimiliano Allegri rupanya belum puas dengan stok pemain tengah dalam skuatnya saat ini.
Namun, Bianconerri sepertinya harus berjuang keras untuk bisa menyegel tanda tangan penggawa timnas Spanyol itu.
Pasalnya, Isco juga tengah diidentifikasi oleh sejumlah klub Liga Primer Inggris, yakni Chelsea dan Manchester City musim dingin ini.
Selain itu, Isco juga masih punya kontrak panjang di Santiago Bernabeu, yakni berdurasi tiga musim lebih ke depan, kendati kontraknya punya klausul pelepasan sehingga berpeluang hengkang jika ada klub yang sanggup menebusnya.
(qur/pojoksatu)

Punya DNA Liga Champions, Cristiano Ronaldo Akan Bawa Juventus Kampiun Musim Ini

POJOKSATU.id, DUBAI – Juventus akan bentrok dengan wakil La Liga Spanyol, Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2018/19 pada Februari mendatang.
Kendati kini dihuni pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, Juve ternyata bukan salahsatu tim yang difavoritnya juara kompetisi paling bergengsi di benua Eropa tersebut.
Namun begitu, agen Ronaldo, Jorge Mendes berkeyakinan, dimana pun pemainnya berada, maka klub itu pasti memenangkan trofi Liga Champions.
Ini Dia Proyek Mustahil Cristiano Ronaldo bersama Juventus!

Mendes optimistis mantan megastar Real Madrid yang telah mempersembahkan empat titel Liga Champions buat raksasa La Liga itu akan bisa membawa Juve juara Liga Champoins musim ini.
Baginya, Ronaldo punya kapasitas dan kapabilitas untuk mewujudkan hal itu. “Dia perlu sedikit waktu untuk beradaptasi hidup di Italia pada mulanya, akan tetapi kemudian bisa menemukan bentuk terbaiknya,” tutur Mendes seperti dikutip dari Goal.
Menurut sang agen, Juve menjadi salahsatu favorit juara, tak hanya karena ada Ronaldo di dalamnya, namun juga dengan kualitas tim yang dimiliki mereka saat ini.
“Dengan di musim panas mendatangkan Cristiano dan Joao Cancelo, Juve tentu menjadi kandidat kuat untuk memenangkan gelar Liga Champions,” sebutnya.
Namun begitu, menurut Mendes, menjuarai Liga Champions diperlukan banyak faktor, tak terkecuali keberuntungan.
“Akan seperti mimpi yang jadi kenyataan bagi Cristiano bisa memenangkan Liga Champoins bersama Juve, tapi ada banyak faktor diperlukan di kompetisi ini, tak terkecuali keberuntungan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Cristiano Ronaldo sendiri telah bertekad untuk mempersembahkan gelar juara Liga Champions untuk Juventus musim ini.
Meski Ronaldo menyebut hal itu sebagai proyek yang mustahil, namun peraih 5 Ballon d’Or itu akan berjuang keras untuk mewujudkannya.
“Saya bersumpah akan melakukan hal mustahil untuk memenangkan Liga Champions bersama Juventus,” ungkap Ronaldo usai menerima penghargaan Pemain Terbaik 2018 versi Globe Soccer Awards di Dubai, UEA, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
(qur/pojoksatu)

Ini Dia Proyek Mustahil Cristiano Ronaldo Bersama Juventus!

POJOKSATU.id, DUBAI – Cristiano Ronaldo bertekad untuk mempersembahkan gelar juara Liga Champions untuk Juventus musim ini.
Meski Ronaldo menyebut hal itu sebagai proyek mustahil, namun ia akan berjuang keras untuk mewujudkannya.
“Saya bersumpah akan melakukan hal mustahil untuk memenangkan Liga Champions bersama Juventus,” ungkap Ronaldo usai menerima penghargaan Pemain Terbaik 2018 versi Globe Soccer Awards di Dubai, UEA, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Gagal di Balon d’Or, Ronaldo Pemain Terbaik 2018 versi Globe Soccer Awards
Cristiano Ronaldo: Saya Sudah Hampir Mencetak 700 Gol!
Ronaldo sendiri memang dalam tiga musim terakhir sukses mempersembahkan trofi Si Telinga Lebar itu mantan klubnya, Real Madrid.
Disisi lain, Juventus berkali-kali gagal meraihnya meski sempat menembus final edisi 2015 dan 2017. Ironisnya, kegagalan Bianconerri tersebut tidak terlepas dari peran Ronaldo saat berada di klub rival.
Karena itu, Juventus pun kini seakan menaruh harapan besar pada peraih 5 Ballon d’Or itu yang selalu mampu memerlihatkan daya magisnya setiap tampil di pentas kompetisi paling bergengsi di Eropa itu.
Performa Ronaldo di Turin sendiri sejauh ini cukup mengesankan. Ia telah mengemas 15 gol dari 24 penampilannya bersama Bianconerri di semua kompetisi sejauh ini.
Namun, Ronaldo menyebutkan, jika pada akhirnya Juve dan dirinya gagal mempersembahkan titel juara Liga Champions musim ini, tak lantas dunia akan kiamat.
“Para fans tidak meminta saya untuk menyelamatkan Negara, bukan!” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo: Saya Sudah Hampir Mencetak 700 Gol!

POJOKSATU.id, DUBAI – Cristiano Ronaldo menunjukkan suka citanya usai didapuk sebagai Pemain Terbaik 2018 versi Globe Soccer Awards.
Ronaldo sukses menyisihkan dua pesaing terdekatnya, dua striker asal Prancis, Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann.
“Tahun ini telah dimulai dengan sangat baik dengan penghargaan yang fantastis ini, dan dengan gol indah ini saya,” kata Ronaldo usai menerima penghargaan seperti dikutip Pojoksatu.id dari Sportkeeda.
Gagal di Balon d’Or, Ronaldo Pemain Terbaik 2018 versi Globe Soccer Awards
Cristiano Ronaldo meraih penghargaan Pemain Terbaik Globe Soccer Award yang kelima kalinya. (net)
Namun, Ronaldo mengaku ‘tidak enak’ atas penghargaan Gol Terbaik itu karena ia sarangkan ke gawang tim yang kini dibelanya, Juventus.
“Sayangnya, mencetak gol melawan tim saya saat ini, jadi saya tidak sepenuhnya bahagia (tersenyum),” ucapnya.
Sementara terkait penghargaan Pemain Terbaik yang baru saja diterimanya, Ronaldo menyampaikan banyak terima kasih kepada voters.
“Saya telah mencetak hampir 700 gol dalam karir saya dan ini lebih indah dari yang saya kira sebelumnya,” katanya.
“Saya akan terus mencetak dan mencetak gol lagi,” tekad pemain yang sudah berusia 33 tahun ini.
Penghargaan yang diterima Ronaldo ini tentu menjadi pelipur lara setelah ia harus kehilangan tiga penghargaan individual paling prestisius di tahun 2018.
Ronaldo harus rela melepas gelar Pemain Terbaik Eropa, Pemain Terbaik FIFA dan Ballon d’Or 2018 yang sukses disabet mantan rekan setimnya di Santiago Bernabeu, Luka Modric.
Modric sendiri dinilai layak atas penghargaan-penghargaan tersebut setelah juga turut mempersembahkan trofi Liga Champions untuk Madrid dan membawa timnas Kroasia jadi runner-up Piala Dunia 2018.
Sebelumnya, Modric juga telah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik di ajang Piala Dunia yang digelar di Rusia itu.
(qur/pojoksatu)