Kecelakaan

Curhatan Krisna Adi Darma sebelum Alami Kecelakaan Tragis

POJOKSATU.id, MOJOKERTO – Striker PS Mojokerto Putra (PSMP) Krisna Adi Darma sempat membahas soal sanksi larangan bermain seumur hidup yang diterimanya dari Komdis PSSI sebelum mengalami kecelakaan tragis.
Hal itu sebagaimana diungkapkan sang kaka, Johan Arga yang sebelum kecelakaan itu sempat dikunjungi korban untuk menceritakan soal sanksi tersebut.
“Niat kedatangan Krisna memang untuk konsultasi hukumannya. Dia sudah tahu soal hukuman itu Kamis lalu. Soalnya sanksi kan ditandatangani tanggal 19 Desember. Sebelum disebar PSSI dia juga sudah tahu sanksi itu, makanya dia mencari jalan untuk sanksi itu dan datang ke rumah saya,” tutur Johan.
Pemain yang Dihukum Seumur Hidup Ini Alami Kecelakaan Tragis
Tragisnya, setelah berkonsultasi dengan dirinya, Johan mendapat kabar jika motor adiknya itu ditabrak truk dalam perjalanan pulang dari rumahnya.
Padahal rencananya, sebut dia, Krisna akan menyelesaikan masalah sanksi tersebut. “Dia tadinya mau merespons soal hukuman seumur hidup dilarang main sepak bola tersebut,” ucapnya.
“Dia baru sadar jam tiga sore tadi, sekitar 13 jam tidak sadar. Setelah hasil CT scan keluar harus dioperasi secepatnya dan jam 18.15 WIB jadwal operasi,” imbuhnya.
Nama Krisna Adi Darma mencuat belakang ini saat PSMP melawan Aceh United di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Aceh, Senin (19/11) lalu.
PSMP yang tertinggal 2-3 dari Aceh United memiliki peluang menyamakan skor usai mendapat penalti pada menit 87.
Namun, Krisna yang jadi algojo gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya melenceng jauh di sisi kiri gawang, meski kiper Aceh United sudah menjatuhkan diri ke arah yang berbeda.
Komdis akhirnya menyelidiki kasus itu. Krisna Adi kemudian didakwa bersalah melanggar pasal 72 jo.pasal 141 Kode Disiplin PSSI, Sabtu (22/12). Hukumannya berat. Dia dilarang bermain di sepak bola Indonesia seumur hidup.
(jpc/qur/pojoksatu)

Pemain yang Dihukum Seumur Hidup Ini Alami Kecelakaan Tragis

POJOKSATU.id, MOJOKERTO – Kabar tragis datang dari Krisna Adi Darma, pemain PS Mojokerto Putra yang baru saja diganjar sanksi larangan bermain seumur hidup oleh Komdis PSSI.
Sang pemain dikabarkan mengalami kecelakaan tragis setelah ditabrak truk saat tengah mengendarai sepeda motor.
Kakak korban, Johan arga Pramudya membenarkan insiden tersebut. Kondisi adiknya pun kini koma alias tak sadarkan diri.
“Iya Mas benar, Krisna sekarang kondisinya tak sadar. Dia sedang naik motor tertabrak truk,” kata Johan kepada Jawa Pos.
Johan saat ini sibuk mengurus adiknya yang akan segera menjalani operasi. Menurutnya, luka yang dialami Krisna lumayan parah.
“Ada gumpalan darah di sekitar kepalanya. Sekarang akan menjalani operasi. Lumayan parah, minta doanya,” imbuhnya.
Nama Krisna Adi Darma mencuat belakang ini saat PSMP melawan Aceh United di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Aceh, Senin (19/11) lalu.
PSMP yang tertinggal 2-3 dari Aceh United memiliki peluang menyamakan skor usai mendapat penalti pada menit 87.
Namun, Krisna yang jadi algojo gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya melenceng jauh di sisi kiri gawang, meski kiper Aceh United sudah menjatuhkan diri ke arah yang berbeda.
Komdis akhirnya menyelidiki kasus itu. Krisna Adi kemudian didakwa bersalah melanggar pasal 72 jo.pasal 141 Kode Disiplin PSSI, Sabtu (22/12). Hukumannya berat. Dia dilarang bermain di sepak bola Indonesia seumur hidup.
(jpnn/qur/pojoksatu)