Kecelakaan Pesawat

WNI yang Jadi Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines, Sudah Dikirimi DNA

POJOKSATU.id,JAKARTA- DNA adik Harina Hafitz, WNI yang menjadi korban kecelakaan Ethiopian Airlines dikabarkan telah dikirim dari Roma, Italia ke Addis Ababa, Etiopia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan, DNA tersebut sebelumnya telah diambil dari adik kandung korban guna membantu proses identifikasi.
“Sampel DNA dari WNI yang meninggal telah dikirim dari Roma. Yang mengambil sampel adalah adik dari WNI tersebut, diperkirakan harusnya sudah sampai di Addis Ababa,” ungkap pria yang akrab disapa Tata di Ruang Palapa, Kemlu, Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (18/3).
Tata menyebut jika hasil proses identifikasi tersebut memakan waktu yang tidak singkat. Meski begitu, Kemlu akan mendorong agar proses identifikasi segera cepat selesai sehingga jenazah dapat segera dipulangkan.
“Informasi yang kami terima dari Addis Ababa, proses identifikasi akan memakan waktu beberapa bulan, tentunya kita terus mendorong agar proses segera dilakukan,” tandasnya, dikutip dari rmol (grup jawa pos)
Pemerintah Etiopia juga telah membentuk tim dari Kepolisian Etiopia, interpol, dan Kemeterian Kesehatan Etiopia untuk melakukan identifikasi.
Untuk diketahui, Harina Hafitz merupakan seorang perempuan asal Indonesia yang tinggal di Roma Italia dan bekerja untuk World Food Program (WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia adalah korban dari kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines, ET 302 yang terjadi 10 Maret 2019 lalu.
(dhe/pojoksatu)