kepemimpinan

Rahmad Darmawan: Keterlaluan, Wasit Membahayakan Pemain!

POJOKSATU.id, TENGGARONG – Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan geram dan tak habis pikir dengan asit Novari Ikhsan Arilaha yang memimpin jalannya pertandingan timnya kontra PS Tira di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (23/11/2018) malam WIB.
RD menilai sang wasit sudah keterlaluan dan sisi kemanusiaannya pertandingan itu sudah hilang saat membiarkan salahseorang pemain terkapar di lapangan setelah terkena hantaman keras bola tepat di wajahnya.
“Yang pasti dia amnesia. Kita bisa lihat bagaimana bola kena kepala dia dengan jarak yang dekat dan keras. Seharusnya wasit menghentikan pertandingan, tapi didiamkan menunggu satu pemain membuang bola,” tutur RD seperti dikutip dari Goal.
“Saya menyoroti sisi kemanusiaan wasit hari ini tidak ada. Itu paling penting dalam sepakbola. Wasit tahu itu keras, karena kejadian di depan dia. Kenapa dia tidak menghentikan pertandingan?” sebutnya.
RD juga menilai wasit mengeluarkan sejumlah keputusan yang merugikan timnya. “Sayang pertandingan harus dirusak dengan kepemimpinan wasit yang menurut saya netralitasnya harus ditegakkan di akhir kompetisi seperti ini. Keputusan wasit banyak yang aneh,” sebutnya.
“Saya mengutuk keras keputusan wasit. Saya sudah lama tidak bicara soal wasit sejak satu tahun terakhir. Tapi kali ini saya melihat bagaimana mereka melakukan banyak sekali kesengajaan yang membahayakan pemain,” ungkapnya.
Kendati timnya sukses memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0, RD tetap gusar dengan kinerja wasit di pertandingan tersebut.
“(Sepakbola) Kita hanya butuh satu hal saja, sikap fair play di pertandingan. Kami sering kalah, tapi tidak pernah saya ribut, komplain terhadap wasit. Kami kali ini menang, tapi saya komplain. Kenapa? Karena kepemimpinan wasit sudah keterlaluan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)