ketua umum pssi

Alasan Edy Rahmayadi Ogah Mundur

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya kendati mendapat tekanan dari publik.
Dikemukakan Gubernur Sumatera Utara itu, kinerjanya (sebagai pimpinan federasi) tidak akan terganggu kendati ia rangkap jabatan. Edy bergeming dan akan tetap menduduki jabatannya hingga periode berakhir di tahun 2020.
“Saya sebenarnya sudah mau mundur, tapi saya merasa tertantang. Begitu menang tidak ada yang menyanjung saya. Tapi begitu kalah, Edy out, Edy out,” tutur Edy seperti dikutip dari Goal.
Edy pun menolak dengan tegas mundur dari kursi ketua umum dan mengklaim masih mampu bekerja secara baik meski saat ini memegang dua jabatan sekaligus.
Lagipula, Edy mengibaratkan manajemen PSSI bukan seperti manajemen pabrik roti. Menurutnya, manajemen PSSI bukan soal all out atau tidak.
“Manajemen PSSI ada jangka pendek, menengah, dan panjang. Bukan persoalan hadir dan tidak, tapi program yang terencana dan target yang harus dicapai. Apalagi PSSI baru sekarang ada kitab sucinya,” ujarnya.
Namun demikian, Edy membantah jika dirinya gila jabatan sehingga memilih tidak akan mundur sebagaimana desakan sejumlah pihak.
“Saya tak gila jabatan, Pangkostrad pun saya tinggalkan apalagi hanya Ketua Umum PSSI,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)