kiper chelsea

Menolak Diganti, Kepa Arrizabalaga Didenda Satu Kali Gaji

POJOKSATU.id, LONDON – Buntut dari penolakannya untuk diganti saat laga Final Carabao kemarin, Kepa Arrizabalaga dihukum.
Ia dijatuhi hukuman oleh Chelsea berupa denda potongan satu kali gaji per pekan yakni senilai £195 ribu atau sekitar Rp 3,5 miliar.
Dilaporkan Fox Sports, nantinya denda tersebut akan didonasikan ke Chelsea Foundation, lembaga amal milik klub.
“Saya telah memikirkan lebih banyak tentang peristiwa kemarin. Meskipun ada kesalahpahaman, tapi saya membuat kesalahan besar dengan cara saya menangani situasi.
“Saya ingin meluangkan waktu hari ini untuk meminta maaf sepenuhnya dan secara pribadi kepada pelatih, kepada Willy, rekan tim saya dan ke klub. Saya telah melakukan ini dan sekarang saya ingin meminta maaf yang sama kepada para penggemar.
“Saya akan belajar dari kejadian ini dan akan menerima hukuman atau disiplin apa pun yang klub putuskan,” ujar Kepa.
Sementara itu, sang pelatih Sarri mengatakan jika dirinya dan Kepa sudah berbicara dan ia menerima permintaan maaf sang kiper.
Tidak ingin berlarut-larut, Sarri meminta agar pasukannya fokus pada pertandingan selanjutnya.
Diketahui, Chelsea akan melawan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge.
“Terserah klub jika mereka ingin mendisiplinkannya sesuai aturan klub, tetapi bagi saya masalah ini sekarang sudah ditutup. Fokus semua orang sekarang pada pertandingan berikutnya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Jangan Salah Paham, Kepa Sangat Menghormati Sarri

POJOKSATU.id, LONDON – Penolakan Kepa Arrizabalaga untuk diganti menjadi cerita yang menarik perhatian pada Final Carabao, Senin dini hari tadi.
Aksi penolakan Kepa membuat spekulasi soal hubungannya dengan Sarri. Namun, sang kiper menegaskan jika dirinya sangat menghormati pelatih, Maurizio Sarri.
Dikatakan pula, apa yang terjadi pada pertandingan tersebut hanya kesalahpahaman.
“Tidak pernah ada niat saya untuk tidak menaati pelatih atau keputusannya,” ujar Kepa dilansir Fox Sports.
“Saya pikir semuanya telah disalahpahami dalam panasnya akhir pertandingan untuk mendapatkan gelar,” sambungnya.
Kepa menjelaskan, ketika itu sang pelatih berpikir jika dirinya tidak dalam kondisi fit. Sehingga berkeinginan untuk ganti pemain.
Sebaliknya, Kepa menegaskan jika dirinya dalam kondisi baik-baik saja.
“Pelatih berpikir saya tidak dalam posisi untuk bermain dan niat saya adalah untuk menyatakan bahwa saya berada dalam kondisi yang baik untuk terus membantu tim, dokter yang merawat saya pun tiba di bangku untuk memberikan pesan.
“Saya sangat menghormati pelatih dan otoritasnya,” tandasnya.
Senada, Sarri pun mengatakan jika yang terjadi pada di menit-menit akhir pertandingan itu hanya karena salah paham.
“Dalam situasi itu ada kesalahpahaman besar,” kata Sarri. “Saya mengerti ada masalah dan kami butuh perubahan. Saya tidak mengetahuinya sampai dokter tiba di bangku setelah beberapa menit,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kepa Arrizabalaga Ngotot Tak Mau Diganti, Kiper Kedua Chelsea Ini Lakukan Hal Terpuji

POJOKSATU.id, LONDON – Kiper kedua Chelsea, Willy Caballero tak habis pikir dengan sikap Kepa Arrizabalaga yang menolak diganti.
Sang manajer, Maurizio Sarri meminta Kepa untuk keluar lapangan agar perannya digantikan Cabalero jelang laga perpanjangan waktu usai.
Sarri melihat Kepa tidak fit untuk melakoni drama adu penalti sehingga memutuskan menariknya untuk digantikan dengan kiper yang ‘fresh’.
VIDEO: Saat Kepa Arrizabalaga Ngotot Tak Mau Diganti
Juara Carabao Cup Musim Ini, Manchester City Ikuti Jejak Rival Sekota
Manchester City Juara Carabao Cup 2019
Kiper kedua Chelsea Willy Cabalero bersiap masuk lapangan untuk menggantikan peran Kepa Arrizabalaga
Namun, alih-alih meninggalkan gawang, Kepa dengan tegas dan ngotot menolak keputusan sang manajer.
Seperti dilaporkan Sky Sports yang dikutip dari Metro, sebagai kiper senior Cabalero tentu dibuat sedikit bingung menyaksikan pemandangan tersebut.
Namun, Cabalero tetap menunjukkan sisi kedewasaannya dengan menyambangi Kepa yang tertunduk lesu di depan gawangnya usai gagal membawa kemenangan Chelsea atas Manchester City. Cabalero terlihat menyalami Kepa sambil mengatakan sesuatu.
The Citizens sukses membungkam The Blues dengan skor 4-3 lewat drama adu penalti. Kepa sendiri hanya sanggup mematahkan upaya seorang eksekutor lawan, sementara kiper City, Ederson sukses menggagalkan tendangan dua eksekutor Chelsea.

VIDEO: Saat Kepa Arrizabalaga Ngotot Tak Mau Diganti

POJOKSATU.id, LONDON – Kiper utama Chelsea, Kepa Arrizabalaga menolak diganti jelang akhir laga di ajang final Carabao Cup 2018/19 di Wembley Stadium, Senin (25/2/2019) dini hari WIB.
Manajer Chelsea, Maurizio Sarri coba memasukkan kiper kedua, Willy Caballero sebagai strategi menghadapi kemungkinan laga diakhiri dengan adu penalti.
Selain itu, Sarri tak ingin Kepa yang telah berjuang 90 menit lebih ditambah 30 menit waktu tambahan menghadapi tugas berat dalam tos tosan itu.
Juara Carabao Cup Musim Ini, Manchester City Ikuti Jejak Rival Sekota
Manchester City Juara Carabao Cup 2019

– Have you EVER seen anything like it!?
Maurizio Sarri tries to substitute Kepa Arrizabalaga for Willy Caballero, but Kepa refuses to come off and Sarri is absolutely FURIOUS! pic.twitter.com/Q81v6ry3Kk
— Sky Sports Football (@SkyFootball) February 24, 2019

Namun, alih-alih meninggalkan gawang, Kepa secara mengejutkan menolak instruksi sang manajer.  Eks kiper Athletic Bilbao itu memerlihatkan gestur tak mau diganti.
Insiden internal itu terjadi di babak tambahan atau menit 120+2. Sarri pun memilih menuruti keinginan Kepa yang menolak diganti setelah wasit meminta keputusannya.
Dalam cuplikan pertandingan, Kepa dengan tegas tak ingin diganti meski sudah dihampiri rekan setimnya David Luis termasuk wasit.
Sontak, Sarri menunjukkan kemarahannya di pinggir lapangan dan terlibat berbicara dengan nada tinggi kepada beberapa stafnya.
Namun, Sarri tentunya akan memperpanjang sikap tak patuh sang kiper tersebut, terlebih Kepa gagal menyelamatkan kekalahan timnya atas Manchester City tersebut.
Mereka menyerah 3-4 setelah Kepa hanya mampu menggagalkan seorang algojo The Citizens, yakni Leroy Sane.
Sedangkan di kubu lawan, Ederson sukses mematahkan  eksekusi Jorginho dan David Luiz untuk menyegel kemenangan City.
Raheem Sterling yang menjadi penendang terakhir The Citizens sendiri berhasil menunaikan tugasnya dengan sempurna, sekaligus memastikan pasukan Pep Guardiola juara Piala Liga mengalahkan laskar Maurizio Sarri 4-3.
(qur/pojoksatu)