kritikan

Bocah Ini Paling Sengit Jika Mengkritik Lionel Messi

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Lionel Messi adalah sosok pemain dengan talenta yang komplit dan dengan seabreg gelar dan penghargaan.
Namun begitu, di mata anak ini, Leo Messi tetap saja penuh kekurangan. Ia bahkan tak sungkan untuk melayangkan kritikan tajam pada Messi jika sang megastar bermain tak sesuai harapannya.
Dialah Thiago, putra sulung La Pulga yang kini mulai aktif sebagai kritikkus Leo Messi jiak sang ayah tampil kurang mengesankan di lapangan menurutnya.

“Dia kini lebih memahami sepak bola dan dia berbicara tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan sepak bola,” kata Messi kepada World Soccer seperti dikutip dari Diario AS.
Diakui Messi, Thiago kerap melontarkan pendapat soal penampilannya di pertandingan disemua ajang. “Saya sudah mendapat beberapa kritik darinya! Barcelona, LaLiga, Liga Champions,” sebutnya.
“Dia mengikuti semuanya. Dia menyukainya, dia mengajukan pertanyaan dan memberi saya petunjuk ketika segalanya tidak berjalan dengan baik,” ujarnya.
Padahal, dikatakan Messi, Thiago tidak suka berbicara tentang pertandingan, tetapi minat Thiago mendorongnya untuk menganalisis hasil yang mengecewakan.
“Tidak seperti itu lagi!” Messi menambahkan. “Selalu sulit untuk mengelola kerugian dan penampilan buruk,”
“Tapi Thiago memaksaku untuk berbicara tentang apa yang terjadi dan menjelaskan mengapa kita tidak menang. Sekarang, kita berbicara lebih banyak,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Maradona Akan Temui Lionel Messi untuk Minta Maaf, Klaim Sang Pengacara

POJOKSATU.id, BUENOS AIRES – Legenda Timnas Argentina, Diego Armando Maradona telah melayangkan kritik tajam untuk Lionel Messi.
Maradona menyebut Messi kerap keluar masuk toilet setiap jelang pertandingan sehingga ia tak pantas menjadi pemimpin penggawa La Albiceleste.
Tak ingin pernyataannya berpolemik, pengacara Maradona, Matias Morla pun langsung angkat suara menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil kliennya.

Dikatakan Morla, Maradona akan segera menghubungi Leo Messi untuk menjelaskan maksud pernyataannya tersebut sekaligus meminta maaf.
“Maradona akan memanggil Messi untuk menjelaskan apa yang dia maksudkan,” kata Morla kepada America 24’s dalam program ‘Luis Novaresio Entrevista’ seperti dikutip dari Marca.
“Dia selalu mendukung tim nasional dan apa yang dia maksudkan adalah bahwa mereka seharusnya tidak membuat Messi gila lagi dan bahwa dia bukan seorang pemimpin, tidak seperti apa yang dikatakan,” terangnya.
“Dia tidak bisa disalahkan atas kegagalan saat ini, tetapi, karena dia memiliki cara berbicara, situasi ini muncul,” sebutnya.
“Maradona sedih, karena dia sangat terluka oleh apa yang (Mario) Kempes katakan sesudahnya,’ ujar Morla.
Sebelumnya, mantan pemain internasional Argentina, Kempes, membela Messi setelah dikritik Maradona. “Setiap kali Maradona membuka mulutnya itu masalah karena dia tidak menghormati,” ucapnya.
“(Namun) dia dihormati, karena dia kehilangan final di Italia dan tidak ada yang mengatakan apa-apa, karena kami menyalahkan seribu hal lainnya,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Manchester United Memalukan, Paul Pogba Malu-maluin!

POJOKSATU.id, LONDON – Perseteruan manajer Manchester United Jose Mourinho dengan Paul Pogba telah memicu reaksi dan kritik sejumlah pihak.
Pasalnya, friksi atau perselisihan yang terjadi di antara keduanya menjadi pemicu buruknya performa Setan Merah mengawali musim ini.
MU terseok di peringkat 10 klasemen sementara Liga Primer Inggris 2018/19 akibat menelan tiga kali kekalahan sejauh ini.

Legenda Liga Primer Inggris yang juga mantan pemain Newcastle United, Alan Shearer pun turut angkat suara menanggapi situasi tersebut.
Menurut Shearer, gelandang MU, Paul Pogba sebagai sosok yang menyedihkan. Betap tidak, alih-alih tampil impresif di lapangan, Pogba justru membuat situasi ruang ganti menjadi panas.
“Dia menyedihkan saat melawan West Ham dan begitu buruk hingga Mourinho harus menariknya keluar, karena dia tidak memberikan apa-apa,” kata Shearer seperti dikutip dari The Sun.
Terlebih, sambung mantan penggawa The Three Lions itu, Pogba berstatus pemain bintang dan pernah memecahkan rekor transfer termahal.
Bahkan, Pogba baru saja mempersembahkan titel juara Piala Dunia 2018 Rusia untuk Timnas Prancis. “Walaupun merupakan juara Piala Dunia, dia tidak bisa mengikat tali sepatu dari nama-nama yang ada di dalam sejarah Old Trafford,” sebutnya.
“Bila dia ingin mendepak pelatih, maka dia harus menunaikan tugas lebih baik ketimbang bermain sepak bola, karena rekan setimnya tidak jauh lebih baik,” tandasnya.
Selain komentar pedas pada Pogba, Shearer juga melayangkan kritik tak kalah pedasnya untuk Manchester United.
Top skor sepanjang masa Liga Primer Inggris itu mengaku kecewa dengan apa yang dicapai Manchester United saat ini. Dikatakannya, MU saat ini sedang berada dalam periode memalukan.
“Manchester United yang sekarang memalukan. Saya tidak pernah berpikir akan mengucapkan kata itu. Saya tidak melakukan ini dengan gembira. Ini adalah klub yang punya nilai, moral dan standar tinggi,” tuturnya.
“Saya sedih dengan hasil buruk yang mereka raih. Mourinho adalah manajer yang hebat. Musim pertamanya di United sangat sukses. Dia memenangkan dua gelar. Musim kedua dia finish di posisi kedua meski tanpa gelar,” sambung dia.
“Tapi, sekarang memalukan karena mereka sering terkait berita negatif,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)