kylian mbappe

Disorot karena Gaji Rp160 Miliar, Ini Jawaban Sempurna Kylian Mbappe

POJOKSATU.ID, PARIS – Kylian Mbappe adalah bintang sepak bola masa depan. Penyerang Paris Saint-Germain itu dikabarkan menerima gaji 8,3 juta poundsterling (sekitar Rp160 miliar) per tahun. Angka yang terlampau tinggi untuk pemain yang belum genap 20 tahun.
Namun jika melihat bakat dan potensi yang dimiliki Mbappe dalam karirnya sebagai pesepakbola, mungkin pandangan Anda akan berubah soal gajinya yang tinggi itu.
Pada akhir tahun ini Kylian Mbappe kemungkinan akan menjadi pemenang pertama Kepa Award, yaitu Ballon d’Or untuk usia di bawah 21 tahun, sementara pada akhir musim mungkin akan memenangkan gelar ketiga Ligue 1 secara berturut-turut.
BACA JUGA:
Swafoto Bareng Ronaldo, Ada Penampakan Chiellini Telanjang, Bek Milan Minta Maaf
Real Madrid Tawarkan Kesempatan Emas untuk Pencetak 216 Gol Ini, Gantikan Ronaldo?
Pada Piala Dunia 2018 lalu, selain ikut mengangkat trofi bersama Timnas Prancis, ia juga menjadi pemain muda terbaik turnamen terakbar itu.
Jadi tidak terlalu berlebihan jika pemain yang baru menginjak usia 20 tahun, lima hari sebelum Natal tahun ini, menerima upah tinggi.
Mbappe sendiri didatangkan PSG dengan biaya 180 juta euro dari AS Monaco, setelah setahun dipinjamkan kemudian dipermanenkan musim panas ini.
Berbicara kepada RTS, pemenang Piala Dunia berbicara tentang gajinya, dengan mengatakan:
“Ini benar-benar tidak pantas bagi saya yang berasal dari keluarga yang cukup sederhana,” kata Mbappe dikutip Pojoksatu.id dari Sportbible.com.
“Memang benar itu tidak pantas tapi pasar seperti itu. Dunia sepakbola bekerja seperti itu.”
Kylian Mbappe – Striker Paris Saint-Germain dan timnas Prancis.
“Saya tidak akan memprotes sepakbola. Saya berada dalam sistem. Anda harus tahu cara menghormatinya dan tetap di tempat,” tuturnya.
Ini adalah kejujuran luar biasa dari Mbappe dengan sebagian besar pemain tidak mendiskusikan upah mereka dan tentu saja kebanyakan tidak akan mengakui bahwa uang yang mereka hasilkan adalah tidak pantas.
Mbappe menerima bonus 439 ribu euro atau sekitar Rp8 miliar untuk partisipasinya di Piala Dunia 2018. Ia kemudian menyumbangkan semua bonus itu ke yayasan amal Premiers de Cordee, yang bekerja untuk anak-anak cacat dan dirawat di rumah sakit.
(fat/pojoksatu)

CIES Nobatkan Kylian Mbappe Sebagai Pemain Paling Berharga

POJOKSATU.id, PARIS – Striker muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe menjelma menjadi idola baru pasca performa impresifnya bersama Timnas Pancis di Piala Dunia 2018 Rusia.
Bahkan, kendati usianya belum genap 20 tahun, Mbappe telah mempersembahkan trofi Piala Dunia 2018 untuk Les Blues.
Tak ayal, dikutip dari Diario AS, Observatorium Sepak Bola CIES pun telah menempatkannya sebagai pemain paling berharga di dunia atau di lima liga teratas Eropa.

Mbappe yang nilai jualnya kini diperkirakan sebesar EUR 216,5 juta atau setara Rp3,6 triliun melampaui bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane dan rekan setimnya, Neymar.
Masih menurut laporan CIES, nilai transfer Mbappe bahkan telah meningkat sebesar EUR 23 juta atau setara Rp385 miliar setiap bulannya.
Nilai itu kini lebih besar dari Kane yang mencapai EUR 197,3 juta atau setara Rp3,3 triliun dan kompatriotnya di PSG, Neymar yang nilainya kini anjlok menjadi EUR 197 juta atau setara Rp3,2 triliun.
Sedangkan Liverpool menyumbang salahsatu pemainnya, yakni Mohamed Salah untuk menempatinya diurutan keempat pemain paling berharga dengan nilai EUR 173 juta atau setara Rp2,89 triliun.
Sementara gelandang serang Barcelona, Philippe Coutinho mengisi slot lima besar pemain paling berharga dengan nilai EUR 171,3 juta atau setara Rp2,86 triliun.
Sedangkan dua peraih 5 Ballon d’Or, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tidak masuk di lima besar. Leo Messi menempati urutan keenam dengan nilai jual EUR 170,6 juta at au setara Rp2,84 triliun.
Adapun megabintang Juventus, CR7 tak masuk dalam daftar 10 besar pemain paling berharga di lima kompetisi besar Eropa tersebut versi CIES.
(qur/pojoksatu)

4 Permintaan Khusus Mbappe ke PSG: Mulai Gaji Tertinggi sampai Intervensi Latihan

POJOKSATU.ID, PARIS – Bintang muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe disebut-sebut sebagai salah satu pemain terbaik dunia di masa mendatang. Dengan kualitasnya, pihak Mbappe berani mengajukan permintaan khusus kepada PSG.
Mbappe sendiri pindah dari AS Moncao ke PSG pada musim panas 2017 lalu. Musim pertama berstatus pinjaman dan baru pada Agustus lalu pindah secara permanen dengan biaya transfer 180 juta euro atau sekitar Rp3 tirliun.
Namun dikutip dari Euro Sport, Football Leaks mengungkap adanya sejumlah permintaan khusus pihak Mbappe sebelum resmi bergabung dengan PSG.
BACA JUGA:
Penonton Ricuh, Laga Persija U-19 dan Persib U-19 Sempat Dihentikan
10 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar Fuzhou China Open
Legenda Barcelona Ini Sebut Eden Hazard dan Mbappe Suksesor Ideal Ronaldo
Bukan Kylian Mbappe, Pemain Ini Sedang Diintai Klub-Klub Elite Eropa
Laporan eksklusif itu memerinci sejumlah tuntutan pihak Mbappe yang akhirnya terpaksa ditolak PSG.
“Belum pernah pemain berusia 19 tahun mendapatkan lebih banyak di Paris Saint-Germain daripada Kylian Mbappe,” kata laporan itu.
“Namun klub juga menolak banyak permintaan khusus yang dibuat oleh striker yang sangat berbakat.”
Laporan tersebut mengutip dokumen yang diungkap sumber Football Leaks dalam mengungkap permintaan khusus yang dibuat oleh Mbappe .
Sebelum bergabung dengan PSG, Mbappe juga diminati Real Madrid namun ditolak Wilfrid Mbappe, ayah sekaligus agen sang pemain. Bahkan juga menjadi pelatih pribadi.

Dua Pemain Ini Layak Gantikan Peran Cristiano Ronaldo

POJOKSATU.id, MONAKO – Real Madrid benar-benar sedang dalam situasi mengkhawatirkan pasca ditinggalkan Cristiano Ronaldo musim ini.
Los Blancos baru menelan pil pahit usai dipermalukan Barcelona dalam El Clasico dengan skor telak 5-1 di Camp Nou, malam tadi WIB.
Skuat besutan Julen Lopetegui itu pun kini tercecer diposisi sembilan di pekan 10 klasemen sementara LaLiga 2018/19.
El Real sendiri masih belum menemukan sosok pengganti ideal CR7 kendati sejumlah sosok telah mencuat ke permukaan.
Sekaitan dengan itu, legenda AS Monaco dan Barcelona, Ludovic Giuly menilai, hanya ada dua sosok yang  pantas menggantikan peran Ronaldo di Real Madrid, mereka adalah Kylian Mbappe dan Eden Hazard.
Khusus untuk nama terakhir, Hazard nyaris berpeluang merapat ke Santiago Bernabeu musim panas tahun ini, namun urung terjadi.
Sementara rumor bergabungnya Mbappe dengan raksasa ibukota Spanyol itu telah mencuat sejak tahun lalu, namun rumor tersebut timbul tenggelam.
“Tanpa keraguan, Madrid kini tengah kesulitan karena kehilangan Ronaldo. Sebaliknya, Juventus mendapat tambahan hebat karena Ronaldo merupakan pemain yang luar biasa dan seorang profesional sejati,” tutur Giuly kepada Omnisport seperti dikutip dari Goal.
Menurut dia, sepeninggal sang pelatih, Zinedine Zidane dan diikuti Ronaldo, Real Madrid sedang dalam situasi yang gawat.
“Terdapat roda kehidupan dan kadang Anda sulit untuk mengganti segala sesuatunya,” ujarnya.
“Madrid tidak memiliki pemain seperti Ronaldo saat ini dan bahkan mereka tidak mencari penggantinya. Padahal pengganti itu bisa ideal dalam bentuk Hazard atau Mbappe. Sekarang mereka tengah merasakan penderitaan itu,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Legenda Barcelona Ini Sebut Eden Hazard dan Mbappe Suksesor Ideal Ronaldo

POJOKSATU.id, MONAKO – Real Madrid benar-benar sedang dalam situasi mengkhawatirkan pasca ditinggalkan Cristiano Ronaldo musim ini.
Los Blancos baru menelan pil pahit usai dipermalukan Barcelona dalam El Clasico dengan skor telak 5-1 di Camp Nou, malam tadi WIB.
Skuat besutan Julen Lopetegui itu pun kini tercecer di posisi sembilan klasemen sementara LaLiga 2018/19 di pekan sepuluh.
Pemain Hebat Datang dan Pergi di Real Madrid, Ronaldo Tidak Tak Tergantikan

El Real sendiri masih belum menemukan sosok pengganti ideal CR7 kendati sejumlah sosok telah mencuat ke permukaan.
Sekaitan dengan itu, legenda AS Monaco dan Barcelona, Ludovic Giuly menilai, hanya ada dua sosok yang  pantas menggantikan peran Ronaldo di Real Madrid, mereka adalah Kylian Mbappe dan Eden Hazard.
Khusus untuk nama terakhir, Hazard nyaris berpeluang merapat ke Santiago Bernabeu musim panas tahun ini, namun urung terjadi.
Sementara rumor bergabungnya Mbappe dengan raksasa ibukota Spanyol itu telah mencuat sejak tahun lalu, namun rumor tersebut timbul tenggelam.
“Tanpa keraguan, Madrid kini tengah kesulitan karena kehilangan Ronaldo. Sebaliknya, Juventus mendapat tambahan hebat karena Ronaldo merupakan pemain yang luar biasa dan seorang profesional sejati,” tutur Giuly kepada Omnisport seperti dikutip dari Goal.
Menurut dia, sepeninggal sang pelatih, Zinedine Zidane dan diikuti Ronaldo, Real Madrid sedang dalam situasi yang gawat.
“Terdapat roda kehidupan dan kadang Anda sulit untuk mengganti segala sesuatunya,” ujarnya.
“Madrid tidak memiliki pemain seperti Ronaldo saat ini dan bahkan mereka tidak mencari penggantinya. Padahal pengganti itu bisa ideal dalam bentuk Hazard atau Mbappe. Sekarang mereka tengah merasakan penderitaan itu,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Buat Apa Neymar! Kylian Mbappe Lebih Fresh

POJOKSATU.id, MADRID – Real Madrid tampil kurang impresif sejauh ini, baik di pentas domestik, La Liga maupun Liga Champions.
Absennya Cristiano Ronaldo setelah memutuskan hengkang ke Juventus pada jendela transfer pemain musim panas tahun ini cukup berdampak pada performa Los Blancos, setidaknya dalam beberapa laga terakhir.
Pihak klub sendiri belum mendapatkan pengganti ideal Ronaldo meski beberapa nama terus digadang-gadangan, diantaranya Neymar.

Bintang Paris Saint-Germain itu bahkan telah dihubungkan dengan Santiago Bernabeu sejak musim dingin lalu.
Rumor itu mencuat setelah Presiden El Real, Florentino Perez secara terang benderang mengutarakan minatnya terhadap pemain termahal sejagat itu.
Mensikapi hasrat Real Madrid untuk menandatangani penggawa Selecao itu ternyata mendapat reaksi tak setuju dari salahsatu legenda klub, Steve McManaman.
McManaman menegaskan, ketimbang menandatangani Neymar, Madrid sebaiknya mendatangkan sang wonderkid, Kylian Mbappe.
“Mana yang lebih suka saya mainkan untuk Real Madrid sekarang? Mbappe,” kata McManaman seperti dikutip dari Diario AS.
“Dia lebih muda, dia berusia 19 tahun dan saya pikir itu sebabnya Anda bisa mengajarinya lebih banyak, dia akan lebih mudah untuk membawa,” sebutnya.
Mbappe menurut McManaman bisa menjadi aset berharap Madrid jika berhasil didatangkan ke Santiago Bernaeu, kendati menurutnya, kehilangan Cristiano Ronaldo merupakan kerugian buat raksasa La Liga itu.
“Saya tidak berpikir bahwa mereka akan membayar banyak untuk Mbappe, tetapi saya tidak berpikir bahwa Cristiano (Ronaldo) akan meninggalkan Real Madrid juga, tetapi dia melakukannya,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Babak Pertama, Persebaya Surabaya Ungguli Persib Bandung 2-1

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persebaya Surabaya unggul sementara atas Persib Bandung di babak pertama lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-26, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Dua gol Bajul Ijo disarangkan Irfan Jaya di menit 17 dan Fandy Utomo menit 42. Sedangkan satu gol dari Maung Bandung dikreasi Febry Haryadi di menit 19.
Meski tanpa dihadiri suporter kedua tim, pertandingan itu sendiri berjalan seru dan sengit sejak wasit meniup peluit kick-off tanda pertandingan dimulai.
Persib langsung tampil menyerang untuk mencuri momen, namun para pemain Persebaya sudah konsentrasi sejak awal sehingga aliran serangan Maung Bandung yang dikonstruksi Febry Haryadi masih mampu diantisifasi para pemain belakang Persebaya.
Lima belas menit awal pertandingan berlangsung imbang dengan jual beli serangan kedua kubu. Persebaya coba keluar dari tekanan untuk balik menekan.
Terbukti, memasuki menit 17, wasit menunjuk titik putih dihadapan kiper Persib, M. Natshir, setelah sang kiper melakukan pelanggaran keras terhadap Osvaldo Haay di dalam kotak terlarang.
Irfan Jaya yang maju untuk mengeksekusi bola dari titik putih sukses menjalankan tugasnya. Sepakannya meluncur deras ke samping kanan bawah untuk mengecoh kiper lawan. 1-0 buat Persebaya.
Skuat besutan Mario Gomez itu pun seakan tersengat dengan gol lawan dan coba mengejar ketertinggalan lewat sebuah skema serangan yang cepat dari sektor sayap.
Lewat sebuah proses sepakan pojok, Persib sukses menyamakan kedudukan lewat tandukan terukur dan terarah dari Febry Haryadi yang sukses menyambut umpan jauh Gozali Siregar. Kedudukan 1-1.
Kembali imbang membuat pertandingan semakin sengit. Jual beli serangan terus mengalir hingga memasuki menit-menit akhir.
Skuat besutan Djajang Nurjaman pun akhirnya kembali memimpin lewat gol Fandi di menit 42. Gol tercipta lewat sebuah skema tendangan bebas yang dieksekusi Ruben Sanadi.
Bola meluncur ke arah tiang atas gawang Persib yang sukses disambar Fandi untuk mengubah skor menjadi 2-1 hingga turun minum untuk keunggulan sementara The Green Forces.
Susunan Pemain:
PERSIB BANDUNG : M. Natshir Mahbuby, Supardi Nasir, Tony Sucipto, Aldy Idrus, Sabil, Hariono, Victor Igbonefo, Atep Rizal, Febri Haryadi, Dedi Kusnandar,  Gonzali Siregar. Substitusi: Hadi Ning, H. Herdiana, M. Jardel, Kim Kurniawan, Eka Ramdani, I made Wirawan. Pelatih: Mario Gomez.
PERSEBAYA SURABAYA: Miswar (GK), R. Sanadi, A. Maulana, A. Muliadi, Oktavio Dutra, R. Saputra, Osvaldo Haay, Fernando, Misbakun Solihin, F. Utomo, Irfan Jaya. Substitusi: R. Fauzi, I. Febrianto, M. Hidayat, R. Kayame, A. Kelvan, Y. Pahabol, M. Syaifuddin. Pelatih: Djajang Nurdjaman.
(qur/pojoksatu)

Tekad Kylian Mbappe Musim Ini, Sapu Bersih

POJOKSATU.id, PARIS – Striker muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe telah menemukan performa terbaiknya musim ini.
Pemain yang belum genap berusia 20 tahun itu bahkan telah mempersembahkan titel juara Piala Dunia 2018 Rusia dengan mengemas lima gol sepanjang turnamen.
Mbappe pun kini menatap semua ajang yang akan dilakoninya, baik bersama PSG maupun saat memperkuat Timnas Prancis.
Dikutip dari Goal, Mbappe pun menegaskan ambisi besarnya untuk melengkapi koleksi gelarnya sepanjang musim ini, di antaranya bisa mempersembahkan medali emas di Olimpiade dan trofi Euro bersama Les Blues.
Terkait medali emas Olimpiade, sang wonderkid rupanya terinspirasi oleh kisah cemerlang rekan setimnya, Neymar yang membawa Brasil menjadi tim nomor satu dalam Olimpiade 2016 lalu di Rio de Janeiro.
“Saya masih punya banyak hal yang bisa dilakukan,” ungkap Mbappe kepada RMC Sport. “Saya ingin menyelesaikan semuanya,”
“Bersama Prancis, saya masih memiliki Euro untuk bisa dimenangkan. Saya juga, mengapa tidak, berkompetisi di Olimpade,” sebutnya.
“Lalu, bersama PSG, kita semua tahu apa [Liga Champions] yang terlewatkan di sana,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Kylian Mbappe Sudah Layak Dapat Ballon D’Or

POJOKSATU.id, PARIS – Bintang muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe menjadi nominator satu-satunya yang masih ‘belia’ di ajang penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Pemain yang belum genap 20 tahun itu akan bersaing pamor dengan peraih 5 Ballon d’Or, Cristiano Ronaldo dan Pemain Terbaik Eropa dan FIFA 2018, Luka Modric.
Kendati banyak pihak yang mengecilkan peluangnya mendapatkan Bola Emas tersebut, namun kiper PSG, Gianluigi Buffon justru yakin Mbappe akan bisa mendapatkannya.
Kalah Pamor dari si Wonderkid, Neymar Ingin Pulang ke Barcelona!
Setelah tampil impresif untuk mengantarkan PSG meraih treble domestik musim lalu dan menghadiahkan mahkota Piala Dunia 2018 untuk negaranya, Mbappe kini membidik penghargaan individual paling prestisius bagi pemain tersebut.
Terlebih, Mbappe punya bekal menatap ajang tersebut setelah didapuk sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018 Rusia dengan catatan empat gol sepanjang turnamen termasuk satu golnya di final ke gawang Kroasia.
“Mengingat kualitas dan besarnya peran di Piala Dunia lalu, ya Mbappe pantas meraih Ballon d’Or. Saya tidak bisa mengatakan yang sebaliknya,” kata Buffon kepada Tout le Sport seperti dikutip dari Goal.
Sejauh musim ini sendiri, performa Mbappe sangat ciamik dengan mengoleksi sepuluh gol dari tujuh penampilannya untuk PSG.
“Di Italia bakatnya bisa disandingkan dengan Roberto Baggio, Alessandro Del Piero dan Francesco Totti,” ucapnya. “Tetapi bakatnya unik dan kualitas tekniknya unik. Sangat jarang,”
“Fenomenal. Jika Mbappe bersedia bekerja keras, mampu menjaga semangat dan sikap. Dia bisa menjadi yang terbaik dalam waktu lama,” ujar mantan kiper Juventus itu.
(qur/pojoksatu)

Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Fantastis di Timnas Prancis

POJOKSATU.id, PARIS – Bintang muda Timnas Prancis, Kylian Mbappe tengah berada dalam periode emas kendati usianya belum genap 20 tahun.
Betapa tidak, dipercaya Didier Dechamps, sang pelatih Les Blues, Mbappe menginspirasi kebangkitan Prancis saat meladeni Islandia dalam uji coba di Municipal du Roudourou, Guingamp, kemarin.
Hebatnya, turun sebagai pemain pengganti di menit 60, Mbappe tampil menjadi supersub untuk menyelamatkan muka juara Piala Dunia 2018 Rusia itu dari kekalahan atas Islandia.
Jadi Supersub Les Blues, Kylian Mbappe Cuma Bicara Begini
Masuk menggantikan peran Antoine Griezmann, Mbappe mampu mengejar ketertinggalan timnya dengan mencetak gol penyeimbang di masa injury time.
Sebelumnya, gara-gara pergerakan dan penetrasi Mbappe di menit ke-86, pemain Islandia Holmar Orn Eyjolfsson terpaksa bunuh diri.
Padahal, saat itu, Prancis sedang tertinggal 0-2 setelah Birkir Bjarnason dan Kari Arnason masing-masing mencetak gol di menit ke-30 dan 58.
Dikutip dari Opta, gol Mbappe ke gawnag Islandia itu sekaligus menahbiskannya sebagai pemain Timnas Prancis yang mampu mengoleksi sepuluh gol untuk timnas sebelum usianya genap 20 tahun.
Mbappe sendiri mengaku sangat termotivasi dengan pertandingan tersebut meski berstatus sebagai laga ujicoba internasional.
“Saya melihat fan tidak ingin kami kalah meski ini uji coba. Kami melakukan segalanya untuk mereka, meski bukan kemenangan dan memang kami sedikit kecewa,” ujarnya.
(qur/pojoksatu)