Laurent Koscielny

Sempat Kecewa, Unai Emery Ingin Laurent Koscielny Bertahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Unai Emery berharap jika Laurent Koscielny bertahan di Arsenal.
Padahal, sebelumnya Emery sempat mengaku kecewa dengan sikap Koscielny karena menolak ikut dalam rombongan tur pramusim ke Amerika Serikat.
Disebut-sebut, hal itu dilakukan dengan tujuan agar Arsenal segera melepasnya. Meski masih memiliki kontrak hingga 2020 mendatang.
Sebagaimana diketahui, Koscielny memang masuk dalam daftar belanja klub Ligue 1, Rennes.
Bahkan beredar kabar jika pemain berposisi bek tengah tersebut sudah menemukan kesepakatan personal untuk hengkang ke Rennes.
Dalam wawancara dengan Mirror, Emery berharap jika Koscielny bertahan di Emirates Stadium.
“Laurent Koscielny adalah pemain penting bagi​ Arsenal. Saat kami sudah kembali menjalin komunikasi dengannya untuk membahas soal tanggung jawab saya, klub dan tentu saja tanggung jawabnya sebagai seorang pesepakbola,” ujarnya.
“Itu (menolak untuk mengikuti pramusim) adalah keputusan pribadi yang diambil Koscielny dan kami menghormatinya. Saat ini kami sudah menjalin pembicaraan dan tengah mencari solusi terbaik. Secara garis besar, ​Arsenal masih memerlukan pemain seperti dia,” tambahnya.
Lebih lanjut, Emery mengaku bahwa dirinya sudah berkali-kali membujuk Koscielny untuk bertahan di London.
“Saya sudah berjuang sekuat tenaga dan merayunya untuk tetap bertahan, tetapi di sisi lain saya juga menghargai keputusan yang diambil Koscielny. Saya masih berharap dia akan tetap menjadi bagian dari tim pada musim 2019/20, tetapi untuk saat ini dirinya sudah memutuskan untuk hengkang,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Olivier Giroud Buka Suara Soal Masalah Arsenal dan Koscielny

POJOKSATU.id, JAKARTA – Olivier Giroud buka suara soal masalah yang trejadi antara Arsenal dengan Laurent Koscielny.
Hal ini bermula dari Koscielny mangkir dari sesi latihan Arsenal dan tidak ikut skuat di tur pramusim.
Apa yang dilakukan Koscielny sangat mengejutkan, memingat dirinya adalah pemain senior dan kapten tim.
Menanggapi masalah itu, dilansir BBC, Giroud menuturkan jika publik terlalu cepat berasumsi dan menyalahkan Koscielny atas keputusannya tersebut.
“Anda tak bisa membuat penilaian ketika Anda tidak memiliki seluruh bukti. Saya cukup yakin kita semua tidak tahu segalanya mengenai situasi tersebut (Koscielny di Arsenal). Saya harap kedua pihak akan menemukan kesepakatan terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Giroud mengatakan jika dirinya sudah mengenal Koscielny selama 10-11 tahun. Keduanya bersahabat.
Menurutnya, Koscielny adalah sosok yang profesional dan tidak pernah berulah, apalagi tidak hormat kepada klub yang sudah diperkuatnya dari 2010 itu.
“Dia sudah bermain untuk Arsenal selama sembilan tahun; dia telah menjadi skipper selama bertahun-tahun – sangat respek, sangat profesional, selalu menjadi contoh bagi pemain-pemain muda,” katanya.
“Klub memberikannya kesempatan bermain untuk Arsenal, dan itu kesempatan besar untuk memperlihatkan kualitasnya di Premier League. Saya pikir dia akan selalu bersyukur karena itu dan respek kepada klub,” sambungnya.
Giroud menegaskan dirinya tidak paham mengenai situasi yang terjadi antara mantan klubnya dan sahabatnya itu.
Hanya saja, ia meyakini jika Koscielny sedih dengan situasi saat ini.
“Saya sangat merasa kasihan kepadanya karena dia orang yang hebat dan media ingin memberikan imej buruk mengenainya,” ucapnya.
“Saya tidak berada di klub, saya tidak benar-benar tahu apa yang telah terjadi – tapi satu hal pasti adalah Lolo sangat terluka dengan apa yang sedang terjadi dan dia orang yang emosional,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)