Liga Champions

Pemain Ajax Ini Ingin Hentikan Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ajax akan menghadapi Juventus pada babak perempat final Liga Champions 2019.
Pada leg pertama, Ajax akan bertindak sebagai tuan rumah dan laga akan berlangsung di Johan Cruyff Arena, Amsterdam.
Seminggu setelahnya, mereka bakal bertandang ke markas Juventus di Stadion Alianz, Turin.
Menghadapi Juve, bek kiri Ajax Nicolas Tagliafico mengaku siap dan berniat untuk menghentikan Ronaldo.
“Kami akan memiliki antusiasme yang sama dengan yang kami miliki saat melawan Real Madrid ketika kami lawan Juventus,” kata Tagliafico kepada Mundo Deportivo.
“Ronaldo harus dihentikan sebagai sebuah tim. Kami harus menghadapi pemain dengan kualitas mereka dengan senjata kami, memenangkan bola kembali, memiliki penguasaan, mencoba mengendalikan permainan.
“Ini sama sekali tidak mudah. Kami harus mempersenjatai diri secara strategis dengan sangat baik untuk dua pertandingan ini,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo Terancam Kena Sanksi UEFA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Cristiano Ronaldo terancam kena sanksi UEFA, karena aksi selebrasi kontroversial saat Juventus lawanAtletico Madrid di Liga Champions.
Pada pertandingn tersebut, Ronaldo mencetak hat-trick yang membuat Juve melenggang ke babak perempat final.
Pada salah satu selebrasinya, Ronaldo melakukan selebrasi cojones, yaitu menunjuk pada bagian alat vitalnya.
Apa yang dilakukan Ronaldi diduga sebagai aksi balasan terhadap selebrasi serupa yang dilakukan pelatih Atletico Diego Simeone di leg pertama.
Ketika itu, Juve tumbang dua gol tanpa balas dari Atletico. Karena selebrasinya itu, Simeone memang tidak dihukum, namun ia dikenai denda.
Sementara itu, terkait Ronaldo, karena tindakan tak pantas itu UEFA pun segera melakukan penyelidikan. Mereka akan membahasnya dalam rapat pada 21 Maret mendatang.
Jika terbukti bersalah, sang pemain terancam absen saat kontra Ajax April mendatang.
“Setelah investigasi yang dilakukan Badan Etika dan Disiplin UEFA, berdasarkan Artikel 55 dalam Regulasi Disipliner UEFA, proses disipliner telah dibuka terkait laga 16 besar Liga Champions antara Juventus dan Atletico Madrid yang digelar 12 Maret di Italia,” demikian pernyataan resmi UEFA, Senin (18/3).
Sementara itu, Juventus optimis jika pemainnya terhindar dari sanksi.
“Setiap pemain boleh melakukan selebrasi sesukanya. Saya tidak melihat hal yang aneh, itu hanya sebuah selebrasi. Tidak akan ada hukuman untuknya,” kata pelatih Massimiliano Allegri.
(zul/pojoksatu)

Higuain Ingin Antar Chelsea ke Liga Champions

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gonzalo Higuain mengungkapkan keinginannya untuk Chelsea. Yakni mengantarkan ke Liga Champions musim depan.
Higuain mengaku dirinya sangat senang berada di Chelsea.
Sehingga, ia pun ingin membawa The Blues memenangkan kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Biru itu.
“Saya sangat senang dengan karier saya. Bermain di tiga liga terbaik di dunia – Italia, Spanyol, Inggris – tidak banyak pemain yang bisa menjangkaunya,” ujarnya, dilansir Tribal Football.
“Jadi saya sangat bangga akan hal itu. Secara pribadi saya puas, tetapi saya masih punya mimpi untuk memenangkan Liga Champions,” sambungnya.
Namun begitu, sebelum membawa Chelsea menjadi juara, kata Higuain, dirinya harus memastikan timnya ada di kompetisi tersebut.
“Tapi aku belum bisa memikirkan untuk memenangkan itu. Pertama kita harus kesana. Sangat penting bagi Chelsea untuk berada di kompetisi itu musim depan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Tim Favorit Tumbang di Liga Champions, Simeone Tak Terkejut

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sejumlah tim favorit tumbang di babak 16 besar Liga Champions tengah pekan kemarin.
Menanggapi hal ini, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengaku tidak terkejut.
Pasalnya, ia mengatakan, setiap tahun, setiap tim akan mengalami perubahan. Sehingga, kekalahan tim favorit di Liga Champions bukan hal yang aneh.
“(Hasil Liga Champions) tidak mengejutkan saya, karena semua tim telah tumbuh dan ada banyak kompetisi,” katanya, dilansir Tribal Footbaall.
“Mereka yang menonton meungkin akan terkejut dengan hasil itu, tetapi bagi kami, itu tidak terlalu mengejutkan,” sambungnya.
Lebih lanjut, dirinya menilai, dalam setiap pertandingan, siapa yang bermain lebih baik akan membuat perbedaan.
“Dalam kompetisi piala selalu ada skenario kompleks dengan banyak kesulitan.
“Mereka dibagi dalam dua pertandingan, dan siapa pun yang bermain lebih baik akan membuat perbedaan.
“Setiap saingan berat di Liga Champions dan kami bisa melihatnya,” tandasnya.
Diketahui, tengah pekan kemarin, Porto, Manchester United, Ajax Amsterdam dan Tottenham Hotspur lolos ke babak 8 besar.
Hasil ini didapat setelah menumbangkan lawan mereka, yakni Roma, PSG, Real Madrid dan Borussia Dortmund.
(zul/pojoksatu)

Solskjaer Antar MU ke Perempat Final Liga Champions, Jose Mourinho Beri Jempol ke Atas

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho melayangkan pujian terhadap Ole Gunnar Solskjaer, manajer interim Setan Merah yang baru saja mendalangi skuatnya melenggang ke babak perempat final Liga Champions 2018/19.
United sukses membalikkan keadaan atas Paris Saint-Germain dengan skor 3-1 di leg kedua babak 16 besar setelah di pertemuan sebelumnya di Old Trafford tumbang 2-0.
Pujian Mourinho terhadap pria asal Norwegia itu sendiri terbilang pantas mengingat Solskjaer menjadi manajer pertama yang mampu membalikkan kekalahan 0-2 di leg pertama dalam sejarah kompetisi Eropa.

Diminta menyebutkan nama pemain yang menonjol di pentas Liga Champions pekan ini, Mourinho menyebut satu pemain.
“Dalam hal pemain saya langsung memikirkan (Dusan) Tadic karena saya pikir dia adalah pemain kunci dalam pertandingan yang luar biasa itu,” sebutnya.
“Bagiku, Ten Hag dari Ajax dan Solskjaer dari Manchester United. Hasil yang luar biasa, jadi hargai mereka,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Saat Rekan-Rekannya Menangis di Lapangan, Pemain PSG Ini Malah Asyik Dugem

POJOKSATU.id, PARIS – Manajemen Paris Saint-Germain benar-benar tak habis pikir dengan ulah salahseorang pemain Les Parisiens, Andrien Rabiot.
Betapa tidak, di saat teman-temannya meradang meratapi kesedihan pasca disingkirkan Manchester United di pentas Liga Champions, Rabiot justru asyik pesta di sebuah klub malam.
Rabiot sendiri memang tak dilibatkan di pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang digelar di Parc des Princes tersebut.

Last night's defeat to Manchester United? Adrien Rabiot doesn't give a s**t. He left his box straight after the game and then went out. pic.twitter.com/Yk9t4EhkDF
— Football Tweet (@Football__Tweet) March 7, 2019

Tak ayal, Presiden PSG, Antero Henrique pun langsung angkat suara mengomentari ulah tak sportif yang ditunjukkan sang gelandang tersebut.
“Saya menemukan perilaku dan kurangnya profesionalisme terhadap klub, rekan setim, dan para fans. Apa yang dilakukan oleh Rabiot adalah tindakan yang tidak dapat diterima,” kata Henrique seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Bolalob.
Sikap acuh Rabiot sendiri sepertinya tidak terlepas dari masa depannya di Paris yang akan segera berakhir akhir musim ini.
Rabiot dikabarkan menolak perpanjangan kontrak bersama PSG dan telah meminta klub untuk segera melepasnya.
Sejauh musim ini, Rabiot memang kurang mendapatkan tempat dalam Starting XI Thomas Tuchel. Ia hanya membukukan 20 pertandingan bersama PSG di semua kompetisi.
(qur/pojoksatu)

Rumor ‘Comeback’ ke Real Madrid, Jose Mourinho: Sebuah Kebanggaan

POJOKSATU.id, MADRID – Jose Mourinho semakin santer dikabarkan segera ‘comeback’ ke Santiago Bernabeu pasca Real Madrid tersingkir di pentas Liga Champions musim ini.
Juara tiga kali beruntun UCL itu harus angkat koper lebih dini musim ini setelah dikalahkan Ajax di babak 16 besar.
Dikutip Pojoksatu.id dari lama Goal, Jose Mourinho berada di ambang kesepakatan dengan Real Madrid untuk menjadi pelatih interim hingga akhir musim ini.
48 jam selepas laga yang berakhir dengan kekalahan 4-1 itu, petinggi Madrid yang dipimpin Presiden El Real, Florentino Perez dan CEO Jose Angel Sanchez mengadakan rapat darurat selama empat jam.
Hasilnya, mereka sepakat untuk menunjuk Mourinho. Madrid juga memutuskan masa jabatan Solari akan berakhir selepas laga kontra Real Valladolid, Minggu (10/3), dan Mourinho akan mulai bertugas setelahnya.
Jose Mourinho sendiri beberapa waktu lalu menunjukkan antusiasmenya mendengar rumor tersebut. Ia mengaku tidak akan menolak jika Madrid menawarinya pekerjaan.
“Saya tidak memiliki masalah sama sekali,” ucapnya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
“Sebuah kebanggaan ketika klub tempat Anda bekerja sebelumnya menginginkan Anda kembali. Mereka adalah klub ikonik. Anda tahu, 13 Liga Champions,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Selangkah Lagi, Jose Mourinho Comeback ke Santiago Bernabeu!

POJOKSATU.id, MADRID – Jose Mourinho semakin santer dikabarkan segera ‘comeback’ ke Santiago Bernabeu pasca Real Madrid tersingkir di pentas Liga Champions musim ini.
Juara tiga kali beruntun UCL itu harus angkat koper lebih dini setelah dikalahkan Ajax di babak 16 besar.
Dikutip Pojoksatu.id dari lama Goal, Jose Mourinho berada di ambang kesepakatan dengan Real Madrid untuk menjadi pelatih interim hingga akhir musim ini.
48 jam selepas laga yang berakhir dengan kekalahan 4-1 itu, petinggi Madrid yang dipimpin Presiden El Real, Florentino Perez dan CEO Jose Angel Sanchez mengadakan rapat darurat selama empat jam.
Hasilnya, mereka sepakat untuk menunjuk Mourinho. Madrid juga memutuskan masa jabatan Solari akan berakhir selepas laga kontra Real Valladolid, Minggu (10/3), dan Mourinho akan mulai bertugas setelahnya.
Pergantian pelatih untuk kali ketiga dalam semusim tampaknya sudah tidak terhindarkan buat Madrid. Tiga kekalahan beruntun dalam sepekan yang diderita Los Blancos di kandang sendiri membuat nasib Solari tak terselamatkan.
Seperti diketahui, sebelum disingkirkan Ajax dari Liga Champions, Sergio Ramos dan koleganya juga tunduk dua kali di tangan Barcelona di semi-final Copa del Rey dan La Liga Spanyol.
(qur/pojoksatu)

PSG Tumbang, Carlo Ancelotti Lebih Pilih Lompat dari Jembatan!

POJOKSATU.id, NAPOLI – Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti melontarkan komentar pedas atas kekalahan Paris Saint-Germain dari Manchester United di leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Unggul agregat 2-0 setelah menang di leg pertama di Old Trafford, Les Parisiens menyerah 1-3 dari Setan Merah di Parc des Princes.
Kendati punya agregat identik 3-3, namun PSG harus tersingkir di pentas Eropa itu karena kalah gol tandang atas wakil Liga Primer Inggris itu.
Don Carlo yang pernah membesut PSG itu mengatakan bakal melompat dari jembatan jika dia menjadi pelatih PSG saat ini.
“Luar biasa, itu luar biasa,” ucap Don Carlo kepada Sky Sports seperti dikutip dari Goal,
“Jika saya ada di bench PSG, saya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Mungkin mencari jembatan terdekat dan melompat,” imbuhnya.
Hal tersebut diutarakan Don Carlo setelah mengantarkan Napoli meraih kemenangan 3-0 atas Red Bull Salzburg di laga leg pertama babak perempat-final Liga Europa.
Kemenangan tersebut dipastikan oleh gol Arkadiuz Milik, Fabian Ruiz dan gol bunuh diri Jerome Onguene.
PSG membuang keunggulan di leg pertama dan secara sensasional tersingkir karena aturan gol tandang oleh Manchester United dalam sebuah laga dramatis di babak 16 besar di Paris.
Pasukan Thomas Tuchel unggul 2-0 di Old Trafford namun mereka kalah 3-1 di Stadion Parc des Princes yang ditandai gol penalti Marcus Rashford di masa injury time.
(qur/pojoksatu)

De Rossi Kecewa Roma Tersingkir di Liga Champions

POJOKSATU.id, JAKARTA – Daniele De Rossi mengaku kecewa Roma tersingkir di Liga Champions, Kamis (7/3) dini hari WIB.
Roma dikalahkan Porto 3-1 lewat babak extra time. Porto pun berhak lolos ke perempat final dengan agregat 4-3.
Meski menilai timnya tidak pantas tersingkir, De Rossi mengatakan tetap harus menerima hasil yang ada.
“Kami harus menerima ini, meski prosesnya sangat menyakitkan,” kata De Rossi, seperti dikutip UEFA.com.
“Kami terbiasa dengan naik dan turun di Roma. Ini memang bukan laga sempurna bagi kami, tapi kami memiliki tim yang solid dan tidak pantas tersingkir,” sambungnya.
Bukan hanya De Rossi, Kostas Manolas juga mengungkap hal yang sama. Ia mengatakan timnya sudah bermain baik namun hasilnya tetap mengecewakan.
“Kami memberikan yang terbaik dan bermain bagus, tapi hasil akhirnya mengecewakan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)