Liga Champions

Duh, Manchester City Terancam Dicoret dari Babak 16 Besar Liga Champions!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City kini tengah menghadapi ancaman serius yang akan menghancurkan asa mereka meraih titel Liga Champions musim ini.
Dikutip Pojoksatu.id dari Diaro AS, sejumlah media massa di Inggris mengabarkan jika The Citizens terancam dicoret dari keikutsertaannya di babak 16 besar Liga Champions yang baru akan digelar pada Februari mendatang.
Alasannya, sebagaimana diberitakan The Telegraph dan dan Daily Mail, skuat besutan Pep Guardiola itu diduga terlibat dalam praktik doping keuangan.

Klaim ini mencuat setelah pernyataan ketua sekaligus kepala penyelidik dari Badan Pengendalian Keuangan Klub UEFA, Yves Leterme.
Leterme menyatakan kepada outlet media Belgia, Sport and Strategy bahwa City dapat menerima hukuman terberat karena dugaan melakukan pelanggaran aturan Financial Fair Play.
Laporan itu pun mengungkapkan jika UEFA dan Liga Premier sedang menyelidiki kemungkinan atas informasi tersebut.
“Jika benar apa yang telah ditulis, mungkin ada masalah serius. Ini dapat mengarah pada hukuman terberat, pengucilan dari kompetisi UEFA (Liga Champions),” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Punya DNA Liga Champions, Cristiano Ronaldo Akan Bawa Juventus Kampiun Musim Ini

POJOKSATU.id, DUBAI – Juventus akan bentrok dengan wakil La Liga Spanyol, Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2018/19 pada Februari mendatang.
Kendati kini dihuni pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, Juve ternyata bukan salahsatu tim yang difavoritnya juara kompetisi paling bergengsi di benua Eropa tersebut.
Namun begitu, agen Ronaldo, Jorge Mendes berkeyakinan, dimana pun pemainnya berada, maka klub itu pasti memenangkan trofi Liga Champions.
Ini Dia Proyek Mustahil Cristiano Ronaldo bersama Juventus!

Mendes optimistis mantan megastar Real Madrid yang telah mempersembahkan empat titel Liga Champions buat raksasa La Liga itu akan bisa membawa Juve juara Liga Champoins musim ini.
Baginya, Ronaldo punya kapasitas dan kapabilitas untuk mewujudkan hal itu. “Dia perlu sedikit waktu untuk beradaptasi hidup di Italia pada mulanya, akan tetapi kemudian bisa menemukan bentuk terbaiknya,” tutur Mendes seperti dikutip dari Goal.
Menurut sang agen, Juve menjadi salahsatu favorit juara, tak hanya karena ada Ronaldo di dalamnya, namun juga dengan kualitas tim yang dimiliki mereka saat ini.
“Dengan di musim panas mendatangkan Cristiano dan Joao Cancelo, Juve tentu menjadi kandidat kuat untuk memenangkan gelar Liga Champions,” sebutnya.
Namun begitu, menurut Mendes, menjuarai Liga Champions diperlukan banyak faktor, tak terkecuali keberuntungan.
“Akan seperti mimpi yang jadi kenyataan bagi Cristiano bisa memenangkan Liga Champoins bersama Juve, tapi ada banyak faktor diperlukan di kompetisi ini, tak terkecuali keberuntungan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Cristiano Ronaldo sendiri telah bertekad untuk mempersembahkan gelar juara Liga Champions untuk Juventus musim ini.
Meski Ronaldo menyebut hal itu sebagai proyek yang mustahil, namun peraih 5 Ballon d’Or itu akan berjuang keras untuk mewujudkannya.
“Saya bersumpah akan melakukan hal mustahil untuk memenangkan Liga Champions bersama Juventus,” ungkap Ronaldo usai menerima penghargaan Pemain Terbaik 2018 versi Globe Soccer Awards di Dubai, UEA, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
(qur/pojoksatu)

Ini Dia Proyek Mustahil Cristiano Ronaldo Bersama Juventus!

POJOKSATU.id, DUBAI – Cristiano Ronaldo bertekad untuk mempersembahkan gelar juara Liga Champions untuk Juventus musim ini.
Meski Ronaldo menyebut hal itu sebagai proyek mustahil, namun ia akan berjuang keras untuk mewujudkannya.
“Saya bersumpah akan melakukan hal mustahil untuk memenangkan Liga Champions bersama Juventus,” ungkap Ronaldo usai menerima penghargaan Pemain Terbaik 2018 versi Globe Soccer Awards di Dubai, UEA, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Gagal di Balon d’Or, Ronaldo Pemain Terbaik 2018 versi Globe Soccer Awards
Cristiano Ronaldo: Saya Sudah Hampir Mencetak 700 Gol!
Ronaldo sendiri memang dalam tiga musim terakhir sukses mempersembahkan trofi Si Telinga Lebar itu mantan klubnya, Real Madrid.
Disisi lain, Juventus berkali-kali gagal meraihnya meski sempat menembus final edisi 2015 dan 2017. Ironisnya, kegagalan Bianconerri tersebut tidak terlepas dari peran Ronaldo saat berada di klub rival.
Karena itu, Juventus pun kini seakan menaruh harapan besar pada peraih 5 Ballon d’Or itu yang selalu mampu memerlihatkan daya magisnya setiap tampil di pentas kompetisi paling bergengsi di Eropa itu.
Performa Ronaldo di Turin sendiri sejauh ini cukup mengesankan. Ia telah mengemas 15 gol dari 24 penampilannya bersama Bianconerri di semua kompetisi sejauh ini.
Namun, Ronaldo menyebutkan, jika pada akhirnya Juve dan dirinya gagal mempersembahkan titel juara Liga Champions musim ini, tak lantas dunia akan kiamat.
“Para fans tidak meminta saya untuk menyelamatkan Negara, bukan!” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Resolusi 2019 Lionel Messi Ada di Liga Champions

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Raksasa Catalonia, Barcelona akan bentrok dengan Olympic Lion di babak 16 besar Liga Champions 2018/19 pada Februari mendatang.
Barca memastikan tiket fase knock-out setelah menyelesaikan babak penyisihan sebagai juara Grup B, sedangkan Lyon mewakili Grup F sebagai runner-up.
Raksasa La Liga Spanyol itu menjadi salahsatu favorit juara pentas kompetisi paling bergengsi di benua biru tersebut musim ini.
Cristiano Ronaldo Bicara Peluang Juventus di Liga Champions
Sang kapten, Lionel Messi pun mengaku sangat bergairah menatap babak perdelapan final tersebut, dan bertekad untuk bisa meraih trofi Liga Champions yang kelima sepanjang kariernya.
“Itu akan sangat bagus. Seperti yang saya katakan di awal musim, Liga Champions selalu spesial karena begitu berarti. Kami ingin memenangkannya lagi,” tutur Messi kepada Marca seperti dikutip dari Goal.
Sejauh ini, kapten timnas Argentina itu telah mengoleksi empat trofi ‘Si Telinga Lebar’ tersebut, yakni di musim 2005/06, 2008/09, 2010/11, dan 2014/15.
Gelar juara yang terakhir ia dapatkan saat Barcelona sukses membungkam Juventus di Berlin denagn skor meyakinkan 3-1.
Selain soal gelar juara, Leo Messi juga memberikan sinyalemen untuk menambah koleksi penghargaan pribadinya, seperti Ballon d’Or dan Golden Shoes Eropa sebagai bagian dari resolusinya di tahun 2019 ini.
Sejauh ini La Pulga telah mengumpulkan lima Bola Emas dan lima Sepatu Emas untuk menegaskan diri sebagai salahsatu pemain terbaik di dunia saat ini.
(qur/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo Bicara Peluang Juventus di Liga Champions

POJOKSATU.id, TURIN – Juventus akan bentrok dengan wakil La Liga Spanyol, Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions pada Februari mendatang.
Juventus berhasil lolos ke fase knock-out setelah menjadi juara Grup H. Sedangkan Rojiblancos mewakili Grup A sebagai runner-up.
Raksasa Serie A Italia itu tentunya paling diunggulkan di laga nanti, terlebih kehadiran sang megastar, cristiano Ronaldo.
Namun begitu, Ronaldo tak lantas jemawa apalagi besar kepala dengan prediksi tersebut. Baginya, setiap pertandingan di Liga Champions adalah sulit dan menentukan.
Ronaldo bahkan menilai, jika pada akhirnya ia mampu mempersembahkan trofi buat Bianconerri, dipastikan jalan untuk mendapatkannya tidaklah mulus.
“Untuk jadi juara (Liga Champions) sangatlah sulit, karena itulah saya harus bekerja ekstra keras untuk tetap jadi yang terbaik,” tutur Ronaldo seperti dikutip dari Marca.
Bisa mempersembahkan ‘si telinga lebar’ untuk La Vechia Signora tentu akan menjadi kebahagiaan tersendiri buat peraih 5 Ballon d’Or itu di sisa karier gemilangnya.
“Namun, jika pada akhirnya Juve gagal juara musim ini, tak serta merta dunia menjadi kiamat bukan!” imbuhnya.
Kiprah Ronaldo bersama Juventus di Liga Champions ini sendiri terasa emosional. Betapa tidak, saat masih membela Real Madrid, Ronaldo adalah momok paling menakutkan bagi Juve.
Ronaldo sempat mengkandaskan impian Juve dengan dua gol yang dicetaknya untuk membawa kemenangan Madrid 4-1 atas Juve di final Liga Champions 2016/17.
(qur/pojoksatu)

Neymar Ogah Terkecoh dengan Situasi Transisi Manchester United

POJOKSATU.id, PARIS – Paris Saint-Germain bisa diuntungkan dengan masa transisi manajerial di tubuh Manchester United yang akan menjadi musuhnya di babak 16 besar Liga Champions.
Namun, Neymar melihat, situasi tersebut tidak serta merta memberikan keuntungan bagi timnya. Ia bahkan tak ingin terkecoh dengan kondisi di Old Trafford tersebut.
Selain materi pemain Setan Merah yang mumpuni, kehadiran Ole Gunnar Solskjaer dan kawan-kawan sebagai manajer interim dipastikan membuat situasi ruang ganti MU kembali kondusif.
Manchester United akan berhadapan dengan Paris Saint Germain dalam babak 16 besar Liga Champions musim ini. Namun masalah datang ketika United tak lagi bersama dengan sang manajer Jose Mourinho yang dipecat pada pekan ini.
“Kita tahu kualitas yang dimiliki Manchester United. Para pemainnya memiliki mentalitas juara,” tutur Neymar kepada Fox Sports seperti dikutip dari Metro.
“Mungkin mereka mengganti manajer dan gaya permainan mereka akan berubah. Mereka berada dalam masa transisi, namun kita semua tahu potensi Manchester United,” sebut dia.
Karena itu, Neymar ogah menganggap enteng lawannya itu, bahkan ia mengajak rekan-rekannya di Parc des Princes untuk mewaspadai kebangkitan MU di laga nanti.
“Dua pertandingan antara PSG dan Manchester United akan sangat menarik. Saya selalu senang jika berhadapan dengan klub kuat seperti Manchester United,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Atletico Madrid, Tak Ada Alasan untuk Takut dengan Ronaldo!

POJOKSATU.id, MADRID – Atletico Madrid akan bentrok dengan Juventus di babak 16 besar Liga Champions pada Februari mendatang.
Mantan penggawa Rojiblancos, Fernando Torres pun mengangkat Atletico untuk tidak gentar menghadapi sosok Cristiano Ronaldo, bintang baru Bianconerri.
Bahkan, ditegaskan eks bintang Chelsea itu, Atletico juga seharusnya tak gentar dengan tim manapun dengan kualitas permainan yang dimiliki saat ini.

“Cristiano Ronaldo? Atleti seharusnya tidak takut kepada apapun atau siapapun,” kata Torres seperti dikutip dari Sky Italia.
Sebaliknya, diungkapkan dia, Juventuslah yang seharusnya takut dengan Atletico. Mereka wajib mewaspadai permainan Antoine Griezmann dan koleganya.
“Apa yang saya takutkan dari Juventus?” serunya. “Bila Atletico bermain dengan cara yang mereka ketahui dan mampu mempertahankan mentalitasnya seperti biasa, maka Juventus-lah yang seharusnya khawatir,”
Kehadiran Cristiano Ronaldo di raksasa Serie A Italia musim ini tersebut memang telah memberikan warna baru bagi La Vechia Signora.
Didatangkan dari Real Madrid awal musim, CR7 langsung memberikan dampak. Sejauh ini, kapten Timnas Portugal di Piala Dunia 2018 Rusia itu belum merasakan kekalahan, dan telah membukukan 11 gol dan menyumbang lima assist dari 16 penampilannya sejauh ini di Serie A.
(qur/pojoksatu)

Pelatih MU Bukan Lagi Mourinho, Neymar Tetap Waspada

POJOKSATU.ID, PARIS – Pemecatan Jose Mourinho dari kursi manajer Manchester United ikut dikomentari bintang Paris Saint-Germain, Neymar. MU yang akan jadi lawan PSG di babak 16 besar Liga Champions dinilai Neymar tetaplah berbahaya meski ada pergantian pelatih.
United memecat Jose Mourinho pada Selasa (18/12/2018) dan menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai penggantinya pada Rabu (19/12/2018) kemarin.
BACA JUGA: Libur Kompetisi, Bek Senior Persib Nikmati Masakan Ibu
Neymar menilai MU tetaplah tim kuat meski bukan lagi Mourinho pelatihnya. Di bawah asuhan Solskjaer, penyerang asal Brasil itu menilai Setan Merah akan tampil dengan kekuatan berbeda.
Solskjaer sendiri paling dikenang oleh fans MU atas kontribusinya yang menentukan untuk kemenangan Liga Champion 1999. Kini ia mendapatkan kesempatan untuk jadi pelatih MU yang akan kembali tampil di turnamen tersebut pada Februari mendatang.
 
Manajer interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer.
“Kami tahu kualitas yang dimiliki Manchester United dan kami tahu bahwa pemain mereka memiliki mental juara,” kata Neymar dikutip Pojoksatu.id dari Manchester Evening News.
“Pelatih telah berubah dan itu akan membuat mereka memainkan gaya yang berbeda – mereka sedang dalam proses mengubah keadaan – tetapi kami tahu kualitas yang mereka miliki.”
BACA JUGA: Di Tangan Solskjaer, Gelandang yang ‘Diparkir’ Mourinho Ini Bisa Moncer Lagi
“Saya suka pertandingan besar dan selalu menyenangkan bermain di dalamnya. Saya sangat senang bisa menghadapi Manchester United,” tuturnya.
Manchester United akan menjamu PSG di Old Trafford pada 12 Februari sebelum leg kedua di Parc des Princes pada 6 Maret.
(fat/pojoksatu)

Jajal Manchester United, Pelatih PSG Keder Duluan!

POJOKSATU.id, PARIS – Paris Saint-Germain akan bentrok dengan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions musim ini pada Februari mendatang.
Les Parisiens sendiri kini sedikit diuntungkan dengan kondisi transisi manajerial tim lawan yang baru saja kehilangan Jose Mourinho yang didepak.
Namun begitu, pelatih PSG, Thomas Tuchel ogah terlalu percaya diri atas situasi tersebut. Ia bahkan mengaku tak yakin bisa membungkam Paul Pogba dan koleganya.
Tuchel pun sama sekali tidak memandang Manchester United melemah di musim ini. Baginya, Setan Merah tetaplah The Red Devils  yang memiliki pengalaman di pentas Eropa.
“Saya kira kami bukanlah favorit,” ujar Tuchel seperti dikutip dari Goal saat ditanya soal peluang memenangkan pertandingan di babak 16 besar nanti.
Namun, mantan juru racik Borussia Dortmund itu tak lantas lempar handuk, namun akan coba membuktikan prediksi yang tak berpihak pada timnya tersebut.
“Akan tetapi ini adalah sebuah tantangan, saya percaya diri terhadap skuat yang saya miliki,” tekadnya.
“Kami harus menunjukkan rasa hormat kepada United, akan tetapi kami selalu menyimpan keyakinan pada diri kami sendiri,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Paulo Dybala Ingatkan PSG Soal Gaya “Ogah-ogahan” Manchester United

POJOKSATU.id, TURIN – Kondisi transisi manajerial Manchester United pasca pemecatan Jose Mourinho bisa menjadi keuntungan tersendiri buat Paris Saint-Germain yang akan bentrok di babak 16 besar Liga Champions.
Kendati Setan Merah kini telah mendapatkan manajer baru, yakni karteker Ole Gunnar Solskjaer, namun kondisi ruang ganti transisi bisa dimanfaatkan PSG untuk pertandingan Februari mendatang.
Namun begitu, striker Juventus, Paulo Dybala mengingatkan PSG untuk tidak terkecoh apalagi terlalu percaya diri dengan situasi yang lebih menguntungkan mereka.
Saran Dybala itu sendiri berdasarkan apa yang pernah dialaminya saat Juve dibungkam United di babak penyisihan grup.
Dikatakan dia, seperti ogah-ogahan bermain selama 90 menit lebih, United bisa mengejutkan ketika mampu mengandaskan timnya.
“Sungguh sulit memberi masukan karena Manchester adalah tim yang hebat,” kata Dybala seperti dikutip dari Goal.
“Terihat seperti tim yang tidak ingin bermain, yang menunggu Anda tetapi ketika Anda tidak memperhitungkannya, tapi kemudian mereka mencetak gol dan menyakiti Anda,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)